Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Analisis Pendapatan Usahatani Bayam Di Desa Sumber Agung Kecamatan Way Jepara Kabupaten Lampung Timur Novia Ambar Sari; Wintari Mandala
Jurnal AGRIBIS Vol. 17 No. 2 (2024): Jurnal Agribis
Publisher : Program Studi Agribisnis Faperta Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/agribis.v17i2.6592

Abstract

Salah satu pembangunan pertanian bertujuan guna meningkatkan produksi hasil pertanian dalam hal pemenuhan kebutuhan akan pangan dan dapat meningkatkan pendapatan yang diterima petani. Terjadinya peningkatan hasil produksi usahatani merupakan indikator keberhasilan suatu usahatani, akan tetapi tingginya produksi hasil pertanian atau suatu komoditas diperoleh per satuan luas lahan belum dapat menjamin tingginya pendapatan kegitan usahatani bayam yang banyak dipengaruhi beberapa faktor seperti harga ditingkat petani dan biaya- biaya produksi lainnya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana keadaan kegiatan usahatani, kelayakan dan titik impas usahatani bayam di Lokasi penelitian. Sampel dalam penelitian ini merupakan masyarakat yang bekerja sebagai petani sayuran di Desa Sumber Agung Kecamatan Way Jepara Kabupaten Lampung Timur dan telah melakukan usahatani tanaman bayam. Metode dalam pengambilan sampel dilakukan secara Sampling Jenuh sebanyak 20 orang petani responden. Hasil penelitian menunjukkan keaadaan usahatani bayam di Lokasi penelitian masih bersifat tradisional dan status kepemilikan lahan yaitu sewa, bagi hasil dan milik sendiri serta pola atau system tanam yang belum efektif dan efisien. Rata-rata dalam penggunaan biaya usahatani bayam sebesar Rp 2.530.992,28 dengan rata-rata penerimaan yang diterima sebesar Rp. 9.431.958,26 dan pendapatan rata-rata sebesar Rp. 6.773.833,70. Rata-rata luas lahan petani bayam dilokasi penelitian adalah 3,30 Rante. Hasil perhitungan kelayakan usahatani bayam layak untuk diusahakan dengan R/C Ratio rata-rata sebesar 3,72. Nilai Break Even Point dalam unit sebesar 937,35 ikat dan nilai Break Even Point dalam rupiah sebesar Rp. 312.010.
Optimalisasi Lahan Pekarangan Sekolah sebagai Kebun Gizi dalam Upaya Peningkatan Konsumsi Sayur Bagi Siswa SD Negeri 3 Metro Pusat Ambar Sari, Novia; Mandala, Wintari; Novita; Ivan’s, Eny; Indaryati, Sri
LOSARI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2024): Juni 2024
Publisher : LOSARI DIGITAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53860/losari.v6i1.225

Abstract

Implementation of the Independent Curriculum (IKM) at the elementary school level can be realized by establishing collaboration between universities and schools. This collaboration is a form of knowledge transfer from higher education institutions to students. Hands-on practical activities such as farming have many benefits for students. Utilizing the school yard is the basic reason as well as being a learning medium for students. The implementation of PKM was carried out using lecture and FGD methods. The activity began with socialization on the use of school yard land and added the practice of hydroponic and verticulture farming using used bottles. The results of the activity are optimizing the yard area around the school by cultivating vegetable plants using a verticulture system. Apart from that, students gain direct knowledge and practice in making planting containers from used bottles and maintaining them until the vegetable plants are ready to be processed and consumed. One of the MBKM Programs is the Pancasila Student Profile which is the character traits and competencies that students are expected to achieve, which is based on the noble values of Pancasila. Students are expected to be able to modify and produce something original, meaningful, useful and impactful.
Analisis pendapatan usahatani padi sawah dengan teknologi Jajar Legowo di Kecamatan Raman Utara Kabupaten Lampung Timur Muyasaroh, Siti; Ivan's, Eny; Mandala, Wintari
Agrokompleks Vol 24 No 1 (2024): Agrokompleks Edisi Januari
Publisher : Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51978/japp.v24i1.692

