p-Index From 2021 - 2026
4.568
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Teknik Industri Lintas Ruang: Jurnal Pengetahuan dan Perancangan Desain Interior Jurnal Desain Interior Jurnal Arsitektur ARCADE Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Visualita : Jurnal Online Desain Komunikasi Visual Idealog: Ide dan Dialog Desain Indonesia Waca Cipta Ruang: Jurnal Ilmiah Desain Interior Viva Medika: Jurnal Kesehatan, Kebidanan dan Keperawatan Jurnal Patra International Journal of Advances in Data and Information Systems BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Atrat: Jurnal Seni Rupa Narada : Jurnal Desain dan Seni Journal of Intelligent Computing and Health Informatics (JICHI) Jurnal Abdimas Berdaya : Jurnal Pembelajaran, Pemberdayaan dan Pengabdian Masyarakat Charity : Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Arsitektur Archicentre Journal of Soft Computing Exploration Jurnal Vastukara: Jurnal Desain Interior, Budaya, dan Lingkungan Terrbangun Edu Society: Jurnal Pendidikan, Ilmu Sosial dan Pengabdian Kepada Masyarakat Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek) Jurnal Riset Rumpun Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (JURRIMIPA) Jurnal Dimensi Seni Rupa dan Desain Indonesian Journal of Construction Engineering and Sustainable Development MATRAPOLIS : Jurnal Perencanaan Wilayah dan Kota MERDEKA: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Biomedika Journal of applied statistics and data mining Jurnal Arsitektur ARCADE Relevan : Jurnal Pendidikan Matematika Jurnal Riset Pendidikan Multidisiplin dan Pengabdian Kepada Masyarakat
Claim Missing Document
Check
Articles

HUBUNGAN ANTARA JENIS / BENTUK, UKURAN, DAN BAHAN FASILITAS DUDUK TERHADAP DURASI DUDUK PENGUNJUNG: STUDI KASUS CAFE EDUPLEX Aulia Fiya Maulida; Ratri Wulandari
Ide dan Dialog Desain Indonesia (Idealog) Vol 4 No 2 (2019): Jurnal Idealog Vol 4 No 2
Publisher : Universitas Telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/idealog.v4i2.2028

Abstract

Fasilitas duduk merupakan elemen penting yang berperan dalam menentukan tingkat kenyamanan di sebuah cafe atau restoran. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisa lamanya pengunjung bertahan di dalam cafe sesuai fasilitas duduk yang digunakan dan mengambil kasus Cafe Eduplex di jalan Ir. H. Djuanda, Dago. Dalam penelitian ini membahas tentang hubungan antara jenis, ukuran dan bahan sebuah fasilitas duduk, terhadap frekuensi lamanya pengunjung yang datang di cafe tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah deskripsi kualitatif. Pertama, mengumpulkan data-data berupa teori tentang macam-macam jenis, ukuran standart dan bahan sebuah fasilitas duduk serta efeknya terhadap kenyamanan dan psikologi pengunjung, yang menyebabkan adanya perbedaan durasi waktu berkunjung. Kedua, pengumpulan data lapangan dengan memperhatikan jenis, ukuran dan bahan fasilitas duduk yang ada pada cafe tersebut, serta memperhatikan jenis pengunjung dan perbedaan lamanya waktu pengunjung berada di cafe tersebut. Selanjutnya, membandingkan data-data yang sesuai dan berkesinambungan antara teori tertulis pada literatur, yang berisi tentang jenis atau bentuk, ukuran dan bahan fasilitas duduk serta efek yang ditimbulkannya dengan data lapangan yang terkumpul berupa jenis atau bentuk, ukuran dan bahan fasilitas duduk yang ada di cafe tersebut, serta lama pengunjung berada disana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbandingan antara hasil pengumpulan data lapangan dan literatur yang terkumpul sesuai. Jenis fasilitas duduk beserta ukuran dan bahannya berpengaruh dengan durasi pengunjung yang datang. Karena adanya perbedaan rasa nyaman yang ditimbulkan oleh fasilitas duduk tersebut. Kata Kunci: Fasilitas duduk, Kenyamanan, Waktu berkunjung, Cafe
EFEK PENCAHAYAAN BUATAN TERHADAP TAMPILAN KARYA DI ROEMAH SENI SARASVATI Sesilia Windy Carena; Ratri Wulandari
Ide dan Dialog Desain Indonesia (Idealog) Vol 1 No 2 (2016): Jurnal Idealog vol 1 nomor 2
Publisher : Universitas Telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/idealog.v1i2.850

