Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Analisis kebutuhan bandwidth di SMK LKIA Pontianak Isnania Lestari; Ryan Permana
Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol. 12 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/saintek.v12i1.4789

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan bandwidth jaringan internet yang ada di SMK LKIA Pontianak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Teknik dan alat pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan wawancara. Pengumpulan dan penyususnan data dilakukan dengan menggunakan teknik triangulasi data. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif. Jariangan internet yang ada di SMK LKIA saat ini belum dapat di gunakan secara maksimal. Akses internet yang diterima oleh pengguna di sekolah tersebut belum stabil. Hal ini dikarenakan belum adanya pembagian bandwidth yang sesuai kepada pengguna. Setelah dilakukan tes kecepatan tanpa limit, didapati bahwa penggunaan bandwidth unduh 7.00 Mbps, sedangkan unggah 0.41 Mbps. Hal ini menyebabkan terjadinya bandwidth overload. Maka dari itu dibutuhkan managemen bandwidth untuk menstabilkan koneksi yang ada. maka dibuatlah 2 kelas pengguna, yakni guru dan siswa. setiap kelas diberikan kapasitas bandwidth yang berbeda. setelah dilakukan tes kecepatan dengan limit, didapati bahwa penggunaan bandwidth mencapai 2.43 mbps untuk unduh dan 0.39 mbps untuk unggah pada setiap penggunayang login pada jaringan internet di SMK LKIA Pontianak, dan dengan demikian tidak menyebabkan pemakaian bandwidth yang berlebihan atau bandwidth overload.
Pengembangan Sistem Informasi Perpustakaan Berbasis Website Pada SMK Negeri 4 Pontianak Dellaviani Oktavianti; Erni Fatmawati; Ryan Permana
Jurnal Penelitian Teknologi Informasi dan Sains Vol. 1 No. 4 (2023): DESEMBER : JURNAL PENELITIAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN SAINS
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54066/jptis.v1i4.1164

Abstract

This research aims to determine the development, feasibility, and how users respond after implementing a website-based library information system at SMK Negeri 4 Pontianak. This research uses research and development methods or in English Research and Development (R&D) with the Richey and Klein model. The subjects in this research are: development consisting of 2 system experts, namely 1 lecturer and 1 IT staff at SMK Negeri 4 Pontianak to measure the feasibility of the program in terms of appearance, design and function of the program while the product trial subjects in this research were 2 students from each department at SMK Negeri 4 Pontianak and 2 librarians with a total of 30 test subjects. The procedures in this research are planning, production, evaluation. The tools used to collect data in this research are interviews, documentation and questionnaires. To analyze the data, researchers applied quality analysis regarding aspects of ease of use and navigation, aesthetics or beauty and technical quality. Based on the results of the analysis, researchers found that the library application developed using the Richkey and Klein model had been created optimally by prioritizing functions and information to help users use the application, and also provided an attractive appearance so that users could easily use the application. In the development used by the Richkey model, Klein has 3 stages used, namely Planning, in this stage the researcher determines the product to be developed along with searching for information related to the product that will be made. After that, the second stage is production, namely the manufacturing design that will be used to create the application and that third is evaluation, namely assessing the applications that have been created and correcting deficiencies in the assessment of the applications created. The library application developed is very suitable for use based on data that has been obtained through system expert validation with an average score of 3.78 in the "very high/very feasible" category and users with an overall average score of 3.48 with category “very high/very feasible” for use.
Kemasan dan Pemasaran Produk Serba Nanas pada UMKM Alam Sari Kabupaten Subang Jawa Barat Hari Muharam; Yohanes Indroyono; Reni Sulistiyowati; Heni D Wahyuni; Anik Ariyanti; Ryan Permana; Agus Riyanto
Journal of Social Service and Empowerment Vol. 2 No. 1 (2025): Journal of Social Service and Empowerment (JOSSE)
Publisher : Politeknik Sahid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56743/josse.v2i1.437

