Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Uji Efektivitas Antioksidan Moisturizer Ekstrak Daun Randu (Ceiba Pentandra (L.) Gaertn.) dengan Metode DPPH Muadifah, Afidatul; Tilarso, Dara Pranidya; Putri, Amalia Eka; Sowe, Momodou Salieu
Chempublish Journal Vol. 8 No. 1 (2024): Chempublish Journal
Publisher : Department of Chemistry, Faculty of Science and Technology Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/chp.v8i1.33234

Abstract

Dry skin can often cause psychological discomfort. Moisturizer is a preparation that is used to improve dry skin. Kapok plant (Ceiba pentandra L. Gaertn) can be used as an active ingredient of moisturizer and can be used as a treatment, where the chemical content in kapok leaves are flavonoids, saponins, alkaloids, phenolic compounds, tannins and terpenoids as antioxidants. This study aims to determine the antioxidant activity of kapok leaf extract and moisturizer preparations with DPPH method using UV-Vis spectrophotometer, physical quality of preparations and antioxidant activity of moisturizer preparations using DPPH method. Kapok leaf extract was made in various concentrations, namely 20 ppm, 40 ppm and 60 ppm. The IC50 value of kapok leaf extract is 67.4007 ppm which has strong antioxidant activity. Then variations in the concentration of kapok leaf extract were put into the formulation of moisturizer preparations, the results of moisturizer preparations of kapok leaf extract and vitamin C met the requirements of the physical quality test. The moisturizer preparation was continued and tested for antioxidant activity using the DPPH method with ascorbic acid as a comparison. The results of the IC50 value on the kapuk leaf extract moisturizer preparation are 110.065 ppm which is classified as having moderate antioxidant activity and while the vitamin C moisturizer preparation is 9.8417 ppm which is classified as having very strong antioxidant activity.
Penguatan Kualitas Kesehatan Masyarakat dan Perekonomian di Desa Wates Tulungagung Berbasis Kearifan Lokal Berupa Jamu Brotowali Martha, Rahma Diyan; Danar, Danar; Putri, Amalia Eka; Setyaningrum, Dyah; Nurin, Wachidatun; Fadila, Natasya Nurul; Widodo, Wimbuh Tri
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 11 (2024): Volume 7 No 11 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i11.17122

Abstract

ABSTRAK Kegiatan ini dilakukan di Desa Wates, Kecamatan Sumbergempol, Kabupaten Tulungagung, untuk menangani minimnya pemanfaatan tanaman herbal, khususnya brotowali, yang memiliki potensi besar sebagai obat tradisional. Tujuan kegiatan ini adalah untuk mengevaluasi dampak program pemberdayaan masyarakat terkait pemanfaatan tanaman herbal ini. Metode penelitian meliputi penyuluhan, pelatihan, dan pendampingan dalam pembuatan jamu, serta penanaman tanaman herbal di pekarangan rumah. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan dan minat masyarakat tentang tanaman herbal dan pembuatan jamu. Sebelum program, 40% responden memiliki tanaman herbal di pekarangan rumah, sedangkan setelah program, 100% responden melaporkan adanya tanaman herbal di pekarangan mereka. Keinginan untuk menanam tanaman herbal juga meningkat dari 80% menjadi 100%. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa program pemberdayaan masyarakat berhasil meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan motivasi masyarakat dalam memanfaatkan tanaman herbal. Kata Kunci: Pemberdayaan Masyarakat, Tanaman Herbal, Brotowali, Pembuatan Jamu  ABSTRACT This activity was carried out in Wates Village, Sumbergempol District, Tulungagung Regency, to address the minimal use of herbal plants, especially brotowali, which has great potential as a traditional medicine. The aim of this activity is to evaluate the impact of community empowerment programs related to the use of this herbal plant. Research methods include counseling, training and assistance in making herbal medicine, as well as planting herbal plants in the home yard. The research results show a significant increase in people's knowledge and interest about herbal plants and making herbal medicine. Before the program, 40% of respondents had herbal plants in their yard, while after the program, 100% of respondents reported having herbal plants in their yard. The desire to plant herbal plants also increased from 80% to 100%. The conclusion of this research is that the community empowerment program has succeeded in increasing people's knowledge, skills and motivation in using herbal plants.  Keywords: Community Empowerment, Herbal Plants, Brotowali, Making Herbal Medicine.
Pengaruh Ekspektasi Kebijakan Fiskal terhadap Peningkatan Efektivitas Ekspektasi Kebijakan Moneter dalam Pengendalian Inflasi di Indonesia Putri, Amalia Eka
PARAHYANGAN ECONOMIC DEVELOPMENT REVIEW Vol 3 No 2 (2024): Parahyangan Economic Development Review
Publisher : Jurusan Ilmu Ekonomi Universitas Katolik Parahyangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26593/yfvprm97

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran kebijakan fiskal dalam meningkatkan efektivitas kebijakan moneter dalam pengendalian inflasi. Analisis penelitian ini dilakukan menggunakan metode ordinary least square (OLS) pada data kuartalan periode 2004Q1-2022Q4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel independent yang digunakan berpengaruh terhadap inflasi sebesar 86,8307% (ditunjukkan oleh nilai R-squared). Secara spesifik, ditemukan bahwa ekspektasi inflasi dan output gap berpengaruh positif dan signifikan terhadap inflasi, berbeda dengan tingkat suku bunga riil yang menunjukkan pengaruh positif namun tidak signifikan terhadap pengendalian inflasi. Lalu ekspektasi inflasi dari kebijakan fiskal menunjukkan pengaruh positif namun tidak signifikan terhadap inflasi. Sementara itu, interaksi antara kebijakan moneter dan kebijakan fiskal menegaskan pentingkan kedua kebijakan tersebut berkoordinasi dalam mengelola stabilitas harga. Namun, hasil penelitian ini masih memiliki keterbatasan dimana belum sepenuhnya interaksi kebijakan moneter dan kebijakan fiskal terhadap pengendalian inflasi dibahas dan dianalisis secara mendalam menggunakan teknik analisis yang sesuai.