Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

ANALISIS DISTRIBUSI KECEPATAN PADA SALURAN TERBUKA (STUDY KASUS : SUNGAI PELAT, DESA PELAT) Bagus Prismayuda, Oken; Purnama, Ady; Najimuddin, Didin
Jurnal SainTekA Vol. 1 No. 1 (2020): Jurnal SainTekA
Publisher : LPPM Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (759.678 KB) | DOI: 10.58406/sainteka.v1i1.285

Abstract

Sungai pelat yang berada di Desa Pelat mempunyai potensi sumber air yang cukup untuk dimanfaatkan sebagai air baku maupun untuk air irigasi masyarakat setempat. Untuk memaksimalkan potensi tersebut, maka perlu dilakukan studi lapangan terhadap besarnya potensi debit dan distribusi kecepatan sungai pelat agar nantinya bisa dimaksimalkan pemanfaatannya. Penelitian ini merupakan Pengukuran lapangan terhadap kecepatan aliran dengan menggunakan metode Pelampung, dimana metode apung (floating method) dilakukan dengan cara menempatkan benda yang tidak dapat tenggelam di permukaan aliran sungai untuk jarak tertentu dan mencatat waktu yang diperlukan oleh benda apung tersebut bergerak dari satu titik pengamatan ke titik pengamatan lain yang telah ditentukan. Pengukuran dilakukan oleh 3 (tiga) orang yang masing- masing bertugas sebagai pelepas pengapung di titik awal, pengamat di titik akhir lintasan dan pencatat waktu perjalanan alat pengapung dari awal sampai titik akhir. Jarak antara dua titik pengamatan yang ditentukan 10 m. Hasil dari pengukurran lapangan terhadap kecepatan aliran di Sungai Pelat, Kecamatan Unter Iwis, didapat kecepatan rata-rata aliran, V rata-rata = 0,81 m/detik dengan luas penampang rata, A = 0,749 m2. Dari hasil pengukuran terhadap luas penampang sungai dan kecepatan aliran pada sungai, lalu di analisis debit aliran sehingga didapatkan hasil analisis debit aliran, Q = 0,365 m3/detik. Secara umum, analisis distribusi kecepatan hasil pengukuran lapangan mulai dari penampang sungai 1 hingga 3 menunjukkan bahwa trend distribusi kecepatan minimum terjadi didekat dasar dan bertambah besar kearah permukaan aliran. Sedangkan kecepatan aliran pada penampang kedua sisi sungai lebih rendah dibandingkan kecepatan aliran pada penampang tengah sungai. Hal ini dipengaruhi oleh kekasaran di dasar saluran dan permukaan dinding saluran.
PERENCANAAN BOX CULVERT PADA RUAS JALAN LITO-BAGELOKA KABUPATEN SUMBAWA Ariadi, Tulus; Padusung, Padusung; Najimuddin, Didin
Jurnal SainTekA Vol. 1 No. 1 (2020): Jurnal SainTekA
Publisher : LPPM Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (504.656 KB) | DOI: 10.58406/sainteka.v1i1.290

Abstract

Penelitian ini dilakukan di ruas jalan Lito - Bageloka, yang terletak di kecamatan Moyo Hulu. Jalan ini memiliki panjang 4.2 km dengan lebar 6.00 m. Adapun metode yang digunakan pada penelitian ini adalah dengan melakukan survey langsung ke lokasi serta pengumpulan data – data sekunder dari instansi terkait. Adapun data yang di butuhkan dalam perhitungan berupa data curah hujan, data topograpi, serta data lain yang berkaitan dengan perencanaan box culvert. Dari data tersebut kemudian di peroleh nilai hujan Rancangan, debit banjir rancangan, dimensi dan desain. Berdasarkan penelitian perencanaan ini dimulai dari analisa hidrologi, hidraulika serta stabilitas konstruksinya. Berdasarkan perhitungan yang telah dilakukan, bangunan box culvert direncanakan memiliki fisik seperti sebagai berikut tinggi 1.80 m dengan lebar 2.56 m dengan panjang bentang 6.00 m. Konstruksi berupa pasangan batu beton direncanakan periode ulang Q 10 tahun sebesar 200.005 m3/det.
ANALISIS KEKUATAN MATERIAL PRA PEMBAKARAN DAN PASCA PEMBAKARAN MENGGUNAKAN CAMPURAN TANAH DAN SEMEN DENGAN ALAT PEMADATAN Zulfahmi, Zulfahmi; Najimuddin, Didin; Purnama, Ady
Jurnal SainTekA Vol. 1 No. 1 (2020): Jurnal SainTekA
Publisher : LPPM Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (669.303 KB) | DOI: 10.58406/sainteka.v1i1.291

