Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Pendidikan Kesehatan Hipertensi dan Cek Kesehatan di Dusun Tambalan, Pleret, Bantul, Yogyakarta Murwani, Arita; Sari, Fatimah; Julia K, Juda
JOURNAL OF PHILANTHROPY: The Journal of Community Service Vol. 1 No. 1 (2023): Journal of Philanthropy, Januari 2023
Publisher : Samodra Ilmu: Lembaga Penelitian, Penerbitan, dan Jurnal Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58353/jop.v1i1.59

Abstract

Hypertension is one of the major health problems in the world that must be addressed immediately, according to data from the World Health Organization, hypertension attacks hypertension in women (40.17%) higher than men (34.83 percent), the highest hypertension in Yogyakarta is in Gunung Kidul (39.25%), the second is Kulon Progo (34.70%), the third is Sleman (32.01%), the fourth is Bantul (29.89%). primary and secondary prevention strategies aimed at reducing the incidence of morbidity, mortality, as well as reducing the incidence of hypertension Primary health services in the community are the spearhead in controlling hypertension. If implemented properly, it can reduce morbidity, complications and death due to hypertension. The purpose of this activity is to increase public knowledge in order to avoid hypertension which triggers the emergence of certain accompanying diseases. The method of carrying out activities is by conducting direct exposure through PPT. The number of participants in this activity amounted to 72 people including the elderly (elderly), and teenagers, cadres of the Puskesmas in Tambalan Pleret Hamlet, Bantul Yogyakarta. The implementation of this activity is through lectures using PPT media so that it is easy to convey to parents and teenagers who are present at TPA Ar-Rahmat Dusun Tambalan Pleret Bantul Yogyakarta. The activity went smoothly as seen from the enthusiasm of the participants who attended. Participants' knowledge and understanding of hypertension was better than before the counseling.
PENGARUH AROMATERAPI LAVENDER TERHADAP NYERI DISMENOREA PADA MAHASISWI DI PESANTREN STIKES SURYA GLOBAL YOGYAKARTA Murwani, Arita; Amry, Riza Yulina; Hikmawati, Anna Nur; M, Ani Mashunatul
Jurnal Delima Harapan Vol 12 No 2 (2025): September
Publisher : AKADEMI KEBIDANAN HARAPAN MULYA PONOROGO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31935/delima.v12i2.257

