Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

EFEKTIVITAS ALAT PEMANGGIL IKAN BERBASIS GELOMBANG BUNYI PADA JARING INSANG PERMUKAAN YANG DIOPERASIKAN PADA WAKTU BERBEDA DI PERAIRAN KENJERAN SURABAYA Prihangga, Dyka; Subagio, Hari; Rosana, Nurul; Arief Sofijanto, Mochamad
FISHERIES Jurnal Perikanan dan Ilmu Kelautan Vol 5 No 1 (2023): April
Publisher : Universitas Hang Tuah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30649/fisheries.v5i1.72

Abstract

Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar di dunia dengan luas wilayah laut yang dapat dikelola sebesar 5,8 juta km2 yang memiliki keanekaragaman sumberdaya kelautan dan perikanan yang sangat besar. Di kota Surabaya, jumlah nelayan yang mewakili perikanan tangkap memiliki jumlah jauh diatas angka 2000. Hal tersebut menunjukkan bahwa perikanan tangkap memiliki potensi yang besar sebagai sumber mata pencaharian penduduk Kota Surabaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas alat pemanggil ikan berbasis gelombang bunyi pada jaring insang permukaan yang dioperasikan pada waktu berbeda. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kunatitatif dengan menggunakan metode eksperimen yang terdiri dari 2 perlakuan dan 16 ulangan. Analisa data dilakukan dengan uji normalitas dan uji homogenitas kemudian dilanjut uji T. Hasil penelitian ini didapatkan bahwa efektivitas alat pemanggil ikan berbasis gelombang bunyi pada jaring insang permukaan yang dioperasikan pada waktu berbeda terbaik didapat pada pagi hari dengan nilai sebesar 1,099 gram. Sehingga hasil tangkapan terbaik didapat pada pagi hari, yakni sebesar 1,099 gram. Dari hasil penelitian tersebut disarankan agar pengoperasian jaring insang yang dilengkapi dengan alat pemanggil ikan berbasis gelombang bunyi, dilaksanakan pada pagi hari saat suhu air masih rendah.
Pengaruh Penambahan Vitamin C dan Pakan Kuning Telur Puyuh Terhadap Performa Larva Ikan Nila Salin (Oreochromis niloticus) Syah, Mohamad Ardiyan; Triyasni, Ninis; Subagio, Hari; Nuhman, Nuhman
Pena Akuatika : Jurnal Ilmiah Perikanan dan Kelautan Vol. 23 No. 1 (2024): PENA AKUATIKA JURNAL ILMIAH PERIKANAN DAN KELAUTAN
Publisher : Fakultas Perikanan Universitas Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31941/penaakuatika.v23i1.3366

Abstract

Ikan nila salin (Oreochromis niloticus) merupakan ikan nila yang dibudidayakan pada perairan payau dengan memanfaatkan sifat euryhaline atau dapat mentoleransi perubahan salinitas dengan rentang yang lebar. Fase larva merupakan fase yang sangat kritis dan sangat sensitif terhadap ketersediaan makan dan faktor lingkungan. Terdapat efek dari pemberian pakan yang mengandung vitamin C dalam bentuk ascorbic acid terhadap pertumbuhan dan respon imun dalam arti daya tahan terhadap stres pada ikan nila. Pada penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan vitamin C dengan dosis yang berbeda pada pakan kuning telur puyuh terhadap sintasan dan pertumbuhan larva ikan nila salin (Oreochromis niloticus). Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) terdiri dari 4 perlakuan, pakan kuning telur puyuh (kontrol), pakan kuning telur puyuh ditambah vitamin C 50 mg/L, pakan kuning telur puyuh ditambah vitamin C 100 mg/L, dan pakan kuning telur puyuh ditambah vitamin C  150 mg/L dengan 5 ulangan yang diberikan pada larva ikan nila salin. Analisa data dengan menggunakan uji Analysis of Varians dan uji Beda Nyata Terkecil. Hasil penelitian ini didapatkan bahwa penambahan vitamin C dengan dosis 100 mg/L menjadi perlakuan terbaik dengan hasil sintasan (74 ± 8,22%), pertumbuhan berat mutlak (0,07 ± 0,01 gram), laju pertumbuhan berat harian (4,0 ± 0,85%), dan pertumbuhan panjang mutlak (0,78 ± 0,08 cm).
PERFORMA PERTUMBUHAN DAN KELANGSUNGAN HIDUP POST LARVA UDANG VANAME (Litopenaeus vannamei) STADIA PL 4-10 DENGAN PEMEBERIAN Artemia sp. DAN PAKAN BUATAN Ginanjar; Nuhman; Subagio, Hari; Trisyani, Ninis
FISHERIES Jurnal Perikanan dan Ilmu Kelautan Vol 7 No 1 (2025): April
Publisher : Universitas Hang Tuah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30649/fisheries.v7i1.107