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kekuatan material campuran tanah dan semen saat pra pembakaran serta pasca pembakaran. Pengambilan sampel tanah dilakukan dengan cara pengambilan langsung sampel tanah yang berada di (kebun jambu) Wilayah Desa Poto. Pelaksanaan pengujian dilakukan di Fakultas Teknik Universitas Sumbawa. Adapun pengujian yang dilakukan diantaranya pengujian sifat fisik tanah, uji kadar air, uji berat jenis, uji batas Atterbeng, uji berat volume, dan uji analisa saringan. Selain itu dalam penelitian ini ada dua prosedur yang akan dilakukan. Pertama, dari data hasil pengujian pemadatan tanah pada sampel tanah asli yang berupa grafik hubungan berat volume kering dan kadar air digunakan untuk mendapatkan nilai kadar air kondidi optimum untuk campuran sampel tanah asli dengan semen. Kedua, melakukan pencampuran dan pencetakan. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa kekuatan campuran tanah dan semen pra pembakaran menghasilkan 12,00 Mpa dari rata-rata kuat tekan. Hal ini menunjukan bahwa paving block masuk dalam mutu D yang digunakan untuk taman dan lainnya, serta tidak bisa digunakan untuk jalan, parkiran dan pejalan kaki. Kekuatan campuran tanah dan semen pasca pembakaran menghasilkan 12,44 Mpa dari rata-rata kuat tekan. Hal ini menunjukan bahwa paving block masuk dalam mutu D yang digunakan untuk taman dan lainnya, serta tidak bisa digunakan untuk jalan, parkiran dan pejalan kaki.
ANALISIS BEBAN KENDARAAN TERHADAP KERUSAKAN JALAN LINTAS PLAMPANG-LABANGKA Safitri, Arillah; Najimuddin, Didin; Padusung
Jurnal SainTekA Vol. 2 No. 1 (2021): Jurnal SainTekA
Publisher : LPPM Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (649.064 KB) | DOI: 10.58406/sainteka.v2i1.330

Abstract

Ruas jalan lintas Plampang-Labangka merupakan suatu jalan yang menjadi akses utama penyaluran hasil pertanian berupa jagung, kacang dan sebagainya dari Kecamatan Labangka. Pada ruas jalan kendaraan yang melintas terkadang tidak sesuai dengan beban angkut maksimum yang diizinkan. Hal ini menyebabkan pembebanan yang berlebihan pada perkerasan jalan yang dapat secara langsung mempengaruhi umur rencana suatu ruas jalan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui muatan berlebih (overload). Metode pengukuran dilakukan secara langsung dilapangan terhadap volume lalu lintas dan jenis kerusakan jalan serta analisis data hasil pengukuran lapangan menggunakan metode MKJI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi kepadatan kendaraan yang melintas di ruas jalan Plampang-Labangka mencapai rata-rata 300 kendaraan per jam dengan bobot kendaraan yang berbeda, mulai dari beban ringan sampai beban berlebih (overload). Sedangkankendaraan terpadat terjadi pada hari kamis dengan volume sepeda motor tertinggi sebanyak 353 kendaraan dan bebankendaraan sebesar12,425 ton, volume kendaraan ringan sebanyak 45 dengan beban kendaraan 69300 ton.
EVALUASI PENERAPAN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA RESTORASI ISTANA KESULTANAN SUMBAWA Satriawansyah, Tri; Najimuddin, Didin; Yani, Ahmad
Jurnal SainTekA Vol. 2 No. 2 (2021): Jurnal SainTekA
Publisher : LPPM Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (509.397 KB) | DOI: 10.58406/sainteka.v2i2.414

