Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

Status Sel Inflamasi dan Stadium Kanker Nasofaring di RS PKU Muhammadiyah Gombong Oke Kadarullah; M. Nurrizki Haitamy; Andi Muh. Maulana
Herb-Medicine Journal: Terbitan Berkala Ilmiah Herbal, Kedokteran dan Kesehatan Vol 5, No 1 (2022): Herb-Medicine Journal Januari 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/hmj.v5i2.11156

Abstract

Background: Nasopharyngeal cancer (NPC) is still a global health problem as well as in Indonesia. Patients come with an advanced stage which has a high impact on patient morbidity and mortality. The patient's prognosis is highly dependent on the supporting modalities to determine the stage. Supporting examinations with guiding standards are still limited, especially for hospitals in non-educational centers or not big cities. It is known that there is a close relationship between inflammation and a malignancy, especially NPC with risk factors for chronic viral infection. Objective: To see the role of easy and inexpensive routine blood tests to help assess the prognosis of NPC patients. Methods: Searching for secondary medical record data including histopathological data, CT Scan or physical examination or nasoendoscopy as well as routine blood laboratory data for NPC patients at PKU Muhammadiyah Gombong Hospital. Results: NPC patients were found with 100% non-keratinizing carcinoma-undifferentiated type,gender was male by 63% and in the most age range 46-65 years with advanced clinical stages reaching 66.7%. Inflammatory cell status includes a high neutrophil-lymphocyte cell ratio (NLR) of 70.4% and a high plateletlymphocyte cell ratio (PLR) of 62.8%. Conclusion: The most inflammatory cell status in NPC patients at PKUMuhammadiyah Gombong Hospital are high NLR and high PLR which are in line with the findings of high T stage and positive N (advanced clinical cancer stage).Latar belakang : Kanker nasofaring (KNF) masih menjadi permasalahan kesehatan dunia juga Indonesia. Pasien datang dengan stadium lanjut yang berdampak tingginya morbiditas dan mortalitas pasien. Prognosis pasien sangat tergantung modalitas penunjang guna menentukan stadium. Pemeriksaan pendukung dengan standar panduan masih bersifat terbatas terutama bagi rumah sakit di non sentra pendidikan atau bukan kota besar. Diketahui terdapat hubungan yang erat antara inflamasi dan suatu keganasan terutama KNF dengan faktor risiko infeksi virus kronik Tujuan : Untuk melihat peran pemeriksaan darah rutin yang mudah dan murah untuk membantu penilaian prognosis pasien KNF. Metode: Pencarian data skunder rekam medik meliputi data hasil histopatologi, CT Scan atau pemeriksaan fisik atau nasoendoskopi serta data laboratium darah rutin pasien KNF di RS PKU Muhammadiyah Gombong Hasil : Didapatkan pasien KNF dengan 100% tipe non keratinizing carcinoma-undifferentiated, jenis kelamin laki-laki sebesar 63% dan pada rentang usia terbanyak 46-65 tahun dengan stadium klinik lanjut mencapai 66,7%. Status sel inflamasi meliputi rasio sel netrofil-limfosit (NLR) tinggi sebesar 70,4% dan rasio sel trombosit-limfosit (PLR) tinggi mencapai 62,8%. Kesimpulan : Status sel inflamasi terbanyak pada pasien KNF di RS PKU Muhammadiyah Gombong adalah NLR tinggi dan PLR tinggi yang selaras dengan  temuan stadium T tinggi serta N positif (stadium kanker klinis yang lanjut).
Pengaruh Pemberian Ekstrak Etanol Daun Kemangi (Ocimum basilicum L.) Terhadap Viabilitas Spermatozoa Tikus Putih (Rattus norvegicus) Galur Wistar Jantan Yang Diinduksi Monosodium Glutamate (MSG) Cory Dwi Rizki; Dian Kurniasari; Andi Muh. Maulana; Agus Zuliyanto
Herb-Medicine Journal: Terbitan Berkala Ilmiah Herbal, Kedokteran dan Kesehatan Vol 2, No 2 (2019): Herb-Medicine Journal Oktober 2019
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/hmj.v2i2.4510