Abstract

Salah satu tantangan utama dalam produksi larva udang vaname adalah rendahnya kualitas post larva yang dihasilkan. Hal ini umumnya disebabkan oleh mutu dan kandungan nutrisi pakan yang belum dapat memenuhi kebutuhan optimal post larva. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui performa pertumbuhan dan kelangsungan hidup post larva udang vaname stadia PL 4-10 dengan pemberian pakan Artemia sp. dan pakan buatan powder, serta menentukan jenis pakan terbaik. Penelitian dilaksanakan pada bulan Mei di CV. Sumber Hatchery Bangka menggunakan metode eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) tiga perlakuan dan lima ulangan, yaitu perlakuan A (pakan alami naupli Artemia sp. 100%), perlakuan B (pakan buatan powder 100%), dan perlakuan C (kombinasi pakan alami naupli Artemia sp. 50% dan pakan buatan powder 50%). Post larva ditebar dengan padat tebar 20 ekor/liter, total 10.000 ekor/bak. Parameter yang diamati meliputi pertumbuhan berat mutlak, pertambahan panjang mutlak, kelangsungan hidup, dan kualitas air. Data dianalisis menggunakan ANOVA dengan tingkat kepercayaan 95% dan uji lanjut Beda Nyata Terkecil (BNT). Hasil menunjukkan perlakuan C memberikan pertumbuhan berat mutlak tertinggi (0,009±0,001 g), berbeda nyata (p<0,05) dengan perlakuan A (0,008±0,001 g) dan B (0,007±0,001 g). Perlakuan C juga menghasilkan pertambahan panjang mutlak tertinggi (0,456±0,044 cm), berbeda nyata dengan perlakuan A (0,394±0,032 cm) dan B (0,386±0,047 cm). Kelangsungan hidup tertinggi diperoleh pada perlakuan A (96±0,038%), diikuti perlakuan B (95±0,025%) dan C (91±0,037%). Kualitas air selama penelitian dalam kisaran optimal sesuai SNI 8678-4:2021 untuk pemeliharaan post larva udang vaname. Kesimpulannya, pakan kombinasi memberikan hasil pertumbuhan terbaik, sedangkan pemberian pakan alami 100% menghasilkan kelangsungan hidup tertinggi.
PENGARUH LAMA THAWING YANG BERBEDA TERHADAP KUALITAS FILLET IKAN KAKAP MERAH (lutjanus sp) Komala, Ulfa Intan; Subagio, Hari; Agustin, Titiek Indhira
FISHERIES Jurnal Perikanan dan Ilmu Kelautan Vol 7 No 1 (2025): April
Publisher : Universitas Hang Tuah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30649/fisheries.v7i1.108