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui manajemen K3 di proyek Restorasi Istana Kesultanan sumbawa berdasarkan faktor-faktor yang mempengaruhinya. penelitian ini merupakan penelitian evaluasi yang menggunakan tiga tahapan yaitu tahapan masukan, proses, keluaran. Penelitian di proyek Restorasi Istana Kesultanan sumbawa pada bulan April sampai mei 2020. Subjek penelitian ini meliputi Kontraktor, pengawas dan pengguna. Pengumpulan data melalui observasi, angket, wawancara dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan menggunakan teknik analisis data kuantitatif. Hasil dari penelitian menunjukan bahwa: Sistem manajemen K3 di Istana Kesultanan sumbawa adalah : 1. tahapan penetapan kebijakan K3 mendapat kategori sesuai. 2. Tahapan penetapan kebijakan dan perencanaan K3 mendapatkan katagori sesuai menurut SMK3.
PERENCANAAN INSTALASI PENGOLAHAN AIR LIMBAH (IPAL) KOMUNAL DUSUN KALI JAGA DESA NGERU Zulkarnaen; Najimuddin, Didin; Juhdi, Muhammad
Jurnal SainTekA Vol. 2 No. 2 (2021): Jurnal SainTekA
Publisher : LPPM Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (541.658 KB) | DOI: 10.58406/sainteka.v2i2.417

Abstract

Desa Ngeru merupakan salah satu desa di Wilayah Kabupaten Sumbawa terdapat sungai yang alirannya cukup deras. Sungai ini sangat bermanfaat dalam berbagai sector seperti untuk mengairi sawah. Namun sebagian dari masyarkat ada yang membuang limbah rumah tangga ke sungai tanpa dikelola terlebih dahulu. Keberadaan sungai seharusnya dapat dijaga dengan baik. Tetapi dengan membuang limbah ke sungai tanpa dikelola terlebih dahulu dapat menyebabkan terjadinya perncemaran lingkungan. Berdasarkan observasi di Desa Ngeru menunjukan bahwa sebagian rumah penduduk, masih belum memiliki septictank atau pembuangan limbah rumah tangga di alirkan langsung ke sungai. Kondisi tersebut membuat lingkungan permukiman menjadi tidak sehat, kotor dan kumuh serta mudahnya menimbulkan berbagai macam penyakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana perencanaan IPAL Komunal Dusun Kali Jaga dan besarnya anggaran biaya untuk pembangunan IPAL Komunal Dusun Kali Jaga. Berdasarkan hasil penelitian maka Perencanaan Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL) Komunal yaitu pada Dusun Kali Jaga dengan total jumlah rumah yang tidak menggunakan septictank yaitu 121 rumah dengan jumlah total penduduk yaitu 435 orang. Desain/perencanaan konstruk IPAL Dusun Kali Jaga Desa Ngeru yaitu panjang bangunan 8 m, lebar bangunan 4 m, dan tinggi 1,8 m dengan volume tampungan 57,6 m3 ? volume rencana 57,06 m3. maka desain konstruksi IPAL Komunal telah memenuhi syarat. Rencana anggaran biaya pembangunan IPAL Komunal yang terdiri dari Bangunan Manhhol Rumah, Perpipaan, dan Bangunan Induk IPAL Komunal yaitu sebesar Rp. 1.401.879.000 (Satu Miliyar Empat Ratus Satu Juta Delapan Ratus Tujuh Puluh Sembilan Ribu Rupiah).
ANALISIS PENGARUH PUTAR BALIK ARAH (U-TURN) TERHADAP KINERJA ARUS LALU LINTAS RUAS JALAN DIPONEGORO STA 0+600 M KOTA SUMBAWA BESAR Adekantari, Siska; Nuraini, Eni; Najimuddin, Didin; Zulkarnaen
Jurnal SainTekA Vol. 2 No. 3 (2021): Jurnal SainTekA
Publisher : LPPM Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (794.781 KB) | DOI: 10.58406/sainteka.v2i3.680

