Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

PENINGKATAN KETERAMPILAN MOTORIK HALUS MELALUI KEGIATAN PAPER QUILLING DI KELOMPOK B Hestiningrum, Elia; Pudyaningtyas, Adriani Rahma; Zuhro, Nurul Shofiatin
Early Childhood Education and Development Journal Vol 6, No 2 (2024): Early Childhood Education and Development Journal
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ecedj.v6i2.102242

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatakan keterampilan motorik halus melalui kegiatan paper quilling pada kelompok B TK Al Amaanah 3 Kebakkramat Karanganyar Tahun Ajaran 2022/2023.. Keterampilan motorik halus tidak kalah penting dengan aspek perkembangan lainnya. Permasalahan yang terjadi yaitu rendahnya gerak motorik halus anak terutama dalam hal menggunting dan menempel. Jenis penelitian ini adaalah penelitian Tindakan kelas kolaboratif dengan menggunakan penelitian Tindakan kelas Kemmis dan Mc. Taggart yang meliputi empat tahap yaitu perencanaan, Tindakan, observasi dan refleksi. Subjek penelitian dalam penelitian ini terdiri dari 20 anak sebanyak delapan anak laki laki dan dua belas anak Perempuan. Selain itu subjek penelitian dalam penelitian ini juga terdiri dari guru kelompok B dan Kepala Sekolah. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus penelitian yaitu siklus I dan siklus II. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis data kualitatif dan analisis data kuantitatif. Perolehan data kualitatif dengan cara menganalisis data dari wawancara dan dari data observasi selama penelitian. Sedangkan pemerolehan data kuantitatif dengan membandingkan hasil yang diperoleh dari pra Tindakan, siklus I dan siklus II. Peningkatan keterampilan motorik halus dapat dikatakan berhasil apabila persentase keberhasilan mencapai 80%. Hasil akhir penelitian ini menunjukkan peningkatan yang terjadi dalam keterampilan motorik halus menggunting dan menempel melalui kegiatan paper quilling, dibuktikan dengan hasil penilaian kondisi awal yakni pada pratindakan sebesar 25% kemudian meningkat pada siklus I yakni menjadi 55% dan pada siklus II mencapai 85%. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa kegiatan penelitian Tindakan kelas yang dilaksankan di kelompok B TK Al Amaanah 3 Kebakkramat Karanganyar melalui kegiatan paper quilling telah berhasil.
EFEKTIVITAS PENDEKATAN PEMBELAJARAN STEAM TERHADAP KEMAMPUAN KERJASAMA ANAK USIA DINI Risqi, Vera; Rahmawati, Anayanti; Zuhro, Nurul Shofiatin
Early Childhood Education and Development Journal Vol 5, No 3 (2023): Early Childhood Education and Development Journal
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ecedj.v5i3.102337

Abstract

Pendekatan pembelajaran STEAM adalah pendekatan pembelajaran yang memadukan berbagai bidang ilmu yaitu science, technology, engineering, arts, dan mathematic yang dapat mendorong anak untuk selalu ingin mencari tahu dan sifatnya dekat dengan diri anak, serta membantu anak memperoleh keterampilan  berpikir kritis, memecahkan masalah, dan kerjasama. pendekatan pembelajaran ini dapat digunakan untuk meningkatkan kemampuan bekerjasama anak. Kemampuan kerjasama merupakan aktivitas bekerja secara bersama-sama dalam sebuah kelompok untuk mencapai tujuan bersama. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui efektivitas pendekatan pembelajaran STEAM terhadap kemampuan kerjasama anak usia 5-6 tahun. Penelitian ini menggunakan pre-experimental designs dengan bentuk one group before-after (pretest-posttest) design. Teknik uji validitas dalam penelitian ini menggunakan uji validitas konstruksi. Teknik analisis data yang dilakukan dalam penelitian ini menggunakan statistic parametrik Uji T dengan paired sample t-test. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa pendekatan pembelajaran STEAM efektif dalam meningkatkan kemampuan kerjasama anak usia 5-6 tahun, terlihat pada peningkatan nilai rata-rata pretest dan posttest. Hasil yang awalnya sebesar 20,07 meningkat menjadi 42,67. Berdasarkan penjelasan tersebut, dapat ditarik kesimpulan bahwa pendekatan pembelajaran STEAM dapat  meningkatkan kemampuan kerjasama anak usia 5-6 tahun.
PENGASUHAN PADA ANAK USIA DINI DENGAN TAHAPAN TRUST VS MISTRUST Novianti, Erintika Putri; Syamsuddin, Muhammad Munif; Zuhro, Nurul Shofiatin
Early Childhood Education and Development Journal Vol 5, No 2 (2023): Early Childhood Education and Development Journal
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ecedj.v5i2.102362