Abstract

Monosodium glutamate(MSG) merupakan garam natrium yang banyak digunakan sebagai penyedap rasa makanan. Pemberian MSG dosis tinggi meningkatkan kadar radikal bebas dalam tubuh yang menyebabkan penurunan viabilitas spermatozoa. Pada kemangi terdapat kandungan flavonoid yang dapat menetralkan kadar radikal bebas dan arginin yang dapat memperkuat daya tahan sperma sehingga mencegah penurunan viabilitas spermatozoa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak kemangi (Ocimum basilicum L.) terhadap kualitassperma dilihat dari viabilitas spermatozoa pada tikus putih galur wistar jantan yang diinduksi MSG. Penelitian Laboratory Experimental Post Test Only with randomized controlled group design menggunakan 24 ekor tikus putih (Rattus norvegicus) galur wistar jantan  yang dibagi menjadi 4 kelompok, terdiri dari kelompok I diberi MSG1,6g/kgBB/hari, kelompok II diberi MSG 1,6 g/kgBB/hari dan ekstrak etanol daun kemangi 175 mg/kgBB/hari, kelompok III diberi MSG1,6 g/kgBB/hari dan ekstrak etanol daun kemangi 350 mg/kgBB/hari dan kelompok IV diberi MSG1,6 g/kgBB/hari dan ekstrak etanol daun kemangi 700 mg/kgBB/hari. Data dianalisis menggunakan One Way ANOVA dan post hoc LSD. Rerata presentase viabilitas spermatozoa pada kelompok I, II, III dan IV sebesar 29,3%,72%, 79% dan 93.5%. Hasil analisis One-way ANOVA menunjukan adanya perbedaan signifikan antar kelompok (p = 0,000). Uji post hoc LSD menunjukan kelompok II, III dan IV berbeda nyata dengan kelompok I (p <0,05). Pada kelompok II dan III juga ditemukan adanya perbedaan nyata dengan kelompok IV (p < 0,05). Sedangkan kelompok III dengan kelompok II tidak terdapat perbedaan nyata (p > 0,05). Ekstrak etanol daun kemangi (Ocimum basilicum L.) memberikan pengaruh dalam meningkatkan presentase viabilitas spermatozoa tikus putih (Rattus norvegicus) galur wistar jantan yang diinduksi MSG.
PERBANDINGAN EFEKTIVITAS TAMPON MINYAK BIJI JINTAN HITAM (Nigella sativa) DENGAN TAMPON RIVANOL 0,1% TERHADAP GEJALA KLINIS OTITIS EKSTERNA AKUT ferdian rifqy nur fachrudien; Muhammad nurrizki Haitamy; Andi muh maulana; Oke Kadarullah
Herb-Medicine Journal: Terbitan Berkala Ilmiah Herbal, Kedokteran dan Kesehatan Vol 2, No 1 (2019): Herb-Medicine Journal April 2019
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/hmj.v2i1.3079

