Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Pengaruh Terapi Pursed Lip Breathing terhadap Penurunan Sesak Nafas pada Pasien Efusi Pleura Indaryani, Indaryani; Siska Iskandar
Jurnal Riset Media Keperawatan Vol. 8 No. 1 (2025): JUNI
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Sapta Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51851/jrmk.v8i1.736

Abstract

Badan Kesehatan Dunia (WHO) memperkirakan jumlah kasus efusi pleura didunia cukup tinggi menduduki urutan ke-3. Efusi pleura dapat terjadi sebagai komplikasi dari berbagai penyakit. Adanya permasalahan fungsi paru yang menyebabkan sesak nafas dibutuhkan usaha untuk memperbaiki masalah tersebut, salah satunya dengan terapi tiup balon yang merupakan salah satu aplikasi dari terapi pursed lip breathing. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan terapi pursed lip breathing dalam menurunkan sesak nafas pada pasien efusi pleura. Metode penelitian ini kuasi eksperimental. Pengambilan sampel dengan teknik accidental sampling. Data dianalisis menggunakan uji wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan pursed lip breathing berpengaruh signifikan terhadap penurunan sesak napaspost kemoterapi Ca Mammae (p=0,005). Studi ini merekomendasikan agar terapi pursed lip breathing dilakukan untuk menurunkan sesak nafas pada pasien efusi pleura.
PENGUATAN INTERAKSI SOSIAL REMAJA BERKEBUTUHAN KHUSUS UNTUK MEMBANGUN KEMANDIRIAN DAN KEPERCAYAAN DIRI MELALUI VIDEO EDUKASI Siska Iskandar; Maritta Sari; Indaryani; Nengke Puspita Sari; Liza Putri; Rizka Wahyu Utami; Dimas Dewa Darma
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 3 No. 6 (2025): Desember
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v3i6.3214

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk memperkuat interaksi sosial remaja berkebutuhan khusus melalui penggunaan video edukasi sebagai media pembelajaran untuk membangun kemandirian dan meningkatkan kepercayaan diri mereka. Metode pengabdian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif dengan model kegiatan edukatif, partisipatif, dan multimedia melalui tiga tahapan, yaitu pemutaran video edukasi, simulasi (role play), serta refleksi dan penguatan diri yang diterapkan selama enam pertemuan di SLB Amal Mulia Kota Bengkulu. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada kemampuan kerja sama, empati, komunikasi, dan kontrol diri dengan rata-rata peningkatan 29,25%, disertai perubahan perilaku positif seperti siswa lebih aktif menyapa, mampu meminta bantuan dengan sopan, serta menunjukkan peningkatan kepercayaan diri dalam aktivitas sekolah. Simpulan. bahwa video edukasi efektif digunakan sebagai media intervensi untuk meningkatkan interaksi sosial, kemandirian, dan kepercayaan diri remaja berkebutuhan khusus, serta dapat diimplementasikan sebagai bagian dari strategi pembelajaran sosial-emosional di sekolah luar biasa.
MEMBANGUN KETERAMPILAN BERBASIS SUMBER DAYA ALAM LOKAL: PELATIHAN KERAJINAN KULIT KERANG DAN SISIK IKAN Maritta Sari; Siska Iskandar; Nengke Puspita Sari; Rizka Wahyu Utami; Weni Sulastri; Indaryani, Indaryani; Fatih Hibatullah
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 3 No. 6 (2025): Desember
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v3i6.3238

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk membangun keterampilan masyarakat Kelurahan Malabero dalam mengolah sumber daya alam lokal berupa kulit kerang dan sisik ikan menjadi produk kerajinan bernilai ekonomi tinggi. Metode pengabdian yang digunakan berupa pelatihan praktik (hands-on training) yang terdiri dari tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi selama satu bulan. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan keterampilan peserta dalam membuat berbagai produk kerajinan, peningkatan pendapatan ekonomi dari penjualan produk, serta kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan limbah laut secara berkelanjutan. Simpulan, Bahwa pelatihan keterampilan berbasis sumber daya alam lokal efektif dalam memberdayakan masyarakat pesisir secara ekonomi dan lingkungan meskipun masih terdapat tantangan dalam penyediaan bahan baku dan fasilitas produksi.