NOFRIDAYATI, NOFRIDAYATI
Unknown Affiliation

Published : 8 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : Musica: Journal of Music

Musical Composition "Orchestra of Gaungan Tamatam " Oktaviani, Puja; Nofridayati, Nofridayati; Murniati, Murniati; Hidayatmi, Hidayatmi; Yusnelli, Yusnelli
Musica: Journal of Music Vol 4, No 1 (2024): MUSICA : JOURNAL OF MUSIC
Publisher : Institut Seni Indonesia Padangpanjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26887/musica.v4i1.4273

Abstract

Komposisi Musik “Orkestra Gaungan Tamaam” adalah komposisi musik yang terinspirasi dari salah satu pola ritme alat musik kesenian tradisi yang berasal dari Kota Bengkulu, yaitu Dhol Bengkulu. Tujuan yang ingin dicapai dalam komposisi musik Gaungan Tamatam ini adalah untuk mewujudkan sebuah komposisi musik baru yang berjudul “Gaungan Tamatam” yang mengambil ide musikal dari pola ritme tamatam dan diolah dengan menggunakan scale modus dorian, yang digunakan dalam lagu tabot pengiring alat musik Dhol Bengkulu. Metode penciptaan yang digunakan pada penggarapan komposisi ini terdiri dari tiga tahap yaitu, tahap eksplorasi, tahap eksperimen, dan tahap pembentukan. Hasil dari penggarapan Komposisi Musik Orkestra Gaungan Tamatam ini adalah terciptanya sebuah bentuk komposisi musik dua bagian dengan format orchestra dengan menggunakan teknik pengembangan repetition, sequence, imitation, augmentation, dan diminution.
Relasi Dendang Padang Pulai Dengan Tari Piring Basiang Batanam pada Sanggar Beringin Jaya Nagari Kuncir Kabupaten Solok Agusman, Repi; Sriwulan, Wilma; Hidayatmi, Hidayatmi; Nofridayati, Nofridayati; Hendri, Yon
Musica: Journal of Music Vol 4, No 2 (2024): MUSICA : JOURNAL OF MUSIC
Publisher : Institut Seni Indonesia Padangpanjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26887/musica.v4i2.4672

Abstract

Relasi dendang Padang Pulai dengan tari piring Basiang Batanam di Nagari Kuncir merupakan kolaborasi dua seni pertunjukan yang saling berkaitan serta memiliki relasi kuasa di dalamnya. Teks dendang dan gerakan tari piring ini terinspirasi dari aktivitas masyarakatnya yang sedang bertani serta keadaaan alam disekelilinya. Dalam pertunjukannya pendendang memiliki kuasa menentukan gerakan penari melalui ungkapan-ungkapan teks dendang yang dinyanyikan sambil diiringi instrumen saluang bansi dan rebana yang dimainkan. Tujuan penelitian ini untuk mengungkap relasi dendang Padang Pulai dengan tari piring Basiang Batanam serta unsur-unsur musik di dalamnya. Penelitian ini berjenis kualitatif, menggunakan metode etnografi dengan pendekatan musikologis. Teknik pengumpulan data yang digunakan seperti: Observasi, menetapkan informan, wawancara, membuat catatan etnografi, membuat pertanyaan deskriptif, menulis suatu etnografi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjalinnya kolaborasi antara seni musik dendang Padang Pulai dengan seni tari piring Basiang Batanam di Nagari Kuncir, sehingga terlihat relasi yang saling mendukung diantara keduanya baik pada teks maupun unsur-unsur musik di dalamnya yang membuat kesenian tersebut unik dan menarik.Kata Kunci: Dendang Padang Pulai, Relasi, Tari piring Basiang Batanam, Unsur Musikal
Pertunjukan Solis Saxophone dengan Repertoar In a Sentimental Mood, Wrapped Up in Your Smile, dan Babendi-Bendi. Putra, Angga Dwi; Kustilo, Anton; Yusnelli, Yusnelli; Anggraini, Nora; Nofridayati, Nofridayati
Musica: Journal of Music Vol 5, No 1 (2025): MUSICA : JOURNAL OF MUSIC
Publisher : Institut Seni Indonesia Padangpanjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26887/musica.v5i1.5309

