Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Analisis Survei Kesehatan Indonesia Tahun 2023: Social Determinants of Health pada Ibu terhadap Kejadian Berat Badan Lahir Rendah pada Bayi Pijar, Roby Rizki Habul; Sari, Mega Puspa; Asiah, Nur; Musniati, Nia
Health Promotion and Community Engagement Journal Vol. 4 No. 1 (2025): Health Promotion and Community Engagement Journal
Publisher : Perkumpulan Promotor dan Pendidik Kesehatan Masyarakat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70041/hpcej.v4i1.196

Abstract

World Health Organization (WHO) melaporkan kejadian BBLR di dunia masih tinggi dan lebih dari setengahnya berada di Asia. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia tahun 2023 juga mencatat dari bayi baru lahir yang ditimbang berat badannya di seluruh Indonesia, jumlah bayi yang mengalami kondisi BBLR masih belum sesuai harapan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh social determinants of heatlh terhadap kejadian berat bedan lahir rendah (BBLR) di Indonesia menggunakan data Survei Kesehatan Indonesia Tahun 2023. Desain dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan analisis data sekunder. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu yang pernah melahirkan dan terdaftar sebagai responden SKI tahun 2023. Teknik sampling yang digunakan yaitu total sampling dengan jumlah sampel sebanyak 58.086 responden. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis univariat, analisis bivariat dengan uji Chi-square, dan analisis multivariat dengan regresi logistik ganda. Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat hubungan antara paritas, tingkat pendidikan ibu, kepemilikan asuransi kesehatan, komplikasi kehamilan, dan kelengkapan ANC dengan kejadian BBLR, dimana komplikasi kehamilan merupakan variabel yang paling dominan berpengaruh terhadap kejadian BBLR dengan nilai OR = 2,442. Berdasarkan hasil penelitian ini, peneliti menyarankan kepada para ibu untuk secara rutin melakukan pemeriksaan kehamilan yang lengkap yaitu sebanyak 6 kali kunjungan, dengan rincian 2 kali pada trimester pertama, 1 kali pada trimester kedua, dan 3 kali pada trimester ketiga.
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Hipertensi Pada Usia Produktif Di Wilayah Kerja Puskesmas Jatinegara Nana Istiqomah; Nia Musniati
JURNAL PENDIDIKAN KESEHATAN Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Pendidikan Kesehatan
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Pekanbaru Medical Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64931/jks.v5i2.144

Abstract

Hipertensi merupakan masalah kesehatan global dengan prevalensi yang terus meningkat, terutama pada kelompok usia produktif. Faktor risikonya terdiri dari yang tidak dapat dimodifikasi, seperti jenis kelamin dan riwayat keluarga, serta yang dapat dimodifikasi, meliputi obesitas, kebiasaan merokok, kurang aktivitas fisik, dan rendahnya konsumsi sayur serta buah. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Kecamatan Jatinegara tahun 2024. Penelitian menggunakan desain cross-sectional dengan data sekunder dari Sistem Informasi Penyakit Tidak Menular (SIPTM) melalui accidental sampling. Populasi penelitian adalah seluruh penduduk usia produktif (15–64 tahun) yang tercatat pada aplikasi SIPTM tahun 2024 sebanyak 20.456 orang. Sampel sebanyak 20.317 responden dianalisis menggunakan univariat, bivariat dengan uji Chi Square, serta multivariat dengan regresi logistik ganda. Hasil penelitian menunjukkan prevalensi hipertensi sebesar 61,5%. Analisis bivariat memperlihatkan hipertensi lebih tinggi pada obesitas (63,3%), perokok (63,6%), kurang aktivitas fisik (79,8%), konsumsi sayur-buah rendah (79,6%), laki-laki (63,8%), dan riwayat keluarga (79,1%) (p<0,001). Analisis multivariat menemukan faktor dominan adalah kurang aktivitas fisik dengan OR=5,807 (95% CI: 5,457–6,18).
Hubungan Pengetahuan Sikap Dan Dukungan Suami Dengan Pemilihan MKJP Pada WUS Rahmawani Rahmawani; Nia Musniati
JURNAL PENDIDIKAN KESEHATAN Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Pendidikan Kesehatan
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Pekanbaru Medical Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64931/jks.v5i2.165

