Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Studi Perilaku Pasta Geopolymer Ordinary Portland Cement Hybrid Cornelis, Remigildus; Rustendi, Iwan
Teras Jurnal : Jurnal Teknik Sipil Vol. 12 No. 2 (2022): Volume 12 Nomor 2, September 2022
Publisher : UNIVERSITAS MALIKUSSALEH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/tj.v12i2.764

Abstract

Abstrak Kuat tekan awal pada pasta geopolymer akan tinggi jika menggunakan bantuan perawatan panas. Hal ini karena reaksi geopolimer bersifat endotermik. Ini adalah salah satu hambatan aplikasinya. Paper ini bertujuan memaparkan karakteristik pasta geopolimer-OPC hybrid tanpa perawatan panas. Pasta geopolimer-Portland semen hybrid diperoleh dengan memvariasi prosentase subtitusi OPC terhadap fly ash yaitu 0%, 5%. 10% dan 15%. Parameter yang ditinjau adalah konsistensi, Setting time dan kuat tekan. Hasil pengujian menunjukan karakteristik pasta geopolimer-OPC hybrid bahwa Nilai konsistensi lebih kecil dari konsistensi normal OPC, Semakin tinggi prosentase subtitusi fly ash setting time awal dan akhir semakin singkat kurang dari 1 jam, namun kuat tekan semakin meningkat. Hal menunjukkan bahwa geopolimer-OPC hybrid dapat digunakan untuk pekerjaan pengecoran yang membutuhkan waktu pengikatan awal yang singkat misalnya paving blok atau lapisan perkerasan jalan. Kata kunci: Karakteristik, Pasta, Geopolimer, Ordinary Portland Cement, Hybrid    Abstract Heat treatment on the geopolymer paste can result in high early compressive strength because the geopolymer reaction is endothermic. This condition is one of the obstacles to its application. This article describes the characteristics of geopolymer-Portland cement hybrid pastes without heat treatment. The hybrid geopolymer-Portland cement paste was obtained by varying the percentage substitution of Portland cement to fly ash, namely 0%, 5%, 10%, and 15%. Parameters observed are consistency, setting time, and compressive strength. The results show the characteristics of the hybrid geopolymer-Portland cement paste  Its consistency is smaller than standard Portland cement. The higher the percentage of substitution, the initial and the final setting time are shorter, less than one hour, but the compressive strength increases. This shows that hybrid geopolymer-Portland cement can be used for the works that require a short initial setting time, such as paving blocks or road pavement layers. Keywords: Characteristic, Paste, Geopolymer, Ordinary Portland Cement, Hybrid
Pengembangan Teknologi TI Untuk Monitoring Dan Mitigasi Bencana Alam Berdasarkan Data Lingkungan Lokasi Desa Binangun Pramono, Susatyo Adhi; Wahyuningsih, Endang Sri; Rustendi, Iwan; Sanggor, Heru Bayuaji; Rachmanudin, Muhammad Edwin
Dedikasi Sains dan Teknologi (DST) Vol. 4 No. 2 (2024): Artikel Riset Nopember 2024
Publisher : Information Technology and Science (ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/dst.v4i2.5041

Abstract

Abstrak: Pengabdian ini bertujuan untuk mengembangkan teknologi informasi (TI) dalam monitoring dan mitigasi bencana alam berbasis data lingkungan di Desa Binangun, Kecamatan Banyumas, Kabupaten Banyumas. Desa ini memiliki potensi kerawanan terhadap bencana alam seperti banjir dan tanah longsor, namun masih terbatas dalam hal pemantauan dan mitigasi. Pendekatan yang digunakan dalam pengabdian ini adalah pelatihan berbasis ceramah dan diskusi yang melibatkan masyarakat untuk meningkatkan pengetahuan mereka tentang jenis-jenis bencana, teknologi peringatan dini, dan pentingnya pemantauan lingkungan secara berkelanjutan. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan masyarakat setelah pelatihan, khususnya dalam pemahaman tentang bencana alam dan pemanfaatan teknologi untuk mitigasi. Selain itu, masyarakat juga menunjukkan peningkatan kesadaran untuk berperan aktif dalam mitigasi bencana menggunakan teknologi. Dengan menggunakan sistem berbasis sensor dan cloud computing, desa ini dapat lebih siap dalam menghadapi potensi bencana, dan mengurangi kerugian yang ditimbulkan. Pengembangan sistem ini diharapkan dapat menjadi model untuk implementasi serupa di desa-desa lain yang memiliki potensi kerawanan bencana yang serupa. Kata Kunci: mitigasi bencana, teknologi infomrasi, pemantauan lingkungan, peringatan dini
Pembuatan Sumur Resapan Air Hujan untuk Mitigasi Banjir di Kawasan Perumahan Karangpucung, Purwokerto Selatan Susatyo Adhi Pramono; Endang Sri Wahyuningsih; Iwan Rustendi; Heru Bayuaji Sanggoro; Muhammad Edwin Rachmanudin
ABDIKAN: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Sains dan Teknologi Vol. 4 No. 2 (2025): Mei 2025
Publisher : Yayasan Literasi Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55123/abdikan.v4i2.5413

