Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Status Gizi pada Remaja di Sekolah SMA Al Kamal Jakarta Barat Tahun 2025 Nabilah, Husnun; Musniati, Nia
JIKES : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 2 (2026): Januari-Juni 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/jik.v4i2.1533

Abstract

Masa remaja merupakan salah satu tahap penting dalam perkembangan manusia. Pada periode ini, individu mengalami transisi dari masa kanak-kanak menuju dewasa, yang melibatkan perubahan biologis, psikologis, dan sosial. Penilaian status gizi remaja dilakukan menggunakan indeks IMT/U yang dibagi menjadi empat kategori, yaitu gizi kurang, gizi baik, gizi lebih, dan obesitas. Prevalensi status gizi remaja bedasarkan (IMT/U) di SMA Al-Kamal Jakarta didapatkan bahwa remaja mengalami gizi kurang 17,6 %, normal 52,8 %, gizi lebih 8%, dan obesitas 21,6%. Perubahan pola konsumsi makanan cepat saji, minuman manis, serta rendahnya aktivitas fisik berkontribusi terhadap peningkatan kasus gizi lebih di kalangan remaja Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang berhubungan dengan status gizi pada remaja di SMA Al-Kamal Jakarta Barat tahun 2025. Metode penelitian ini menggunakan kuantitatif cross-sectional dengan jumlah responden sebanyak 125 sampel melalui metode teknik Simple Random Sampling. Data dikumpulkan menggunakan kusioner. Analisis data yang digunakan adalah univariat dan bivariat menggunakan uji statistik chi square. Hasil menunjukkan 52,8% remaja memiliki status gizi normal, sedangkan hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa variabel teman sebaya terdapat hubungan dengan status gizi remaja (p < 0,05). Sedangkan variabel pengetahuan, sikap, pendidikan, dan pendapatan tidak terdapat hubungan dengan status gizi remaja (p > 0,05). Oleh karna itu, bedasarkan hasil tersebut penulis memberikan saran diperlukan upaya peningkatan edukasi gizi melalui sekolah, peran aktif orang tua, serta kesadaran diri remaja dalam menjaga pola makan dan aktivitas fisik.
Tingkat Stres Sebagai Faktor Risiko Gangguan Siklus Menstruasi pada Siswi SMA di Wilayah Jakarta Selatan Tahun 2024 Sifa Harfiyah; Dian Kholika Hamal; Nia Musniati
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 1 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/science.v1i3.108

Abstract

Menstruasi merupakan fase hidup yang dialami remaja perempuan, dengan pola siklus yang pasti (normal) atau di beberapa kasus dengan pola siklus tidak normal. Penelitian ini bersifat kuantitatif dengan desain cross-sectional, serta uji analisis chi-square. Populasi penelitian merupakan siswi di salah satu SMA wilayah Jakarta Selatan dengan jumlah 61 orang, sejalan dengan jumlah sampel yang ditetapkan yang mengadaptasi total sampling. Variabel dependen pada penelitian ini adalah siklus menstruasi dan variabel independen ialah tingkat stres. Hasil uji statistik chi-square menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara tingkat stres (p-value = 0,018) dengan siklus menstruasi. Maka saran untuk pihak sekolah ialah melakukan penyuluhan mengenai menstruasi dengan tenaga kesehatan, serta menciptakan lingkungan sekolah yang sehat baik secara jasmani, mental, dan rohani.
Hubungan Pengetahuan, Sikap Dan Dukungan Guru Dengan Kepatuhan Mengkonsumsi Tablet Tambah Darah Pada Remaja Putri Puji Al Hikmah; Nia Musniati
JURNAL PENDIDIKAN KESEHATAN Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Pendidikan Kesehatan (on progress)
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Pekanbaru Medical Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anemia merupakan salah satu masalah kesehatan global dengan angka prevalensi yang tinggi, khususnya di kalangan remaja putri dan Wanita Usia Subur (WUS). Intervensi yang dilakukan pemerintah yaitu dengan pemberian tablet tambah darah untuk mencegah anemia. Pemberian tablet tambah darah pada remaja putri yaitu satu tablet setiap minggu selama sepanjang tahun. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengetahuan sikap dan dukungan guru dengan kepatuhan mengkonsumsi tablet tambah darah pada remaja putri di SMA N 84 Jakarta Tahun 2025. Penelitian kuantitatif dengan desain Cross Sectional. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswi di SMA N 84 Jakarta yang berjumlah 248 orang siswi dengan teknik Purposive Sampling dengan jumlah sampel sebanyak 127 siswi. Pengumpulan data dilakukan pada bulan Juni 2025 melalui google form. Pengukuran variabel pengetahuan, sikap dan dukungan guru menggunakan skala likert. Analisis data terdiri dari analisis univariat dan bivariat. Hasil uji chi square  diperoleh data bahwa sikap (Pvalue = 0,019; PR = 1,314; 95% CI = 1,061-1,627) memiliki hubungan signifikan dengan kepatuhan mengkonsumsi tablet tambah darah, sedangkan pengetahuan (Pvalue 0,612) dan dukungan guru (Pvalue 1,000) tidak menunjukkan adanya hubungan yang signifikan. Diharapkan siswi di sekolah membentuk peer group dengan guru untuk meningkatkan edukasi tentang anemia dan tablet tambah darah melalui poster dan social media yang bisa menjadi pengingat untuk mengkonsumsi tablet tambah darah.