Abstract

Latar Belakang: Otitis eksterna akut merupakan penyakit radang telinga luar meliputi bagian distal daun telinga sampai dengan bagian proximal membran timpani yang disebabkan oleh bakteri, jamur, maupun virus. Penyakit ini memiliki onset inflamasi yang cepat dengan gejala klinis berupa gatal, otalgia, edema, eritema, dan otorrhea. Terapi otitis eksterna akut dilakukan dengan pemberian antibiotik dan antiinflamasi topikal. Rivanol 0,1% terbukti memiliki efektivitas mengobati otitis eksterna akut dengan aktivitas panjang sebagai antiseptik aktif pada pH alkali yang akan berikatan dengan bakteri. Minyak biji Nigella sativa terbukti memiliki aktivitas sebagai antibakteri gram positif maupun negatif, antiinflamasi dan penyembuh luka dengan meningkatkan pertumbuhan serabut kolagen.Tujuan: Untuk membandingkan efektivitas penggobatan otitis eksterna akut terhadap gejala klinis menggunakan tampon rivanol 0,1% dengan tampon minyak biji Nigella sativa.Metode: Penelitian ini menggunakan desain post test only randomized controlled grup design dengan data primer yaitu skor gejala klinis sembilan subjek penderita otitis eksterna akut. Subjek dibagi menjadi dua kelompok terapi : empat penderita dengan tampon rivanol 0,1% dan lima penderita dengan tampon Nigella sativa. Evaluasi gejala klinis dilakukan pada hari ketiga dan kelima pengobatan.Hasil: Tidak ada perbedaan gejala klinis selama pengobatan antara kedua kelompok (p=0.329), namun terdapat perbaikan skor gejala klinis antara hari ketiga dan hari kelima pengobatan (p=0.001) di masing-masing kelompok.Simpulan: Minyak Nigella sativa memiliki efektifitas pada pengobatan otitis eksterna akut tetapi tidak terdapat perbedaan yang bermakna dengan pengobatan menggunakan rivanol 0,1%. Kata Kunci: Otitis eksterna, Nigella sativa, Rivanol 0,1%
Pengaruh Konsumsi Tablet Fe Dan Hati Ayam Kampung Terhadap Peningkatan Kadar Hb Pada Ibu Hamil Amanda Elma Monica; Titik Kusumawinakhyu; Andi Muh. Maulana; Susiyadi Susiyadi; Rizka Adi Nugraha Putra
ANATOMICA MEDICAL JOURNAL | AMJ Vol 4, No 3 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/amj.v4i3.8476

Abstract

Latar Belakang: Anemia pada ibu hamil merupakan masalah di dunia, ditandai dengan penurunan kadar hemoglobin,  diakibatkan kekurangan asupan nutrisi yang mengandung zat besi dan mikronutrien lainnya. Masalah akibat anemia zat besi pada kehamilan akan berpengaruh kepada kesehatan ibu dan janin. Suplementasi zat besi selain dengan pemberian tablet Fe, dapat pula dengan konsumsi protein hewani yang mengandung zat besi seperti hati ayam. Trimester III merupakan masa persiapan melahirkan,, diperlukan tambahan  besi 300 – 350 mg dikarenakan darah yang keluar saat persalinan., sehingga diperlukan dua kali lipat atau 40 mg kebutuhanakan  zat besi. Tujuan penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh konsumsi tablet Fe dan hati ayam kampung terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada ibu hamil trimester III.di Puskesmas Pejawaran Banjarnegara. Penelitian ini menggunakan studi Pretest-Postest Control Group Design atau pasca tes dengan kelompok eksperimen dan kontrol yang diacak. Pretest dilaksanakan dengan mengukur kadar hemoglobin ibu hamil trimester III pada hari pertama sebelum diberikan perlakuan, sedangkan post test dilakasanakan dengan mengukur kadar hemoglobin ibu hamil trimester III hari ke 14 setelah diberikan perlakuan. Kelompok kontrol pengukuran kadar hemoglobin dilakukan pada saat hari pertama dan diukur kembali pada hari ke 14. Instrumen yang digunakan untuk mengukur hemoglobin adalah metode cyanmethemoglobin dan Uji statistik yang digunakan adalah one way anova. Hasil penelitian didapatkan peningkatan rata-rata kadar hemoglobin pada kelompok 1 sebesar 1,6 gr/dl, kelompok 2 2,6 gr/dl, kelompok 3 0,4 gr/dl. Berdasarkan hasil analisis diperoleh nilai p (0.01) < α (0.05). Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, maka dapat disimpulkan terdapat pengaruh konsumsi tablet Fe dan hati ayam kampung terhadap ibu hamil trimester III di Puskesmas Pejawaran Kabupaten Banjarnegara.Kata Kunci: Hati Ayam, Kadar Fe, Hemoglobin
Pengaruh Pemberian Ekstrak Etanol Daun Kemangi (Ocimum Basilicum L.) Terhadap Cedera Hepatosit : Kajian Pada Bahan Biologis Tersimpan (Bbt) Hepar Mencit (Mus Musculus) Jantan Galur Swiss Yang Diinduksi Asam Urat Aprili Wulandari; Andi Muh. Maulana; Rizka Adi Nugraha Putra; Muhammad Fadhol Romdhoni
Medica Arteriana (Med-Art) Vol 1, No 2 (2019): Desember 2019
Publisher : University of Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (201.432 KB) | DOI: 10.26714/medart.1.2.2019.21-27

