Wahyuni, Neneng Sri
Unknown Affiliation

Published : 6 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Menelusuri Perspektif Kontemporer Dalam Metodologi Studi Islam Antara Tradisi dan Transformasi Wahyuni, Neneng Sri; Hidayatuloh, Abdul Aziz; Hasan, Muhammad; Komarudin, Omang; Nurkholiq, Agus
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 1 (2025): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v5i1.1328

Abstract

Islamic studies as a field of discipline has undergone significant transformation throughout its history. The methodology used in Islamic studies continues to evolve, in line with the social, political, and intellectual developments within Muslim societies. This article explores the relationship between traditional methodologies in Islamic studies and the contemporary, more inclusive, and interdisciplinary approaches. By incorporating social theory, sociology, gender studies, and philosophy, the article argues that Islamic studies methodology needs to adapt to modern dynamics in order to provide a more holistic understanding of the religious and social phenomena faced by Muslims today. Furthermore, the article examines how traditional methodologies, focusing on tafsir, hadith, and fiqh, can be integrated with modern theories such as postcolonial theory, political sociology, and feminist theory. The research shows that while classical Islamic thought provides a strong foundation, contemporary methodologies that are more open to interdisciplinary approaches can offer new solutions in addressing contemporary challenges such as radicalization, secularization, and pluralism in the Muslim world.ABSTRAKStudi Islam sebagai disiplin ilmu telah berkembang seiring dengan perubahan sosial, politik, dan intelektual dalam masyarakat Muslim, yang memunculkan kebutuhan untuk menyesuaikan metodologi dengan tantangan zaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pergeseran metodologi dalam studi Islam, mengintegrasikan pendekatan tradisional dengan teori-teori sosial-politik kontemporer, seperti teori postkolonial, sosiologi, dan feminisme. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui studi literatur, mengkaji karya-karya klasik dan kontemporer terkait metodologi studi Islam. Data dianalisis menggunakan pendekatan analisis tematik untuk mengidentifikasi tema utama dalam perubahan metodologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun metodologi tradisional yang berfokus pada tafsir, hadits, dan fiqh memiliki nilai penting dalam memahami ajaran Islam, pendekatan interdisipliner yang menggabungkan teori-teori modern semakin diperlukan untuk menjawab tantangan sosial-politik dunia Muslim masa kini, seperti radikalisasi, sekularisasi, dan pluralisme.
Pendekatan Filsafat Ilmu Terhadap Metode Ilmiah (Studi Epistemologi, Etika, Dan Inovasi) Wahyuni, Neneng Sri; Komarudin, Didin; Rifki, Much
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 2 (2025): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v5i2.1360

Abstract

This study examines the interrelation between epistemology, ethics, and innovation within the framework of the scientific method, using a philosophy of science approach. Employing a qualitative method through literature review and conceptual analysis, the research investigates how scientific knowledge is constructed, validated, and ethically applied in research practice. The findings indicate that epistemology serves as a foundation for ensuring the validity of knowledge, ethics maintains the integrity and social responsibility of research, and innovation represents the tangible outcome of a philosophically grounded and sustainable scientific process. This study highlights the importance of integrating these three elements to foster scientific development that is not only methodologically sound but also socially and ethically accountable.ABSTRAKPenelitian ini mengkaji keterkaitan antara epistemologi, etika, dan inovasi dalam konteks metode ilmiah melalui pendekatan filsafat ilmu. Dengan menggunakan metode kualitatif berbasis studi literatur dan analisis konseptual, penelitian ini menganalisis bagaimana pengetahuan ilmiah dibentuk, divalidasi, dan diterapkan secara etis dalam praktik penelitian. Hasil kajian menunjukkan bahwa epistemologi berperan sebagai fondasi dalam memastikan validitas pengetahuan, etika berfungsi menjaga integritas dan tanggung jawab sosial penelitian, sedangkan inovasi menjadi wujud konkret dari penerapan metode ilmiah yang filosofis dan berkelanjutan. Penelitian ini menegaskan pentingnya integrasi antara ketiga elemen tersebut untuk mendorong perkembangan ilmu pengetahuan yang tidak hanya sahih secara ilmiah, tetapi juga bertanggung jawab secara sosial dan etis.
Implementasi Pendidikan Agama Islam Berbasis Kearifan Lokal Dalam Menghadapi Dinamika Sosial Di Kecamatan Ibun Wahyuni, Neneng Sri; Nasrullah, Fathonah; Fauziyah, Nita; Sobariah, Sobariah; Hidayatuloh, Abdul Aziz; Saepulah, Saepulah; Bahri, Asep Saeful
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 2 (2025): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v5i2.1349