Abstract

Jajar Legowo merupakan salah satu teknologi budidaya padi sawah dengan cara mengatur jarak tanam. Teknologi jajar legowo dibeberapa daerah sudah diadopsi dan diharapkan dapat meningkatkan produksi dan produktivitas khususnya usahatani padi sawah. Keuntungan sistem tanam jajar legowo adalah meningkatkan populasi tanaman. Sistem Jajar Legowo menempatkan semua baris tanaman berada di pinggir barisan sehingga tanaman memperoleh cahaya matahari dan sirkulasi udara lebih baik. Hal itu berpengaruh pada jumlah anakan yang lebih banyak, malai yang lebih bagus dan bulir padi yang lebih banyak sehingga produktivitas meningkat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis besarnya pendapatan usahatani padi sawah dan mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan usahatani dengan teknologi jajar legowo. Penelitian dilaksanakan di Desa Rantau Fajar, Kecamatan Raman Utara pada bulan Februari hingga Maret 2023. Penelitian menggunakan data primer dan sekunder dengan melibatkan 40 petani sebagai responden. Alat analisis yang digunakan adalah analisis regresi berganda dan analisis pendapatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa besarnya pendapatan usahatani padi sawah sebesar Rp 11.804.366 per hektar. Hasil analisis kelayakan usaha ditunjukkan dengan nilai R/C ratio yang lebih besar dari 1 yaitu 2,61. Artinya, usahatani dengan jajar legowo di lokasi penelitian layak untuk diteruskan. Faktor-faktor yang berpengaruh signifikan terhadap pendapatan usahatani padi sawah adalah biaya benih, biaya pupuk, biaya tenaga kerja, produksi dan harga jual gabah.
ANALISIS EFISIENSI PEMASARAN MENTIMUN (Cucumis sativus L.) DI KECAMATAN RAMAN UTARA KABUPATEN LAMPUNG TIMUR Rindian Habib, Chika Laila; Novita, Novita; Mandala, Wintari
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 12, No 1 (2025): Januari 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v12i1.17107

Abstract

Mentimun adalah tanaman hortikultura yang sangat bermanfaat dan memiliki permintaan tinggi. Namun, kendala dalam pemasaran seperti tidak efisiennya sistem pemasaran, dikarenakan rantai pemasaran yang panjang dan tidak terorganisir menjadi tantangan yang perlu diatasi. Tujuan dari penelitian ini yaitu  untuk mengetahui saluran pemasaran, margin pemasaran, farmer’s share, dan saluran yang efisien untuk diterapkan oleh petani mentimun di Kecamatan Raman Utara Kabupaten Lampung Timur. Penentuan lokasi dipilih dengan menggunakan metode purposive atau secara sengaja. Sampel penelitian ditentukan dengan menggunakan metode snowball sampling, jumlah sampel ada 30 petani, 8 pedagang pengumpul, dan 12 pedagang pengecer. Penelitian ini menggunakan dua metode analisis yaitu analisis deskriptif kualitatif untuk menganalisis saluran pemasaran, dan dekriptif kuantitatif untuk menganalisis margin, farmer’s share, dan efisiensi pemasaran. Hasil dari penelitian ini terdapat 3 saluran pemasaran mentimun yang terbentuk, saluran 1 (Petani-Konsumen Akhir), saluran 2 (Petani-Pedagang Pengecer-Konsumen Akhir), dan saluran 3 (Petani-Pedagang Pengumpul-Pedagang Pengecer-Konsumen Akhir). Margin pada saluran pemasaran 1,2,dan 3 berurutan masing-masing sebesar Rp.0/Kg, Rp.1.500/Kg, dan Rp.2.500/Kg. Farmer’s share pada saluran pemasaran 1,2, dan 3 berurutan sebesar 100%, 70%, dan 50%, sedangkan nilai efisiensi pemasaran 1,2, dan 3 berurutan sebesar 14%, 15% dan 17%. Sehingga nilai efisiensi pemasaran pada ketiga saluran pemasaran mentimun tergolong efisien dikarenakan mempunyai nilai efisiensi pemasaran dibawah 50%. Dengan demikian, semua saluran pemasaran mentimun di Kecamatan Raman Utara Kabupaten Lampung Timur dapat diterapkan oleh petani secara efisien untuk memasarkan hasil panen mentimun mereka.
Layout Teknologi Tepat Guna untuk Wilayah Pesisir Maulana, Frendi; Rahmawati, Suci Hardina; Khoirudin, M; Qulubi, M Hadziq; Mandala, Wintari; Mutmainah, Siti; Sari, Eny Maulita Purnama
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 7 No 1 (2025): Jurnal Peduli Masyarakat: Januari 2025
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v7i1.5551

Abstract

Desa Margasari memiliki potensi wilayah pesisir dengan sumber energi angin, matahari, dan limbah cangkang kerang yang belum termanfaatkan secara optimal untuk mendukung perekonomian masyarakat setempat. Program pengabdian masyarakat di Desa ini bertujuan untuk mendukung sektor ekonomi masyarakat melalui kegiatan penyusunan layout desain teknologi tepat guna berbasis energi terbarukan. Kegiatan penyusunan layout teknologi ini meliputi pembuatan desain sistem teknologi pengeringan ikan berbasis energi matahari, desain turbin angin Venturi untuk solusi kebutuhan energi listrik, dan pembuatan panduan/metode pengolahan limbah cangkang kerang sebagai bahan tambahan pembuatan paving block. Metode pengabdian yang digunakan meliputi: koordinasi, pemetaan kebutuhan, penyusunan layout teknologi, dan presentasi kepada peserta (perangkat desa, masyarakat, dan pelaku usaha tepung ikan). Presentasi difokuskan pada pengenalan desain dan tahapan konstruksi yang dapat dirancang agar dapat diadopsi masyarakat secara mandiri. Layout teknologi tepat guna dirancang untuk memberikan panduan yang jelas, meliputi prosedur konstruksi bertahap dan spesifikasi teknis, sehingga memungkinkan penerapan yang praktis di kemudian hari dan sesuai dengan keperluan lokal masyarakat. Layout teknologi ini juga diharapkan akan memicu realisasi inovasi teknologi berbasis sumber daya lokal yang dapat diterapkan di wilayah Desa margasai serta wilayah-wilayah pesisir lainya.
Pelatihan Pembuatan Ecobrick dalam Mendukung Program Kampung Iklim di Desa Tanjung Kesuma Kecamatan Purbolinggo Sari, Novia Ambar; Novita, Novita; Ivan's, Eny; Mandala, Wintari; Indaryati, Sri
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 8 No. 3 (2025): Agustus
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppm.v8i3.9611