Abstract

Background: Dysmenorrhea is a common issue frequently experienced by female university students, especially during menstruation, and it can negatively affect daily activities such as studying and worship. Primary dysmenorrhea occurs due to uterine contractions caused by increased levels of prostaglandins. To address this complaint, many non-pharmacological approaches are used, one of which is complementary therapy in the form of lavender aromatherapy. Lavender (Lavandula angustifolia) is known to contain active compounds such as linalool and linalyl acetate, which have analgesic properties and provide a relaxing effect through the limbic system when inhaled. This effect has the potential to reduce pain perception. Objective:This study aims to determine the effect of administering lavender aromatherapy on the intensity of dysmenorrhea pain among female students at a pesantren in Yogyakarta. Methods: This study employed a pre-experimental design with a one-group pre-post test approach. The sample consisted of 30 female students selected using purposive sampling from the total population. Pain intensity was measured using the Numeric Rating Scale (NRS) questionnaire, based on parameters ranging from mild to severe pain. Measurements were taken before the intervention (pre-test), then participants were given lavender aromatherapy by applying two drops to a tissue to be inhaled for 10 minutes. A follow-up measurement (post-test) was conducted afterward. Results: There was a decrease in the average pain scale from 5.93 (before the intervention) to 4.00 (after the intervention). Statistical analysis using a paired t-test showed a p-value of 0.000 (p < 0.05), indicating that the administration of lavender aromatherapy had a significant effect on reducing the intensity of dysmenorrhea pain. Conclusion: The administration of lavender aromatherapy was proven to significantly reduce the intensity of dysmenorrhea pain among female students at the pesantren in Yogyakarta and can therefore be recommended as a safe and easily applicable non-pharmacological alternative therapy.
ANALISIS PENERAPAN TERAPI RELAKSASI OTOT PROGRESIF PADA KLIEN DENGAN MASALAH KEPERAWATAN MANAGEMEN KESEHATAN TIDAK EFEKTIF: Analysis Of The Application Of Progressive Muscle Relaxation Therapy In Clients With Nursing Problems Ineffective Health Management Murwani, Arita; Refansyah, Erul Ahmad; Mahmudah, Ani Mahsunatul; Amry, Riza Yulina; Hikmawati, Ana Nur
Media Keperawatan: Politeknik Kesehatan Makassar Vol 15 No 1 (2024): Media Keperawatan: Politeknik Kesehatan Makassar
Publisher : Jurusan Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi merupakan suatu keadaan dimana terjadi peningkatan pada tekanan darah yang memberi gejala akan berlanjut ke suatu organ target seperti stroke untuk otak, penyakit jantung koroner untuk pembuluh darah jantung, dan hipertrofi ventrikel kanan untuk otot jantung.Penatalaksanaan hipertensi dibagi menjadi dua cara yaitu non farmakologis dan farmakologis. Terapi non farmakologis merupakan terapi tanpa menggunakan agen obat dalam proses terapinya, sedangkan terapi farmakologis menggunakan obat atau senyawa yang dalam kerjanya dapat menurunkan tekanan darah pasien. Pemberian terapi non farmakologis salah satunya adalah terapi relaksasi otot progresif. Penelitian ini untuk menganalisis terapi relaksasi otot progresif pada klien dengan masalah keperawatan managemen kesehatan tidak efektif pada tahap perkembangan keluarga usia lanjut di Pleret. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan menggunakan pendekatan studi kasus. Setelah dilakukan intervensi keperawatan dengan pemberian terapi relaksasi otot progresif ada pengaruh terapi relaksasi otot progresif terhadap hipertensi yang terjadi pada Tn.Y dan Ny.M, sebelum dilakukan pemberian terapi relaksasi otot progresif tekanan darah Tn.Y 150/80 mmHg dan setelah dilakukan intervensi mangalami penurunan tekanan darah menjadi 140/80 mmHg. Pada Ny.M sebelum dilakukan pemberian terapi relaksasi otot progresif tekanan darah 160/80 mmHg dan setelah dilakukan intervensi mangalami penurunan tekanan darah menjadi 150/80 mmHg. Ada pengaruh terapi relaksasi otot progresif terhadap hipertensi dengan masalah keperawatan manajemen kesehatan tidak efektif yang terjadi pada Tn.Y dan Ny.M.
STUDI KASUS: INOVASI EDUKASI KESEHATAN PENGELOLAAN STROKE PADA KELUARGA TAHAP PERKEMBANGAN LANSIA DENGAN MANAJEMEN KESEHATAN TIDAK EFEKTIF: Case Study: Health Education on Stroke Management in Families at the Developmental Stage of the Elderly with Ineffective Health Management Murwani, Arita; Budiarto, Agung; Murtoyo, Eddy; Juartini, Dwi
Media Keperawatan: Politeknik Kesehatan Makassar Vol 15 No 2 (2024): Media Keperawatan: Poltekkes Kemenkes Makassar
Publisher : Jurusan Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Stroke adalah penyakit defisit neurologis yang disebabkan oleh perdarahan ataupun sumbatan dengan gejala dan tanda yang sesuai pada bagian otak yang terkena, yang dapat menimbulkan cacat bahkan kematian. Stroke adalah penyakit yang dapat memberikan berbagai dampak kepada pasien maupun pada anggota keluarga. Tujuan: Studi kasus ini bertujuan untuk mengetahui tindakan edukasi kesehatan pengelolaan stroke pada keluarga dari mulai pengkajian, diagnosa, perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi di Wilayah Kerja Puskesmas Sewon 1 Bantul Yogyakarta. Studi kasus ini menggunakan satu keluarga dengan salah satu anggota keluarga menderita stroke yang berada di Wilayah Kerja Puskesmas Sewon 1 Bantul Yogyakarta dan studi kasus ini dilakukan selam 3 kali kunjungan. Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian survay dengan design berupa studi kasus yang menggambarkan dan mengeksplorasi pemberian tindakan edukasi kesehatan pengelolaan stroke pada keluarga dengan manajemen kesehatan tidak efektif. Hasil: tindakan edukasi kesehatan pada keluarga dengan menggunakan media flipchart dan media nyata berbagai macam sayur dan buah sehingga  mampu memberikan pemahaman kepada keluarga dengan metode penyuluhan dan demonstrasi. Kesimpulan: Hasil studi kasus ini menunjukkan bahwa tindakan edukasi kesehatan pada keluarga dengan masalah keperawatan manajemen kesehatan tidak efektif ini berpengaruh dan efektif.
PENERAPAN RENDAM KAKI AIR HANGAT PADA KELUARGA DENGAN ANAK YANG MENGALAMI HIPERTERMI: Application of warm foot baths in school-aged children experiencing hyperthermia within a family context Sulastri, Mey; Kurniati, Fitri Dian; Murwani, Arita; Riyadi, Muskhab Eko
Media Keperawatan: Politeknik Kesehatan Makassar Vol 16 No 1 (2025): Media Keperawatan: Poltekkes Kemenkes Makassar
Publisher : Jurusan Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/jmk.v16i1.1155

