Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

PENERAPAN METODE PENDIDIKAN AKHLAK DALAM MENINGKATKAN KEPRIBADIAN SISWA DI SMP NIHAYATUL AMAL RAWAMERTA Fakhiroh, Eva; Wahyudin, Undang Ruslan; Mustofa, Taufik
PeTeKa (Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengembangan Pembelajaran) Vol 6, No 1 (2023): PeTeKa (Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengembangan Pembelajaran)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ptk.v6i1.101-105

Abstract

Peneliti melakukan penelitian ini didasari dengan yang melatar belakangi kemerosotan akhlak pada remaja khusus nya pada jenjang pendidikan menengah pertama dengan rendahnya kepribadian yang dimiliki yang disebabkan oleh kemerosotan akhlak. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor yang mempengaruhi rendahnya akhlak yang dimiliki oleh siswa yaitu seperti budaya barat yang telah mengkontaminasi pendidikan agama islam sehingga budaya islam membias dan tidak berpengaruh terhadap pembentukan kepribadian siswa. Penelitian ini bertujuan untuk dapat mendeskripsikan terhadap metode pendidikan akhlak dalam meningkatkan kepribadian siswa di SMP Nihayatul Amal Rawamerta. Jenis Penelitian ini merupakan jenis Kualitatif yang mana peneliti melakukan observasi dengan merumuskan hasil temuan dilapangan melalui penuangan dengan pendeskripisan kata-kata, dengan menggunakan pengumpulan data berupa wawancara, observasi, serta dokumentasi sebagai bahan untuk dapat memperoleh informasi yang ada dilapangan sebagai hasil dari penelitian. pengelolaan data hasil yang di temukan dilapangan menggunakan penyajian data, reduksi data, dan menarik kesimpulan sebagai hasil dari temuan yang ditemukan dilapangan pada saat penelitian. Metode Pendidikan akhlak yang diterapkan di SMP Nihayatul Amal Rawamerta Karawang adalah dengan menjadikan Al-qur’an dan hadits Sebagai landasan berakhlak siswa untuk menumbuhkan karakter serta kepribadian melalui sumber ajaran agama islam tersebut. hal ini bertujuan untuk dapat menciptakan budaya islam pada lembaga pendidikan serta siswa yang memiliki akhlak mulia.
PENGARUH STRATEGI PENGELOMPOKAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQURAN HADIS TERHADAP PEMAHAMAN SISWA KELAS VII DI MTSN 4 KARAWANG Pengelola, Pengelola; Naufal, Muhammad Fatur Rafi; Abdurrohim, Abdurrohim; Mustofa, Taufik
Tasyri` : Jurnal Tarbiyah-Syari`ah-Islamiyah Vol. 32 No. 02 (2025): Oktober
Publisher : LPPM STAI Ihyaul Ulum Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70281/d6n2er44

Abstract

Dalam Pendidikan seorang guru adalah sosok terpenting dalam proses belalajar-mengajar. Pada penelitian ini penulis mencoba untuk menjelaskan tentang adakah pengaruh strategi pengelompokan siswa dalam kegiatan belajar mengajar Al-Qur’an hadis dalam pemahaman siswa di Mtsn 4 Karawang. Tujuan penelitian ini yaitu Untuk mengetahui Pengaruh Strategi pengelompokan siswa terhadap pemahaman siswa pada mata pelajaran Alquran hadis di MTs Negeri 4 Karawang. Penelitian ini adalah penelitan kuantitatif dengan desain quasi experimental desaign, Populasi dari penelitian ini adalah kelas vii tahun ajaran 2022/2023, selanjutnya di tentukan sampel dengan Purposive sampling untuk mendapatkan kelas eksperimen dan kelas kontrol. Hasil penelitian ini terlihat adanya pengaruh yang signifikan dari strategi pengelompokan siswa terhadap pemahaman siswa pada mata pelajaran al-quran hadis.
Correlation between Islamic Religious Education and Student Behavior: Quantitative Study at Singaperbangsa University of Karawang Muzaki, Iqbal Amar; Mustofa, Taufik; Permana, Hinggil; Nurhasan, Nurhasan; Faizin, Muhamad
Intiqad: Jurnal Agama dan Pendidikan Islam Vol 17, No 2 (2025)
Publisher : UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/25359