Abstract

The Karangpucung Housing Area in Purwokerto Selatan District frequently faces local flooding problems due to increased rainfall intensity and limited water absorption areas caused by urbanization. This condition is further exacerbated by the community’s lack of understanding regarding the importance of water conservation and simple technologies for flood mitigation. To address this issue, this community service activity was conducted with the aim of providing education and concrete action through socialization and the construction of rainwater infiltration wells. The activity was carried out from April to May 2025 using the Participatory Rural Appraisal (PRA) approach and a community-based approach to encourage active community involvement. The activity stages included site surveys, socialization and outreach, technical training on infiltration well construction, and monitoring and evaluation. The results showed that 50 residents actively participated in the socialization and training activities, and 10 infiltration wells were successfully built at strategic locations previously prone to flooding. Residents also demonstrated improved understanding of the function of infiltration wells and the importance of water conservation as part of hydrometeorological disaster mitigation. Testimonials from residents indicated a significant reduction in flooding following the well construction. This program demonstrates the effectiveness of an educational and participatory approach in encouraging behavioral change among the community. Moving forward, regular maintenance strategies and the involvement of other stakeholders are needed to ensure that this program can be replicated and expanded to other areas facing similar issues.
Penerapan Teknologi Pengolahan Air Bersih Berbasis Filtrasi Sederhana untuk Masyarakat Desa Papringan, Kecamatan Banyumas, Kabupaten Banyumas: Pengabdian Susatyo Adhi Pramono; Iwan Rustendi;  Heru Bayuaji Sanggoro; Muhammad Edwin Rachmanudin; Johanes Bonivasius Muda
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 2 (October 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i2.3464

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan akses masyarakat pesisir terhadap air bersih melalui penerapan teknologi pengolahan air berbasis filtrasi sederhana di Desa Papringan, Kecamatan Banyumas, Kabupaten Banyumas. Permasalahan utama yang dihadapi warga adalah rendahnya kualitas air sumur akibat tingginya tingkat kekeruhan, kandungan logam berat, serta kontaminasi mikroba yang disebabkan oleh intrusi air laut dan limbah rumah tangga. Kegiatan ini dilaksanakan dengan pendekatan partisipatif berbasis komunitas yang melibatkan warga dalam seluruh tahapan, mulai dari perencanaan, pembuatan, hingga pemeliharaan alat filtrasi. Sistem filtrasi yang dikembangkan menggunakan bahan lokal seperti pasir silika, arang aktif, ijuk, dan kerikil, dengan desain yang mudah diterapkan dan berbiaya rendah. Hasil pengujian menunjukkan penurunan kekeruhan air sebesar 93,8% dan kandungan Escherichia coli hingga 96%, menjadikan air layak digunakan untuk kebutuhan rumah tangga. Selain peningkatan kualitas air, terjadi pula peningkatan literasi masyarakat terhadap sanitasi dan kesehatan lingkungan sebesar 36,8%, serta penurunan pengeluaran air bersih rumah tangga hingga 60%. Pembentukan Kelompok Masyarakat Peduli Air Bersih menjadi langkah strategis dalam menjaga keberlanjutan program melalui sistem perawatan mandiri berbasis gotong royong. Kegiatan ini tidak hanya memberikan dampak teknis dan sosial, tetapi juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) poin ke-6 tentang air bersih dan sanitasi layak. Dengan demikian, penerapan teknologi filtrasi sederhana berbasis bahan lokal terbukti efektif, inklusif, dan dapat direplikasi di wilayah pesisir lain di Indonesia sebagai model pengelolaan air bersih berkelanjutan.