Abstract

Hipertermi merupakan suatu keadaan suhu tubuh di atas normal sebagai akibat peningkatan pusat pengatur suhu di hipotalamus. Hipertermi atau demam merupakan kondisi umum yang sering dialami anak-anak, termasuk anak usia sekolah. Kondisi ini dapat disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari infeksi ringan hingga penyakit yang lebih serius. Pada keluarga dengan anak usia sekolah, hipertermia seringkali menjadi perhatian utama karena dapat mengganggu aktivitas sehari-hari anak, baik di sekolah maupun di rumah. Salah satu tindakan yang dapat digunakan untuk menangani hipertermi pada anak yaitu dengan rendam kaki air hangat. Rendam kaki air hangat termasuk terapi non farmakologi jenis hidroterapi yang dapat merelaksasikan otot, mengurangi rasa nyeri, melebarkan aliran pembuluh darah, memperlancar sirkulasi, memberikan efek menenangkan, serta memberikan kehangatan. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis penerapan rendam kaki air hangat pada anak dengan masalah keperawatan hipertermi. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Penelitian ini melibatkan satu responden sebagai subjek penelitian yang dipilih secara purposive sampling. Data diperoleh dari hasil wawancara, observasi, dan pemeriksaan fisik. Hasil penelitian didapatkan terdapat penurunan suhu setelah dilakukan rendam kaki air hangat yaitu dari 38,3 0C menjadi 36,3 0C. Setelah dilakukan tindakan keperawatan, masalah keperawatan hiperetermi dapat teratasi. Maka dapat disimpulkan bahwa rendam kaki air hangat dapat menjadi intervensi dalam mengatasi masalah keperawatan hipertermi.
PERBANDINGAN EFEKTIVITAS PEMBERIAN COKELAT HITAM DENGAN AROMATERAPI LEMON UNTUK MENGATASI NYERI HAID DI MADRASAH ALIYAH BANGUNTAPAN BANTUL YOGYAKARTA: Comparison Of Giving Dark Chocolate With Lemon Aromatherapy To Overcome Menstrual Pain In Madrasah Aliyah Banguntapan Bantul Yogyakarta Murwani, Arita; Amry A, Riza Yulina; M, Ani Mashunatul; Ashar, Hadi
Media Keperawatan: Politeknik Kesehatan Makassar Vol 16 No 1 (2025): Media Keperawatan: Poltekkes Kemenkes Makassar
Publisher : Jurusan Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT Background: The World Health Organization (WHO) in 2020 reported that the incidence of women experiencing severe dysmenorrhea in every country in the world is around 50% of the population and 10-15% of them experience mild dysmenorrhea. Greater prevalence is generally in young women, with estimates ranging from 67% to 90% for women aged 17-24 years. and in the Asian region cases of dysmenorrhea occur in 45-90% of women. Objective: To determine the comparison of giving dark chocolate with lemon aromatherapy to overcome menstrual pain in adolescent girls at MA Banguntapan Bantul Yogyakarta. Design: This study is an experimental study that examines the comparison of giving dark chocolate with lemon aromatherapy with pre-experimental. The sampling technique used accidental sampling, with a total of 30 respondents. before being given treatment or given an observation sheet (pretest) for respondents' menstrual pain. Then given dark chocolate and lemon aromatherapy and then followed by giving the second observation sheet (postest) to determine the respondent's menstrual pain scale after the therapy was given once with an interval of one week. Results: The results of the man whitney test obtained a p-value = 0.000 (p-value <0.005), with the results of the mean rank of dark chocolate intervention (39.88) and the mean rank of lemon aromatherapy intervention (21.12). Conclusion: there is a difference in the effect of dark chocolate intervention and lemon aromatherapy intervention. Suggestion: The provision of lemon and dark chocolate aromatherapy is expected to be included in the management program on how to deal with menstrual pain because it is able to reduce menstrual pain in adolescent girls at MA Banguntapan Bantul Yogyakarta. Keywords: Menstrual Pain, Lemon Aromatherapy, Dark Chocolate
PEMBERDAYAAN REMAJA MELALUI PEMBENTUKAN POSYANDU REMAJA DI GUNUNGAN, PLERET, BANTUL Kusumasari, RR Viantika; Kurniati, Fitri Dian; Murwani, Arita
Humanism: Journal of Community Empowerment (HJCE) Vol. 7 No. 3 (2025)
Publisher : Humanism: Journal of Community Empowerment (HJCE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32504/hjce.v7i1.1330

