Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Consumer Preference on Demand for Avocado in Traditional Markets Aceh Utara District Puarada, Sakral Hasby; Sari, Cut Rozana; Yanto, Nopri; Nugrahawati, Anis
Indonesian Journal of Agriculture and Environmental Analytics Vol. 2 No. 1 (2023): January, 2023
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55927/ijaea.v2i1.2908

Abstract

Consumer demand is an action taken by consumers to buy a product. The first objective of this study was to analyze and determine the effect of income, education, number of dependents, and the price of avocado on the demand for avocado butter in the traditional markets of North Aceh District. The second objective is to analyze the order of attributes of the most important mango avocado fruit according to consumer preferences in traditional markets in North Aceh District. This study was tested with validity and reliability tests and analyzed using multiple linear analysis and obtained the calculated F results from both traditional markets to obtain significant results so that reject Ho and accept H1 means simultaneously (simultaneously) with a 95% confidence level.
Analysis of Ornamental Plant Farming Income in Bangun Sari Baru Village, Tanjung Morawa District Dian Anjani, Sarah; Adhiana, Adhiana; Sari, Cut Rozana; Puarada, Sakral Hasby; Wahyu Isnanda Nasution
Jurnal Mahasiswa Agribisnis Vol. 4 No. 1 (2025): Juli
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh - Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jma.v4i1.23796

Abstract

This research was carried out in Bangun Sari Baru Village, Tanjung Morawa District. This study aims to analyze the income of ornamental plant farming, analyze whether or not ornamental plant farming is feasible in Bangun Sari Baru Village. The background of this research is that from the beginning of 2000 to 2020, ornamental plant farming activities were in great demand by the people of Bangun Sari Baru Village because they were considered to have good business prospects to be developed. However, in the midst of this potential, ornamental plant farmers in Bangun Sari Baru Village began to face challenges in the form of selling price instability, rising production costs, and dependence on seasonal demand patterns. This condition causes fluctuations in income felt by farmers. This study was conducted on 34 ornamental plant farmers in Bangun Sari Baru Village, Tanjung Morawa District. The research methods carried out are quantitative methods with income analysis, feasibility analysis with R/C ratio approach and B/C ratio. The results of the study show that the average net income received by ornamental plant farmers is IDR 2,708,015.51 per month. The results of the feasibility analysis obtained an R/C Ratio value of 2.36 and a B/C Ratio of 1.36, which means that ornamental plant farming activities are classified as feasible and economically profitable.
Pemanfaatan Limbah Kulit Buah Melinjo (Gnetum gnemon L) Menjadi Produk Olahan Keripik Kulit Buah Melinjo Puarada, Sakral Hasby; Gurning, Riris Nadia Syafrilia; Harahap, Wahyuni Umami
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 11, No 4 (2020): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/e-dimas.v11i4.6464

Abstract

Agroindustri berperan baik seiring berjalannya waktu sampai dengan saat ini. Berbagai macam produk telah dihasilkan mulai dari pengolahan umbi-umbian, buah-buahan. tetapi tidak banyak yang mengetahui bahwa tanaman hutan yang memiliki nama latin Gnetum gnemon L ternyata bisa menjadi sebuah alternatif untuk menambah pendapatan keluarga. Gnetum gnemon L adalah jenis tanaman berbiji terbuka (Gymnospermae) yang biasa disebut dengan Melinjo. Tanaman hutan ini berasal dari Asia tropic dan Pasifik Barat. Pohon melinjo tumbuh liar dihutan-hutan dengan ketinggian 1200 mdpl. Buah melinjo biasanya dikonsumsi sebagai pelengkap sayuran rumah tangga. Buah melinjo yang biasa dikonsumsi adalah buah melinjo yang berumur muda dan belum memiliki lapisan buah dalam yang tebal. Sementara itu, ternyata buah melinjo yang sudah tua atau yang berwarna merah memiliki banyak manfaat dan kandungan gizi yang tinggi. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberikan pemahaman kepada mitra dalam pengolahan dan pemanfaatan kulit buah melinjo menjadi keripik kulit buah melinjo. Sasaran program pengabdian kepada masyarakat ditujukan kepada Kepala Desa Sena Kecamatan Batang Kuis Kabupaten Sumatera Utara dan yang berpartisipasi adalah ibu-ibu PKK Desa Sena Kecamatan Batang Kuis Kabupaten Deli Serdang Sumatera Utara. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah (a) sosialisasi dan pelatihan, yaitu memberikan pemahaman kepada mitra tentang pemanfaatan kulit buah melinjo; (b) pelatihan, yaitu memberikah pengetahuan bagaimana cara mengolah kulit buah melinjo menjadi satu produk agroindustri keripik kulit buah melinjo. Hasil yang didapatkan pada pelatihan ini adalah antusiasme dari mitra atas pengetahuan dan pemanfaatan kulit buah melinjo serta rasa dan nilai positif dari mitra bahwa agroindustri adalah alternatif lain untuk menghasilkan pendapatan tambahan keluarga.
MEKANISME PEMBUATAN SIRUP JAHE (ZINGIBER OFFICINALE) YANG BERGUNA UNTUK MENINGKATKAN PENDAPATAN RUMAH TANGGA DALAM SUASANA COVID-19 Puarada, Sakral Hasby; Syafrilia Gurning, Riris Nadia; Fuadi, Misril
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 1 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v5i1.68-74

