Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Pola Keanekaragaman Pangan dan Status Gizi Mahasiswa Putri Poltekkes Kemenkes Bengkulu Hasanah, Ummi; Jumiyati, Jumiyati; Suryani, Desri
Jurnal Sains Kesehatan Vol 31, No 2 (2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Tri Mandiri Sakti Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37638/jsk.31.2.83-92

Abstract

Remaja merupakan waktu transisi dari masa anak ke dewasa dan umumnya akan terjadi perubahan pada fisik. Selain terjadi perubahan fisik, pada masa remaja juga akan terdapat perubahan emosional dan mental yang cepat. Masa remaja merupakan masa yang sangat penting dari proses pertumbuhan dan perkembangan manusia. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pola keanekaragaman pangan dan status gizi mahasiswa putri. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah mahasiswa putri tingkat I yang indekos di Kota Bengkulu dengan teknik pengambilan sampel simple random sampling. Instrumen yang digunakan dalam pola keanekaragaman pangan yaitu menggunkan formulir FFQ, sedangkan untuk variabel status gizi diambil dengan cara pengukuran antropometri, dengan menimbang berat badan menggunakan timbangan injak dan pengukuran tinggi badan menggunakan microtoice. Hasil penelitian menunjukkan sebagian sebagian besar pola keanekaragaman pangan dengan kategori beranekaragam sebanyak (74,2%), dan kategori tidak beranekaragam sebanyak (25,8%). Sedangkan status gizi berdasarkan IMT sebagian besar dengan kategori gizi normal (61,3%) dan kategori gizi tidak normal sebanyak (38,7%). Kesimpulan pola keanekaragaman pangan mahasiswa putri yang indekos di Kelurahan Padang Harapan menunjukkan sebagian besar dengan kategori baik. Status gizi mahasiswa putri berdasarkan IMT menunjukkan sebagian besar dengan kategori gizi normal. Saran diharapkan bagi responden untuk selalu memperhatikan jenis makanan yang akan dikonsumsi yaitu makanan yang beranekaragam, seimbang yang dapat memenuhi kebutuhan zat gizi yang diperlukan didalam tubuh.
Pengembangan Media Audio Visual Berbasis Camtasia Studio Terhadap Perkembangan Kognitif Anak Usia 5-6 Tahun Di Taman Kanak-Kanak Islam Terpadu Anak Sholeh Koto Tangah Kota Padang Hasanah, Ummi; Pransiska, Rismareni
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i1.14712

Abstract

Penelitian ini merupakan jenis penelitian pengembangan (R&D) dengan menggunakan model Four-D (define, design, defelopment dan dessermination). Instrument yang digunakan dalam penelitian adalah lembar instumen validasi, angket respon pendidik dan lembar hasil belajar anak.Hasil penelitian menunjukan bahwa media sudah valid dari ahli materi, media dan desain media. Dengan presentasi validasi ahli materi 0,96%, ahli media 97% dan ahli desain media 0,96%. Presentase respon pendidik 92%, dengan kriteria sangat praktis. Sedangkan pada aspek efektivitas diperoleh nilai dengan presentase 95%, dengan kriteria sangat efektif. Dengan demikian media audio visual berbasis Camtasia studio terhadap perkembangan kignitif anak usia 5-6 tahun yang telah dikembangkan oleh peneliti dapat digunakan sebagai media pembelajaran karna sudah memenuhi kriteria yaitu valid, praktis, dan efektif.
ALIH KODE DAN CAMPUR KODE PADA NOVEL ‘LAUT BERCERITA’ KARYA LEILA SALIKHA CHUDORI Septiani, Ghana Aldila; Munawwarah, Madinatul; Hasanah, Ummi; Satria Wibawa, I Dewa Made; Wirmansyah, Aulia Fadhila
Aksara Vol 36, No 2 (2024): AKSARA, EDISI DESEMBER 2024
Publisher : Balai Bahasa Provinsi Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29255/aksara.v36i2.4313.373-386