Abstract

Ruas jalan Diponegoro kota Sumbawa Besar Provinsi Nusa Tenggara Barat merupakan jalan arteri dengan tipe jalan 4 lajur 2 jalur yang dilengkapi satu bukaan median untuk mengakomodir gerakan u – turn. berdasarkan panjang segmen jalan yang diteliti 600 m, gerakan u – turn tidak bisa secara langsung melakukan perputaran dikarenakan kondisi kendaraan tidak memiliki radius perputaran yang cukup dan menyebabkan kendaraan lain terganggu bahkan berhenti baik dari arah yang sama maupun berlawanan. sehingga Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh u-turn terhadap kinerja arus lalu lintas ruas jalan Diponegoro STA 0 + 600 M.Berdasarkan analisis kinerja/karakteristik arus menggunakan metode MKJI 1997, kapasitas maksimum yang dapat ditampung koridor jalan sebesar 6204 smp/jam. jumlah volume berdasarkan jam puncak arus lalu lintas yang bergerak lurus pada 2 jalur rata-rata perhari 2300,93 smp/jam. dan yang melakukan putar balik arah (U Turn) rata-rata perhari 576,19 smp/jam. jika rasio pelayanan bukaan median > 1,0 artinya terjadi antrian dan diperoleh sepanjang ±6m dengan rata-rata rasio DS yang dimiliki 0,00-0,20 sehingga tingkat pelayanan jalannya A dan hambatan sampingnya rendah. kemudian kepadatan rata-rata tertinggi terjadi pada ruas jalan utara menuju selatan sebesar 782,01 smp/jam dan kepadatan rata-rata tertinggi arus putar balik arah (u turn) terjadi pada ruas jalan utara menuju utara sebesar 1075,25 smp/jam. Dengan kecepatan rata-rata tertinggi terjadi pada arah selatan ke utara sebesar 47,65 MC dan 45,32 LV, dan kecepatan rata-rata tertinggi u turn terjadi pada arah selatan ke selatan sebesar 25,69 MC dan 33,95 LV.
EVALUASI SISTEM SALURAN EMBUNG SEJARI II TERHADAP KEBUTUHAN AIR IRIGASI Susanti, Febrima; Najimuddin, Didin; Padusung; Satriawansyah, Tri
Jurnal SainTekA Vol. 2 No. 3 (2021): Jurnal SainTekA
Publisher : LPPM Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (985.774 KB) | DOI: 10.58406/sainteka.v2i3.682

Abstract

Embung sejari II yang berlokasi di kecamatan plampang, yang berjarak 63 km sebelah timur ibu kota kabupaten Sumbawa besar, berfungsi mengairi lahan pertanian, dusun sejari kecamatan plampang, embung sejari II mengairi lahan seluas 250 ha akan tetapi daerah irigasi dusun sejari belum sepenuhnya dimanfaatkan dengan bertambahnya lahan seluas 50 ha, maka penulis mengevaluasi sistem saluran embung sejari II.Perhitungan kebutuhan dan debit pada saluran menggunakan metode rational rumus chezy saluran primer pada embung sejari II dengan penampang trapesium, lebar dasar saluran (b) = 1 meter, tinggi air (h) = 0,63 cm dengan kemiringan dasar saluran H :V (1:1 ) dengan debit aliran adalah 0,616 m3/det. Saluran sekunder dengan penampang persegi, lebar dasar saluran (b) = 1 meter, tinggi air (h) = 0,36 cm dengan debit aliran adalah 0,1917 m3/det. Berdasarkan perhitungan debit aliran pada saluran embung sejari II saat ini masih mampu untuk dapat mencukupi kebutuhan air di daerah irigasi dusun sejari dengan debit saluran yang tersedia sebesar Q 4,611 m3/det, dan kebutuhan air sebesar Q 0,1325. Berdasarkan perhitungan kehilangan air akibat rembesan adalah sebesar 0,018058 m³/m/hari.
PERBANDINGAN METODE BINA MARGA DENGAN METODE NAASRA-87 TERHADAP TEBAL OVERLAY PADA RUAS JALAN SAMOTA KABUPATEN SUMBAWA Suryadi, Padli; Najimuddin, Didin; Padusung, Padusung
Jurnal SainTekA Vol. 3 No. 2 (2022): Jurnal SainTekA
Publisher : LPPM Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/sainteka.v3i2.977