Abstract

Prevalensi Metode Kontrasepsi Jangka Panjang di Indonesia yaitu implan (10,5%), IUD (8,9%), MOW (4,1%), dan MOP (0,2%). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan, sikap dan dukungan suami dengan pemilihan MKJP pada WUS di wilayah kerja Puskesmas Pondok Kacang Timur tahun 2025. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian terdiri dari 23.078 WUS, sedangkan jumlah sampel sebanyak 130 responden yang dipilih dengan menggunakan teknik Purposive sampling. Kriteria inklusi yaitu wanita usia subur, sudah memiliki anak, dan akseptor KB. Data primer diperoleh melalui wawancara menggunakan kuesioner. Analisis data yang dilakukan yaitu analisis univariat, bivariat dengan chi square dan multivariat dengan uji logistik berganda. Hasil analisis univariat menunjukkan bahwa sebagian besar responden memilih metode kontrasepsi non MKJP (68,5%), pengetahuan kurang baik (66,2%), sikap positif (53,1%), dan mendapat dukungan suami (63,8%). Hasil analisis bivariat didapatkan adanya hubungan yang signifikan antara variabel pengetahuan (p=0,025), sikap (p=0,000), serta dukungan suami (p=0,037) dengan pemilihan MKJP. Hasil analisis multivariat menunjukkan variabel sikap merupakan variabel yang paling dominan dalam pemilihan MKJP dengan OR terbesar 5,402. Diperlukan upaya peningkatan pengetahuan, sikap dan dukungan suami melalui penyuluhan oleh tenaga kesehatan agar akseptor KB lebih memahami manfaat serta efektivitas dari MKJP
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Status Gizi pada Remaja di Sekolah SMA Al Kamal Jakarta Barat Tahun 2025 Husnun Nabilah; Nia Musniati
JIKES : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 2 (2026): Januari-Juni 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/jik.v4i2.1533

Abstract

Masa remaja merupakan salah satu tahap penting dalam perkembangan manusia. Pada periode ini, individu mengalami transisi dari masa kanak-kanak menuju dewasa, yang melibatkan perubahan biologis, psikologis, dan sosial. Penilaian status gizi remaja dilakukan menggunakan indeks IMT/U yang dibagi menjadi empat kategori, yaitu gizi kurang, gizi baik, gizi lebih, dan obesitas. Prevalensi status gizi remaja bedasarkan (IMT/U) di SMA Al-Kamal Jakarta didapatkan bahwa remaja mengalami gizi kurang 17,6 %, normal 52,8 %, gizi lebih 8%, dan obesitas 21,6%. Perubahan pola konsumsi makanan cepat saji, minuman manis, serta rendahnya aktivitas fisik berkontribusi terhadap peningkatan kasus gizi lebih di kalangan remaja Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang berhubungan dengan status gizi pada remaja di SMA Al-Kamal Jakarta Barat tahun 2025. Metode penelitian ini menggunakan kuantitatif cross-sectional dengan jumlah responden sebanyak 125 sampel melalui metode teknik Simple Random Sampling. Data dikumpulkan menggunakan kusioner. Analisis data yang digunakan adalah univariat dan bivariat menggunakan uji statistik chi square. Hasil menunjukkan 52,8% remaja memiliki status gizi normal, sedangkan hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa variabel teman sebaya terdapat hubungan dengan status gizi remaja (p < 0,05). Sedangkan variabel pengetahuan, sikap, pendidikan, dan pendapatan tidak terdapat hubungan dengan status gizi remaja (p > 0,05). Oleh karna itu, bedasarkan hasil tersebut penulis memberikan saran diperlukan upaya peningkatan edukasi gizi melalui sekolah, peran aktif orang tua, serta kesadaran diri remaja dalam menjaga pola makan dan aktivitas fisik.