Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

KEANEKARAGAMAN JENIS DAN KERAPATAN MANGROVE SERTA PARAMETER KUALITAS AIR DI DESA REROROJA, KECAMATAN MAGEPANDA, KABUPATEN SIKKA Ignasius Rinto Rengga; Angelinus Vincentius; Maria Imaculata Rume
AQUANIPA - Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan Vol 5 No 4 (2023): AQUANIPA - Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan
Publisher : Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keanekaragaman jenis dan kerapatan mangrove serta parameter kualitas air di Desa Reroroja, Kecamatan Magepanda, Kabupaten Sikka. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode systematic sampling with random start dengan tiga stasiun pengamatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai indeks keanekaragaman setiap stasiun penelitian berkisar antara 0,35-0,37 dimana dari hasil penelitian ini cenderung memiliki nilai keanekaragaman yang rendah, artinya keanekaragaman spesies dalam suatu komunitas kurang, dan kisaran nilai kerapatan jenis mangrove di setiap stasiun mangrove antara 0,33 (ind/m2 ) hingga 0, 5 (ind/m2 ), sementara kerapatan terendah stasiun 3 adalah 0,33 (ind/m2 ), dan kerapatan tertinggi stasiun 1 dan 2 adalah 0,5 (ind/m2 ).Rhizophora sp memiliki nilai dominansi tertinggi yaitu 0,74%. Hal ini disebabkan jenis Rhizophora sp mampu berkompetisi dengan baik untuk memperoleh unsur hara dari jenis mangrove lainnya. Nilai parameter kualitas air yang diukur seperti, suhu di ketiga stasiun menunjukan nilai suhu yang sama sebesar 28 oC. Nilai salinitas pada lokasi penelitian sebesar 27 ‰. Kondisi pH pada perairan ekosistem mangrove di ketiga stasiun pengamatan dengan nilai pH 7 yang menunjukkan kondisi yang baik.
KEANEKARAGAMAN JENIS TERUMBU KARANG (CORAL REEFS) DI ZONA INTI DAN ASPEK SOSIAL DESA KOJA DOI, KECAMATAN ALOK TIMUR , KABUPATEN SIKKA Samsuri Ahmad; Angelinus Vincentius; Erfin
AQUANIPA - Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan Vol 5 No 4 (2023): AQUANIPA - Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan
Publisher : Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keanekaragaman jenis terumbu karang (coral reefs) di Zona Inti dan Aspek Sosial Desa Koja Doi, Kecamatan Alok Timur, Kabupaten Sikka. Penelitian dilaksanakan mulai tanggal 11 Agustus 2023 hingga 11 September 2023 di Zona inti Desa Koja Doi, Kecamatan Alok Timur, Kabupaten Sikka. Pengambilan data di lapangan dilakukan dengan penyelaman menggunakan peralatan selam SCUBA. Pengambilan data dengan Metode Line Transek dan UPT (Underwater Photo Transect) kemudian dianalisis menggunakan CPCe (Kohler dan Gill, 2006 dalam Ratu dkk., 2020). Sedangkan Metode Pengambilan Data Aspek Sosial menggunakan Purposive sampling dengan teknik pengambilan sampel nonrandom sampling. Analisis Indeks keanekaragaman spesies menggunakan indeks ShanonWinner(H’) (Fahrul, 2015) sedangkan analisis data aspek social menggunakan presentase jawaban yang ada diberikan oleh responden menggunakan rumus Sukmadinata (2017). Hasil penelitian menunjukan bahwa keanekaragaman terendah terdapat pada spesies Acropora encrusting sebesar 0.11 artinya nilai