Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Jurnal Abdidas

Sosialisasi Upaya Menjaga Kualitas Kerohanian Anggota Jemaat di Masa Pandemi Covid-19 di GMI Hutahaean Yosefo Gule
Jurnal Abdidas Vol. 2 No. 2 (2021): April, Pages 161-458
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdidas.v2i2.245

Abstract

Dampak Covid-19 yang sedang berlangsung sekarang ini membawa dampak luas dalam kehidupan masyarakat dan secara khusus keluarga Kristen, baik dari segi sosial, ekonomi, kerohanian termasuk di dalamnya bagaimana keluarga Kristen tetap mampu menjaga kualitas kerohaniannya di masa pandemi Covid-19 ini. Kegiatan pengabdian masyarakat yang di lakukan di GMI Hutahaean untuk memberikan solusi yang dapat diberikan atas wabah Virus Corona di tengah masyarakat yang mengakibatkan sangat berdampak pada kehidupan keluarga dan kerohanian jemaat GMI Hutahaean. Melalui sosialisasi kepada warga jemaat, bagaimana peranan kepala keluarga berperan aktif menjaga kualitas kerohanian keluarganya. Menjaga kualitas kerohanian anggota jemaat dapat dilaksanakan melalui peranan kepala keluarga itu sendiri dan peranan dari majelis gereja. Manfaat kegiatan ini bagi warga jemaat GMI Hutahaean ialah mereka mampu untuk menjalankan tugas dan tanggung jawab mereka dalam hal kedisplinan kerohanian di rumah di masa pandemi Covid-19 ini sesuai dengan Disiplin GMI BAB II, Pasal 12 dan di gereja, bahkan di tengah-tengah masyarakat.
Edukasi Pentingnya Pendidikan Katekisasi Sidi Yosefo Gule; Desra Vevalosa Ginting
Jurnal Abdidas Vol. 2 No. 5 (2021): October Pages 1021-1256
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdidas.v2i5.462

Abstract

Pendidikan katekisasi sidi merupakan salah satu bentuk pelayanan pendidikan Kristen yang dilakukan oleh gereja, yaitu mengajar atau membimbing seseorang supaya ia melakukan yang diajarkan kepadanya dan juga mengalami pertemuan dan persekutuan dengan Allah secara benar. Namun dalam kenyataannya masih banyak yang menganggap bahwa pengajaran katekisasi sidi hanyalah sebuah formalitas yang dituruti anak-anak oleh sebab tradisi gereja GMI menuntutnya. Sehingga banyak anak-anak yang mengikuti katekisasi sidi hanya sebagai formalitas untuk sekedar memasuki dan menamatkannya secara kebiasaan saja. Oleh sebab itu sangat penting untuk pemberian edukasi kepada anak-anak calon sidi tentang pentingnya pendidikan katekisasi sidi. Sehingga melalui edukasi ini pada akhirnya para anak-anak calon sidi memahami makna dan tujuan pendidikan katekisasi sidi itu sendiri dan dapat mengimplementasikannya dalam diri sendiri, dalam hidup bergereja dan bermasyarakat.
Edukasi Bahaya Merokok dalam Perspektif Kristen Yosefo Gule
Jurnal Abdidas Vol. 3 No. 4 (2022): August Pages 612-784
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdidas.v3i4.635

Abstract

Merokok dimasukkan sebagai penyakit sosial karena mempunyai dampak besar di lingkungan keluarga dan kesehatan masyarakat. Merasuk ke kelompok masyarakat berpenghasilan rendah atau miskin. Sangat memperlemah tingkat kesejahteraan keluarga (masa depan, pendidikan, ekonomi, agama) dan resmi dibatasi oleh Undang-undang. Merokok adalah menghisap bahan-bahan yang berbahaya bagi tubuh. Hasil dari beberapa penelitian terdahulu menunjukkan bahwa perilaku merokok banyak dilakukan pada masa remaja. Pada tahun 2018 menunjukkan bahwa prevalensi remaja usia 16 –19 tahun yang merokok 20,5 %. Usia merokok pada remaja di Indonesia sekarang adalah usia mulai merokok semakin muda (dini). Perokok pemula usia 10 –14 tahun meningkat lebih dari 100 % dalam kurun waktu kurang dari 20 tahun. Merokok mempunyai banyak efek negatif yang merugikan perokok itu sendiri, tetapi juga mengancam masyarakat di sekitarnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rokok dan merokok merupakan hal yang tidak diperlukan oleh tubuh manusia. Apabila tetap digunakan maka akan merusak dan berdampak negatif terhadap tubuh manusia. Karena rokok banyak mengandung zat kimia berbahaya. Berdasarkan perspektif medis, etis, hukum, hingga Alkitab, maka ditemukan tidak ada yang positif atau bermanfaat dari rokok atau merokok. Edukasi ini diharapkan memberikan wawasan baru kepada remaja dan pemuda/i di GMI Parsambilan bahwa merokok tidak mendatangkan manfaat sedikitpun untuk diri sendiri dan kesehatan manusia serta tidak membawa kemuliaan bagi Allah.
Edukasi Pentingnya Menjaga Lingkungan Hidup Sejak Dini Yosefo Gule; Neni Lasmaria Br Limbong; Pepy Pebyola Br Tarigan; Febrius Amanda Tarigan
Jurnal Abdidas Vol. 4 No. 1 (2023): February, Pages 1-120
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdidas.v4i1.756

Abstract

Sampai hari ini fenomena lingkungan hidup termasuk dalam keadaan kondisi krisis, baik itu krisis lingkungan fisik maupun lingkungan sosial. Indikasinya ialah keadaan lahan tanah pertanian semakin kurang produktif, flora dan fauna semakin punah, pencemaran udara, tanah longsor, banjir, kebakaran hutan, perubahan iklim. Maka, tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberikan edukasi tentang pentingnya menjaga lingkungan hidup sejak dini bagi siswa-siswi di SDN 040544 Dolat Rayat. Edukasi ini memberikan wawasan baru kepada peserta didik tentang krisis lingkungan hidup, memahami cara memilah samapah organik, anorganik dan B3, memahami manfaat lingkungan hidup bagi siswa di sekolah dan diri sendiri serta semakin mencintai dan menjaga lingkungan hidup, karena menjaga lingkungan hidup itu penting demi kesejahteraan dan keberlanjutan kehidupan manusia di muka bumi ini. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah metode ceramah edukasi dengan contoh-contoh kongkrit tentang bagaimana menjaga lingkungan hidup yang telah dikemas dalam bentuk media gambar. Sebagai evaluasi dari kegiatan ini dilakukan diskusi tanyak-jawab.