Abstract

Latar Belakang: Kadar asam urat yang tinggi dalam darah disebut dengan kondisi hiperurisemia. Hiperurisemia diketahui dapat menyebabkan terbentuknya radikal bebas sehingga terjadi stress oksidatif dan mengakibatkan kerusakan hepatosit. Daun kemangi (Ocimum basilicum) diketahui memiliki kandungan antioksidan dan sifat hepatoprotektif yang dapat digunakan untuk terapi pencegahan kerusakan hepar akibat hiperurisemia. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian experimental dengan post-test only controlled group design. Penelitian ini menggunakan sampel bahan biologi tersimpan dalam bentuk organ hepar mencit (Mus musculus) jantan galur swiss yang terbagi menjadi 4 kelompok perlakuan. Analisis data menggunakan uji statistik ANOVA dan perhitungan jumlah hepatosit mencit menggunakan aplikasi Image-J.Hasil: Terdapat perbedaan yang bermakna pada kelompok kontrol positif terhadap kelompok perlakuan 1 (KP1) (p=0,035), kelompok kontrol positif terhadap kelompok perlakuan 2 (KP2) (p=0,000), dan kelompok kontrol positif terhadap kelompok perlakuan 3 (KP3) (p=0,000).Kesimpulan: Pemberian ekstrak etanol daun kemangi (Ocimum basilicum) dapat menurunkan kerusakan hepatosit pada mencit yang diinduksi  asam urat. 
DIFFERENCES IN ESTROGEN LEVELS BEFORE AND AFTER GIVING CALLANGGI TEA TO WISTAR STRAINING WHITE FEMALE RATS (RATTUS NORVEGICUS) IN MEDROXYPROGESTERONE ACETATE (DMPA) INDUCTION Ima Syamrotul Muflihah; Tantri Analisawati; Wulan Margiana; Andi Muh Maulana
International Journal of Multidisciplinary Research and Literature Vol. 2 No. 1 (2023): INTERNATIONAL JOURNAL OF MULTIDISCIPLINARY RESEARCH AND LITERATURE
Publisher : Yayasan Education and Social Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (147.379 KB) | DOI: 10.53067/ijomral.v2i1.94