Abstract

This study examines the correlation between active participation in Islamic Religious Education (PAI) courses and student behavior at Singaperbangsa University in Karawang. The background of this study is based on the importance of character building and positive student behavior in higher education amidst the challenges of the digital era and rapid social change, as well as the role of PAI in the process. The formulation of this research problem is to examine whether there is a positive correlation between students' activeness in attending PAI courses and their behavior. This study used a quantitative approach with survey method and correlational design, involving 81 undergraduate management students of Universitas Singaperbangsa Karawang who took PAI courses. Data were collected through a questionnaire that measured their participation in PAI courses and various aspects of student behavior. The results of the analysis showed a strong and statistically significant positive relationship between active participation in PAI courses and student behavior (r = 0.605, p 0.01). This finding indicates that students who are more active in PAI courses tend to exhibit more positive behaviors. This article contributes to the theoretical understanding of the effectiveness of PAI in shaping student behavior, and provides practical implications for curriculum developers and PAI lecturers to improve the quality of learning to foster positive behavior in students.
PERAN KELUARGA DALAM PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Pengelola, Pengelola; Anas, Muhammad; Abdurrohim, Abdurrohim; Mustofa, Taufik
TABYIN: JURNAL PENDIDIKAN ISLAM Vol 7 No 02 (2025): Desember
Publisher : STAI Ihyaul Ulum Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70281/7x53d967

Abstract

Dalam keluarga pendidikan salah satu hal yang paling penting dan mendasar dalam pengemblengan sikap seseorang. Pada dasarnya pendidikan dalam keluarga dilaksanakan dengan nilainilai agama, etika yang meliputi budi perkerti, cara, tingkah laku yang harus dilakukan dalam kehidupan sehari-hari. Penulisan ini bertujuan untuk mengetahui dan membahas peran pendidikan agama Islam dalam keluarga. Metode penulisan ini adalah kajian kepustakaan dengan pendekatan deskriptif dan eksploratif. Dapat disimpulan bahwa peran pendidikan agama Islam merupakan: (1) pondasi dalam keluarga untuk membentuk perilaku dan moral anak-anak dan mengetahui batasan baik dan buruk, (2) berfungsi untuk membentuk manusia yang meyakini dan bertaqwa kepada Allah SWT, (3) pondasi utama dan berperan dalam pendidikan moral bagi keluarga dan pembangunan masyarakat Indonesia seluruhnya.  
A Dynamic Halal Social Capital-Based Islamic Religious Education Learning Model for the Development of University Students' Digital Ethics Mustofa, Taufik; Maulana, Rd. Muhamad Hilmi
Scaffolding: Jurnal Pendidikan Islam dan Multikulturalisme Vol. 8 No. 1 (2026): Pendidikan Islam dan Multikulturalisme
Publisher : Institut Agama Islam Sunan Giri (INSURI) Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/scaffolding.v8i1.9165

Abstract

This study aims to analyze the Dynamic Halal Social Capital-based Islamic Education learning model in fostering digital ethics among university students. This study uses a qualitative approach with a case study design conducted on undergraduate students of the Islamic Education Study Program at the Faculty of Islamic Studies, Singaperbangsa University, Karawang. Data were obtained from in-depth interviews with students and lecturers, observations of the learning process in the classroom, analysis of learning administration documents, and supported by questionnaire data to reinforce field findings. The data were analyzed using thematic analysis to identify learning patterns, forms of Dynamic Halal Social Capital integration, and their implications for the formation of students' digital ethics. The results showed that the Dynamic Halal Social Capital-based Islamic Education learning model, which integrates beliefs, Islamic norms, and academic social networks, is capable of fostering students' digital ethics through three main orientations, namely digital academic, religious, and digital social. This model is implemented through a participatory, reflective, and contextual learning approach, so that digital ethics is understood as a moral, social, and spiritual responsibility. This study provides a conceptual contribution by offering a framework for an Islamic Education learning model based on halal social capital, as well as an empirical contribution to the development of Islamic Education learning that is adaptive and relevant to the ethical challenges of the digital age.