Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

ANALISIS KEBUTUHAN AIR BENDUNGAN BATU BULAN AKIBAT PENGERUKAN SEDIMENTASI Purwanto, Sugeng; Najimuddin, Didin; Satriawansyah, Tri; Ilfiani, Pratiwi Dian
Jurnal Riset Kajian Teknologi dan Lingkungan Vol. 8 No. 1 (2025): Jurnal Riset Kajian Teknologi dan Lingkungan
Publisher : LPPM Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/jrktl.v8i1.2089

Abstract

Bendungan Batu Bulan, Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, Indonesia dibangun pada alur pertemuan Sungai Lito dan Sungai Sebasang di Desa Maman, Kecamatan Moyo Hulu. Namun, terbatasnya ketersediaan air di musim kemarau dan terjadi luapan di musim hujan merupakan kendala mengebangkan pertanian khususnya di Kecamatan Moyo Hilir. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui volume sedimen, debit aliran, debit minimal, debit maksimal, debit andalan , dan debit rata-rata. Penelitian ini berlokasi di Bendungan Batu Bulan Kecamatan Moyo Hulu Kabupaten Sumbawa pada bulan Juli 2024. Metode pengumpulan data menggunakan data primer dan data sekunder. Hasil analisis peneitian menunjukkan bahwa debit air yang keluar pada Saluran Primer Irigasi Batu Bulan sebelum pengerukan sebesar . Sedangkan debit aliran yang keluar setelah pengerukan sebesar . Hasil perhitungan debit andalan pada bulan januari sebesar . Hasil perhitungan debit rata-rata pada saluran irigasi primer batu bulan sebesar . Hasil perhitungan volume sedimen yang berada di STA 0+000 s/d STA 0+300 adalah sebesar . Hal ini menunjukkan bahwa volume tampungan bisa menambahkan suplay air akibat pengerukan sedimentasi.
ANALISIS KAPASITAS SALURAN IRIGASI BERDASARKAN DEBIT AIR PADA JARINGAN IRIGASI BENDUNGAN BINTANG BANO, KABUPATEN SUMBAWA BARAT Edelweis, Lady Ladauni; Najimuddin, Didin; Satriawansyah, Tri
Jurnal SainTekA Vol. 6 No. 3 (2025): Jurnal SainTekA
Publisher : LPPM Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/sainteka.v6i3.2156

Abstract

Salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) yaitu pembangunan bendungan Bintang Bano di kecamatan Brang Rea Kabupaten Sumbawa Barat NTB yang bertujuan mendukung ketersediaan kebutuhan dan pasokan pangan nasional dengan menargetkan penyediaan pasokan air baku, mengurangi debit banjir dan menghasilkan listrik. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis tingkat debit saluran irigasi dan tingkat kapasitas saluran irigasi Bendungan Bintang Bano Kab. Sumbawa Barat. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan teknik pengumpulan data secara langsung melalui metode float (apung) di saluran Bangkat Monteh, Sepakat dan Tepas. Hasil analisis saluran Bangkat Monteh dengan debit 25,39-27,033 m3/det, laju aliran 4,9-5,2 m/det dan kapasitas saluran 51,6 m3 menunjukkan saluran mampu menahan laju aliran dengan sangat baik tanpa risiko limpasan (overflow), kecepatan aliran masih dalam batas aman untuk material saluran seperti pasangan batu atau beton biasa. Adapun saluran Sepakat dengan debit 40,36-41,44 m3/det, laju aliran 6,7-6,9 m/det dan kapasitas saluran 58,8 m3 menunjukkan saluran masih mampu menampung debit aktual dengan cadangan kapasitas ±29%, namun mulai mendekati batas efisiensi optimal dan kecepatan aliran termasuk tinggi untuk saluran terbuka sehingga memerlukan struktur yang kuat, seperti beton bertulang agar tidak terjadi kerusakan akibat gaya geser tinggi. Sedangkan saluran Tepas dengan debit 9,6-9,9 m3/det, laju aliran 8,4-8,7 m/det dan kapasitas saluran 11,4 m3 menunjukkan saluran beroperasi dengan tingkat pemanfaatan yang sangat tinggi (±87%), sehingga rentan terhadap gangguan, serta saluran memerlukan penguatan material, minimal beton bertulang atau lining tertutup, saluran ini masih mampu menjalankan tugasnya, namun tidak cukup fleksibel jika terjadi lonjakan debit.
EVALUASI KINERJA RUAS JALAN DARI PASAR TRADISIONAL MENJADI PASAR MODERN (STUDI KASUS PASAR SEKETENG STA 0+000 – STA 0+200) Kusuma, Jaya Ade; Najimuddin, Didin; Purnama, Ady; Ilfiani, Pratiwi Dian
Jurnal SainTekA Vol. 6 No. 3 (2025): Jurnal SainTekA
Publisher : LPPM Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/sainteka.v6i3.2163