Abstract

Islamic Religious Education (IRE) plays a crucial role in shaping students' character, especially in addressing evolving social dynamics. This study aims to explore the implementation of Islamic religious education based on local wisdom and its impact on students' character development. Using a qualitative approach and a case study method in Ibun District, data were collected through in-depth interviews and observations. The findings indicate that integrating local wisdom into IRE strengthens students' understanding of Islamic teachings and instills values of tolerance and togetherness. However, implementation faces challenges such as limited resources, lack of teacher understanding, and differing community perspectives on integrating culture into religious education. Therefore, developing a curriculum based on local values and providing intensive training for educators are essential to ensure the effective application of this approach.ABSTRAKPendidikan Agama Islam (PAI) memiliki peran krusial dalam membentuk karakter siswa, terutama dalam menghadapi dinamika sosial yang terus berkembang. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi implementasi pendidikan agama berbasis kearifan lokal serta dampaknya terhadap pembentukan karakter siswa. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan metode studi kasus di Kecamatan Ibun, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi kearifan lokal dalam pembelajaran PAI dapat memperkuat pemahaman siswa terhadap ajaran Islam serta menanamkan nilai-nilai toleransi dan kebersamaan. Namun, implementasi ini menghadapi tantangan seperti keterbatasan sumber daya, kurangnya pemahaman guru, dan perbedaan sudut pandang masyarakat terkait integrasi budaya dalam pendidikan agama. Oleh karena itu, diperlukan pengembangan kurikulum berbasis nilai lokal serta pelatihan intensif bagi pendidik agar pendekatan ini dapat diterapkan secara lebih efektif.
Integrasi Nilai Lokal Dalam Pendidikan Islam: Tinjauan Perspektif Al-Qur’an dan Hadis Wahyuni, Neneng Sri; Alijaya, Adudin; Komarudin, Edi
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 3 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v5i3.1547

Abstract

Education plays a strategic role in shaping national character. In Indonesia’s culturally rich context, an educational approach based on local wisdom is essential to preserve traditional values. This article aims to explain the concept of local wisdom-based education, examine its relevance from the perspective of the Qur’an and Hadith, and explore its application in Islamic education. Employing a qualitative content analysis of relevant literature, this study reveals that integrating local values—when not in conflict with Islamic principles—can strengthen cultural identity and foster noble character in students. The theoretical contribution of this study lies in reinforcing a contextual Islamic education paradigm through the synergy between local culture and Islamic values. Key implementation aspects include curriculum integration, contextual learning methods, and the role of religious institutions.ABSTRAKPendidikan memiliki peran strategis dalam membentuk karakter bangsa. Dalam konteks Indonesia yang kaya akan budaya, pendekatan pendidikan berbasis kearifan lokal menjadi penting sebagai bentuk pelestarian nilai-nilai tradisional. Artikel ini bertujuan untuk menjelaskan konsep pendidikan berbasis kearifan lokal, menelaah relevansinya dalam perspektif Al-Qur’an dan Hadis, serta mengeksplorasi implementasinya dalam pendidikan Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis isi (qualitative content analysis) terhadap literatur yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi nilai-nilai lokal yang tidak bertentangan dengan syariat Islam dapat memperkuat identitas budaya sekaligus membentuk akhlak mulia peserta didik. Kontribusi teoritis kajian ini terletak pada penguatan paradigma pendidikan Islam yang kontekstual melalui sinergi budaya lokal dan nilai-nilai keislaman. Integrasi nilai lokal dalam kurikulum, metode pembelajaran, serta peran lembaga keagamaan menjadi kunci dalam implementasinya.
Integrasi Pendidikan Keagamaan Untuk Pembentukan Karakter di Sekolah Dasar Multikultural Wahyuni, Neneng Sri; Hidayatuloh, Abdul Aziz; Hasan, Muhammad; Nugraha, Lukman; Rahman, Haedar
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 3 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v5i3.1350

