Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Pengabdian Hukum Gratis Sukseskan Aktualisasi Off Class Paralegal Asal Desa Meteseh, Kendal, Jawa Tengah Joko Susanto; Abdul Aziz; Sisyanto, Sisyanto
ABDISOSHUM: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 1 (2025): Maret 2025
Publisher : Yayasan Literasi Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55123/abdisoshum.v4i1.4920

Abstract

Actualization of the role of off-class paralegals in the Meteseh Village area, Boja District, Kendal Regency, Central Java Province, shows a significant contribution in increasing access to justice for rural communities. The author who acts as a paralegal has succeeded in holding various community service activities, such as free legal counseling for students to improve their understanding of legal rights and obligations. Holding free legal consultation activities for people who face daily legal problems, so that people can get solutions without cost, aka free. Furthermore, paralegals also play a role in non-litigation assistance for the revocation of change of address files, as well as helping to complete aspects of legal administration, namely helping to draft inheritance statements and sale and purchase agreements, as well as acting as witnesses in the process of making these documents. This activity proves that off-class paralegals not only play a role as legal assistants, but also as agents of social change that strengthen legal awareness in rural communities. By using a qualitative approach with the Participatory Action Research (PAR) method, which emphasizes the active involvement of research subjects in the process of identifying, analyzing, and resolving legal problems in the community, this program creates an effective and sustainable legal empowerment model. This success confirms that the existence of paralegals in Meteseh Village can be a solution to the limited access of the community to professional legal services.
Optimalisasi Program Pembinaan Kerohanian Islam bagi Warga Binaan Pemasyarakatan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II-B Muara Bungo Fajar Ramadoni; Ade Sofa; Joko Susanto; Abu Bakar
Al-Maqrizi: Jurnal Ekonomi Syariah dan Studi Islam Vol. 2 No. 1 (2024): AL MAQRIZI: Jurnal Ekonomi Syariah dan Studi Islam
Publisher : ekonomi syariah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/amq.v2i1.41884

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui optimalisasi program pembinaan rohani Islam, faktor penghambat dan upaya yang dilakukan untuk mengatasi kendala di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Muara Bungo. Metode dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif dengan populasi seluruh pegawai Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Muara Bungo dan seluruh warga binaan lapas, serta unit analisis berjumlah 13 orang. Penelitian ini menggunakan metode pengambilan sampel yaitu purposive sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa optimalisasi program pembinaan rohani Islam telah berjalan sesuai aturan Keputusan Direktur Jenderal Pemasyarakatan Nomor: PAS-10. OT.02.02 Tahun 2021 tentang sistem penilaian pembinaan warga binaan. Akan tetapi masih terdapat faktor penghambat dalam pelaksanaannya yaitu kurangnya sumber daya manusia seperti kurangnya petugas pembinaan dan kondisi petugas keamanan yang belum ideal. Selain itu faktor penghambat juga disebabkan oleh kelebihan kapasitas hunian (over kapasitas) sehingga hal ini berdampak pada terbatasnya sarana dan prasarana. Untuk mengatasi kendala tersebut maka upaya yang dilakukan oleh Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Muara Bungo adalah dengan melakukan kerjasama dengan pihak eksternal dalam pendampingan tenaga pengajar dan sosialisasi dengan pendekatan perubahan sikap dan perilaku, kemudian untuk mengatasi kelebihan kapasitas tersebut dilakukan strategi penjadwalan dan pembinaan bagi warga binaan yang dibagi dalam beberapa kelompok. Serta melakukan asesmen pembinaan yang berguna untuk memperlancar pengurusan hak integrasi, dalam hal ini pembebasan bersyarat yang menjadi solusi untuk mengurangi kelebihan kapasitas.
Beban Pikiran dan Mahkota yang Gugur: Fenomena Telogen Effluvium pada Mahasiswi Kedokteran Putri Iftinan Azhar; Etty Farida Mustifah; Joko Susanto
Sanus Medical Journal Vol. 7 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background : Stress is a disease that is often experienced by people in the world. Hair loss is one of the effects of stress which is known to be more susceptible to women. The high burden on medical students can trigger stress which can trigger hair loss. Objective : To determine the relationship between stress levels and the incidence of telogen effluvium in students at the Faculty of Medicine, Muhammadiyah University, Prof. Dr. HAMKA. Method : This research uses a cross-sectional study. Data collection was carried out using the PSS-10 questionnaire instrument and the excessive telogen hair loss questionnaire which had been tested for validity and reliability. A total of 63 samples were taken using the proportional random sampling method. Data were analyzed using the Kolmogorov-Smirnov test via the SPSS version 25 application. Results : Obtained a P value of 0.002 (P ≤ 0.05). Conclusion : There is a significant relationship between stress levels and the incidence of telogen effluvium in students at the Faculty of Medicine, Muhammadiyah University, Prof. Dr. HAMKA.   Latar Belakang : Stres merupakan salah satu penyakit yang sering dialami orang di dunia. Kerontokan rambut menjadi salah satu  dampak stres yang diketahui lebih rentan terjadi pada perempuan. Tingginya beban pada mahasiswi kedokteran dapat memicu stres yang bisa memicu kerontokan rambut. Tujuan : Mengetahui hubungan antara tingkat stres dengan kejadian telogen effluvium pada mahasiswi Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. HAMKA. Metode : Penelitian ini menggunakan studi cross-sectional. Pengambilan data dilakukan dengan instrumen kuesioner PSS-10 dan kuesioner kerontokan rambut telogen berlebih yang sudah diuji validitas dan reliabilitasnya. Sebanyak 63 sampel diambil dengan metode proportional random sampling. Data dianalisis menggunakan uji Kolmogorov-Smirnov melalui aplikasi SPSS versi 25. Hasil : Didapatkan nilai P sebesar 0.002 (P ≤ 0,05). Kesimpulan : Terdapat hubungan signifikan antara tingkat stres dengan kejadian telogen effluvium pada mahasiswi Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. HAMKA