Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

EFEKTIVITAS PERATURAN DAERAH KABUPATEN SAMBAS NOMOR 2 TAHUN 2015 TENTANG PENGELOLAAN SAMPAH TERHADAP PENERTIBAN PEMBUANGAN SAMPAH PADA TOKO SEMBAKO (STUDI USAHA TOKO SEMBAKO DI DESA KARTIASA) Wafiq Firdani; Zarul Arifin; Azmi
Cross-border Vol. 8 No. 2 (2025): JULI-DESEMBER
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat Institut Agama Islam Sultan Muhammad Syafiuddin Sambas Kalimantan Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji efektivitas implementasi Peraturan Daerah Kabupaten Sambas Nomor 2 Tahun 2015 tentang Pengelolaan Sampah, khususnya dalam menertibkan pembuangan sampah pada usaha toko sembako di Desa Kartiasa. Permasalahan sampah di wilayah ini semakin kompleks seiring pertumbuhan penduduk dan pola konsumsi yang meningkat. Realitanya, meskipun Perda telah mengatur secara tegas, tingkat kepatuhan pelaku usaha toko sembako masih rendah, yang berdampak pada pencemaran lingkungan. Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis sosiologis dengan metode kualitatif, melibatkan wawancara mendalam dengan Kepala Desa, Petugas Kebersihan, pelaku usaha toko sembako, serta masyarakat, dan didukung oleh observasi serta studi dokumentasi. Hasil penelitian, dianalisis dengan teori efektivitas hukum Soerjono Soekanto, menunjukkan bahwa implementasi Perda ini masih belum efektif. Faktor-faktor penyebabnya meliputi: 1) faktor hukum itu sendiri, di mana sosialisasi isi Perda belum menjangkau seluruh pelaku usaha; 2) faktor penegak hukum, karena penegakan sanksi masih lemah dan belum memberikan efek jera; 3) faktor sarana dan prasarana, karena fasilitas TPS sangat terbatas, tidak layak, dan jadwal pengangkutan tidak konsisten; 4) faktor masyarakat, karena kesadaran dan pemahaman pelaku usaha masih rendah; serta 5) faktor kebudayaan, di mana kebiasaan membuang dan membakar sampah sembarangan masih melekat. Penelitian ini menemukan bahwa faktor penghambat lebih dominan daripada faktor pendukung. Faktor pendukung seperti adanya payung hukum yang jelas dan niat masyarakat untuk hidup bersih belum mampu mengatasi kendala-kendala fundamental.
Efektivitas Pasal 21 Ayat (2) Huruf E Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990 Tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya dalam Perlindungan Penyu: Studi di Pantai Sungai Belacan Desa Sebubus Kecamatan Paloh Putri, Dinda; Hasiah, Hasiah; Azmi
Belalek Vol. 3 No. 1 (2025): BELALEK: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (Journal of Community Services)
Publisher : Institut Agama Islam Sultan Muhammad Syafiuddin Sambas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37567/belalek.v3i1.3651

Abstract

The turtle egg trade threatens the existence and population of turtles themselves. Until now, the trade in turtle eggs is still found in Sebubus Village. Turtle protection has been regulated in Law Number 5 of 1990 concerning Conservation of Biological Natural Resources and Their Ecosystems. There are two focus problems in this research, namely how to implement turtle conservation on the Belacan River Beach; and what is the effectiveness of article 21 paragraph (2) letter e of Law Number 5 of 1990 concerning Conservation of Biological Natural Resources and Ecosystems for the protection of turtles on the Belacan River Beach in Sebubus Village, where to date the theft and trade in turtle eggs is still rampant in Sebubus Village. The type of research is qualitative, namely by collecting data from the field and direct interaction with informants. The approach used is an empirical approach, namely looking at the application of the law based on facts in the field. To obtain research data, researchers used observation and documentation interview techniques. Based on the research results, it was found that the implementation of turtle conservation at Sungai Belacan Beach carried out by the Wahana Bahari Paloh Community Group was very good in reducing the level of turtle egg theft. That the effectiveness of Article 21 Paragraph (2) Letter e of Law Number 5 of 1990 concerning Conservation of Biological Natural Resources and Ecosystems in protecting turtles on Belacan River Beach, Sebubus Village, Paloh District, is still not effective. Research shows that there are still many cases of theft of turtle eggs which cause huge losses to the turtle population. The stolen eggs are then traded illegally. This condition shows that although there are clear regulations prohibiting the collection and trade of turtle eggs, their implementation is less effective in preventing these illegal cases.
Efektivitas Pengelolaan Administrasi Di BMPG (Badan Masyawarah Pengurus Guru) TPQ Kabupaten Karimun Besika Titania Aurora Surbakti; Roli Sambuardi; Azmi
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 2 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i2.4747

