Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

MENINGKATKAN KETERAMPILAN GERAK DASAR TENNIS MEJA MELALUI MEDIA DINDING PADA SISWA UPTD SDN 145 BARRU iyan, iyan
JPPSD: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Vol 3, No 4 (2024): April
Publisher : Universtas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jppsd.v3i4.65858

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar pendidkan jasmani olahraga dan kesehatan siswa. Rumusan masalah dari penelitian ini adalah bagaimaan penerapan medai dinding untuk meningkatkan gerak dasar bermain tennis meja siswa kelas V UPTD SD Negeri 145 Barru. dan apakah penggunaan media dinding dapat meningkatkan gerak dasar permainan tennis meja siswa kelas V UPTD SD Negeri 145 Barru. Adapun tujuan penelitian untuk mengetahui peningkatan gerak dasar permainan tennis meja pada siswa kelas V UPTD SD Negeri 145 Barru, dan untuk mengetahui peningkatan gerak dasar siswa menerapkan media dinding. Pendekatan yang dilakukan adalah pendekatan kualitatif. Dengan jenis penelitian tindakan kelas (PTK). Subjek penelitian 21 siswa dan 1 guru kelas V UPTD SD Negeri 145 Barru. Penelitian ini dilaksanakan sebanyak 2 siklus. Data diperoleh dengan teknik observasi, tes dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu menelaah data, mereduksi data, menyajikan data dan menarik simpulan. Penelitian ini fokus pada proses pembelajaran dan hasil belajar siswa. Hasil penelitian pada siklus I berada pada kualifikasi C (Cukup) dan siklus II berada pa da kualifikasi B (baik) dan telah mencapai indikator yang telah ditetapkan. Sim pulan penelitian ini adalah penggunaan media dinding untuk meningkatkan gerak dasar permainan tennis meja pada siswa UPTD SD Negeri 145 Barru. 
Pengaruh Permainan Tradisional Terhadap Minat Belajar Siswa di UPTD SD Negeri 128 Barru Iyan, Iyan
JPPSD: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Vol 5, No 2 (2025): Oktober
Publisher : Universtas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jppsd.v5i2.77498

