Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Biram Samtani Sains

STRATEGI PEMASARAN PT. BPR-SYARI’AH RENGGALI TAKENGON DALAM MENGOMUNIKASIKAN PRODUK PEMBIAYAAN PADA NASABAH Budi, Hasiun
Biram Samtani Sains Vol 1 No 3 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) UGP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55542/jbss.v1i3.18

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana strategi pemasaranyang digunakan PT.BPR-Syariah Renggali Takengon dalam mengomunikasikan Produk Pembiayaan PadaNasabah sehingga dapat meningkatkan jumlah nasabah pembiayaan dan apa sajafaktor pendukung strategi pemasaran PT.BPR-Syariah Renggali Takengon.Dengan menggunakan metode kualitatif melalui wawancara, observasi dandokumentasi, maka dihasilkan temuan penelitian yang menunjukkan bahwastrategi pemasaran yang digunakan PT.BPR-Syariah Renggali Takengondalam mengomunikasikan Produk pada nasabah yang mencakup tentang pendekatan dengan nasabah,perencanaan produk dan promosi. Faktor-faktor pendukung strategi pemasaranmencakup tentang pelayanan prima terhadap nasabah, lokasi yang mudahdijangkau, peningkatan SDM, mempunyai daya saing terhadap lembaga lain.Mengacu pada temuan tersebut, maka penelitian ini merekomendasikan tentang:1) Strategi pemasaran lebih ditingkatkan lagi supaya menjadi bank kepercayaankhususnya masyarakat yang berada di Kabupaten Aceh Tengah; 2) Melakukansosialisasi produk-produk PT.BPR-Syariah Renggali Takengon kepada masyarakatkhususnya produk pembiayaan hal ini dikarenakan tingkat pemahaman danpengetahuan masyarakat tentang murabahah masih rendah dan juga masih banyakyang belum mengerti dan salah faham tentang bank syari’ah dan mengagapnyasama saja dengan bank konvensional. Jadi bank harus melakukan pendekatanmelalui pondok-pondok pesantren, takmir-takmir masjid dan musholla, lembaga-lembagapendidikan, jamaah pengajian; 3) Melengkapi peralatan operasionaldengan teknologi yang canggih dan modern seperti ATM, sehingga nasabah bisamenarik dana dimana saja, jadi dengan hal ini bisa memberikan pelayanan kepadanasabah secara cepat dan lebih memuaskan, baik kepada nasabah pembiayaan ataupenabung.
ANALISIS PENGARUH BELANJA MODAL DAN PENDAPATAN ASLI DAERAH TERHADAP BELANJA PEMELIHARAAN PEMERINTAH KABUPATEN DAN KOTA DI PROVINSI ACEH Budi, Hasiun
Biram Samtani Sains Vol 2 No 2 (2019): Volume 2 No 2 2018
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) UGP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (464.496 KB) | DOI: 10.55542/jbss.v2i2.33

Abstract

Penelitian ini bertujuan, untuk mengetahui apakah belanja modal dan pendapatan asli daerah berpengaruh secara parsial dan Simultan terhadap belanja pemeliharaan pemerintah kabupaten dan kota di provinsi Aceh. Metode Analisis yang digunakan adalah statistik deskriptif. Penelitian ini menggunakan data sekunder (time series) dari tahun 2006 s/d 2011. Data ini dianalisis menggunakan metode regresi linier berganda. Hasil penelitian berdasarkan hitungan diketahui bahwa hasil output regresi variabel Belanja Modal (X1) menunjukkan t hitung sebesar 3,963. (X2) variabel pendapatan asli daerah sebesar -681 dengan angka signifikansi lebih kecil 0,05 maka dapat disimpulkan bahwa variabel bebas secara parsial dan simultan berpengaruh signifikan terhadap variabel belanja pemeliharaan pemerintah kabupaten dan kota di Provinsi Aceh. Nilai F hitung sebesar 11,446 dengan angka signifikansi sebesar 0,000 (0,000 < 0,05). Sehingga dapat disimpulkan bahwa kedua variabel independen yaitu Belanja Modal memiliki pengaruh lebih besar terhadap belanja pemeliharaan, sementara pendapatan asli daerah tidak memiliki pengaruh terhadap belanja pemeliharaan pemerintah kabupaten dan kota di Provinsi Aceh, selanjutnya dapat dijelaskan oleh variasi dari kedua variabel independen yaitu belanja modal, pendapatan asli daerah, sebesar 31,2% . Untuk pemerintah kabupaten dan kota disarankan agar dapat menampilkan informasi keuangan melalui e-bugeting, sehingga stik holder seperti peneliti tidak terjadi kendala dalam pengumpulan data.