Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Otomasi Pembelajaran IPS di Sekolah Dasar Pelita Hati Jember Nugroho, Prasetyo Adi; Hutama, Fajar Surya; Suhatiningsih, Suhatiningsih; Anis, Fahimatul; Nurdianasari, Nindya; Sa'i, M.
Jurnal Riset Madrasah Ibtidaiyah (JURMIA) Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Riset Madrasah Ibtidaiyah
Publisher : Jurnal Riset Madrasah Ibtidaiyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32665/jurmia.v5i2.5029

Abstract

This study aims to analyze the implementation of the Self Managed Learning (SML) approach in Social Studies (IPS) learning and to evaluate students' learning independence as a representation of learning automation. The concept of learning automation in this context goes beyond the integration of technology; it emphasizes the development of student autonomy in managing their own learning processes actively and responsibly. The research employed a classroom action research design based on Kemmis & McTaggart's spiral model, involving 20 sixth-grade students at SD Pelita Hati Jember. The findings indicate that the SML approach, supported by learning contracts, significantly improved students’ cognitive achievements and key indicators of independent learning such as initiative, responsibility, and self-evaluation. Despite challenges in time management and intrinsic motivation, this approach proved effective in shifting from conventional instructional methods toward an empowering learning model. SML-based Social Studies instruction is highly relevant for nurturing 21st-century skills and character in elementary school students.
KEBIJAKSANAAN PIMPINAN SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR PKNSISWA KELAS VIII SMPN 4 KECAMATAN GRESIK KABUPATEN GRESIK Anis, Fahimatul; Rahayu, Sri
Jendela Pendidikan : Jurnal Ilmiah Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol 8 No 2 (2019): Jendela Pendidikan
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan - Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jp.v8i2.907

Abstract

Latar Belakang Peranan Kepemimpinan adalah sekumpulan fungsi yang dilaksanakan sesorang sebagai tanggapan terhadap harapan-harapan dari para anggota tentang sistim sosial yang bersangkutan dan harapan sendiri dari jabatan yang ia duduki dalam sistem sosial.Rumusan masalah yang peneliti ajukan adalah bagaimana peranan kepemimpinan kepala Smpn 4 Kecamatan Gresik , bagimana prestasi belajar PKN di SMPN 4 Kecamatan Gresik Kabupaten Gresik , dan bagaimana peranan kepemimpinan kepala sekolah terhadap prestasi belajar PKN Siswa SMPN 4 Kecamatan Gresik Kabupaten Gresik.Tujuan Penelitian untuk mengetahui peranan kepemimpinan kepala SMPN 4 Kecamatan Gresik , ingin mengetahui prestasi belajar PKN Siswa SMPN 4 Kecamatan Gresik , dan ingin mengetahui pengaruh peranan kepemimpinan kepala terhadap prestasi belajar PKN Siswa SMPN 4 Kecamatan Gresik Kabu[aten GresikMetodologi Penelitian adalah peneltian kwantitatif dengan populasi siswa SMPN 4 Kecamatan Gresik dan sampelnya 35 orang siswa kelas 8 dengan tehnik analisa data statistik product momentKesimpulan bahwa peranan kepemimpinan kepala sekolahamat baik , prestasi belajar PKN amat baik , dan pengaruh peran kepemimpinan kepala sekolah terhadap prestasi belajar PKN sangat signifikan.Kata Kunci : Kepemimpinan , Prestasi belajar DOI : 10.5281/zenodo.3496256
MENUMBUHKAN MINAT LITERASI SISWA DI SEKOLAH MELALUI GERAKAN LITERASI SEKOLAH anis, fahimatul; Bariroh, Siti
Jendela Pendidikan : Jurnal Ilmiah Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol 9 No 2 (2020): Jendela Pendidikan
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan - Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jp.v9i2.1055

