Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Pelatihan Penggunaan Aplikasi Pertanian untuk Mendukung Usaha Petani dan Pencapaian SDGs Desa Yulisda, Desvina; Razi, Ar; Mulyawan, Rizka; Muliana, Erna; Nosari, Yulia; Wilujeng, Sri
Jurnal Malikussaleh Mengabdi Vol. 3 No. 1 (2024): Jurnal Malikussaleh Mengabdi, April 2024
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jmm.v3i1.15654

Abstract

Desa Kenine merupakan Desa yang sebagian besar mata pencaharian penduduknya adalah bertani, hasil pertanian menjadi sumber untuk memenuhi kebutuhan hidup masyarakatnya. Berdasarkan kondisi Desa Kenine saat ini, untuk menghasilkan hasil pertanian yang mencukupi bahkan menjadi usaha tani berkelanjutan atau wirausaha bidang pertanian dibutuhkan strategi untuk menghasilkan hasil pertanian yang melimpah. Saat ini masyarakat hanya menggunakan pengetahuan terkait solusi masalah dalam bercocok tanam melalui pengalaman secara turun temurun tanpa adanya pakar di bidang pertanian. Dengan demikian untuk mengatasi permasalahan serta meningkatkan pengetahuan masyarakat dapat dicapai dengan penerapan teknologi untuk kemandirian masyarakat melalui aplikasi yang dapat mendukung usaha tani dalam memperoleh pengetahuan bercocok tanam berdasarkan ilmu pakar serta dapat mendukung upaya pemerintah dalam peningkatan pendidikan melalui kegiatan pembangunan berkelanjutan era Sustainable Development Goals (SDGs). Untuk mendukung petani dalam pengembangan pengetahuan pertanian melalui teknologi digital saat ini maka dilakukan kegiatan pelatihan penggunaan aplikasi pertanian yang bertujuan untuk mendorong kesadaran masyarakat akan pentingnya pendidikan melalui perolehan pengetahuan keterampilan teknik dan kewirausahan yang relevan dengan pemanfaatan teknologi menggunakan smartphone. Kegiatan ini dilakukan secara bertahap mulai dari persiapan, pelaksanaan hingga tahap evaluasi. Hasil dari kegiatan yang telah dilakukan adalah pengetahuan dan pengalaman  yang diterima oleh masyarakat dalam penggunaan aplikasi serta implementasinya pada tanaman di sekitar perkebunan masyarakat dengan uji coba aplikasi dalam mendeteksi hama penyakit serta tanggapan postif dari masyarakat melalui hasil evaluasi yaitu bertambahnya pengetahuan masyarakat terkait cara mengaplikasikan software secara langsung yang nantinya dapat membantu masyarakat dalam mengatasi permasalahan pertanian secara mandiri baik melalui fitur aplikasi maupun melalui jaringan pakar petanian pada aplikasi. 
Penyuluhan Tentang Rumah Sehat Bagi Masyarakat Desa Ujong Blang Kota Lhokseumawe Deni, D; Fahrizal, Effan; Hendra, H; Olivia, Sisca; Muliana, Erna; Nasruddin, N
Jurnal Solusi Masyarakat Dikara Vol 2, No 1 (2022): April 2022
Publisher : Yayasan Lembaga Riset dan Inovasi Dikara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rumah sebagai tempat tinggal merupakan wadah dimana manusia memulai kehidupan dari lahir hingga tua, tempat berkembang tubuh dan mental hingga dimana rumah menjadi wadah yang berpengaruh dalam proses kualitas hidup manusia. Paradigma masyarakat terhadap fisik rumah pada umumnya hanya terorientasi pada faktor estetika seperti gaya, keindahan, dan keunikannya. Ternyata lebih dari itu, kondisi fisik rumah yang baik akan memberikan nilai kesehatan yang baik pula bagi fisik dan psikis penghuninya. Kegiatan ini hanya terorientasi memberikan pemahaman kepada masyarakat setempat tentang rumah sehat secara fisik yang terlingkup dalam kebutuhan luas ruang minimal tempat tinggal, sirkulasi udara, penerangan, air bersih dan air kotor, dan pembuangan sampah. Oleh karena terbatasnya kesempatan dan luasnya pengetahuan tentang rumah sehat dalam ilmu arsitektur, aspek tersebut merupakan pengetahuan dasar minimal yang dapat diberikan pada kegiatan kali ini.
The Physical Setting of Street Food on Jalan Darussalam, Lhokseumawe City. Samirah, Fathya; Novianti, Yenny; Muliana, Erna
Rumoh Journal of Architecture Vol. 15 No. 1 (2025): Rumoh: Journal of Architecture
Publisher : Department of Architecture, Faculty of Engineering, University of Muhammadiyah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37598/rumoh.v15i1.240

