Novanto, Yogi Setya
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PELATIHAN PENGGUNAAN APLIKASI CANVA MELALUI PEMBUATAN MEDIA PEMBELAJARAN IPA BERBASIS STEAM BAGI GURU SEKOLAH DASAR DI KOTA SINGKAWANG Kusumawati, Intan; Murdani, Eka; Utama, Erdi Guna; Sumarli; Novanto, Yogi Setya; Rosdianto, Haris; Wijaya, Andika Kusuma
Asawika : Media Sosialisasi Abdimas Widya Karya Vol 10 No 02 (2025): September: Asawika
Publisher : LPPM Unika Widya Karya Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37832/asawika.v10i02.293

Abstract

Perkembangan teknologi menuntut guru sekolah dasar untuk dapat menguasai penggunaan aplikasi yang mendukungnya dalam pembelajaran. Aplikasi Canva dapat dimanfaatkan dalam pembuatan media pembelajaran. Permasalahan yang ditemukan adalah masih terdapat guru yang belum menguasai aplikasi Canva dalam membuat media pembelajaran yang menarik dan interaktif. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mendeskripsikan hasil kegiatan pelatihan penggunaan aplikasi Canva Guru Sekolah Dasar Negeri 92 Singkawang Utara, Provinsi Kalimantan Barat melalui pembuatan media pembelajaran IPA berbasis STEAM. Metode yang digunakan berupa presentasi, diskusi, demonstrasi, dan praktik penggunaan aplikasi Canva dengan pendampingan. Presentasi berupa penyampaian materi tentang manfaat penggunaan aplikasi Canva dalam pembelajaran IPA yang dikaitkan dengan STEAM bagi guru sekolah dasar. Diskusi berupa tanya jawab. Demonstrasi dengan video tutorial, dan penjelasan langsung. Praktik dilakukan guru secara berkelompok didampingi instruktur. Guru diberikan tantangan menghasilkan media pembelajaran IPA yang dikaitkan dengan STEAM berbantuan aplikasi Canva. Hasil pengabdian ini menunjukkan bahwa masih terdapat guru yang baru mengenal aplikasi Canva, guru yang baru memahami penggunaan aplikasi Canva, dan guru memiliki kreativitas yang sangat baik. Urutan indikator kinerja pelatihan ini sesuai hasil pengamatan dari persentase besar ke kecil, yaitu gagasan, partisipan, kedisiplinan, dan kerja sama. Kegiatan ini memberikan dampak yang positif bagi peserta pelatihan. Diharapkan dapat diterapkan bagi guru di seluruh sekolah dasar Kota Singkawang untuk meningkatkan kualitas pembelajaran melalui pembuatan media pembelajaran yang inovatif melalui penggunaan aplikasi Canva.
DEVELOPMENT OF DIGITAL TEACHING MATERIALS FOR STRENGTHENING CULTURAL AND CIVIC LITERACY OF PRIMARY SCHOOL STUDENTS Novanto, Yogi Setya; Kariadi, Dodik; Hidayat, Muhamad Taufik
Jurnal Pendidikan Ilmu Sosial Vol. 35 No. 2 (2025): JURNAL PENDIDIKAN ILMU SOSIAL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jpis.v35i2.13586

Abstract

This study aims to develop digital teaching materials designed to strengthen cultural and civic literacy among elementary school students in the monocultural context of Singkawang City. Using the ADDIE model as the instructional design framework, the research employed mixed methods combining expert validation, small-group testing, and field trials. The materials were developed by integrating local wisdom and cultural identity into interactive and engaging digital formats. Validation results from content and media experts indicated high feasibility with an average score of 94. Smallgroup testing showed a practicality level of 83.6%, while field testing demonstrated a significant increase in students’ learning outcomes, with pretest and posttest scores improving from 42.12 to 83.45. These findings confirm that the developed materials are effective and suitable for Civic and Pancasila Education at the elementary level. The study’s novelty lies in embedding local culture into digital learning design to foster deeper understanding, cultural pride, and active citizenship. Although limited to one cultural setting and short-term outcomes, the findings highlight the potential of culturally grounded digital materials to enrich learning. Future research should expand their application to broader contexts and explore advanced technologies to further enhance engagement and cultural literacy.