Abstract

This study aims to explore the role of integrating religious education into the elementary school curriculum in shaping students' moral, social, and spiritual values. Using a qualitative approach and a case study design at SDN Cigumelor, data were collected through interviews, observations, and curriculum document analysis. The findings indicate that the integration of religious values fosters students' character development—such as empathy, tolerance, discipline, and responsibility—while also creating an inclusive and harmonious classroom environment. This study provides practical contributions to the development of character-based curricula and offers theoretical insights into the importance of religious education in multicultural school settings.ABSTRAKPenelitian ini bertujuan mengeksplorasi peran integrasi pendidikan keagamaan dalam kurikulum sekolah dasar terhadap pembentukan nilai moral, sosial, dan spiritual siswa. Dengan pendekatan kualitatif dan desain studi kasus di SDN Cigumelor, data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Temuan menunjukkan bahwa integrasi nilai-nilai keagamaan mendorong perkembangan karakter siswa, seperti empati, toleransi, disiplin, dan tanggung jawab, sekaligus menciptakan suasana kelas yang inklusif dan harmonis. Studi ini berkontribusi secara praktis dalam pengembangan kurikulum berbasis karakter serta menawarkan perspektif teoretis tentang pentingnya pendidikan keagamaan dalam lingkungan sekolah multikultural.
PENDEKATAN DAN STRATEGI PENDIDIKAN NILAI DI ERA GLOBALISASI UNTUK PEMBENTUKAN KARAKTER PESERTA DIDIK Rifki, Muchamad; Wahyuni, Neneng Sri; Nasrullah, Fathonah; Hidayatuloh, Abdul Aziz; Hasan, Muhammad
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 6 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v5i6.2054

Abstract

This study examines the urgency of value education in the era of globalization, as well as the approaches and strategies that can be applied in learning processes to shape students’ character. Globalization brings positive impacts such as easier access to information and improved skills, but it also presents challenges including moral degradation, weakened cultural identity, and increasing individualism. Therefore, value education must be positioned as an integral part of the learning process. This research employs a library research method by analyzing literature related to value education, learning approaches, and character-building strategies. The findings indicate that value education can be internalized through approaches such as role modeling, habituation, value dialogue, value clarification, and curriculum integration. This study identifies that the combination of role modeling and habituation represents the most effective strategy within the context of formal education in Indonesia. In addition, active learning, collaborative learning, and project-based learning provide opportunities for students to understand and practice values through real-life experiences. This research offers a conceptual contribution to the development of value-education practices based on curriculum integration and active learning in schools.ABSTRAKPenelitian ini membahas urgensi pendidikan nilai di era globalisasi serta pendekatan dan strategi yang dapat diterapkan dalam proses pembelajaran untuk membentuk karakter peserta didik. Globalisasi membawa dampak positif berupa kemudahan akses informasi dan peningkatan keterampilan, namun juga menimbulkan tantangan seperti degradasi moral, melemahnya identitas budaya, dan meningkatnya individualisme. Oleh karena itu, pendidikan nilai perlu ditempatkan sebagai bagian integral dari pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan dengan menganalisis literatur terkait pendidikan nilai, pendekatan pembelajaran, dan strategi implementasi karakter. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendidikan nilai dapat di internalisasi melalui pendekatan keteladanan, pembiasaan, dialog nilai, klarifikasi nilai, serta integrasi nilai dalam kurikulum. Kajian ini menemukan bahwa kombinasi pendekatan keteladanan dan pembiasaan merupakan strategi yang paling efektif dalam konteks pendidikan formal di Indonesia. Selain itu, strategi pembelajaran aktif, kolaboratif, dan berbasis proyek memberikan ruang bagi peserta didik untuk memahami dan mempraktikkan nilai dalam pengalaman nyata. Penelitian ini memberikan kontribusi konseptual dalam pengembangan praktik pendidikan nilai berbasis integrasi kurikulum dan pembelajaran aktif di sekolah.