Abstract

Pengelolaan administrasi berperan penting dalam mendukung efektivitas organisasi, termasuk organisasi pendidikan keagamaan nonformal seperti Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ). Namun, dalam praktiknya, pengelolaan administrasi pada organisasi keagamaan sering kali masih bersifat sederhana. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pengelolaan administrasi di Badan Musyawarah Pengurus Guru (BMPG) TPQ Kabupaten Karimun. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan administrasi di BMPG TPQ telah berjalan dan mendukung aktivitas organisasi, terutama dalam koordinasi dan pelaksanaan program. Namun, efektivitasnya belum optimal akibat sistem administrasi manual, keterbatasan sarana prasarana, dan kapasitas sumber daya manusia. Temuan ini menunjukkan perlunya penguatan sistem administrasi dan peningkatan kompetensi pengelola.
Analisis Pengaruh Kualitas Pelayanan Kurir Terhadap Kepuasan Pelanggan Pada Jasa Ekspedisi XYZ Azmi; Alif Rachman Huda Nur Ikhsan; Rudi Faisal; Melliana; Novri Jenita Marbun
Jurnal ARTI (Aplikasi Rancangan Teknik Industri) Vol. 21 No. 1 (2026): Jurnal ARTI: Aplikasi Rancangan Teknik Industri
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52072/arti.v21i1.1951

Abstract

Perkembangan industri e-commerce meningkatkan kebutuhan terhadap layanan jasa ekspedisi yang berkualitas, khususnya pada aspek pelayanan kurir sebagai pihak yang berinteraksi langsung dengan pelanggan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kualitas pelayanan kurir terhadap kepuasan pelanggan pada Jasa Ekspedisi XYZ di Kota Dumai dengan menggunakan dimensi SERVQUAL. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Partial Least Square (PLS) dan melibatkan 111 responden yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dimensi assurance, empathy, dan reliability berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan, sedangkan responsiveness berpengaruh positif namun tidak signifikan. Temuan ini menegaskan bahwa pelanggan lebih memprioritaskan aspek kepercayaan, profesionalisme kurir, kepedulian terhadap pelanggan, serta keandalan proses pengiriman dalam membentuk kepuasan pelanggan. Penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi perusahaan ekspedisi dalam merumuskan strategi pengembangan kualitas pelayanan kurir untuk meningkatkan kepuasan serta mempertahankan loyalitas pelanggan.
PERANCANGAN CONVEYOR PENGANGKAT SAMPAH APUNG SUNGAI Azmi; Yusrizal; Melliana; Trisna Mesra; Fitra; Muhammad Arif; Bambang Wahyu Kusuma
JURNAL PERANGKAT LUNAK Vol 5 No 2 (2023): Jurnal Perangkat Lunak
Publisher : Indragiri Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/jupel.v5i2.2532

Abstract

Sampah sudah menjadi masalah klasik dari dulu hingga sekarang yang cenderung semakin parah dari tahun ke tahun. Hal ini sejalan dengan terus bertambahnya jumlah penduduk sehingga berbanding lurus dengan volume sampah yang dihasilkan dari aktivitas manusia. Sampah yang dihasilkan didominasi oleh sampah organik sebanyak 60-70 % dan sisanya sampah non organik 30-40%. Sebagian dari sampah non organik yang dihasilkan dari aktivitas masyarakat banyak dibuang di sembarangan dan terbawa oleh aliran sungai. Hal ini berpotensi menyebabkan terjadinya penyumbatan aliran air, merusak ekosistem air dan berujung terjadinya banjir. Berbagai upaya telah dilakukan untuk menangani permasalahan sampah disepanjang aliran sungai, namun belum maksimal. Salah satu penyebabnya adalah kesulitan mengumpulkan dan mengangkat sampah yang berada ditengah atau dipinggiran sungai. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membuat suatu alat yang dapat membantu dalam upaya membersihkan sampah di aliran sungai. Alat dirancang dengan menggunakan conveyor dengan bantuan motor sebagai penggerak sehingga sampah organik dan sampah non organik yang mengapung di sungai dapat terangkat dengan sendirinya. Alat ini dilengkapi dengan perangkap sampah yang dipasang disepanjang lebar sungai yang berfungsi untuk menahan sampah yang terbawa oleh arus. Sampah yang terkumpul dibawa ke area conveyor lalu ditarik keatas dan sampah akan masuk kedalam tempat pembuangannya. Penentuan dimensi pada perancangan alat ini menggunakan pendekatan antropometri karena pengoperasiaannya masih melibatkan manusia sebagai operatornya. Kata kunci: Antropometri , conveyor, Sampah apung