Abstract

Galeri seni adalah ruangan atau gedung tempat memamerkan karya seni. Galeri merupakan tempat untuk kegiatan pameran yang bersifat hiburan, rekreasi dan media apresiasi dari berbagai seniman, baik lokal maupun asing. Penelitian ini dilakukan di Roemah Seni Sarasvati, Bandung, Jawa Barat, sebuah galeri yang berlokasi di Jl. Jendral Sudirman 137, Bandung, penelitian ini lebih mengacu kepada efek pencahayaan buatan terhadap tampilan karya di Roemah Seni Sarasvati. Roemah Seni Sarasvati merupakan proyek utama Sarasvati Arts Management yang dibangun dengan tujuan untuk memperkenalkan keragaman seni budaya. Pencahayaan terhadap karya seni di Roemah Seni Sarasvati terlihat gelap pada bagian karya seni lukisan dan pada area yang bukan karya seni seperti ruang tunggu atau jalan menuju ruang-ruang lainnya. Berbagai informasi mengatakan bahwa pencahayaan buatan lebih baik daripada pencahayaan alami karena pencahayaan buatan yaitu cahaya dari lampu tidak merusak karya seni yang ada daripada cahaya langsung dari sinar ultraviolet. Hal tersebut dapat dilakukan dengan pemberian cahaya buatan dengan tingkat keterangan cahaya tertentu untuk mengurangi radiasi sinar ultraviolet. Sebagian besar galeri seni, pencahayaan di semua daerah pameran dan daerah koleksi lain harus berpelindung UV dan tertutup untuk mencegah kerusakan terhadap objek jika terjadi kerusakan lampu. Jika pencahayaan ruangan baik, karya seni pun menampilkan efek yang cukup, maka hasil untuk pembelajaran seni pada galeri tersebut juga maksimal serta memberikan kenyamanan bagi yang melihatnya. Penelitian ini dilakukan dengan teknik kualitatif di mana peneliti ikut aktif dalam merasakan pencahayaan terhadap tampilan karya seni di Roemah Seni Sarasvati. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis jenis pencahayaan yang digunakan di Roemah Seni Sarasvati dan memberikan solusi standar pencahayaan buatan sehingga dapat diketahui kelebihan dan kekurangan dari pencahayaan yang digunakan.
ANALISIS ERGONOMI LINGKUNGAN RUANG TUNGGU SELATAN STASIUN BANDUNG BERDASARKAN STANDAR KENYAMANAN PENGGUNA Safi Nur Indahsari; Ratri Wulandari
Ide dan Dialog Desain Indonesia (Idealog) Vol 1 No 3 (2016): Jurnal Idealog vol 1 nomor 3
Publisher : Universitas Telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/idealog.v1i3.947