Abstract

The purpose of this study was to determine the influence of traditional games on students' interest in participating in physical education learning at the UPTD SD Negeri 128 Barru, Barru Regency. The method used in this study was a pre-experimental design with a one-group pretest-posttest. The study population included all students at the UPTD SD Negeri 128 Barru, while the sample was fifth-grade students. The data collection instrument used was a questionnaire. For data analysis, a paired sample t-test was used with a significance level of α <0.05. Based on the analysis, it was found that traditional games have a positive influence on students' interest in physical education, sports, and health learning at the UPTD SD Negeri 128 Barru.
PKM Pelatihan Pengembangan Media Pembelajaran berbasis Kahoot Bagi Guru Di UPTD SD Negeri 128 Barru Halik, Abd; Ilmi, Nur; Rumi, Jalaluddin; Marhani, Marhani; Iyan, Iyan
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat SEMINAR NASIONAL 2025:PROSIDING EDISI 1
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak - Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam mengembangkan media pembelajaran berbasis teknologi melalui penggunaan aplikasi Kahoot di UPTD SD Negeri 128 Barru. Kegiatan dilatarbelakangi oleh rendahnya pemahaman guru terhadap pemanfaatan media pembelajaran digital dan kurangnya inovasi dalam penyampaian materi. Metode pelaksanaan meliputi ceramah, diskusi, serta praktik langsung dalam membuat akun dan merancang kuis interaktif menggunakan Kahoot. Pelatihan diikuti oleh 16 guru dan dilaksanakan pada 31 Juli 2025. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kemampuan guru dalam mengintegrasikan Kahoot sebagai media pembelajaran interaktif yang menyenangkan dan efektif. Para peserta menunjukkan antusiasme tinggi serta menilai pelatihan ini bermanfaat untuk meningkatkan kreativitas dan kualitas pembelajaran. Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong guru untuk terus berinovasi dalam mengembangkan media berbasis teknologi di sekolah dasar.Kata kunci: Kahoot, media pembelajaran, pelatihan guru, pembelajaran interaktif, sekolah dasar
Pengembangan Media Video Animasi Sparkol Videoscribe di UPTD SD Negeri 128 Barru Usman, Usman; Lukman, Lukman; Sultan, Muhammad Asrul; Marhani, Marhani; Iyan, Iyan
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat SEMINAR NASIONAL 2025:PROSIDING EDISI 2
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak – Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berbasis video animasi menggunakan aplikasi Sparkol VideoScribe sebagai upaya mendukung proses belajar mengajar yang lebih menarik dan interaktif bagi guru di UPTD SD Negeri 128 Barru.. Subjek dalam penelitian ini adalah guru kelas di UPTD SD Negeri 128 Barru sebanyak 16 orang. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi, serta dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran yang dikembangkan melalui Sparkol VideoScribe memenuhi kriteria kelayakan berdasarkan penilaian ahli materi, ahli media, dan respon pengguna. Media ini dinilai efektif dalam membantu guru menyampaikan materi secara visual dan menarik, serta meningkatkan minat belajar siswa. Dengan demikian, media berbasis video animasi ini layak digunakan sebagai alternatif pendukung pembelajaran di sekolah dasar.Kata kunci: Pengembangan media, Sparkol VideoScribe, Guru, Sekolah Dasar.
Pelatihan Pengembangan Media Bamboozle di UPTD SD Negeri 128 Barru Iyan, Iyan; Krismanto, Wawan; Halik, Abdul; Usman, Usman; Ilmi, Nur
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat SEMINAR NASIONAL 2025:PROSIDING EDISI 3
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak – Pengabdian ini bertujuan untuk melatih guru dalam membuat aplikasi Bamboozle dalam pembelajaran di Sekolah Dasar (SD) untuk meningkatkan keterlibatan dan motivasi Bamboozle adalah aplikasi berbasis permainan yang memfasilitasi proses belajar mengajar dengan cara yang menyenangkan dan interaktif. Dalam penelitian ini, dilakukan penerapan aplikasi Bamboozle pada bagi guru Sekolah dasar sebanyak 16 orang guru dam staf, di UPTD SD Negeri 128 Barru. Data dikumpulkan melalui observasi langsung, wawancara dengan guru, serta analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Bamboozle dapat meningkatkan antusiasme guru dalam mengikuti pelatihan memperbaiki interaksi antara siswa dan guru, serta mendorong pembelajaran kolaboratif antar siswa. Selain itu, aplikasi ini juga membantu siswa untuk memahami konsep-konsep yang lebih sulit dengan cara yang lebih menyenangkan dan mudah dipahami. Meskipun demikian, ditemukan beberapa tantangan dalam penerapan aplikasi ini, seperti keterbatasan infrastruktur teknologi di sekolah dan kebutuhan pelatihan lebih lanjut bagi guru. Berdasarkan temuan ini, disarankan agar sekolah-sekolah mempertimbangkan integrasi teknologi pendidikan yang lebih optimal untuk mendukung proses pembelajaran yang lebih efektif dan menarik.Kata kunci: Media, Bamboozle, Guru
Edukasi Kewirausahaan Kreatif melalui Seminar bagi Guru Sekolah Dasar dan Mahasiswa Calon Guru di Kota Parepare Burhan, Imron; Alfatih, Ainun Najib; Musfirah, Musfirah; Iyan, Iyan; Sultan, Muhammad Asrul
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 4 No. 2 (2026): April
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v4i2.4242

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kapasitas kewirausahaan kreatif bagi guru sekolah dasar dan mahasiswa calon guru di Kota Parepare. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui kegiatan seminar yang meliputi tahap analisis kebutuhan, pelaksanaan, praktik sederhana, evaluasi, dan tindak lanjut. Analisis kebutuhan dilakukan melalui pertanyaan yang diajukan oleh pemateri untuk mengetahui pemahaman awal peserta. Pelaksanaan kegiatan dilakukan dalam bentuk seminar interaktif yang mengombinasikan ceramah dan diskusi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terhadap konsep kewirausahaan kreatif serta kemampuan awal dalam mengembangkan media pembelajaran yang inovatif dan berbasis kreativitas. Selain itu, peserta juga menunjukkan antusiasme dan komitmen untuk mengimplementasikan hasil kegiatan dalam pembelajaran. Dengan demikian, kegiatan ini efektif dalam meningkatkan kapasitas kewirausahaan kreatif peserta dalam konteks pendidikan dasar.
Implementation of the Merdeka Curriculum in Realizing Quality Learning in Schools Iyan, Iyan
International Journal of Education, Culture, and Society Vol 4 No 2 (2026): International Journal of Education, Culture, and Society
Publisher : Darul Yasin Al Sys