Abstract

Ikan kakap merah (Lutjanus sp.) merupakan komoditas perikanan bernilai ekonomis tinggi yang umumnya dipasarkan dalam bentuk beku untuk memperpanjang umur simpan. Meskipun efektif mempertahankan kesegaran, proses pembekuan dan thawing (pencairan) berpotensi menurunkan kualitas fisik dan biologis fillet, seperti perubahan tekstur, warna, kadar air, serta peningkatan cemaran mikroba. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh lama waktu thawing terhadap mutu fillet ikan kakap merah pada suhu kurang dari 5°C. Penelitian menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan tiga perlakuan waktu thawing, yaitu 2 jam, 4 jam, dan 6 jam, masing-masing dengan lima kali ulangan. Parameter yang diamati meliputi kualitas sensori (warna, tekstur, dan aroma), nilai drip loss (persentase susut bobot), serta analisis lanjutan kadar air dan protein pada perlakuan terbaik. Uji kualitas biologis dilakukan menggunakan rapid test kit untuk mendeteksi Angka Lempeng Total (ALT), Salmonella, Escherichia coli, dan Coliform. Data sensori dianalisis menggunakan uji nonparametrik Kruskal–Wallis, dilanjutkan uji Mann–Whitney jika terdapat perbedaan nyata, sedangkan data mikrobiologi dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lama thawing berpengaruh nyata terhadap kualitas fisik dan mikrobiologis fillet. Thawing selama 2 jam pada suhu <5°C menghasilkan mutu terbaik secara sensori, dengan warna lebih cerah, tekstur lebih kompak, aroma segar, serta nilai drip loss lebih rendah dibandingkan perlakuan lainnya. Selain itu, perlakuan ini menunjukkan jumlah mikroba lebih rendah sehingga lebih aman dikonsumsi. Dengan demikian, waktu thawing 2 jam direkomendasikan sebagai perlakuan optimal untuk mempertahankan kualitas fillet ikan kakap merah beku
PENGARUH KUALITAS PRODUK DAN HARGA TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN KERIPIK KULIT PATIN (Studi Kasus pada konsumen UMKM D,umai Food Kota Dumai Provinsi Riau) Pratiwi, Indah Sari; Sulestiani, Aniek; Subagio, Hari
FISHERIES Jurnal Perikanan dan Ilmu Kelautan Vol 7 No 1 (2025): April
Publisher : Universitas Hang Tuah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30649/fisheries.v7i1.110

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kualitas produk dan harga terhadap keputusan pembelian keripik kulit patin di UMKM D’umai Food. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kuantitatif. Populasi yang digunakan adalah pelanggan yang membeli produk keripik kulit patin dengan jumlah sampel sebanyak 60 responden dengan teknik pengambilan sampel adalah teknik Probability Sampling. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji kualitas data, analisis regresi ordinal, analisis rank spearman dan koefisien konkordansi kendall W. Pengujian dilakukan menggunakan aplikasi SPPS 30. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kualitas produk berpengaruh terhadap keputusan pembelian dengan nilai sig. pada uji regresi ordinal sebesar 0,006 < ∝ (0,05) dan pada uji rank spearman nilai sig. (2-tailed) 0,001 < 0,05 dan nilai korelasi sebesar 0,589. Harga juga berpengaruh terhadap keputusan pembelian dengan nilai sig pada uji regresi ordinal sebesar 0,020 < ∝ (0,05) dan pada analisis rank spearman nilai sig. (2-tailed) 0,001< 0,05 dengan nilai koefisien korelasi 0,456. Kualitas produk dan harga juga berpengaruh terhadap keputusan pembelian dengan nilai Sig pada 0,001 < 0,05 dan nilai koefisien konkordansi kendall W sebesar 0,949.
PERFORMA PERTUMBUHAN DAN KELANGSUNGAN HIDUP POST LARVA UDANG VANAME (Litopenaeus vannamei) STADIA PL 4-10 DENGAN PEMEBERIAN Artemia sp. DAN PAKAN BUATAN ginanjar, Ginanjar; Nuhman; Subagio, Hari; Trisyani, Ninis
FISHERIES Jurnal Perikanan dan Ilmu Kelautan Vol 7 No 1 (2025): April
Publisher : Universitas Hang Tuah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30649/fisheries.v7i1.112