Abstract

Data from the 2017 Indonesian Demographic and Health Survey (IDHS) show that hormonal injection contraception has been the most common choice taken by women in more than 90 countries worldwide since 1967. Hormonal contraception uses essential ingredients from synthetic hormones used to regulate pregnancy. The 3-month injection KB (Depo-medroxprogestin acetate/DMPA) has the highest rating, 46.84%. DMPA thickens the cervical mucus, interfering with the ovulation process. The affects couples of childbearing age to get offspring quickly, causing stress where women often experience anxiety, depression, and prolonged fatigue that affect hormones and female reproductive organs. Midwifery care has been carried out by combining conventional and complementary midwifery services, which have become an essential part of midwifery practice. Decree of the Minister of Health Number 1109/Menkes/Per/IX/2007 concerning Alternative Complementary Medicine. Complementary is complementary, perfecting. Complementary therapy is carried out to complement conventional medical treatment and is rational, and does not conflict with health values ​​and laws in Indonesia. There are several methods of accelerating fertility recovery, one of which is using medicinal plants as an alternative, namely clover. The community widely uses clover for daily consumption. In this study, the method used as clover in a tea preparation is to be induced orally in female Wistar rats. Clover belongs to the water spike group, which contains isoflavones, antioxidants, and anti-inflammatories. The content of isoflavones in clover leaves can balance female hormones. The results of this research are beneficial for the development of science and technology, especially complementary therapy regarding the potential of clover as a natural ingredient that helps restore fertility
STUDI KUALITATIF: ANALISIS INFORMASI ANATOMI PADA VARIASI SLICE THICKNESS MSCT SCAN ORBITA DENGAN MEDIA KONTRAS POTONGAN AXIAL MPR Hernastiti Sedya Utami; Atika Nur Azizah; Andi Muh. Maulana; Fani Susanto; Pradana Nur Oviyanti
Jurnal Kesehatan Vol 14, No 1 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38165/jk.v14i1.342

Abstract

Struktur anatomi orbita sangat kompleks sehingga memerlukan detail yang baik pada msct scan untuk melihat patologi orbita. Salah satu parameter pada msct scan orbita untuk mengetahui keakuratan struktur anatomi orbita adalah ketebalan irisan. menurut literatur ketebalan irisan untuk orbital <2mm. Sedangkan literatur lain mengatakan 3-5 mm. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis informasi citra yang dihasilkan dengan variasi ketebalan irisan pada orbital ct scan.Metode penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan studi eksperimen. Populasi dan sampel adalah 15 pasien dengan citra MSCT scan orbita dengan rekonstruksi ketebalan irisan media kontras potongan MPR aksial yaitu 1 mm, 2 mm dan 3 mm. Informasi citra yang dinilai adalah akurasi, kejelasan struktur dan jaringan pada citra ct scan orbita potongan MPR aksial meliputi anatomi tulang hidung, saraf optik, sinus etmoidalis, sinus sfenoid, tulang lakrimal, kornea, lensa, bola mata dan sklera. Pengambilan data dilakukan dengan cara observasi dan kuisioner kepada spesialis radiologi sebagai observer dan analisis data dilakukan dengan menggunakan SPPS uji Friedman test.Hasil dari penelitian ini yaitu terdapat perbedaan antara informasi citra pada variasi ketebalan irisan CT scan MPR aksial orbital dan ketebalan irisan yang dapat memberikan informasi anatomi yang optimal pada citra axial MSCT scan MPR orbital dengan media kontras yaitu 2 mm.Kata kunci : msct scan orbital; ketebalan irisanAbstract The anatomical structure of the orbit is so complex that it requires good detail on CT scan to see the pathology of the orbit. One of the parameters on the orbital ct scan to reveal the accuracy of the orbital anatomical structure is slice thickness. according to the slice thickness literature for orbital <2mm. Whereas other literature says 3-5 mm. the purpose of this study was to analyze the image information produced with slice thickness variations on ct scan orbitals. The method of this research is qualitative with a experiment study. Population and sample were 15 patients with orbital CT scan images with contrast media slice thickness reconstruction of axial MPR pieces that were 1 mm, 2 mm and 3 mm. Assessed image information is accuracy, clarity of structure and tissue on orbital ct scan images of axial MPR pieces including anatomy of nasal bone, optic nerve, ethmoidal sinus, sphenoid sinus, lacrimal bone, cornea, lens, globe and sclera.Data retrieval is done by observation radiologist and data analysis is carried out by SPSS Friedman test.The result of this research is there is a relationship between image information on slice thickness variations of axial MPR CT scans of orbital and slice thickness which can provide optimal anatomical image information on axial images of MPR CT scans of orbitals with contrast agent that is 2 mm.Keywords: orbital msct scan; slice thickness
Perbandingan Pengetahuan Dasar Tentang Kriteria Seleksi Donor Darah Pada Mahasiswa Kedokteran Negeri dan Swasta di Purwokerto Tahun Pertama Septianawati, Paramita; Koosgiarto, Dharma; Pratama, Tisna Sendy; Maulana, Andi Muh.; Nitiprodjo, Abdul Hakim; Kusumawinakyu, Titik
Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 19, No 1 (2023): JURNAL KEDOKTERAN DAN KESEHATAN
Publisher : Faculty of Public Health, Faculty of Medicine and Health, Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jkk.19.1.98-104