Abstract

Ruang tunggu stasiun kereta api adalah ruang tempat menunggu keberangkatan penumpang yang harus mengakomodasi semua pengguna. Ruang tunggu pada Stasiun Bandung terdapat pada pintu Utara dan Selatan. Kajian tentang ergonomi lingkungan ruang tunggu Stasiun Bandung dilakukan untuk mengetahui tingkat kenyamanan pengguna, dengan tujuan mengetahui kelebihan dan kekurangan ruang tunggu Stasiun Bandung dalam hal aspek kenyamanan yang telah terpenuhi dan belum terpenuhi. Area yang menjadi objek penelitian adalah ruang tunggu pada pintu Selatan Stasiun Bandung. Tingkat kenyamanan ruang tunggu pada Stasiun Bandung dikaji melalui kajian ergonomi yang mencakup antropometri, sirkulasi, temperatur, sirkulasi udara, pencahayaan, tingkat kebisingan, getaran mekanik, bau-bauan dengan menggunakan alat pengukur aplikasi Android. Sebagai pelengkap dilakukan juga tinjauan fasilitas kursi duduk Stasiun Bandung. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan metoda observasi dan pengukuran. Penelitian menekankan pada catatan yang menggambarkan situasi sebenarnya di lapangan guna mendukung penyajian data. Dari hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa ruang tunggu Stasiun Selatan Bandung telah memenuhi aspek standar ergonomi lingkungan dalam beberapa hal kecuali pencahayaan dan sirkulasi pengunjung.
SUASANA RUANG SEBAGAI SOLUSI PERANCANGAN MUSEUM MARMER INDONESIA Boby Herafandy Suyono; Titian Sarihati; Ratri Wulandari
ATRAT: Jurnal Seni Rupa Vol 7, No 2 (2019): POTENSI TRADISI DALAM BUDAYA KONTEMPORER
Publisher : Jurusan Seni Rupa ISBI Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26742/atrat.v7i2.924

Abstract

Marble is a metamorphic rock that is formed by the process of limestone metamorphism. Marble often used as interior and exterior materials for homes, offices, and hotels. It’s applicable for floors, walls, and can also be used for accessories, furniture, and so on. Currently there is no museum intended exclusively for marble in Indonesia. Regarding its scarcity as non-renewable resources, Indonesia shoud build a place to conserve and store marble collection.  This study focuses on designing a museum that displays marble not only as materials for interior design, but also as materials with a lot of potential and benefit for society. In addition, the Indonesian Marble Museum will be an educational place to introduceemarble by displaying a chronological storyline with a different atmosphere assisted by technology media to make this museum more attractive and interactive to visitors.Keywords: Marble, Atmosphere, Education________________________________________________________________ Batuan marmer merupakan jenis batuan di bumi yang masuk ke dalam batuan metamorf, di mana proses terbentuknya diakibatkan oleh proses metamorfosis batu kapur. Batu marmer seringkali ditemukan sebagai batu yang dipakai untuk bahan bangunan eksterior dan interior rumah, perkantoran dan hotel. Pengaplikasiannya digunakan di lantai dan dinding. Selain itu dapat digunakan untuk aksesoris, furnitur dan lain sebagainya. Saat ini di Indonesia belum tersedia museum khusus untuk marmer maka diperlukan sebagai sarana konservasi dan sebagai penyimpanan koleksi, Hal tersebut karena marmer merupakan sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui, dapat habis, maupun langka. Dalam perancangan museum ini memperkenalkan marmer bukan hanya sekedar material untuk interior, melainkan material yang memiliki banyak potensi dan manfaat kepada masyarakat. Selain itu, Museum Marmer Indonesia ini akan menjadi tempat edukasi dalam pengenalan marmer, dengan menampilkan storyline yang kronologis dengan suasana ruang yang berbeda dibantu dengan media teknologi yang akan menjadikan museum ini lebih atraktif dan interaktif terhadap pengunjung. Kata Kunci: Marmer, Suasana Ruang, Edukasi
PERANCANGAN INTERIOR POLITEKNIK STTT BANDUNG PROGRAM STUDI PRODUKSI GARMEN Desty Istiqomalia; Ratri Wulandari; Arief Hapsoro
Narada : Jurnal Desain dan Seni Vol 7, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/narada.2020.v7.i2.007