indeks keanekaragaman Coral reef di Zona Inti Desa Koja Doi tergolong rendah. Penilaian aspek sosial terdiri dari pengetahuan dasar masyarakat tentang manfaat terumbu karang, aktivitas penangkapan ikan dan dampak kerusakan terumbu karang. Pengetahuan dasar masyarakat tentang manfaat terumbu karang sebesar 73% dengan keterangan baik; pengetahuan masyarakat tentang aktivitas penangkapan ikan menggunakan pestisida, bom, jaring dan pengelolaan terumbu karang sebesar 74% dengan keterangan baik; sedangkan pengetahuan masyarakat tentang dampak kerusakan terumbu karang sebesar 91% dengan keterangan baik
TINGKAT KEPUASAN MASYARAKAT TERHADAP PERIZINAN USAHA PERIKANAN TANGKAP BAGI NELAYAN KABUPATEN SIKKA PADA KANTOR CABANG DINAS KELAUTAN DAN PERIKANAN PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR DI LARANTUKA Apolonarius Moko1; Angelinus Vincentius; Erfin; Yuliana Onang
AQUANIPA - Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan Vol 5 No 4 (2023): AQUANIPA - Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan
Publisher : Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian untuk mengetahui implementasi kebijakan penerbitan SIUP dan SIPI bagi nelayan Kabupaten Sikka, dan tingkat kepuasan masyarakat terhadap pelayanan penerbitan SIUP dan SIPI bagi nelayan Kabupaten Sikka pada Kantor Cabang Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi NTT Wilayah Kerja Kabupaten Lembata, Flores Timur dan Sikka di Larantuka. Penelitian dilaksanakan selama 4 bulan dalam program magang Merdeka Belajar Kampus Merdeka sejak tanggal 7 Agustus 20023 sampai 7 Desember 2023. Metode yang digunakan adalah Praktek Kerja, Observasi, Pencatatan Data, Dokumentasi, Wawancara dan Studi Literatur. Analisis mengenai implementasi kebijakan penerbitan SIUP dan SIPI pada KCD Larantuka dilakukan tabulasi data kemudian analisis deskriptif, sedangkan analisis tingkat kepuasan masyarakat dilakukan dengan perhitungan Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) dimana pengumpulan data dilakukan dengan memberikan kuesioner secara personal, dengan jumlah responden sebanyak 100 (seratus) orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan penerbitan SIUP dan SIPI bagi nelayan Kabupaten Sikka di KCD Larantuka telah diatur dalam KepmenKP no. 58/2020 dan PerGub NTT no. 54/2022, dan sudah tersedia SOP yang jelas, namun masih terasa menyulitkan karena dokumen-dokumen diurus pada tempat yang berbeda, serta masih ada peran calo. KCD Larantuka berupaya mendorong penggunaan barcode di kapal maupun pada SIUP dan SIPI, membuka gerai pelayanan di daerah-daerah, dan sosialisasi intensif. Berdasarkan hasil analisis kesenjangan menunjukkan bahwa prioritas tertinggi untuk dilakukan perbaikan adalah indikator kemudahan prosedur dan indikator kecepatan pelayanan, sedangkan prioritas terendah untuk dilakukan perbaikan adalah indikator kompetensi dan komitmen petugas, dan indikator kedisiplinan pelayanan. Hasil analisis Customer Satisfaction Indeks menunjukkan bahwa tingkat kepuasan masyarakat nelayan terhadap kinerja pelayanan perizinan pada KCD Larantuka berada pada range 66% - 80,99% dengan kriteria Puas.