Abstract

Banyak orang tua kurang memahami mengenai pentingnya pola asuh yang tepat untuk bayi, terutama pada usia 0-18 bulan dimana pada masa ini bayi mulai mengembangkan rasa percaya atupun tidak percaya dalam dirinya, namun kebanyakan orang tua menganggap bahwa bayi belum bisa membedakan kebenaran dan kebohongan sehingga orang tua seringkali membohongi bayi untuk mengelabuhinya tanpa disadari kebiasaan inilah yang dapat mempengaruhi bagaimana rasa percaya atau tidak percaya berkembang pada diri bayi kedepannya. Tujuan penelitian ini untuk menguraikan pola asuh yang dilakukan oleh orang tua pada anak usia 0-18 bulan dengan tahapan trust vs mistrust. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus dengan pendekatan kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah lima orang ibu atau pengasuh yang memiliki anak dengan usia 0-18 bulan. Sumber data dari penelitian ini adalah ibu atau pengasuh, foto dan hasil rekaman suara. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik uji validitas data menggunakan triangulasi data atau sumber. Teknik analisis data menggunakan model  analisis  interaktif  Miles  dan  Huberman yang terdiri dari pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa empat dari lima orang tua dengan anak usia 0-18 bulan di Desa Sembalun lebih cenderung menggunakan pola asuh autoritatif atau demokratis, satu orang tua lainnya menggunakan pola asuh otoriter, faktor yang mempengaruhi pengasuhan yang dilakukan oleh orang tua adalah kepribadian orang tua, pengalaman pengasuhan yang diterima dari orang tua terdahulu, usia, pendidikan, keterlibatan pasangan serta pengalaman pengasuhan sebelumnya.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MOTORIK HALUS PADA ANAK KELOMPOK B MELALUI KEGIATAN STRING ART Ratnamuslihah, Ratnamuslihah; Pudyaningtyas, Adriani Rahma; Zuhro, Nurul Shofiatin
Early Childhood Education and Development Journal Vol 3, No 3 (2021): Early Childhood Education and Development Journal
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ecedj.v3i3.101470

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan motorik halus anak kelompok B di TKIT Al Falaah Simo melalui kegiatan String Art. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Subjek penelitian adalah anak kelompok B kelas Abu Bakar yang berjumlah 22 anak. Objek penelitian adalah kemampuan motorik halus anak pada kemampuan meniru bentuk, menggunakan alat tulis dengan benar, dan eksplorasi berbagai media dan kegiatan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, unjuk kerja, dan dokumentasi. Teknik uji validasi dalam penelitian ini menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Analisis data yang digunakan adalah teknik analisis data kuantitatif dan teknik analisis data kualitatif. Indikator kemampuan motorik halus dalam penelitian ini adalah meniru bentuk, menggunakna alat tulis dengan benar, dan eksplorasi berbagai media dan kegiatan. Penelitian ini dinyatakan berhasil apabila 75% dari subyek penelitian mencapai nilai 3 atau BSH. Hasil keseluruhan kemampuan motorik halus anak kelompok B kelas Abu Bakar TKIT Al Falaah Simo berada pada nilai 3 dalam kategori BSH (Berkembang Sesuai Harapan) sejumlah 8 anak dan nilai 4 dalam kategori BSB (Berkembang Sangat Baik) sejumlah 9 anak dari total 22 anak maka 17 anak mampu memenuhi indikator keberhasilan penelitian.
PENGETAHUAN ORANG TUA TERKAIT PEMENUHAN GIZI ANAK TERHADAP PEMBERIAN BEKAL MAKANAN Permatasari, Harum Indah; Palupi, Warananingtyas; Zuhro, Nurul Shofiatin
Early Childhood Education and Development Journal Vol 6, No 3 (2024): Early Childhood Education and Development Journal
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ecedj.v6i3.102235