Abstract

To face the development of industry 4.0, learning facilities in school or college require a change. Facilities as infrastructure in school have a significant role in creating a way of life and work until the innovation of connectivity and creativity necessary for the Industry 4.0 era. As said by Aeji in Robert (2007) that 'facilities have to be adequate and should be in good condition for schools to function properly.' However, in fact, until now, learning facilities in Indonesia has not been concerns properly. The Indonesian education system is like the 19th century, Teachers are like the 20th century, and students are like 21st century'. (MENDIKBUD, 2014-2015). Therefore, require is needed to compensating technological advances in this era, where all human activity involves digital technology-based Cyber-Physical System (data dan cloud computing). The purpose of design is to design learning facilities with a technological approach to create integrity study space-based on technology industry 4.0. As well as Polytechnic STTT Bandung, the only collage government is under the ministry of industry, become objects of design.
Perancangan Fasilitas Klinik Citra Sehat Bandung Sebagai Upaya Meningkatkan Kesehatan Masyarakat Djoko Murdowo; Ratri Wulandari; Aida Andrianawati; Idhar Resmadi; Randy Pandita Bastari; Asep Mulyana
Jurnal Abdimas Berdaya : Jurnal Pembelajaran, Pemberdayaan dan Pengabdian Masyarakat Vol 4, No 02 (2021): Jurnal Abdimas Berdaya
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/jab.v4i02.127

Abstract

Penyesuaian Desain Ruang Terhadap Perubahan Aktivitas Pengguna Di Era New Normal Studi Kasus : Plaza Pragolo Irnade Salva Sutyaningsih; Ratri Wulandari
Jurnal Arsitektur ARCADE Vol 6, No 2 (2022): Jurnal Arsitektur ARCADE Juli 2022
Publisher : Prodi Arsitektur UNIVERSITAS KEBANGSAAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31848/arcade.v6i2.958

Abstract

Abstract:The current COVID-19 pandemic has had a significant impact on the tourism and creative economy sectors as well as on the industrial and trade sectors for MSMEs (Micro, Small, and Medium Enterprises). The impact of the Covid-19 pandemic has also affected the Plaza Pragolo MSME Center. The space at Plaza Pragolo has not had a good response to the pandemic situation. The current condition of the space is not yet organized and does not meet the standards. The current pandemic situation has resulted in changes in human activities and habits. Based on field observations carried out at Plaza Pragolo, it was found that there was a need for adjustments to room facilities, circulation, and distance arrangements, as well as space design for the pandemic situation in the interior space. The purpose of this study was to determine the adjustment of the design of the space contained in the interior space in the public space of the Plaza Pragolo Pati MSME Center due to changes in space user activities in the new normal era of the Covid-19 pandemic. The method used in this research is the descriptive qualitative research method. Data was collected through interviews with plaza managers and direct observation of the location of the case study. The problems that occur and the data obtained will then be analyzed. The final result of the analysis can be concluded that in the interior space of Plaza Pragolo there has not been any room design adjustment that meets health protocol standards for changes in activity in the new normal era of the Covid-19 pandemic.Abstrak: Pandemi COVID-19 saat ini memberikan dampak  yang signifikan pada sektor pariwisata dan ekonomi kreatif serta berpengaruh terhadap sektor perindustrian dan perdagangan pada UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah). Dampak pandemi Covid-19 juga berimbas pada Pusat UMKM Plaza Pragolo. Ruang pada Plaza Pragolo belum memiliki respon yang baik terhadap situasi pandemi. Kondisi ruang saat ini belum terorganisir dan belum memenuhi standar. Situasi pandemi saat ini mengakibatkan adanya perubahan aktivitas dan kebiasaan manusia. Berdasarkan observasi lapangan yang dilakukan pada Plaza Pragolo ditemukan  perlunya penyesuaian pada fasilitas ruang, pengaturan sirkulasi dan jarak, serta desain ruang terhadap situasi pandemi pada ruang interiornya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui penyesuaian desain ruang yang terdapat dalam ruang interior pada ruang publik Pusat UMKM Plaza Pragolo Pati dikarenakan adanya perubahan aktivitas pengguna ruang di era new normalpandemi Covid-19. Metode yang digunakan pada penelitian adalah metode penelitian kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dengan pengelola plaza dan observasi langsung ke lokasi studi kasus. Permasalahan yang terjadi dan data yang diperoleh kemudian akan dianalisis. Hasil akhir dari analisis tersebut dapat ditarik kesimpulan bahwa pada ruang interior Plaza Pragolo belum ditemukan penyesuaian desain ruang yang memenuhi standar protokol kesehatan terhadap adanya perubahan aktivitas di era new normal pandemi Covid-19. 
PENERAPAN PENSUASANAAN MODERN NATURAL PADA KREMATORIUM MEMENTO VITAE DI BANDUNG Khania Alikha Sari; Ratri Wulandari
Jurnal PATRA Vol 4 No 1 (2022): Jurnal Patra Mei 2022
Publisher : LPPM Institut Desain dan Bisnis Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35886/patra.v4i1.303