Abstract

Saat ini, penyebaran infeksi Corona Virus Disease (COVID) -19 belum berhenti di banyak negara di dunia. Jika kita cermati dari kasus pertama Covid-19 di Wuhan, China pada akhir Desember 2019, jumlah kasus yang terinfeksi virus tersebut tidak berkurang. Kasus virus corona telah mencapai lebih dari 43 juta. Untuk sensus ini, 1.157.714 orang meninggal, atau 5.580 per 1 juta orang. Obat herbal telah lama menjadi obat tradisional. WHO menjelaskan bahwa 65% penduduk negara berkembang menggunakan obat tradisional. Jahe adalah salah satu tanaman biofarmaka yang paling sehat dan efektif. Ada banyak jenis yang tersedia di pasaran. salah satunya adalah varietas jahe merah. senyawa dari tanaman jahe memiliki aktivitas anti-bakteri. Senyawa ini memiliki fungsi yang kuat untuk mencegah bakteri. Salah satu produk olahan jahe yang dapat dihasilkan adalah sirup jahe. Sirup jahe merupakan produk olahan yang bisa dikonsumsi sebagai pengganti teh dan kopi di masa wabah saat ini. Selain itu, pengolahan agroindustri komoditas jahe dapat menghasilkan pendapatan diluar dari pendapatan yang biasanya didapatkan dari pekerjaan utama.
PENGGUNAAN BAHAN ALAMI DAUN SIRIH DAN LIDAH BUAYA SEBAGAI ANTISEPTIK ALAMI UNTUK MENCEGAH COVID-19 DI DESA SENA, KECAMATAN BATANG KUIS Gurning, Riris Nadia Syafrilia; Puarada, Sakral Hasby; Nurhajijah, Nurhajijah
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 1 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v5i1.37-44

Abstract

Penyebaran virus corona yang terjadi saat ini semakin meningkat tetapi kurangnya kesadaran masyarakat untuk menjalankan protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah, sehingga dibutuhkan alternatif usaha untuk menangani masalah tersebut yaitu produk alternatif pengganti pencuci tangan. Hand sanitizer merupakan salah satu produk yang efisien dikalangan masyarakat namun terkandung banyak alkohol yang tidak baik untuk kulit. Tujuan dari PKM ini adalah memberikan kesadaran untuk taat menjalankan protokol kesehatan dan membuat hand sanitizer berbahan dasar alami yaitu terbuat dari lidah buaya dan daun sirih. Daun sirih dan lidah buaya dinilai memiliki peran sebagai antiseptik alami yang tidak menyebabkan iritasi pada kulit. Mitra sasaran dalam PKM ini adalah anggota PKK Desa Sena Kecamatan Batang Kuis Kabupaten Deli Serdang. Metode pelaksanaan adalah dengan melakukan sosialisasi dan penyuluhan untuk menambah pengetahuan tentang penggunaan antiseptik alami yaitu menggunakan bahan daun sirih dan lidah buaya sebagai hand sanitizer. Hasil akhir dari PKM adalah mitra sasaran memiliki kesadaran akan kesehatan dan selalui menjalankan protokol kesehatan yang dianjurkan oleh pemerintah yaitu penggunaan bahan alami sebagai hand sanitizer sebagai usaha untuk mencegah penyebaran virus Covid-19