Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Journal of Midwifery

PEMBERIAN EDUKASI PEMILIHAN ALAT KONTRASEPSI PADA NY. “R” G7P4A2 PMB SATIARMI KOTA BENGKULU DEWANTARI, MEILAEN; HIMALAYA, DARA; ASMARIYAH, ASMARIYAH
Journal Of Midwifery Vol 8 No 2 (2020)
Publisher : UNIVED PRESS, Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37676/jm.v8i2.1198

Abstract

Pendahuluan: Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) adalah Alat kontrasepsi untuk menghentikan/mengakhiri kehamilan terutama pada seorang istri berumur lebih dari 35 tahun dan mempunyai anak maksimal tiga orang. Pengetahuan tentang alat/cara KB merupakan hal yang penting dimiliki sebagai bahan pertimbangan sebelum menggunakan alat kotrasepsi yang akan dipilih. MKJP merupakan Alat kontrasepsi yang digunakan dalam mengakhiri kehamilan yaitu secara permanen meliputi Metode Operasi Wanita (MOW) dan Metode Operasi Pria (MOP). Penelitian ini bertujuan melakukan asuhan kebidanan komprehensif pada Ny. “R” umur 36 tahun G7P4A2 dengan Pemberian Edukasi Pemilihan Alat Kontrasepsi di PMB Satiarmi Kota Bengkulu 2020. Metode: Jenis penelitian ini adalah metode deskriptif dengan teknik yang meliputi observasi, wawancara, pemeriksaan fisik, studi dokumentasi dan kepustakaan. Hasil dan Pembahasan:Hasil menunjukan bahwa pada asuhan kebidanan komprehensif yang diberikan Ny „R” umur 37 tahun G7P4A2 pada hamil TM III yaitu KIE tentang alat kontrasepsi IUD, implan, MOW dan MOP. Proses persalinan dilakukan tindakan sectio caesaria berjalan lancar keadaan ibu dan bayi baik sampai nifas dua minggu. Ny “R” sudah menggunakan alat kontrasepsi MOW bersamaan dengan tindakan sectio caesaria. Kesimpulan:Simpulan dari Asuhan kebidanan komprehensif Ny “R” umur 37 tahun G7P4A2 adalah asuhan yang diberikan sesuai dengan kebutuhan klien yang didukung teori dan evidance based dalam kebidanan. Asuhan selama enam minggu berjalan lancar dan normal.
TINGKAT KECEMASAN IBU HAMIL PADA MASA  PANDEMI  COVID-19 DI KOTA BENGKULU Asmariyah, Asmariyah; Novianti, Novianti; Suriyati, Suriyati
Journal Of Midwifery Vol 9 No 1 (2021)
Publisher : UNIVED PRESS, Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37676/jm.v9i1.1341

Abstract

Pendahuluan: Kecemasan pada ibu hamil dirasakan sejak trimester pertama, dimana kecemasan akibat adaptasi terhadap perubahan tubuhnya yaitu rahim yang mulai membesar dan pembesaran payudara. Kecemasan ini berlanjut pada trimester selanjutnya hingga trimester ketiga. Tiga bulan terakhir kecemasan mulai meningkat akibat persepsi persalinan yang menghasilkan rasa sakit dan risiko pada status kesehatan semakin meningkat sampai persalinan tiba. Kecemasan ibu hamil dalam masa pandemi Covid-19 terkait dengan rencana kehamilan dan meningkatkan kecemasan sebagian besar ibu hamil sehingga mengkhawatirkan tentang dampak virus corona terhadap kelahiran bayi, sebagian besar khawatir takut terinfeksi Covid-19 dan tidak dapat memeluk bayinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tingkat kecemasan ibu hamil pada masa pandemi Covid-19. Metode: Jenis penelitian ini adalah deskriptif. Sampel dalam penelitian ini adalah total populasi sebanyak 108 responden ibu hamil yang mendapatkan pelayanan kesehatan kehamilan di 15 puskesmas yang ada dikota Bengkulu pada masa pandemi Covid-19 periode Oktober-Desember 2020. Pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling. Data tingkat kecemasan dikumpulkan dengan observasi dan wawancara tingkat kecemasan ibu hamil menggunakan lembar observasi Hamilton Rating Scale for anxiety yang terdiri dari 14 komponen. Hasil dan Pembahasan: Hasil penelitian karakteristik ibu hamil yang mendapatkan pelayanan kesehatan di 15 puskesmas yang ada di Kota Bengkulu pada masa pandemi Covid-19 berdasarkan usia ibu hamil yang tidak berisiko (20-35 tahun) sebesar 95 responden (88%) dan usia yang mempunyai risiko (>35 tahun) sebesar 13 responden (12%), usia kehamian ibu hamil didapatkan trimester I (usia kehamilan 0-13 minggu) sebesar 16 responden (14.8%) trimester II ( usia kehamilan 14-27 minggu) sebesar 41 responden (38.0%), dan ibu hamil trimester III (usia kehamilan 28-41 minggu) sebesar 51 responden (47.2%). Paritas ibu hamil primipara sebesar 47 responden (43.5%) multipara 56 responden (51.9%) dan grandemultipara sebesar 5 responden (4.6%), sedangkan tingkat kecemasan ibu hamil pada masa pandemi Covid-19 di dapatkan hasil tidak mempunyai kecemasan 4 responden (3.7%), kecemasan ringan 43 responden (39.8%), kecemasan sedang 40 responden (37.0%), dan kecemasan berat 21 responden (19.4%) dan tidak ada ibu hamil dalam kategori tingkat kecemasan panik. Kesimpulan: tingkat kecemasan ibu hamil pada masa pandemi Covid-19 adalah kecemasan ringan diikuti dengan kecemasan sedang dan berat serta hanya sedikit yang tidak mengalami kecemasan.
PEMBERIAN EDUKASI DAN PENDAMPINGAN PERSIAPAN LAKTASI PADA NY. “M” G2P1A0 DI PMB IDA LAINA KOTA BENGKULU Risky, Bunga; Suriyati, Suriyati; Asmariyah, Asmariyah
Journal Of Midwifery Vol 9 No 1 (2021)
Publisher : UNIVED PRESS, Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37676/jm.v9i1.1342