Abstract

Transfusi darah merupakan tindakan yang dapat menyelamatkan nyawa ribuan orang di seluruh dunia karena darah merupakan elemen penting dalam kehidupan manusia. Kajian tentang pengetahuan mengenai kriteria donor darah dapat bermanfaat dalam keberhasilan pelaksanaan program donor darah. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui tingkat pengetahuan dasar tentang kriteria seleksi donor darah pada mahasiswa kedokteran tahun pertama di Purwokerto. Sampel penelitian ini yaitu 144 mahasiswa fakultas kedokteran di universitas negeri dan universitas swasta di Purwokerto. Analisis statistik dilakukan dengan menggunakan software SPSS. Pada 144 mahasiswa terdiri dari 72 mahasiswa FK negeri dan 72 mahasiswa FK swasta yang terlibat dalam penelitian ini. Hasil analisis didapatkan perbedaan pada kriteria seleksi donor darah mengenai penyakit kulit pada vena yang akan ditusuk (p=0,049) dan tidak ditemukan perbedaan antara dua universitas mengenai kriteria seleksi donor darah. Mayoritas mahasiswa sudah mengetahui kriteria seleksi donor darah yang baik yang dapat menjadi penyumbang darah atau pendonor. Perlu meningkatkan pengetahuan mahasiswa fakultas kedokteran baik di negeri maupun swasta dengan menggunakan media informasi dan komunikasi yang efektif-efisien khususnya materi transfusi darah.
UJI RELIABILITAS DAN VALIDITAS HRAS DAN NDI VERSI INDONESIA UNTUK MENGUKUR KECEMASAN DAN DISPEPSIA PADA MAHASISWA KEDOKTERAN TAHUN PERTAMA Septianawati, Paramita; Pratama, Tisna Sendy; Kusumo, Muhamad Hidayat Budi; Maulana, Andi Muh.
PSIKOLOGI KONSELING Vol 15, No 2 (2023): Jurnal Psikologi Konseling
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Pendahuluan : Perguruan tinggi di Indonesia terdapat salah satunya adalah Fakultas Kedokteran Universitas Muhamadiyah Purwokerto (FK UMP). Pembelajaran di FK UMP tingkat sarjana terdapat jadwal padat yaitu kegiatan tutorial, praktikum, skills lab dan belajar mandiri. Jadwal kegiatan yang dapat menguras pikiran berupa responsi skill lab yang dapat menyebabkan kecemasan dan berpengaruh terhadap gejala fisik seperti dispepsia. Pengukuran kecesaman dapat memanfaatkan kuesioner HRSA dan dispepsia menggunakan kuesioner NDI. Tujuan : Peneliti ingin mengetahui Uji Reliabilitas dan Validitas HRSA dan NDI Versi Indonesia untuk Mengukur Kecemasan dan Dispepsia Terkait Kegiatan Responsi Skills Lab pada Mahasiswa FKUMP Tahun Pertama dan menilai hubungan kecemasan dan dispepsia dengan kuesioner tersebut. Metode : Cross-sectional diukur dengan menggunakan kuesioner L-MMPI pada 49 mahasiswa dilanjutkan dengan pengisian kuesioner HRSA dan NDI pada bulan Februari 2021, yang kemudian menggunakan SPSS 23,0. Hasil :  Pada kuisioner HRSA dan NDI dihasilkan nilai corrected item-total correlation melebihi 0.05 (> 0.05) dan nilai Cronbach’s Alpha melebih 0.60 menunjukkan bahwa HRSA dan NDI adalah valid (validity) dan dapat diandalkan (reliability). Penelitian ini juga menilai hubungan antara kecemasan dengan kejadian dispepsia dan didapatkan hasil uji Kendall’s tau-b signifikan (P=0,007), artinya terdapat hubungan antara kecemasan dan kejadian dispepsia pada Mahasiswa FKUMP pada Angkatan 2020. Kesimpulan : Kuesioner HRSA dan NDI memenuhi kriteria alat penilaian reliabel dan valid dalam menilai kecemasan dan gejala dispepsia pada Mahasiswa FKUMP terkait dengan kegiatan responsi skill lab, sehingga terdapat adanya hubungan tingkat kecemasan dan dispepsia. Kata kunci: Napean Dyspepsia Index (NDI), Hamilton Rating Scale for Anxiety (HRSA), Mahasiswa 
PENINGKATAN PENGETAHUAN MENGENAI INFEKSI CACINGAN PADA IBU RUMAH TANGGA DI DESA PANDAK, BANYUMAS Septianawati, Paramita; Kusumawinakhyu, Titik; Maulana, Andi Muh.; Pratama, Tisna Sendy
Jurnal Pengabdian Masyarakat Medika Vol 4. No. 1, Maret 2024
Publisher : Universitas Muhamamdiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jpmmedika.v4i1.3495