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58578/ijecs.v4i2.10103

Abstract

This study aims to examine how the implementation of the Merdeka Curriculum supports the creation of quality learning in schools and to identify the opportunities and challenges that emerge during its implementation. The Merdeka Curriculum provides teachers with greater flexibility to design learning activities aligned with students’ needs, thereby promoting a more meaningful, active, and student-centered learning process. This study employed a qualitative method using a literature study approach by collecting data from reliable sources, including scientific journals, books, and official documents related to the Merdeka Curriculum. The collected data were analyzed descriptively to obtain a comprehensive understanding of how the curriculum is implemented in school contexts. The findings indicate that the implementation of the Merdeka Curriculum has significant potential to improve learning quality, particularly through project-based learning, the strengthening of character in accordance with the Pancasila Student Profile, and teacher autonomy in selecting appropriate instructional strategies. However, its implementation continues to face several challenges, including limited teacher understanding of the curriculum concept, inadequate readiness of supporting facilities, and the need for continuous professional development. This study concludes that collaboration among the government, schools, and teachers is essential to ensure optimal curriculum implementation and to promote more effective, creative, and high-quality learning.
The Effect of the Problem-Based Learning (PBL) Model on Elementary School Students’ Motivation in Physical Education Iyan, Iyan; Usman, Usman
International Journal of Humanities, Education, and Social Sciences Vol 4 No 1 (2026): International Journal of Humanities, Education, and Social Sciences
Publisher : Darul Yasin Al Sys

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58578/ijhess.v4i1.9202

Abstract

Although the issue of low learning motivation in Physical Education at the elementary school level has received increasing attention in prior studies, research specifically examining the application of Problem-Based Learning (PBL) to enhance students’ motivation in Islamic elementary school contexts remains limited. This study aims to analyze the effect of the PBL model on the learning motivation of elementary school students in Penjas learning. A quantitative approach was employed using a quasi-experimental nonequivalent control group design involving 40 fifth-grade students at MIS Muhammadiyah Parepare, selected through purposive sampling, with the study conducted in November 2025. Data were collected using a validated learning motivation questionnaire and classroom observation sheets, and analyzed using descriptive statistics and an independent samples t-test. The findings indicate a statistically significant difference between the experimental and control groups (p < 0.05), where students taught using the PBL model demonstrated higher motivation scores than those taught through conventional methods. These results contribute to the theoretical development of constructivist learning theory and broaden understanding of student-centered learning implementation in Physical Education at the elementary level, particularly within Islamic school settings. The study concludes that the PBL model plays a crucial role in increasing students’ learning motivation in Physical Education and recommends that teachers adopt PBL as an innovative instructional strategy in Penjas learning. The implications include theoretical contributions to the growing literature on active learning models and practical recommendations for schools and educators to integrate problem-based approaches into Physical Education instruction. Furthermore, the study highlights opportunities for future research on the long-term effects of PBL on students’ affective and psychomotor outcomes in elementary Physical Education.
Pengaruh Media Sosial Terhadap Prestasi Akademik Siswa: Sebuah Kajian Literatur Iyan, Iyan
Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 1 No. 3 (2026): Edisi April
Publisher : Samudra Ilmu Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara sistematis pengaruh media sosial terhadap prestasi akademik siswa berdasarkan literatur empiris tahun 2018-2025. Metode yang digunakan adalah literature review. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial terbukti mempengaruhi prestasi akademik, namun arah pengaruhnya bersifat kondisional. Penggunaan media sosial untuk hiburan pasif dan durasi berlebihan cenderung menurunkan prestasi, sementara pemanfaatan untuk tujuan edukatif dan diskusi akademik terstruktur justru meningkatkan prestasi. Faktor kontrol diri, literasi digital, dan dukungan orang tua berperan sebagai pereduksi dampak negatif. Kajian ini menyimpulkan bahwa media sosial bukanlah variabel yang secara inheren merugikan, melainkan pengaruhnya sangat ditentukan oleh konteks penggunaan dan karakteristik individu