PENILAIAN KINERJA SYAHBANDAR DAN STRATEGI ORGANISASI DALAM PENERBITAN SURAT PERSETUJUAN BERLAYAR BAGI KAPAL PERIKANAN PADA KESYAHBANDARAN PERIKANAN DI PANGKALAN PENDARATAN IKAN AMAGARAPATI KABUPATEN FLORES TIMUR Melmin1; Yohanes Don Bosco R. Minggo; Angelinus Vincentius
AQUANIPA - Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan Vol 5 No 4 (2023): AQUANIPA - Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan
Publisher : Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui tentang pengawasan kelaikan kapal perikanan dengan melihat aspek kelengkapan dokumen dalam penerbitan SPB di PPI Amagarapati; kinerja petugas/syahbandar dalam penerbitan Surat Persetujuan Berlayar bagi kapal perikanan di PPI Amagarapati, dan strategi optimasi dalam pengembangan organisasi Kesyahbandaran Perikanan di PPI Amagarapati. Penelitian telah dilakukan selama 4 bulan dalam program MBKM, sejak 7 Agustus 2023 sampai 7 Desember 2023. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Analisis dengan menggunakan analisis Srengths, Weakness, Opportunities, dan Threats (SWOT) kemudian analisis Skor Faktor Internal (IFAS) dan Faktor Eksternal (EFAS) dan Penentuan Nilai Koordinat atau Kuadran SWOT. Hasil penelitian menunjukan bahwa penilaian kelaiklautan kapal perikanan dalam rangka penerbitan SPB di PPI Amagarapati dilakukan secara manual dan online menggunakan aplikasi Teman SPB. Kelemahan teknis yang ditemukan yaitu tidak dilakukannya pengecekan fisik kapal perikanan, dengan solusi memaksimalkan ketelitian dalam pemeriksaan dokumen. Kinerja operasional Kesyahbandaran di PPI Amagarapati berdasarkan Permen-KP nomor 3/2013, dari 18 tugas dan wewenang syahbandar terdapat 13 tugas dan wewenang yang sudah berjalan dan 5 yang belum berjalan, dengan nilai 72% yang berada dalam selang antara cukup baik dan baik. Kesyahbandaran PPI Amagarapati saat ini berada pada kuadran I, dengan strategi yang harus diterapkan dalam kondisi ini adalah pertumbuhan yang agresif (growth oriented strategy).
HUBUNGAN EKOWISATA TERHADAP KONSERVASI MANGROVE (KAJIAN KERAPATAN JENIS MANGROVE DENGAN JUMLAH KUNJUNGAN DI DAERAH PARIWISATA HUTAN MANGROVE WATUBAING) Petrus Da Cunha; Angelinus Vincentius; Guido Roberto Jerun Parera
AQUANIPA - Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan Vol 6 No 1 (2024): AQUANIPA - Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan
Publisher : Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis mangrove yang ada di hutan mangrove Watubaing, untuk mengetahui jenis nilai kerapatan jenis mangrove di hutan mangrove Watubaing, dan untuk mengetahui jenis hubungan antara kerapatan jenis mangrove dengan jumlah pengunjung di hutan mangrove Watubaing. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Watubaing, Kecamatan Talibura, Kabupaten Sikka, Provinsi Nusa Tenggara Timur, Indonesia mulai tanggal 01 Desember 2023 sampai 30 Desember 2023. Variabel yang diamati dalam penelitian ini adalah jenis mangrove, kerapatan jenis dan jumlah pengunjung setiap jenis mangrove serta hubungan antara kerapatan jenis dengan jumlag pengunjung stiap jenis mangrove. Analisis data yang digunakan adalah kerapatan jenis (Di) menggunakan rumus Bengen (2000) serta Analisis korelasi dan Kriteria hubungan koefisien korelasi menggunakan rumus Misbahuddin dan Hasan (2013). Hasil penelitian menunjukan bahwa jenis mangrove yang terdapat di Daerah Ekowisata Hutang Mangrove Watubaing sebanyak 4 yaitu Ceriops tagal, Rhizophora, Avicennia marina dan Sonneratia alba, dengan nilai kerapatan jenis (Di) yang diperoleh adalah Ceriops tagal sebesar 128 individu/ha; Rhizophora sebesar 24 individu/ha, Sonneratia alba sebesar 16 individu/ha dan Avicennia marina sebesar 10 individu/ha. Jumlah pengunjung setiap jenis mangrove adalah Ceriops tagal sebanyak 162 orang, Rhizophora sebanyak 80 orang, Sonneratia alba sebanyak 65 orang dan Avicennia marina sebanyak 32 orang. Analisis regresi menunjukan bahwa nilai korelasi antara kerapatan jenis dan jumlah pengunjung setiap jenis bernilai positif dengan kategori Sangat Kuat dengan Nilai Koefisien Determinasi sebesar 0,963 yang berarti bahwa keberadaan kerapatan jenis mangrove sangat berpengaruh terhadap jumlah pengunjung setiap jenis di Hutan Mangrove Watubaing, dimana hasil analisis ANOVA menunjukan bahwa Nilai F tabel > (lebih besar) F hitung artinya ada pengaruh antara variabel kerapatan jenis mangrove dengan variabel jumlah pengunjung setiap jenis.