Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

SOSIALISASI STOP BULLYING UNTUK MENINGKATKAN KESADARAN SISWA DI SDN INPRES 2 KOYA BARAT Afdillah, Izmi; Rismawati, Rismawati; Baiti, Titin Nur; Federubun, Arfat; Maryati, Sulis
Journal of Community Empowerment Vol 4, No 2 (2025): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jce.v4i2.34465

Abstract

ABSTRAK                                                                                     Bullying di sekolah dasar merupakan masalah serius yang berdampak negatif pada psikologis, hubungan sosial, dan prestasi akademik siswa. Pengabdian ini bertujuan: (1) meningkatkan pemahaman siswa mengenai bentuk, dampak, dan bahaya bullying; (2) menanamkan nilai karakter positif untuk mencegah perilaku bullying; dan (3) menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan mendukung tumbuh kembang siswa. Kegiatan dilaksanakan oleh mahasiswa KKN di SDN Inpres 2 Koya Barat melalui tahapan: koordinasi dengan pihak sekolah, observasi awal, persiapan media pembelajaran (poster, video edukatif, dan permainan interaktif), pelaksanaan sosialisasi dalam dua pertemuan (ceramah interaktif, diskusi kelompok, role play, permainan edukatif, refleksi, dan penulisan komitmen pribadi), serta evaluasi melalui pre-post test dan observasi perilaku siswa. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman siswa dari 33% menjadi 78%, dengan peningkatan tertinggi pada pemahaman dampak bullying dan cara pencegahannya (+48%). Observasi juga menunjukkan perubahan perilaku positif, seperti keberanian menyampaikan pendapat, kemampuan menolak bullying, dan memberikan contoh pencegahan bullying. Temuan ini menegaskan efektivitas pendekatan partisipatif-interaktif dalam menanamkan empati, penghargaan terhadap teman sebaya, dan kesadaran kolektif untuk menciptakan sekolah bebas bullying.Kata kunci: Bullying; Kesadaran Siswa; KKN; Partisipatif; Interaktif; Sekolah Dasar. ABSTRACTBullying in elementary schools is a serious issue that negatively affects students’ psychological well-being, social relationships, and academic performance. This program aimed to: (1) increase students’ understanding of the forms, impacts, and dangers of bullying; (2) instill positive character values to prevent bullying behaviors; and (3) create a safe, comfortable, and supportive school environment. The program was implemented by KKN students at SDN Inpres 2 Koya Barat through stages of coordination with school staff, initial observation, preparation of learning media (posters, educational videos, and interactive games), implementation in two sessions (interactive lectures, group discussions, role play, educational games, reflection, and personal commitment writing), and evaluation through pre-post tests and behavioral observations. Results showed an increase in students’ understanding from 33% to 78%, with the highest improvement in understanding the impact of bullying and prevention strategies (+48%). Observations also indicated positive behavioral changes, such as increased confidence in expressing opinions, the ability to refuse bullying, and providing examples of bullying prevention. These findings confirm the effectiveness of a participatory-interactive approach in fostering empathy, respect for peers, and collective awareness to create a bully-free school environment. Keywords: Bullying; Student Awareness; KKN; Participatory; Interactive; Elementary School.
COLLABORATIVE CLASSROOM MANAGEMENT AND THE ROLES OF LEAD AND ASSISTANT TEACHERS IN EARLY CHILDHOOD EDUCATION: A CASE STUDY AT RA YAA BUNAYYA, PAPUA Ubaidillah, A; Maryati, Sulis
Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 14 No. 04 (2025): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v14i04.9240

Abstract

Background: Effective classroom management plays a vital role in Early Childhood Education (ECE) to support children’s cognitive, social-emotional, and behavioral development. This study explores collaborative classroom management through co-teaching practices between lead and assistant teachers at RA Yaa Bunayya, Papua. Purpose: It aims to examine the interaction, division of responsibilities, and contributions of both roles in creating an inclusive and supportive learning environment. Method: A qualitative case study was conducted using participatory observations, in-depth interviews, and document analysis involving two lead teachers, two assistant teachers, and the school principal. Result: Thematic analysis revealed that lead teachers focused on core learning activities, while assistant teachers provided individual support, maintained classroom order, and supervised children. Collaboration occurred during the planning, implementation, and evaluation stages, facilitated by open communication and clearly defined roles. Challenges such as role ambiguity and time constraints were addressed through professional training and administrative support. Conclusion: The findings affirm that co-teaching enhances classroom climate, child engagement, and instructional effectiveness. Implication: This study offers empirical insights for developing collaborative teaching models in ECE and suggests directions for future research on co-teaching implementation across diverse educational contexts in Indonesia.
Penataan Fisik Kelas Sebagai Upaya Menciptakan Lingkungan Belajar yang Efektif Permadi, Candra Aditya Bayu; Maryati, Sulis
COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 10 (2026): COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/comserva.v5i10.3532