Abstract

Perubahan fungsi pasar dari tradisional ke modern seringkali berdampak signifikan terhadap kinerja ruas jalan di sekitarnya, terutama dalam hal volume lalu lintas, kapasitas jalan, dan tingkat pelayanan (Level of Service/LOS). Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja ruas jalan di Pasar Seketeng (STA 0+000 – STA 0+200) setelah transformasi pasar tersebut. Metode analisis yang digunakan meliputi pengamatan lapangan untuk menghitung volume lalu lintas, kecepatan kendaraan, dan geometri jalan, serta penerapan Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI) 1997 untuk menilai kinerja jalan berdasarkan rasio volume terhadap kapasitas (V/C) dan LOS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa volume lalu lintas harian rata-rata pada ruas jalan studi adalah 801,7 kendaraan/jam. Jam sibuk tertinggi terjadi pada pukul 16:00–17:00 dengan volume 992,2 kendaraan/jam. Komposisi lalu lintas didominasi oleh sepeda motor (69,48%), diikuti oleh mobil penumpang (26,87%), kendaraan berat (2,76%), dan bus (0,94%). Hasil analisis menunjukkan volume lalu lintas terkonversi sebesar 519,6 smp/jam, kapasitas 2.480,7 smp/jam, derajat kejenuhan (DS) 0,20, dan LOS A (arus bebas). Namun, kecepatan kendaraan rata-rata hanya 8,89 km/jam akibat hambatan samping yang tinggi. Temuan ini menunjukkan bahwa meskipun secara teoritis kapasitas jalan masih longgar, kinerja operasional terganggu oleh aktivitas pasar di sekitar ruas jalan.
Analysis Of Water Loss Due To Seepage In The Irrigation Channel Of Batu Bulan Dam Sumbawa NTB Najimuddin, Didin; Wahyudi, Imam; Soedarsono, Soedarsono
Journal of Social Research Vol. 3 No. 8 (2024): Journal of Social Research
Publisher : International Journal Labs

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55324/josr.v3i8.2218

Abstract

This study aims to analyze water loss due to seepage in the irrigation canal of the Batu Bulan Dam in Sumbawa, NTB. Irrigation systems are vital for agriculture in Indonesia, but water loss from seepage significantly reduces water use efficiency. The Batu Bulan Dam plays a crucial role in supporting agriculture in the region, yet the poor physical condition of the canal, cracks, and high soil permeability cause substantial water seepage. This study uses Geo-Studio Seep/W 2018 software to model and analyze water seepage patterns in the canal. The results reveal that water loss due to seepage is significant, influenced by the canal's physical condition and surrounding soil properties. This loss negatively impacts agricultural productivity and the environment. Plants that do not receive adequate water suffer from drought stress, leading to reduced crop yields and lower product quality. Additionally, a decrease in groundwater levels can disrupt groundwater ecosystems. To improve irrigation efficiency, it is recommended to upgrade the canal to a permanent structure, conduct regular maintenance, and adopt advanced monitoring technologies. Dewatering and proper drainage management are also necessary to lower groundwater levels. Using protective layers and soil stabilization around the canal can reduce permeability. Furthermore, education and training for irrigation workers and farmers are essential for efficient water management. The findings from this study are expected to provide a foundation for developing effective solutions to reduce water loss from seepage, thereby supporting agricultural sustainability in Sumbawa, NTB.