Abstract

Literasi tidak terpisahkan dari dunia pendidikan. Literasi menjadi sarana peserta didik dalam mengenal, memahami, dan menerapkan ilmu yang didapatkannya di bangku sekolah. Literasi juga terkait dengan kehidupan peserta didik, baik di rumah maupun di lingkungan sekitarnya untuk menumbuhkan budi pekerti mulia.Pemerintah dalam hal ini menjadikan kebiasaan membaca sebagai kegiatan wajib bagi setiap anak dengan harapan kelak menjadi budaya dalam kehidupan mereka. Untuk itu pemerintah mengajak seluruh stake holder pendidikan ikut andil dalam kegiatan Gerakan Literasi Sekolah, mulai dari keluarga, sekolah hingga masyarakat.Untuk mengimplementasikan penumbuhan budaya literasi di sekolah diperlukan langkah-langkah sebagai berikut: persiapan, pelaksanaan, pemantauan, evaluasi, dan tindak lanjut. Persiapan merupakan kegiatan menyiapkan bahan, personal, dan strategi pelaksanaan. Pelaksanaan merupakan operasionalisasi yang telah dipersiapkan. Pemantauan, evaluasi, tindak lanjut merupakan kegiatan untuk mengetahui efektivitas kegiatan literasi yang telah dilaksanakan. Penumbuhan literasi di sekolah dapat dilakukan melalui kegiatan rutin dan kegiatan insidental. Kegiatan tersebut dilakukan dalam tiga tahapan literasi yaitu tahap pembiasaan, pengembangan dan pembelajaran. Key word: Literasi, siswa, sekolah
MODEL KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DALAM MENGOPTIMALISASI KEGIATAN MORNING ACTIVITY DI KB HARAPAN BUNDA KEBOMAS GRESIK Adrijanti; Anis, Fahimatul; Nur Fajarriana, Nova
Jendela Pendidikan : Jurnal Ilmiah Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol 11 No 1 (2021): Jendela Pendidikan
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan - Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jp.v11i1.1587

Abstract

Model kepemimpinan dapat mempengaruhi pendidikan di sekolah. Dengan kepemimpinan yang efektif maka akan mampu mendorong pendidikan ke arah yang lebih baik, kegiatan pagi (morning activity) perlu dilakukan guna pembiasaan aspek-aspek perkembangan anak didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui model kepemimpinan kepala sekolah dalam mengoptimalisasi kegiatan morning activity di KB Harapan Bunda Kebomas Gresik. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif yaitu penelitian yang bermaksud untuk menafsirkan fenomena yang terjadi dan dilakukan dengan berbagai cara melibatkan berbagai metode yang ada. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis data model Miles and Huberman yakni teknik analisis data yang dilakukan secara interaktif dan berlangsung secara terus menerus sampai tuntas sehingga datanya sudah jenuh. Hasil penelitian ini adalah sebagai berikut 1) Kepala sekolah sebagai seorang pemimpin telah mengikut sertakan seluruh bawahannya dalam pengambilan keputusan berdasarkan hasil musyawarah dan mufakat dan memberikan sebagian kepemimpinannya kepada guru, sehingga para guru merasa turut bertanggung jawab terhadap pelaksanaan program pendidikan dan pengajaran di sekolah. 2) Kepala sekolah dengan model kepemimpinan demokratis telah memberikan peluang setiap guru dalam melaksanakan proses pembelajaran, menilai hasil pembelajaran, dan melakukan bimbingan dan pelatihan termasuk pencapaian efektifitas program morning activity di KB Harapan Bunda.
Pengaruh Model Pembelajaran Numbered Head Together dengan Alat Media dapat Meningkatkan Kualitas Hasil Pendidikan (Studi Kasus SDN Gempol). Mahfudz, Sulthon; Bariroh, Siti; Anis, Fahimatul
Jendela Pendidikan : Jurnal Ilmiah Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol 11 No 2 (2022): Jendela Pendidikan
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan - Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jp.v11i2.1668

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi hasil pengamatan bahwa pembelajaran Bahasa Indonesia di Sekolah Dasar masih didominasi oleh aktivitas klasikal dengan dominasi pada peran guru. Akibatnya suasana kelas monoton, pasif, dan membosankan. Hal tersebut nampak dari hail belajar siswa yang rendah. Penelitian ini bertujuan untuk memahami kemampuan membaca siswa kelas IV mengenai pantun anak yang menggunakan model pembelajaran numbered head together dengan alat media visual maupun tanpa alat media visual, serta pengaruh model pembelajaran numbered head together dengan alat media visual terhadap kemampuan membaca pantun anak secara berbalasan dengan lafal dan intonasi yang tepat kelas IV SDN Gempol. Adapun jenis penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV SDN Gempol yang terdiri dari kelas A yang berjumlah 35 orang, dan kelas B berjumlah 35 orang. Data hasil belajar siswa dikumpulkan melalui metode tes dengan instrumen pilihan ganda. Data yang terkumpul dianalisis dengan statistik deskriptif dan inferensial. Kesimpulan hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar yang signifikan antara kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran numbered head together dengan media visual (eksperimen) dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model numbered head togethersaja (kontrol) pada mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas IV SDN Gempol, tahun pelajaran 2019/2020. Hal ini ditunjukkan dengan hasil nilai rata-rata kelompok eksperimen adalah 88,14 dan hasil nilai rata-rata kelompok kontrol adalah 87,1.
Peningkatan Literasi Membaca dan Literasi Keuangan Siswa Sekolah Dasar Melalui Program Edukasi Interaktif di SDN Badean 3 A'yun, Sitta Kurrata; Anis, Fahimatul; Ramdhaniyah, Faidiyah; Chriska, Anabella Azahratul; Pratama, Aditya; Sabela, Cantika Nathania; Isabella, Ayu Shakina; Puspito, Agung Nugroho
Jurnal Pengabdian Nasional (JPN) Indonesia Vol. 7 No. 1 (2026): Januari
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) STMIK Indonesia Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63447/jpni.v7i1.1685