Abstract

Salah satu tantangan pada pelaku UMKM adalah bagaimana memproduksi produk, mendapatkan keunikan, mengemas dalam kemasan dan memasarkan produk yang dihasilkan. Setiap UMKM merupakan fondasi perekonomian Indonesia karena mampu menggerakkan sektor ekonomi. UMKM berperan signifikan dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional, menciptakan lapangan kerja, dan memperbanyak jumlah usaha. Serba Nanas Alam Sari merupakan salah satu UMKM di Subang dan mempunyai produk berbahan dasar nanas. Meskipun UMKM ini telah mampu bertahan sejak tahun 1997 hingga sekarang namun perlu peningkatan pengetahuan tentang pengenalkan produk yang dihasilkan untuk memperluas pasar. Kegiatan pengabdian dilaksanakan dalam bentuk FGD. Diskusi dilakukan dengan para pelaku UMKM yaitu dengan pendiri Serba Nanas Alam Sari dan semua pelaku yang terlibat dalam UMKM tersebut Diskusi yang dilakukan merupakan sharing informasi terkait pengetahuan akademis dan keadaan di lapangan yang memberi masukan-masukan yang bermanfaat bagi kedua belah pihak, tentang produk dan lingkup pemasaran, terkhusus para pelaku UMKM.
Analisis kebutuhan bandwidth di SMK LKIA Pontianak Isnania Lestari; Ryan Permana
Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol. 12 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains
Publisher : Universitas PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/saintek.v12i1.4789

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan bandwidth jaringan internet yang ada di SMK LKIA Pontianak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Teknik dan alat pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan wawancara. Pengumpulan dan penyususnan data dilakukan dengan menggunakan teknik triangulasi data. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif. Jariangan internet yang ada di SMK LKIA saat ini belum dapat di gunakan secara maksimal. Akses internet yang diterima oleh pengguna di sekolah tersebut belum stabil. Hal ini dikarenakan belum adanya pembagian bandwidth yang sesuai kepada pengguna. Setelah dilakukan tes kecepatan tanpa limit, didapati bahwa penggunaan bandwidth unduh 7.00 Mbps, sedangkan unggah 0.41 Mbps. Hal ini menyebabkan terjadinya bandwidth overload. Maka dari itu dibutuhkan managemen bandwidth untuk menstabilkan koneksi yang ada. maka dibuatlah 2 kelas pengguna, yakni guru dan siswa. setiap kelas diberikan kapasitas bandwidth yang berbeda. setelah dilakukan tes kecepatan dengan limit, didapati bahwa penggunaan bandwidth mencapai 2.43 mbps untuk unduh dan 0.39 mbps untuk unggah pada setiap penggunayang login pada jaringan internet di SMK LKIA Pontianak, dan dengan demikian tidak menyebabkan pemakaian bandwidth yang berlebihan atau bandwidth overload.
Upaya Meningkatkan Kreativitas Siswa Melalui Proyek Media Berbasis Canva Pada Mata Pelajaran Informatika SMP Negeri 7 Kota Pontianak Nurlita Sarinda Sarinda; Ryan Permana; Febrianto Sabirin
Jurnal Inovasi Pendidikan dan Pengajaran (JIPP) Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Inovasi Pendidikan dan Pembelajaran (JIPP) Juli 2026
Publisher : LPD Universitas PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This classroom action research (CAR) aimed to improve the creativity of eighth-grade students (Class VIII A) at SMP Negeri 7 Kota Pontianak in the Informatics subject through a Canva-based media project using the Project Based Learning (PjBL) model, with the Define, Design, Develop, and Disseminate (4D) framework embedded in the acting phase. This collaborative CAR followed the Kemmis and McTaggart spiral model across two cycles, each consisting of planning, acting, observing, and reflecting stages. The subjects were 38 students, and data were collected through observation sheets and portfolio assessment rubrics covering five creativity indicators: fluency, flexibility, originality, elaboration, and independence, which were analyzed descriptively using mean scores and percentage distributions. The results showed a consistent improvement in students' creativity: the mean score increased from 58.09 in the pre-cycle to 74.41 in Cycle I, with 52.63% of students reaching the "good" or "very good" category, and further increased to 94.11 in Cycle II, with 100% of students reaching the "very good" category, exceeding the 75% success threshold. This improvement occurred progressively across the four PjBL stages, supported by structured idea forms, silent brainstorming, round robin, peer assessment, and role interdependence techniques introduced in Cycle II. These findings indicate that a Canva-based media project within a PjBL framework effectively enhances students' creativity in Informatics learning, particularly in generating original ideas, developing flexible designs, and presenting projects confidently and independently.
Pengembangan Native Android Pada Materi Dampak Sosial Informatika di SMPN 2 Pontianak Ryan Permana; Isnania Lestari
Jurnal Tekno Insentif Vol 20 No 1 (2026): Jurnal Tekno Insentif
Publisher : Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah IV