Abstract

Krematorium adalah tempat yang memfasilitasi proses kremasi. Fasilitas kremasi sendiri sangat erat hubungannya dengan fasilitas kematian, contohnya seperti rumah duka sebagai tempat untuk proses persemayaman dan kolumbarium sebagai tempat penyimpanan abu jenazah. Bangunan krematorium, persemayaman, maupun kolumbarium yang terdapat di kota Bandung saat ini memiliki kesan yang suram, angker, gelap, dan semacamnya dikarenakan oleh bangunan yang sudah tua dan perawatan yang kurang. Untuk itu, usaha dalam memberikan perspektif baru pada masyarakat diperlukan pemikiran estetika desain pada bangunan dan tidak hanya mempertimbangkan fungsional dari tempat kremasi. Pada zaman sekarang, masyarakat mulai peka akan pentingnya desain dimana suasana dan kenyaman ruang yang tercipta adalah sebuah daya tarik. Penyesuaian dan perencanaan pada krematorium sangat diperlukan, tidak hanya sebagai fungsi praktis namun juga memiliki nilai fungsi estetis. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dan kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Penerapan pensuasanaan modern natural untuk memberikan kesan natural pada ruangan namun dalam kemasan masa kini yang terlihat modern dan minimalis. Melalui perancangan krematorium dengan suasana modern natural dapat memberikan sebuah pandangan suasana baru untuk krematorium kepada masyarakat umum.
E-kiosk dan Pelatihan Konten Digital Instagram untuk Peningkatan Layanan Kesehatan Klinik Ratri Wulandari; Idhar Resmadi; Djoko Murdowo; Asep Mulyana; Rendy Pandita; Aida Andrianawati; Togar Mulya Radja
Dinamisia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 4 (2022): Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/dinamisia.v6i4.10382

Abstract

Abstract The public health index is part of the Regional Government's plan, also the Sustainable Development Goal number 3. To assist public health improvement, a community service was carried out with partner Citra Sehat Clinic, Sadang Serang, Bandung City. The activity was carried out through preparation, implementation, and evaluation. The preparation stage was conducted through surveys, observations, literature collection, and interviews. The implementation phase consisted of installing furniture and tools, workshops on the use of tools and queuing systems, and optimizing the use of social media. The evaluation stage was in the form of questionnaire feedback to partners. All stages were carried out collaboratively involving interior design, visual communication design, and information technology (IT). The results of the service are in the form of an e-kiosk, examples of social media content, and training. Efforts to improve public health in the digital era must use technology for data storage and public health media literacy. Design and IT collaboration can provide comprehensive solutions to problems in society. The provision of design and IT-based facilities needs to be accompanied by training on their use to be sustainable. Keywords: design, information technology, clinic, public health Abstrak Indeks kesehatan masyarakat merupakan bagian dari RKP Pemerintah Daerah, juga tujuan Sustainable Development Goals nomor 3. Dalam rangka membantu upaya peningkatan kesehatan masyarakat, dilakukan pengabdian masyarakat dengan mitra Klinik Citra Sehat Sadang Serang, Kota Bandung. Pengabdian masyarakat dilakukan melalui tahapan persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Tahap persiapan berupa survey, observasi, pengumpulan literatur, dan wawancara. Tahap pelaksanaan terdiri dari kegiatan pemasangan mebel dan alat, workshop penggunaan alat dan sistem antrian, serta optimasi penggunaan media sosial. Tahap evaluasi berupa kuisioner feedback kepada mitra. Seluruh tahapan dilakukan secara kolaboratif melibatkan ilmu desain interior, desain komunikasi visual, dan teknologi informasi (IT). Hasil pengabdian berupa e-kiosk, contoh konten media sosial, dan pelatihan. Upaya peningkatan kesehatan masyarakat di era digital perlu memanfaatkan teknologi untuk penyimpanan data dan media literasi kesehatan masyarakat. Kerjasama desain dan IT mampu memberikan solusi komprehensif pada permasalahan di masyarakat. Pemberian fasilitas berbasis desain dan IT perlu disertai dengan pelatihan penggunaannya agar dapat berkelanjutan. Kata kunci: desain, teknologi informasi, klinik, kesehatan masyarakat
FASILITAS BREAKOUT AREA SEBAGAI UPAYA TERCIPTANYA SOCIAL SUSTAINABILITY PADA KARYAWAN BANK BUMN Mediva Dyah Fajriani; Ratri Wulandari
Jurnal Dimensi Seni Rupa dan Desain Vol. 19 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (326.486 KB) | DOI: 10.25105/dim.v19i1.12845

