Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

VALIDITY, RELIABILITY, AND DIAGNOSTIC PERFORMANCE OF GERIATRIC-8 AS A SCREENING TOOL FOR ABNORMAL COMPREHENSIVE GERIATRIC ASSESSMENT Dibyantari, Ridzqie; Sari, Nina Kemala; Wahyudi, Edy Rizal; Muhadi; Rizka, Aulia; Mansjoer, Arif; Sutandyo, Noorwati
Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya Vol. 13 No. 2 (2026): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Univers
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32539/jkk.v13i2.728

Abstract

The Geriatric Patient Plenary Assessment (P3G) is useful in the management of the elderly, but it is time-consuming, so screening instruments such as the Geriatric 8 (G8) have been developed. Initially designed for cancer patients, the G8 has also been shown to be valid in non-cancer elderly patients, but there have been no studies in Indonesia. This cross-sectional study (August 2023–March 2024) at the Geriatrics Clinic of Cipto Mangunkusumo National Hospital involved 80 subjects who underwent P3G and G8. An abnormal P3G was defined as impaired in ≥1 domain (ADL <20, IADL <8, MNA <24, MoCA-INA <26, or GDS >4). The results showed strong reliability (inter-rater kappa 1; intra-rater 0.904; ICC 0.77–1; Cronbach's α 0.697). The G8 had a sensitivity of 70.27% and a specificity of 83.33%, with an AUC of 0.846 (p<0.005). These findings demonstrate good diagnostic performance in identifying elderly individuals requiring a complete P3G. It is concluded that the G8 is valid and reliable as a screening tool for elderly individuals in the general Indonesian population, with good specificity.
Pendampingan Legalitas dan Kepatuhan Hukum Koperasi Merah Putih Dalam Mewujudkan Tata Kelola yang Akuntabel di Desa Sepang Jaya Bandar Lampung Marzuki, Agus; Malagano, Tahura; Muhadi; Herlambang, Dian; Susanti, Ino; Sukardi, Dina; Isabella, Astrid; Hairudin; Dharfhia, Nofhirha
Journal of Community Development Vol. 7 No. 1 (2026): August
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/comdev.v7i1.1908

Abstract

Koperasi sebagai badan usaha berbasis keanggotaan memiliki peran strategis dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa. Namun, banyak koperasi menghadapi kendala legalitas dan kepatuhan hukum yang memperlemah tata kelola organisasi. Artikel ini bertujuan mendeskripsikan pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui pendampingan legalitas dan kepatuhan hukum pada mitra sasaran, yaitu Koperasi Merah Putih di Desa Sepang Jaya, Bandar Lampung, guna mewujudkan tata kelola yang akuntabel dan transparan. Metode pelaksanaan meliputi identifikasi permasalahan, penyuluhan hukum, asistensi penyusunan dokumen, serta monitoring evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan capaian luaran berupa tersusunnya dokumen legal yang komprehensif, meliputi revisi AD/ART yang sesuai dengan regulasi terbaru, pembaruan NIB (Nomor Induk Berusaha), serta standarisasi sistem administrasi internal. Kegiatan ini menghasilkan dampak terukur berupa peningkatan pemahaman pengurus terhadap regulasi sebesar 85% (berdasarkan hasil post-test), tercapainya 100% kelengkapan dokumen legalitas primer, serta tertibnya pelaporan keuangan bulanan yang kini terintegrasi secara administratif. Pendampingan ini terbukti memperkuat kapasitas kelembagaan Koperasi Merah Putih sebagai pilar ekonomi masyarakat desa yang berkelanjutan melalui kepastian hukum dan penguatan prinsip akuntabilitas.