Abstract

ABSTRAK Infeksi kecacingan memiliki kemampuan hidup dalam usus masih merupakan masalah kesehatan. Penyakit helminthiasis usus ini dapat menimbulkan dampak buruk terutama anak-anak berupa gangguan tumbuh kembang. Penyakit parasit usus yang ada di daerah Banyumas dilaporkan pada usia anak sekolah dasar. Hal tersebut diperlukan pencegahan untuk mengurangi kejadian infeksi di daerah Banyumas. egiatan Pengabdian Masyarakat di lakukan di Desa Pandak, Kecamatan Sumpiuh, Kabupaten Banyumas, dengan memberikan sosialisasi pencegahan infeksi kecacingan. Tujuannya adalah untuk meningkatkan pengetahuan Masyarakat mengenai cara pencegahan infeksi kecacingan, sehingga dapat bermanfaat untuk dapat mengurangi kejadian infeksi cacingan terutama pada anak-anak. Metode yang dilakukan berupa memberikan materi mengenai cara penularan infeksi cacingan dan mencegah infeksi kecacingan terutama pada ibu rumah tangga. Kegiatan ini disertai dengan membikan pretes dan postes pada ibu Rumah tangga. asil dari kegiatan sosialisasi ini adalah terjadi peningkatan pengetahuan pada ibu rumah tangga mengenai cara pencegahan infeksi kecacingan. Harapannya dengan meningkatnya pengetahuan pada caregiver terutama ibu rumah tangga sehingga dapat terjadi penurunan infeksi kecacingan pada anak.   ABSTRACT Worm infections have the ability to live in the intestine and are still a health problem. Intestinal helminthiasis can have a negative impact, especially on children, in the form of growth and development disorders. Intestinal parasitic diseases in the Banyumas area are reported in elementary school children. This requires prevention to reduce the incidence of infection in the Banyumas area. Community Service activities were carried out in Pandak Village, Sumpiuh District, Banyumas Regency, by providing outreach on the prevention of worm infections. The aim is to increase public knowledge regarding how to prevent worm infections, so that it can be useful in reducing the incidence of worm infections, especially in children. The method used is to provide material regarding how to transmit worm infections and prevent worm infections, especially in housewives. This activity is accompanied by giving a pretest and posttest to housewives. The result of this socialization activity is an increase in knowledge among housewives regarding how to prevent worm infections. The hope is that by increasing the knowledge of caregivers, especially housewives, there can be a reduction in worm infections in children.