Abstract

Pengetahuan orang tua sangat berperan penting untuk mendukung pemenuhan gizi anak yang optimal untuk mencapai tugas perkembangan sesuai usianya secara maksimal. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan, (1) pengetahuan orang tua kelompok A1 TK Angkasa Lanud Adi Soemarmo mengenai pemenuhan gizi anak melalui kegiatan pembiasaan membawa bekal makanan, (2) Kegiatan pemenuhan gizi anak kelompok A1 melalui bekal makanan. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini adalah sebagai berikut, pertama, Kegiatan pemenuhan gizi anak melalui kegiatan pembiasaan membawa bekal makanan pada kelompok A1 telah memenuhi kriteria makanan sehat bergizi seimbang dan telah memenuhi kriteria kecukupan gizi anak sehari-hari. Zat gizi seperti karbohidrat, protein, vitamin, dan mineral telah tersedia pada bekal makanan untuk memenuhi kebutuhan gizi anak ketika sedang berada di sekolah. Kedua, pengetahuan orang tua mengenai pemenuhan gizi anak juga sudah sangat baik yang bisa dilihat dari kualitas bekal makanan yang dibawakan ke sekolah dan cara orang tua memantau tumbuh kembang anaknya secara rutin serta kerja sama orang tua dengan pihak sekolah dan posyandu dalam mendukung terpenuhinya kebutuhan gizi anak.   
PERBEDAAN KEMANDIRIAN ANAK DITINJAU DARI STATUS PEKERJAAN DAN TINGKAT PENDIDIKAN IBU Rahmawati, Anita Dwi; Pudyaningtyas, Adriani Rahma; Zuhro, Nurul Shofiatin
Early Childhood Education and Development Journal Vol 5, No 2 (2023): Early Childhood Education and Development Journal
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ecedj.v5i2.102363

Abstract

Kemandirian dapat terbentuk dikarenakan kebiasaan, sehingga kemandirian penting sekali diajarkan kepada anak sejak usia dini agar nantinya anak terbiasa mandiri hingga dewasa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kemandirian anak usia 4-6 tahun ditinjau dari status pekerjaan dan tingkat pendidikan ibu di Kecamatan Tirtomoyo. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif komparatif. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner tertutup. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 113 orang dan sampel yang digunakan sebanyak 53 responden. Uji hipotesis menggunakan two way annova. Hasil penelitian menunjukkan perbedaan yang positif dan signifikan antara variable status pekerjaan dan tingkat pendidikan ibu dengan kemandirian anak usia 4-6 tahun di Kecamatan Tirtomoyo. Hal itu dapat dilihat dari signifikansinya yaitu < 0,05. Artinya perbedaan waktu kebersamaan yang dimiliki ibu bekerja dengan ibu tidak bekerja serta tingkat kemandirian ibu yang beragam mempengaruhi kemandirian anak. Berkaitan dengan hal tersebut orang tua khususnya ibu diharapkan dapat menambah kesadaran, kepedulian dan pengetahuan mengenai pentingnya peran lingkungan dalam menstimulus perkembangan kemandirian anak sejak usia dini.