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36787/jti.v20i1.2271

Abstract

Native adalah teknologi pada ponsel yang dibangun dengan SDK. Media pembelajaran tersebut dirancang khusus untuk SMP Negeri 2 Pontianak sebagai alternatif yang ditampilkan dalam bentuk smartphone Android lengkap dengan video simulasi. Studi ini menerapkan metode Penelitian dan Pengembangan dengan menggunakan struktur ADDIE, yang mencakup langkah-langkah Analisis, Desain, Pengembangan, Implementasi, dan Evaluasi. Jumlah siswa dan responden dalam pengembangan penelitian ini berjumlah 30 siswa pada kelas VIII. Validator media dalam penelitian ini berjumlah 2 orang (Expert Judgment). Kelayakan hasil penelitian diuji melalui Expert Judgement sesuai standar ISO 21001, mengacu pada indikator: 1) Usability, 2) Functionality, dan 3) Komunikasi Visual. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kuantitatif, dengan jumlah item sebanyak 21 pernyataan. Validitas instrumen pada penelitian ini menggunakan validitas isi melalui penilaian dua orang ahli (expert judgment) yang memiliki kompetensi di bidang teknologi pendidikan dan media pembelajaran. Dua validator terlibat dalam Expert Judgement, dengan nilai masing‑masing 4,20 untuk Expert Judgement 1 dan 4,65 untuk Expert Judgement 2.
PELATIHAN PEMROGRAMAN BLOK MELALUI ADAPTIVE MOOC UNTUK MENINGKATKAN KOMPETENSI COMPUTATIONAL THINKING GURU DI KALBAR Febrianto Sabirin; Umi Liwayanti Liwayanti; Ryan Permana; Ferry Marlianto; Dewi Sulistiyarini; Dochi Ramadhani
GERVASI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 10 No. 2 (2026): GERVASI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/gervasi.v10i2.10719

Abstract

Perkembangan teknologi digital menuntut guru memiliki kompetensi abad ke-21, termasuk literasi digital dan kemampuan berpikir komputasional. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi literasi digital dan keterampilan pemrograman guru melalui pelatihan pemrograman blok berbasis Adaptive Massive Open Online Course (MOOC). Kegiatan ini melibatkan 30 guru dari berbagai jenjang pendidikan di Kalimantan Barat. Metode yang digunakan adalah pelatihan terbimbing berbasis daring dengan pendekatan adaptif. Pengabdian ini dilaksanakan selama 2 minggu termasuk pelatihan terbimbing secara online dengan menggunakan platform MOOC. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman konsep pemrograman dasar, kemampuan berpikir komputasional, serta keterampilan merancang media pembelajaran berbasis pemrograman blok. Evaluasi menunjukkan tingkat kepuasan peserta sangat tinggi dengan persentase 91% pada aspek administrasi dan 89,6% pada evaluasi kompetensi. Dengan demikian, model Adaptive MOOC terbukti efektif dalam meningkatkan kompetensi guru secara fleksibel dan berkelanjutan.