Abstract

Pengolahan sampah merupakan merubah bentuk sampah berdasarkan karakteristik, komposisi, dan jumlah sampah. Pengolahan sampah plastik tidak hanya sebagai salah satu kegiatan untuk mengurangi jumlah sampah namun sebagai salah satu upaya untuk mengurangi risiko dan adaptasi dampak perubahan iklim. Desa Tanjung Kesuma merupakan salah satu desa yang termasuk dalam Proklim. Desa Tanjung Kesuma terpilih menjadi salah satu desa penyangga karena terletak disekitar Taman Nasional Way Kambas. Kegiatan pengabdian kepada Masyarakat ini berkolaborasi dengan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lampung Timur sebagai penanggung jawab Proklim. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dalam bentuk ceramah dan FGD yang diikuti sebanyak 30 peserta dengan metode ceramah. Kegitan dilakukan melalui 3 tahap, yaitu evaluasi awal, pelaksanaan dan evaluasi akhir. Metode pengolahan sampah plastik menjadi ecobrik diharapkan dapat menjadi salah satu solusi dalam menangani sampah plastik karena ecobrick dapat dimanfaatkan menjadi barang yang memiliki nilai guna dan nilai jual.
Utilization of Kepok Banana Peel Flour (Musa paradisiaca formatypica) as a Feed Additive for Sangkuriang Catfish (Clarias gariepinus) Cultivation Qulubi, M. Hadziq; Rahmawati, Suci Hardina; Mandala, Wintari
Open Science and Technology Vol. 5 No. 1 (2025): Open Science and Technology
Publisher : Research and Social Study Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33292/ost.v5i1.123

Abstract

Background: Kepok banana peel (Musa paradisiaca formatypica) is one of the organic wastes that can be used as a feed additive and prebiotic for fish. Kepok banana peel has been less than optimally utilized even though the potential of banana in Lampung Province is very highAims & Methods: The purpose of this study was to analyze the growth of sangkuriang catfish (Clarias gariepinus) with the addition of kepok banana flour at specific concentrations and to analyze the quality of catfish cultivation water with the addition of banana peel flour. The research method was to make banana peel flour and then add it as a feed additive with a percentage of 2%, 4%, and 6%. The observations made were the growth of sangkuringan catfish and the quality of cultivation water by observing temperature, pH, and DO.Result: The results of this study indicate that the analysis of the growth of sangkuriang catfish with the addition of kepok banana flour showed that at a concentration of 6% addition to fish feed, it could increase the highest fish growth, which was 4.67g/weeks for 28 days. The results of the analysis of the quality of catfish cultivation water showed that the pH, DO, and water temperature in each treatment followed SNI 6484-6:2024.
PEMANFAATAN LIMBAH KULIT PISANG MENJADI PAKAN IKAN HERBAL DENGAN TEKNOLOGI MURTASENG MELALUI PEMBERDAYAAN KELOMPOK BUDIDAYA PERIKANAN FAJAR MINA SEJAHTERA, LAMPUNG TIMUR Qulubi, M. Hadziq; Mandala, Wintari; Utami, Endang Sri
Jurnal Abdi Insani Vol 11 No 3 (2024): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v11i3.1745

Abstract

Pokdakan Fajar Mina Sejahtera is a freshwater fish farming group in Taman Fajar Village, East Lampung Regency with tilapia and carp as the main commodities. The higher price of feed followed by the COVID-19 pandemic has caused the cessation of fish farming activities. Through Pengabbdian kepada Masyarakat (PkM) or local community service activities, mentoring are carried out for Pokdakan to provide awareness of the importance of the sustainability of fish farming activities with the potential for abundant natural resources. This activity aims to revive fish farming activities with assistance in making feed independently and at low production costs. Feed producing is carried out by utilizing banana peel waste in local area using the Murtaseng method. The assistance of the program is carried out through three stages, namely preparation, implementation, and evaluation. The success of Pokdakan empowerment activities in herbal feed production reached 80%. The widespread information about this success has attracted local community in the production of herbal feed. This made the PkM implementation team create a follow-up concept to assist again for increasing the capacity of Pokdakan. This further assistance is more focused on business management. The Pokdakan Empowerment activity has resulted in the independence of the fish farming production process comprehensively. The sustainability of fish farming activities by Pokdakan of Fajar Mina Sejahtera is expected to trigger the creation of an independent community both economically, socially and food security.