Abstract

The Spatial Configuration of Street Food on Jalan Darussalam, Banda Sakti District, Lhokseumawe City: A Qualitative Study The street food corridor of Jalan Darussalam, located in Banda Sakti District, Lhokseumawe City, is one of the main roads with a strategic role in the activities of the local community. This road serves as a hub for economic and social activities, featuring various businesses such as shops, stalls, and street food vendors lining its sides.The purpose of this study is to identify the factors influencing the spatial physical setting of street food establishments in the urban space of Jalan Darussalam, Banda Sakti District, Lhokseumawe City. Through field observations and interviews with street food vendors, consumers, and local residents, the study reveals that adequate infrastructure enhances the attractiveness of the street food area, increases vendors’ incomes, and supports food security and community welfare. This study employs a qualitative method with a behavior mapping approach. The findings highlight spatial variables such as location, distance, proximity, adjacency, and territoriality. Street food tends to concentrate in strategic locations with high accessibility, such as city centers, market areas, and major transportation routes. The spatial patterns, including the distance between vendors and their proximity to supporting facilities like terminals, offices, and residential areas, form a spatial network that contributes to economic and social activities. The adjacency of vendors creates clusters that serve as an added attraction for consumers. From a territorial perspective, street food connects various urban space functions but also has the potential to generate conflicts over space usage, particularly in densely populated areas.
Identification Of The Meaning And Form Of Malay Decorative Varieties In The Mabmi Langkat Building Nazriah, Putri; Mirsa, Rinaldi; Muliana, Erna
Rumoh Journal of Architecture Vol. 15 No. 1 (2025): Rumoh: Journal of Architecture
Publisher : Department of Architecture, Faculty of Engineering, University of Muhammadiyah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37598/rumoh.v15i1.262

Abstract

Langkat Regency, as one of the regions with strong Malay cultural roots in North Sumatra, shows its cultural existence through various aspects, including building architecture. One of the prominent buildings that represents Malay culture in Langkat is the Indonesian Malay Cultural Council (MABMI) Building. This building was established as a center for Malay cultural and customary activities, so it is inherently expected to display visual characteristics that reflect Malay identity and values. This building is an important representation of Malay cultural identity in the region. This study aims to identify the symbolic meaning and visual form of Malay decorative motifs applied to the Indonesian Malay Cultural Council (MABMI) Building in Langkat Regency, North Sumatra. The method used is a descriptive qualitative approach with data collection techniques through direct observation, visual documentation, and interviews with local cultural sources. The results of the study show that the decorative motifs used are dominated by floral motifs such as bamboo shoots, tendrils, and lotus flowers, as well as geometric ornaments that reflect the principles of balance and harmony in Malay culture. The meaning contained in the motif reflects religious values, morality, and the harmonious relationship between humans and nature and the Creator. In conclusion, the decorative motifs in the MABMI Langkat Building not only function as aesthetic elements, but also as a medium for preserving Malay cultural values ​​that are full of philosophical meaning.