Abstract

Social sustainability is now often known as an important strategy in the running of a corporation in developing its human resources, including Bank BUMN. This banking company is currently still facing problems in the form of an overworked culture for its employees which causes stress and decreases work productivity. This study analyzes the needs and activities of Bank BUMN employees to provide work facilities that can be a way out of these problems. The research method used is a mix-method that tends to be descriptive with analysis showing that breakout area facilities can be a step in fulfilling employee job satisfaction and creating social sustainability in the work environment of Bank BUMN.
Co-Authors Addin Trirahmanto Adrin, Athaya Fatharani Agnia Lutfiah Salsabila Alfiansyah, Igit Rizki Almas, Puspa Alifah Andrianawati, Aida Aniq Atiqi R Annisa Aditsania Ardhanu Kusumanto Arnanti Primiana Yuniati Asep Mulyana Aufarin Aubin Aulia Fiya Maulida Bambang Irawanto Bayu Surarso Bin Salim, Mohd Razman Boby Herafandy Suyono Desty Istiqomalia Desty Istiqomalia Djoko Murdowo Eka Sulistiyowati Fajriani, Mediva Dyah Fathma Dzakiyah Annuroni Febrina Amalia Nur Aqmarina Hapsoro, Nur Arief Idhar Resmadi Imas Wihdah Misshuari Irnade Salva Sutyaningsih Istiawan, Deden Juwanda, Farikhin Karkauni, Biki Sabili Khania Alikha Sari Kholifah, Wulan Riska Laksita, One Triska Lisda Fadhilah Mahendra Nur Hadiansyah Manurung, Leony Teresia Marwiyah, Syaibatul Maulida, Aulia Fiya Mediva Dyah Fajriani Muhammad Sulthan Madany Nadila Rindy Antika Putri Nelsa Siti Nurhaliza Novi Listyawati, Ratih Nuring Hayati, Nunung Nurul Adawiyah Pohan, Agus Salim Prabasworo, Bhanu Putu Harry Gunawan Rahmat Lutfi Guefara Randy Pandita Bastari Rendy Pandita Rendy Pandita B Rezky Diningrat Khan Safi Nur Indahsari Sari, Virgania Sesilia Windy Carena Shidqi Alia Taufiq Shinta Nur Arafah Sidik Sihite, Yanti Dameria Siti Saadah Sri Soedewi Sulistijanti, Wellie Sutyaningsih, Irnade Salva Syahida, Arifah Nur Tantri Wilasari Tarita Intan Soraya Titian Sarihati Togar Mulya Radja Vika Haristianti Wibisono Tegar GP Wibowo, Tophan Heri Windyaning Ustyannie Wulan Bhakti Pertiwi Yanfa Alnur Fajri Yudono, Danang Tri Zulfa lailatul Izzah Zulkipli, Muhammad