Abstract

Pertunjukan musik merupakan salah satu cara untuk mempresentasikan sebuah karya seni kepada penonton. Tulisan ini bertujuan untuk mendeskripsikan pertunjukan solis saxophone yang menampilkan tiga repertoar, yaitu In a Sentimental Mood, Wrapped Up in Your Smile, dan Babendi-Bendi. Penampilan solis saxophone tidak hanya menjadi ajang unjuk keterampilan teknik, tetapi juga media ekspresi dan interpretasi musical yang unik. Dalam pertunjukan ini, solis saxophone mengeksplorasi nuansa, karakter, dan feeling masing-masing karya melalui analisis dan penerapan teknik, sliding, altissimo dan staccato ke dalam pertunjukan. Teknik-teknik yang diterapkan merupakan bagian esensial untuk menguasai permainan solis saxophone sehingga mencapai interpretasi musikal secara optimal dari berbagai aliran dan gendre musik yang dimainkan. In a Sentimental Mood dibawakan dengan nuansa melankolis dan lembut, Wrapped Up in Your Smile menonjolkan nuansa romantis dan ekspresif, sedangkan Babendi-Bendi memberikan kesan riang, energik, dan folkloristik. Penyaji menggunakan pendekatan kualitatif dan deskriptif, yaitu mengamati, menganalisa, dan mendeskripsikan aspek interpretasi dan teknik permainan yang diterapkan solis saxophone. Hasil penyajian menunjukkan bahwa interpretasi dan teknik yang diterapkan dapat menghadirkan karakter dan nuansa yang sesuai, sehingga pertunjukan solis saxophone mampu menyampaikan makna emosional dan estetika masing-masing repertoar kepada pendengar
Pertunjukan Solis Gitar Lintas Genre: Kajian Interpretatif Geovani, Geovani; Awerman, Awerman; Yusnelli, Yusnelli; Hendri, Yon; Nofridayati, Nofridayati
Musica: Journal of Music Vol 5, No 2 (2025): MUSICA : JOURNAL OF MUSIC
Publisher : Institut Seni Indonesia Padangpanjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26887/musica.v5i2.6013

Abstract

Penelitian ini mengkaji pertunjukan solis gitar lintas genre sebagai sebuah kajian interpretatif dalam konteks pertunjukan musik akademik. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif berbasis praktik pertunjukan, dengan objek kajian berupa tiga repertoar yang merepresentasikan gaya musik berbeda, yaitu karya gitar klasik, jazz Melayu, dan musik populer progresif. Data diperoleh melalui observasi proses latihan, dokumentasi pertunjukan, serta refleksi interpretatif terhadap strategi musikal yang diterapkan oleh solis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertunjukan lintas genre menuntut fleksibilitas interpretasi yang tinggi, baik dari aspek teknis maupun ekspresif. Setiap repertoar memerlukan pendekatan interpretatif yang berbeda, yang dipengaruhi oleh konteks gaya, struktur musikal, dan karakter ekspresi masing-masing karya. Penguasaan teknik gitar serta pemahaman idiom musikal terbukti berperan penting dalam membangun interpretasi yang koheren dan komunikatif. Kajian ini menegaskan bahwa pertunjukan solis gitar lintas genre dapat menjadi model praktik interpretatif yang relevan dalam pendidikan tinggi seni musik serta memperkaya wacana kajian pertunjukan musik
Interpretasi Musikal Flight of the Bumblebee dalam Pertunjukan Solis Trombone Beriringan Big Band Rahmanda, Fajri; Nursyirwan, Nursyirwan; HR, Hafif; Munafri, Sastra; Nofridayati, Nofridayati
Musica: Journal of Music Vol 5, No 2 (2025): MUSICA : JOURNAL OF MUSIC
Publisher : Institut Seni Indonesia Padangpanjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26887/musica.v5i2.4722

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi interpretasi musikal repertoar Flight of the Bumblebee karya Nikolay Rimsky-Korsakov dalam pertunjukan solis trombone dengan iringan big band. Objek kajian penelitian ini adalah partitur dan praktik pertunjukan Flight of the Bumblebee yang dianalisis melalui pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif analisis. Pengumpulan data dilakukan melalui studi kepustakaan, observasi pertunjukan, serta analisis teknik permainan trombone. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interpretasi musikal dalam repertoar ini menuntut penguasaan teknik pernapasan, kecepatan (speed), artikulasi, serta pemahaman karakter musikal karya sebagai musik programa. Tempo cepat menjadi elemen utama dalam membangun imaji musikal pergerakan lebah, yang diwujudkan melalui teknik kromatis, staccato, legato, dan tonguing. Interpretasi yang efektif hanya dapat dicapai melalui pemahaman struktural karya, konteks historis penciptaan, serta latihan teknis yang terstruktur dan berkelanjutan.