Abstract

Salah satu tantangan utama dalam produksi larva udang vaname adalah rendahnya kualitas post larva yang dihasilkan. Hal ini umumnya disebabkan oleh mutu dan kandungan nutrisi pakan yang belum dapat memenuhi kebutuhan optimal post larva. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui performa pertumbuhan dan kelangsungan hidup post larva udang vaname stadia PL 4-10 dengan pemberian pakan Artemia sp. dan pakan buatan powder, serta menentukan jenis pakan terbaik. Penelitian dilaksanakan pada bulan Mei di CV. Sumber Hatchery Bangka menggunakan metode eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) tiga perlakuan dan lima ulangan, yaitu perlakuan A (pakan alami naupli Artemia sp. 100%), perlakuan B (pakan buatan powder 100%), dan perlakuan C (kombinasi pakan alami naupli Artemia sp. 50% dan pakan buatan powder 50%). Post larva ditebar dengan padat tebar 20 ekor/liter, total 10.000 ekor/bak. Parameter yang diamati meliputi pertumbuhan berat mutlak, pertambahan panjang mutlak, kelangsungan hidup, dan kualitas air. Data dianalisis menggunakan ANOVA dengan tingkat kepercayaan 95% dan uji lanjut Beda Nyata Terkecil (BNT). Hasil menunjukkan perlakuan C memberikan pertumbuhan berat mutlak tertinggi (0,009±0,001 g), berbeda nyata (p<0,05) dengan perlakuan A (0,008±0,001 g) dan B (0,007±0,001 g). Perlakuan C juga menghasilkan pertambahan panjang mutlak tertinggi (0,456±0,044 cm), berbeda nyata dengan perlakuan A (0,394±0,032 cm) dan B (0,386±0,047 cm). Kelangsungan hidup tertinggi diperoleh pada perlakuan A (96±0,038%), diikuti perlakuan B (95±0,025%) dan C (91±0,037%). Kualitas air selama penelitian dalam kisaran optimal sesuai SNI 8678-4:2021 untuk pemeliharaan post larva udang vaname. Kesimpulannya, pakan kombinasi memberikan hasil pertumbuhan terbaik, sedangkan pemberian pakan alami 100% menghasilkan kelangsungan hidup tertinggi.
PENGARUH JENIS MEREK DAGANG ARTEMIA YANG BERBEDA TERHADAP HATCHING RATE DALAM PROSES DEKAPSULASI PADA SALINITAS 30 PPT Fajar Ramadhan, Rinto; Subagio, Hari; Rosana, Nurul; Trisyani, Ninis
FISHERIES Jurnal Perikanan dan Ilmu Kelautan Vol 7 No 2 (2025): Oktober
Publisher : Universitas Hang Tuah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30649/fisheries.v7i2.113

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh jenis merek dagang artemia terhadap daya tetas (hatchingrate) setelah proses dekapsulasi pada salinitas 30 ppt. Artemia merupakan pakan alami penting dalam tahap larvabudidaya ikan dan udang karena nilai nutrisinya yang tinggi (Istiqomah et al., 2024). Metode eksperimen yangdigunakan melibatkan empat jenis merek dagang artemia (A, B, C, dan D) dengan lima ulangan dalam RancanganAcak Lengkap. Hasil menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan antar perlakuan (p < 0,05). Merek Amenunjukkan daya tetas tertinggi (72,1%), sementara C terendah (57,2%). Faktor-faktor yang berperan termasukspesies artemia, kualitas kista, efektivitas dekapsulasi, serta stabilitas kualitas media seperti suhu, salinitas,oksigen terlarut, dan pH. Temuan ini dapat menjadi acuan pemilihan artemia untuk hatchery guna meningkatkanefisiensi produksi larva.