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengungkap bentuk dan penyebab alih kode dan campur kode yang digunakan dalam interaksi antar tokoh dalam novel Laut Bercerita karya Leila Salikha Chudori. Alih kode dan campur kode yang ada di dalam novel ini melibatkan tiga bahasa sekaligus, yaitu bahasa Indonesia, bahasa Inggris dan bahasa Jawa. Penelitian ini menggunakan pendekatan sosiolinguistik dengan metode analisis kualitatif. Teknik pengambilan data menggunakan teknik baca-catat, dan dianalisis dengan tahapan identifikasi data, sajian data serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat dua jenis alih kode pada novel Laut Bercerita  yaitu alih kode internal yaitu bahasa Indonesia dan Jawa dan eksternal yaitu bahasa Indonesia dan Inggris dan campur kode yang terdiri dari aspek pengulangan, kata, frasa, dan kalusa. Sedangkan penyebab yang melatarbelakangi terjadinya alih kode dan campur kode pada novel adalah kemampuan berbahasa tokoh,  penyesuaian penggunaan bahasa dengan bahasa mitra tutur, dan perubahan sitausi tutur. This article aims to reveal the forms and causes of code switching and code mixing used in interactions between characters in the novel Laut Bercerita by Leila Salikha Chudori. The code switching and code mixing in this novel involves three languages at once, namely Indonesian, English and Javanese. This research uses a sociolinguistic approach with qualitative analysis methods. The data collection technique uses reading and note-taking techniques, and is analyzed using the stages of data identification, data presentation and drawing conclusions. The results showed that there are two types of code switching in the Laut Bercerita novel, namely internal code switching, namely Indonesian and Javanese, and external, namely Indonesian and English, and code mixing which consists of aspects of repetition, words, phrases and clauses. Meanwhile, the causes behind the occurrence of code switching and code mixing in novels are the characters' language skills, adapting language use to the language of the speaking partner, and changes in speech situations.
Representasi Kritik Sosial dalam Karikatur Serangan IDF Terhadap Rumah Sakit As-Syifa Palestina An Shori, Alam; Hasanah, Ummi; Jambak, Melinda Raswari; Wargadinata, Wildana
Jurnal Media dan Komunikasi Indonesia Vol 5, No 2 (2024): September
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jmki.93142

Abstract

The IDF (Israel Defense Forces) raid on As-Shifa hospital is a serious problem as it is related to international humanitarian rules regarding civilian objects. Emad Hajjaj on his Instagram account criticized this behavior with caricatures. This study aims to (1) uncover the representation of social criticism in Emad Hajjaj's caricature on Instagram and (2) uncover the factors behind caricature making. The primary data source comes from two caricatures on Emad Hajjaj's Instagram account, while the secondary data comes from books, journals, news, and articles relevant to this study. This type of research is qualitative research using the semiotic approach of Roman Jakobson's perspective and Gillin and Gillin's theory of social criticism. The data collection techniques used are screenshots, reading, and notes. Data analysis techniques use the Miles and Huberman technique which consists of data reduction, data presentation, and conclusions. The result of this study is that there are two types of representations of social criticism in Emad Hajjaj's caricature related to the attack on IDF soldiers, namely socio-political criticism and social moral criticism. The background to the criticism was a response to the actions of IDF soldiers.
Representasi Ketidakpercayaan terhadap Aparat dalam Media Visual Tragedi Kanjuruhan Malang Hasanah, Ummi; Rifa'i, Muhamad Husain; Al Anshory, Abdul Muntaqim
Jurnal Media dan Komunikasi Indonesia Vol 7, No 1 (2026): March
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jmki.101945

Abstract

The Kanjuruhan Tragedy, which occurred on October 2022 is recorded as one of the biggest football tragedies in the world, right after the Estadio Nacional Tragedy in Peru on May 1964, which claimed 328 lives. One of the main causes of both tragedies was the use of tear gas inside football stadiums, which is actually prohibited by FIFA regulations. This incident triggered a public distrust of the police, who were supposed to ensure security but instead of worsened the situation. This study aims to analyze the signs on media visuals related to the Kanjuruhan Tragedy, which represent public distrust of the police, and to explore the implied meanings that cannot be explicitly displayed on these media visuals. In addition, the study also examines actions that reflect the loss of trust in the authorities. The analytical approach used is Charles Sanders Peirce's semiotics, which includes the analysis of signs, objects, and interpretants. The analysis reveals that Kanjuruhan Tragedy media visuals convey public distrust toward the police, caused by negligence in carrying out their duties. This distrust is depicted through visual elements in the media visuals. Furthermore, the study also uncovers actions taken by the public in response to the loss of trust in the authorities.