Abstract

Perencanaan lapis tambahan (overlay desigh) merupakan penentuan ketebalan dari lapisan aspal beton atau lapisan butir yang akan melapisi perkerasan jalan yang ada, sebagai usaha dalam mengatasi penurunan kekuatan perkerasan serta melindungi struktur selama periode desain. Perencanaan lapis tambahan aspal beton untuk perkerasan lentur pada ruas jalan Samota didasarkan pada besarnya lendutan yang terjadi. Data lendutan tersebut diperoleh dari pengukuran dengan alat Benkelman Beam pada satu standar pembebanan. Materi yang dievaluasi meliputi karakteristik masing-masing metoda dan hasil luaran terlihat bahwa metode Bina Marga menghasilkan tebal lapis tambahan sebesar 92 mm, sedangkan metode NAASRA sebesar 105 mm. Maka kebutuhan tebal lapis tambahan pada metode NAASRA memberikan nilai lebih besar dari kedua metode yang dibandingkan melalui stadi kasus.
ANALISIS PENGARUH PENGGUNAAN TATA GUNA LAHAN TERHADAP DEBIT AIR DI SUNGAI DESA MOYO KECAMATAN MOYO HILIR Syaputra, Hamdan; Najimuddin, Didin; Nuraini, Eni; Ilfiani, Pratiwi Dian
Jurnal SainTekA Vol. 3 No. 3 (2022): Jurnal SainTekA
Publisher : LPPM Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/sainteka.v3i3.1037

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perubahan penggunaan lahan dan pengaruhnya terhadap debit air di daerah aliran sungai (DAS) Desa Moyo. Metode penelitian yang digunakan adalah metode pengukuran langsung debit air (metode apung), dan analisis data sekunder. Data skunder diperoleh dari Instansi Pemerintah berupa data luas lahan hutan, data luas penggunaan lahan hutan, data curah hujan dalam kurun waktu 5 tahun, data curah hujan dianalisis dengan menggunakan metode aritmatika (aljabar). Hasil penelitian menunjukan, besar debit sungai Desa Moyo, yakni pada bulan Maret besar debit airnya adalah 0.87 m3/dtk dengan luas penampang sungai 2.88 m2 serta kecepatan rata-rata 0.24 m/dtk, dan pada bulan Juni besar debit airnya adalah 0.307 m3/dtk dengan luas penampang sungai 1.905 m2 serta kecepatan rata-rata 0.19 m/dtk. Dari data curah hujan 5 tahunan di stasiun Dinas Perairan Moyo Hilir dan Dinas BP3K Moyo Hilir didapatkan hujan rata-rata dikawasan ini sebesar 624.53 mm, dengan curah hujan paling deras terjadi di tahun 2016 sebesar 160,25 mm. Penggunaan alih fungsi lahan hutan menjadi lahan pertanian di desa Moyo dari luas lahan awal 275 ha menjadi 100 ha mengakibatkan berkurangnya debit air sungai, yakni pada bulan maret debit air sebesar 0,87 m3/dtk, pada bulan juni debit air sebesar 0,307 m3/dtk, terjadi pengurangan sebesar 0,563 m3/dtk. Dan juga menyebabkan sebagian air hujan yang jatuh ke tanah menjadi air permukaan.