Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Eksplorasi Persepsi Dan Faktor Yang Mempengaruhi Efikasi Diri Pada Mahasiswa Tingkat Awal Program Studi Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati Safitri, Bella; Lestari, Sri Maria Puji; Wulandari, Mardheni; Hermawan, Dessy
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 12, No 11 (2025): Volume 12 Nomor 11
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v12i11.20550

Abstract

Mahasiswa kedokteran tingkat awal menghadapi tuntutan akademik yang kompleks dan lingkungan belajar yang intensif. Efikasi diri memiliki peran penting dalam membantu mahasiswa kedokteran tahun pertama beradaptasi dengan tuntutan akademik. Mahasiswa dengan efikasi diri yang tinggi cenderung lebih mampu memanfaatkan kemampuan mereka secara efektif serta menunjukkan ketahanan yang lebih baik dalam menghadapi tekanan belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi persepsi mahasiswa tingkat awal terhadap efikasi diri serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologi. Pengumpulan data dilakukan melalui dua sesi Focus Group Discussion (FGD) yang melibatkan 11 mahasiswa kedokteran tingkat awal yang dipilih melalui purposive dan maximum variation sampling. Analisis data menggunakan thematic analysis. Mahasiswa memahami efikasi diri sebagai keyakinan terhadap kemampuan diri dalam menyelesaikan tugas, menghadapi tekanan akademik, dan mencapai tujuan pendidikan. Empat sumber efikasi diri menurut Bandura teridentifikasi, yaitu mastery experience, vicarious experience, verbal persuasion, serta kondisi emosional dan fisiologis. Selain itu, ditemukan dua faktor tambahan, yaitu regulasi diri dan lingkungan akademik, yang turut mempengaruhi terbentuknya efikasi diri mahasiswa. Efikasi diri berperan penting dalam proses adaptasi mahasiswa kedokteran. Dukungan akademik, penguatan regulasi diri, serta pembentukan lingkungan belajar yang kondusif menjadi faktor penting dalam meningkatkan efikasi diri mahasiswa tingkat awal.
Narrative Review: Potensi Buah Pala (myristica fragrans) Sebagai Terapi Herbal untuk Insomnia: Narrative Review: Potential of Nutmeg (myristica fragrans) as Herbal Therapy for Insomnia Rohama, Rohama; Rosyada, Amrina; Puteri, Anggia; Oktavia, Anisya; Punlin, Bella Aprilia; Safitri, Bella; Ira Wati, Nyoman Rindi
Jurnal Surya Medika (JSM) Vol. 11 No. 3 (2025): Jurnal Surya Medika (JSM)
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/jsm.v11i3.12010

Abstract

Insomnia merupakan gangguan tidur yang umum terjadi dan dapat berdampak signifikan terhadap kualitas hidup. Penggunaan obat-obatan farmakologis seperti benzodiazepin untuk mengatasi insomnia seringkali disertai efek samping yang merugikan. Oleh karena itu, terapi alternatif berbasis herbal menjadi pilihan yang menarik. Buah pala (Myristica fragrans) telah lama digunakan dalam pengobatan tradisional sebagai agen sedatif dan hipnotik. Tinjauan literatur ini bertujuan untuk mengevaluasi potensi buah pala sebagai terapi herbal untuk insomnia. Studi pra-klinis menunjukkan bahwa ekstrak dan minyak atsiri buah pala memiliki efek sedatif dan hipnotik pada hewan percobaan. Studi klinis juga menunjukkan bahwa aromaterapi dan infusa serbuk biji pala dapat meningkatkan kualitas tidur pada manusia. Meskipun hasil-hasil awal ini menjanjikan, diperlukan penelitian lebih lanjut untuk memahami mekanisme kerja, dosis yang aman, dan efektivitas jangka panjang dari penggunaan buah pala sebagai terapi insomnia.
MOM IS HERO: PRENATAL-POSTNATAL CALENDAR SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN STUNTING DENGAN PENDEKATAN THEORY OF PLANNED BEHAVIOR Noval; Safitri, Bella; Oktavia, Regina; Khairunnisa, Khairunnisa; Sarah, Devi; Noval, Noval; Melviani, Melviani
Jurnal Insan Farmasi Indonesia Vol 8 No 2 (2025): Jurnal Insan Farmasi Indonesia
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan ISFI Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36387/jifi.v8i2.2816

Abstract

Stunting is a problem that has become a national concern in Indonesia. stunting can not only reduce the quality of human resource (HR) in Indonesia but also can threaten the nation’s competitiveness (Simamora, 2021). Based on Basic ealth Research Data the national stunting prevalence rate in 2021 is 244% (Kemenkes, 2022). The aim of tis research is to describe the behavior of pregnant women and breastfeeding mothers towards “Mom is Hero” calendar. The research method uses a pre-experimental method with a One Group pretest-posttest design. Then the data was analyzed using the Pair t-test. In this study the t significance result for the variables of attitude, subjective norms and preceived behavioral control were 0.000.
Harmoni Budaya dan Alam Studi Etnobotani Tumbuhan Ritual pada Tradisi Kirab Tirta Amerta Sari Sulistyowati, Ika; Setiawati, Erika; Safitri, Bella; Cipeta, Hermas Rudiansyah; Muhaimin, Fahrul Ghani; Pitaloka, Karin Anindita Widya; Mahanal, Susriyati
Teknosains Vol 19 No 3 (2025): September-Desember
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/teknosains.v19i3.62700

Abstract

Tradisi Kirab Tirta Amerta Sari (KTAS) di Candi Sumberawan memanfaatkan tumbuhan sebagai elemen utama upacara, namun pengetahuan lokal masyarakat kian menurun akibat perubahan sosial dan pariwisata. Penelitian ini mendokumentasikan spesies tumbuhan serta aspek konservasinya, memberi perspektif baru tentang hubungan manusia dan tumbuhan dalam tradisi lokal Singosari. Penelitian ini bertujuan untuk mendokumentasikan dan melestarikan pengetahuan lokal masyarakat terkait pemanfaatan tumbuhan ritual dalam tradisi KTAS. Jenis penelitian adalah deskriptif kualitatif dengan melibatkan informan kunci yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria yang sudah ditentukan peneliti, serta informan non-kunci (tambahan) menggunakan teknik snowball sampling berdasarkan rekomendasi dari informan kunci. Data dikumpulkan melalui wawancara semi terstruktur, observasi, dan dokumentasi, kemudian dilakukan triangulasi untuk memastikan kredibilitasnya. Data yang terkumpul kemudian direduksi, disajikan, dan ditarik kesimpulan secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 24 jenis tumbuhan dari 17 famili yang didominasi habitus herba serta banyak dimanfaatkan bagian bunga dan daun dalam keadaan segar. Setiap jenis tumbuhan mempunyai makna filosofis mendalam. Sebagian besar tumbuhan tergolong Least Concern dan sudah ada upaya konservasi dari masyarakat dengan cara budidaya untuk menjaga keberlanjutannya. Temuan ini menegaskan pentingnya dokumentasi pengetahuan lokal masyarakat terkait pemanfaatan tumbuhan ritual dalam tradisi KTAS agar tetap lestari dan berkelanjutan untuk generasi mendatang.