Abstract

Pendahuluan: Air susu ibu (ASI) menjadi salah satu program di sektor kesehatan untuk mengurangi morbiditas dan mortalitas anak. ASI Eksklusif adalah pemberian ASI saja pada bayi sampai usia 6 bulan tanpa tambahan cairan ataupun makanan lain. Terdapat hubungan yang signifikan antara ibu yang bekerja dengan ASI eksklusif Studi kasus ini bertujuan untuk melakukan asuhan kebidanan secara komprehensif pada Ny.”M” G2P1A0 dengan pemberian edukasi pendampingan persiapan laktasi di Praktik Mandiri Bidan Ida laina Kota Bengkulu. Metode : Penulisan studi kasus ini menggunakan metode deskriptif yaitu meliputi teknik observasi, wawancara, pemeriksaan fisk, studi dokumentasi dan kepustakaan. Hasil dan Pembahasan : Asuhan kebidanan secara komprehensif pada Ny.”M” dilakukan sesuai dengan rencana kebidanan. Asuhan pendampingan laktasi yang diberikan pada masa kehamilan yaitu melakukan perawatan payudara, penkes nutrisi pada ibu hamil, persalinan dilakukan di rumah sakit dengan persalinan normal dan keadaan bayi sehat, pemberian ASI hingga 2 minggu pada masa nifas berjalan dengan baik mengedukasi cara memerah ASI, menyimpan ASIP, dan menyajikan ASIP. Ny.”M” mendapatkan penyuluhan tentang persiapan penggunaan alat kontrasepsi dan memilih jenis kontrasepsi suntik 3 bulan setelah masa nifas berakhir. Kesimpulan: Asuhan kebidanan komprehensif adalah asuhan yang diberikan sesuai dengan kebutuhan Ny. “M” yang didukung teori dan evidence based dalam kebidanan. Asuhan selama 7 minggu berjalan lancar dan normal.
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU TERHADAP TUMBUH KEMBANG BALITA USIA 12-48 BULAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TELAGA DEWA KOTA BENGKULU LEFIANI, NADIA; ASMARIYAH, ASMARIYAH; NOVIANTI, NOVIANTI; HIMALAYA, DARA; RAHMAWATI, SUCI
Journal Of Midwifery Vol 11 No 2 (2023)
Publisher : UNIVED PRESS, Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan: Rentang usia balita dimulai dari usia 2-5 tahun, dikenal dengan fase emas atau “Golden Age” adalah fase saat otak anak mengalami perkembangan yang paling cepat dalam pertumbuhannya. Pertumbuhan yaitu proses peningkatan yang ada pada diri seseorang yang bersifat kuantitatif atau peningkatan dalam hal ukuran, sedangkan perkembangan yaitu proses perubahan kapasitas fungsional atau kemampuan kerja organ-organ tubuh kearah keadaan yang semakin terorganisasi yang pada dasarnya tidak bisa diukur. Pengetahuan merupakan hasil “tahu” ini terjadi setelah orang melakukan penginderaan terhadap suatu objek tertentu. Penelitiani ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu terhadap tumbuh kembang balita usia 12-48 bulan di wilayah kerja Puskesmas Telaga Dewa Kota Bengkulu. Metode: Penelitian ini mengunakan analisis Univariat dan Bivariat, Sampel penelitian diambil mengunakan teknik accidental sampling dan metode penelitian mengunakan deskriptif analitik. Sampel penelitian berjumlah 50 responden dengan uji statistic rank spearman mengunakan SPSS for window 29. Hasil dan Pembahasan: Berdasarkan hasil analisis univariate dari 50 responden 41 orang (82%) usia 20-35 tahun, 27 orang (54%) pendidikannya SMA, 43 orang (86%) bekerja sebagai IRT, 49 orang (98%) pengetahuan ibu baik. 22 orang (44%) anak ke-1, 27 orang (54%) berjenis kelamin perempuan, 50 orang (100%) tumbuh kembang balita sesuai. Hasil uji statistik mengunakan rank spearman nilai Asymp. Sig (2-sided) nilaiρ- 0.001 < 0.05 sehingga terdapat hubungan antara pengetahuan ibu terhadap tumbuh kembang balita dalam kategori cukup di wilayah kerja Puskesmas Telaga Dewa Kota Bengkulu. Kesimpulan: Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan pengetahuan ibu terhadap tumbuh kembang balita usia 12-48 bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Telaga Dewa Kota Bengkulu.