Abstract

Remaja merupakan kelompok usia yang rentan terhadap berbagai masalah kesehatan, khususnya terkait kesehatan reproduksi dan gizi, akibat minimnya akses informasi yang akurat dan terbukanya pengaruh lingkungan sosial. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran remaja melalui pembentukan posyandu remaja sebagai sarana edukasi dan pelayanan promotif-preventif. Kegiatan dilaksanakan di Gunungan, Pleret, Bantul dengan melibatkan 19 remaja. Metode pelaksanaan meliputi edukasi kesehatan, pemeriksaan status gizi dan anemia, serta pembentukan kader posyandu remaja. Data dikumpulkan melalui pretest dan posttest untuk mengukur peningkatan pengetahuan serta hasil pemeriksaan hemoglobin. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan skor pengetahuan dari rata-rata 60,1 menjadi 86,4 setelah edukasi. Selain itu, ditemukan 31,6% peserta mengalami anemia ringan, yang menjadi catatan penting untuk tindak lanjut kesehatan gizi remaja. Pembentukan kader remaja menunjukkan antusiasme positif dan membuka peluang keberlanjutan program jika mendapat dukungan lintas sektor. Kegiatan ini membuktikan bahwa posyandu remaja dapat menjadi media strategis dalam upaya peningkatan derajat kesehatan.
UPAYA PENGENDALIAN HIPERTENSI DI PUSKESMAS KAPANEWON KALASAN MELALUI PAK TANI BASMI SUKET TEKI Murwani, Arita; Sipora, Sriyati; Kristiarini , Juda Julia; Mindarsih, Eko
Humanism: Journal of Community Empowerment (HJCE) Vol. 7 No. 3 (2025)
Publisher : Humanism: Journal of Community Empowerment (HJCE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32504/hjce.v7i3.1421

Abstract

Hipertensi merupakan penyakit tidak menular pada sistem kardiovaskuler yang dikenal sebagai silent killer karena sering tanpa gejala namun berisiko menimbulkan komplikasi serius seperti stroke, penyakit jantung koroner, dan gagal ginjal. Di Kapanewon Kalasan, hipertensi menempati urutan pertama dari sepuluh besar penyakit, dengan peningkatan kasus dari 2.626 pada tahun 2016 menjadi 3.528 pada tahun 2018. Hasil survei PIS-PK menunjukkan 73,4% penderita belum berobat secara teratur. Kondisi ini menjadi tantangan dalam pencapaian tujuan SDGs nomor 3, yaitu menjamin kehidupan yang sehat bagi semua usia. Melalui program PAK TANI BASMI SUKET TEKI, yang berfokus pada pemberdayaan kader remaja dalam kegiatan Posbindu PTM, dilakukan upaya pengendalian hipertensi secara mandiri dan berkesinambungan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan cakupan pelayanan penderita hipertensi sesuai standar melalui peningkatan pengetahuan, kepatuhan minum obat, dan kontrol tekanan darah secara rutin.
PENERAPAN JUS MENTIMUN PADA LANSIA DENGAN MASALAH KEPERAWATAN RESIKO PERFUSI SELEBRAL TIDAK EFEKTIF: Application Of Cucumber Juice In Family Nursing Care For Elderly Patients With Nursing Problems Of Ineffective Cerebral Perfusion Risk Murwani, Arita; Amry, Riza Yulina; Rahmawati
Media Keperawatan: Politeknik Kesehatan Makassar Vol 16 No 2 (2025): Media Keperawatan: Poltekkes Kemenkes Makassar
Publisher : Jurusan Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/jmk.v16i2.1699