Abstract

This community service program aimed to enhance elementary school students’ reading literacy and financial literacy through an interactive, enjoyable, and contextual educational approach. The program was implemented at SDN Badean 03, Bondowoso District, Bondowoso Regency, involving 36 students from grades 1 to 6. A descriptive qualitative approach was employed, with data collected through observation, interviews, documentation, as well as pre-tests and post-tests. Reading literacy activities were focused on grades 1 and 2 through read-aloud sessions and vocabulary games, while financial literacy activities targeted grades 3 to 6 through the creation of piggy banks from recycled materials and saving simulations. The results indicated an improvement in basic reading skills, as reflected by a shift in students’ reading ability categories, with the percentage of students in the moderately fluent category increasing from 22.22% in the initial condition to 33.33% in the final condition, accompanied by a decrease in the less fluent category. These findings suggest that the literacy interventions were effective in supporting students with lower reading proficiency to progress to higher levels. In addition to cognitive improvement, the program also had positive effects on students’ affective aspects, including increased self-confidence, responsibility, and learning enthusiasm. Therefore, this integrated literacy program is effective in fostering a reading culture and enhancing financial awareness among students from an early age.
Pendampingan pengembangan kreativitas siswa dalam menumbuhkan kontribusi sosial di MIN 3 Bondowoso Hutami, Trapsila Siwi; Anis, Fahimatul; Nugroho, Prasetyo Adi; Budiarso, Aris Singgih
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 10, No 1 (2026): February
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v10i1.35220

Abstract

Abstrak Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh masih terbatasnya wadah kreativitas siswa MIN 3 Bondowoso dalam mengekspresikan kemampuan seni khususnya menggambar, sehingga perlu pendampingan yang sistematis. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kontribusi sosial dan memperluas wawasan siswa melalui pendampingan kreativitas. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan pengabdian berupa ceramah, diskusi interaktif/tanya-jawab, serta praktik langsung. Mitra sasaran kegiatan adalah 20 siswa usia 6-12 tahun. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi ceramah untuk memberikan penjelasan dasar, diskusi interaktif dan tanya jawab untuk memperkuat pemahaman, serta praktik langsung untuk mengembangkan keterampilan menggambar siswa. Dengan menerapkan berbagai metode dalam pembelajaran, siswa lebih mudah untuk mengembangkan fleksibilitas berpikir dan kemampuan beradaptasi dengan situasi sosial yang berbeda. Secara keseluruhan, hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa pendidikan yang berbasis kreativitas dan interaksi sosial dapat meningkatkan kepercayaan diri, komunikasi, dan empati siswa. Model pendampingan ini diharapkan dapat terus diterapkan pada berbagai program pembelajaran kreatif di masa mendatang. Kata kunci: pengembangan kreativitas; kontribusi sosial; pengabdian; pendampingan; siswa sekolah dasar. Abstract This community service program was initiated due to the limited opportunities for students at MIN 3 Bondowoso to express their artistic abilities, particularly in drawing, thereby highlighting the need for systematic and structured mentoring. The program aimed to enhance social contributions and broaden students’ perspectives through the mentoring of creativity. The implementation employed lectures, interactive discussions and question–answer sessions, as well as hands-on practice. The target group consisted of 20 students aged 6–12 years. Lectures were designed to provide fundamental explanations, interactive discussions and Q&A sessions to strengthen understanding, and hands-on practice to develop students’ drawing skills. By applying a variety of teaching methods, students were able to develop greater cognitive flexibility and adaptability to different social situations. Overall, the outcomes of this activity showed that education based on creativity and social interaction can enhance students’ self-confidence, communication, and empathy. This mentoring model is expected to continue to be implemented and adapted in various creative learning programs in the future. Keywords: creativity development; social contribution; service program; mentoring; elementary school students