Abstract

Penataan ruang kelas merupakan aspek fundamental dalam manajemen pendidikan yang sering terabaikan, padahal lingkungan fisik belajar berpengaruh signifikan terhadap kenyamanan dan motivasi siswa. Berdasarkan observasi di SDN INPRES SP I YAPSI, ruang kelas I, II, dan perpustakaan belum tertata optimal dengan penempatan meja-kursi kurang rapi, pencahayaan tidak memadai, serta kondisi perpustakaan yang tidak menarik minat baca siswa. Kondisi ini mendorong perlunya kajian mengenai penataan fisik ruang kelas sebagai upaya menciptakan lingkungan belajar efektif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran penataan fisik ruang kelas dalam menciptakan lingkungan belajar yang efektif dan kondusif bagi murid di tingkat sekolah dasar. Fokus penelitian meliputi pengelolaan ruang kelas, termasuk penataan meja dan kursi, pencahayaan, ventilasi, kebersihan, serta estetika ruang, dan dampaknya terhadap kenyamanan, konsentrasi, motivasi, dan minat baca murid. Penelitian juga menyoroti peran guru dalam memanfaatkan ruang yang telah tertata untuk strategi pembelajaran yang efektif dan interaktif. Hasil penelitian menunjukkan penataan ruang kelas dan perpustakaan yang baik tidak hanya memperindah tampilan fisik, tetapi juga mendukung prestasi akademik dan budaya literasi. Setelah penataan, ruang kelas menjadi lebih rapi, bersih, dan terang, berdampak pada peningkatan fokus dan antusiasme siswa. Perpustakaan yang sebelumnya kurang diminati berubah menjadi tempat belajar fungsional. Guru juga merasakan kemudahan dalam mengelola pembelajaran.Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa penataan fisik ruang kelas berperan strategis dalam menciptakan lingkungan belajar efektif. Penataan yang baik berdampak pada aspek psikologis siswa seperti rasa aman dan termotivasi. Penelitian merekomendasikan evaluasi dan penataan ruang kelas secara berkala dengan melibatkan seluruh pihak sekolah.
Hubungan Disiplin Kelas dan Motivasi Belajar Peserta Didik dalam Proses Pembelajaran Aulia Afifayanti, Nada; Nasruddin, Nasruddin; Sitatul Mar’ah, Azmi; Zulihi, Zulihi; Maryati, Sulis; Kahfi, Sahibul
Amaliyatu Tadris (AMYTA) Vol. 4 No. 2 (2026): Februari
Publisher : Institut Agama Islam Uluwiyah Mojokerto Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47759/fcgmtf02

Abstract

Tujuan kajian ini adalah menganalisis peran motivasi dan disiplin belajar dalam mengatasi hambatan perilaku peserta didik guna meningkatkan kualitas pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif-analitis berbasis studi pustaka terhadap buku dan jurnal ilmiah terbitan sepuluh tahun terakhir dengan mensinergikan temuan empiris serta teori Maslow. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa (1) Disiplin berfungsi sebagai regulator perilaku dan kontrol diri siswa; (2) Motivasi berperan sebagai motor penggerak (internal drive) yang menentukan intensitas keterlibatan akademik; (3) Terdapat hubungan timbal balik (reciprocal) di mana motivasi memicu kedisiplinan, sementara disiplin menjaga stabilitas motivasi. Sinergi keduanya terbukti secara signifikan meningkatkan hasil belajar.  The purpose of this study is to analyze the role of motivation and learning discipline in overcoming students’ behavioral barriers in order to improve the quality of learning. This research employs a descriptive–analytical qualitative method based on a literature review of books and scientific journals published over the last ten years, integrating empirical findings with Maslow’s theory. The results indicate that: (1) discipline functions as a regulator of behavior and a mechanism of students’ self-control; (2) motivation acts as a driving force (internal drive) that determines the intensity of academic engagement; and (3) there is a reciprocal relationship in which motivation stimulates discipline, while discipline maintains the stability of motivation. The synergy between the two is proven to significantly enhance learning outcomes.