Abstract

Latar Belakang: Penyakit tidak menular (PTM) merupakan tantangan dalam dunia Kesehatan, secara global PTM menjadi penyebab kematian nomor 1 setiap tahunnya yaitu penyakit kardiovaskuler. Penyakit kardiovaskuler adalah penyakit yang disebabkan oleh gangguan fungsi jantung dan pembuluh darah, seperti penyakit jantung coroner, penyakit gagal jantung, stroke dan hipertensi. Masalah utama yang sering terjadi pada pasien penderita hipertensi yaitu risiko perfusi serebral tidak efektif. Risiko perfusi serebral tidak efektif disebabkan oleh kerusakan vaskuler pada seluruh pembuluh perifer. Perubahan arteri kecil atau arteriola menyebabkan penyumbatan pembuluh darah, yang mengakibatkan aliran darah akan terganggu. Tujuan Penelitian: Menganalisis asuhan keperawatan penerapan jus mentimun pada pasien dengan masalah keperawatan resiko perfusi selebral tidak efektif Metode: Metode penelitian adalah deskriptif dalam bentuk studi kasus. Peneliti ini melibatkan dua keluarga dengan masalah keperawatan resiko perfusi selebral tidak efektif. Hasil: Hasil evaluasi keperawatan menunjukan bahwa pemberian jus mentimun selama 3 kali pertemuan dengan pemberian 1 kali sehari didapatkan tekanan darah sistolik dan diastolik pasien mengalami penurunan pada Ny. S dari 170/95 mmhg menjadi 140/70 mmhg dan Ny. D dari 150/ 78 mmhg menjadi 130/80 mmhg. Kesimpulan: Penerapan jus mentimun dapat mengatasi masalah keperawatan resiko perfusi selebral pada pasien hipertensi.
Edukasi dan Budidaya Umbi Yakon sebagai Upaya Pemberdayaan Masyarakat dalam Pengendalian Diabetes Melitus Murwani, Arita; Widiyaningsih, Dwi; Efendi, Yuli Nurullaili
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 6 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v5i6.2305

Abstract

Background: The increase in the number of DM (Diabetes Miletus) in Wonosobo Regency, Central Java, especially in the highland areas, the largest of which is in Kejajar District, namely Buntu Village, with a percentage increase of 43% from 2000 to 2025, unfortunately, it was recorded that 50% of DM patients in this area (17 out of 34 patients) did not undergo medical treatment or management (diet), on the other hand, the Buntu Kejajar Wonosobo village grows abundantly with Yakon plants, but even though the majority of the community are farmers, they are unable to cultivate them because of the expensive price of seeds and the lack of knowledge in the cultivation and processing process, even though if this plant is used as an alternative treatment, especially for DM, it will certainly be very helpful for the community. The purpose of PMP is to increase public knowledge about DM and the benefits of the Yakon plant as an anti-diabetic food. The method is carried out through health education about DM, training in yakon tuber processing and the technology application stage with assistance in planting yakon using the tuber method with organic fertilizer, assistance and evaluation of activities are also carried out using post-tests and online monitoring for the sustainability of the program with the commercialization of yakon as a DM medicine and the expansion of yakon cultivation to improve the community's economy. The results of this PMP include planting 100 cultivated yakon trees, increasing the knowledge of 60% of cadres (PUS) about yakon processing and its benefits for diabetes, increasing the knowledge of the elderly about DM by 25%, increasing the knowledge of cadres and youth organizations about diabetic seams.ABSTRAKLatar belakang: Peningkatan angka penyakit DM (Diabetes Miletus) di Kabupaten Wonosobo Jawa Tengah khususnya kawasan dataran tinggi yang terbanyak berada di kecamatan kejajar yaitu Desa Buntu, dengan prosentase peningkatan 43% dari tahun 2000 hingga 2025, sayangnya tercatat pasien DM di wilayah ini 50% (17 dari 34 pasien) tidak melakukan pengobatan maupun tatalaksana secara medis (diet), disisi lain desa buntu kejajar Wonosobo tumbuh dengan subur tanaman Yakon namun meskipun masyarakat mayoritas petani mereka tidak mampu melakukan budidaya karena harga bibit yang mahal serta kurangnya pengetahuan dalam proses budidaya dan pengolahannya, padahal jika tanaman ini dijadikan alternatif pengobatan terutama untuk penyakit DM tentu akan sangat membantu masyarakat. Tujuan PMP Meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang DM dan manfaat tanaman yakon sebagai salah satu makanan anti diabetik Metode dilakukan melalui edukasi kesehatan tentang DM , pelatihan pengolahan umbi yakon dan tahap penerapan teknologi dengan pendampingan penanaman yakon metode bonggol dengan pupuk organic, dilakukan juga pendampingan dan evaluasi kegiatan menggunakan post-test dan monitoring secara daring demi keberlanjutan Program dengan komersialisasi yakon sebagai obat DM dan perluasan budidaya yakon untuk meningkatkan perekonomian masyarakat Hasil PMP ini diantaranya Tertanamlah 100 pohon yakon yang dibudidayakan, meningkatnya pengetahuan sejumlah 60% Kader (PUS) tentang pengolahan yakon dan manfaatnya untuk diabetes, Meningkatnya Pengetahuan lansia tentang DM sebesar 25%, meningkatnya pengetahuan Kader dan karang taruna tentang seam diabetic.