Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

PENGELOLAAN TAMAN BACAAN MASYARAKAT CERIA DALAM MENINGKATKAN MINAT BACA MASYARAKAT Prasandi, Muhamad Teddy Aditya; Sutarjo, Sutarjo; Suminar, Uum
Comm-Edu (Community Education Journal) Vol. 8 No. 2 (2025): Mei 2025
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/comm-edu.v8i2.19779

Abstract

Taman Bacaan Masyarakat (TBM) adalah sumber informasi masyarakat kelas menengah atas atau kelas menengah bawah. Artinya Taman bacaan di sini merupakan tempat kegiatan membaca yang bernuansa terbuka serta sederhana untuk siapa saja yang ingin menggunakannya. Taman Bacaan Masayarakat sebuah lembaga atau unit layanan menyediakan berbagai kebutuhan bahan bacaan yang dibutuhkan dan berguna bagi setiap orang perorang atau sekelompok masyarakat didesa atau wilayah. Adannya taman bacaan masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan minat baca dan mewujudkan masyarakat budaya baca. Untuk memajukan budaya literasi di Indonesia, Pemerintah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mendorong adannya Taman Bacaan Masyarakat (TBM). Salah satu Taman Bacaan Masyarakat yang berhasil berdiri yaitu ada Taman Bacaan Masyarakat Ceria. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripssikan pengelolaan dan faktor pendukung penghambat TBM Ceria. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif deskriptif dengan subjek pengeloa TBM Ceria, dua warga belajar, dan tokoh masyarakat. Teknik pengumpulan data dengan wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data dengan koleksi data, reduksi data, display data, dan menarik kesimpulan. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa pengelolaan taman bacaan masyarakat serambi baca dalam meningkatkan minat baca masyarakat sudah baik dimulai dari perencanaan adalah suatu proses untuk mempersiapkan secara sistematis kegiatan-kegiatan yang ingin dilakukan untuk mencapai sesuatu tujuan, pengorganisasian adalah merupakan pengelompokan kegiatan-kegiatan penugasan serta penyediaan keperluan dan wewenang untuk melaksanakan kegiatannya, pelaksanaan adalah cara dalam penentuan terhadap apa yang akan harus dilakukan, bersamaan pula dengan melakukan penilaian dan memperbaiki agar pelaksanaannya dapet berjalan dengan sesuai seperti yang direncanakan. Suatu tindakan untuk mengusahakan agar anggota kelompok berusaha mencapai sasaran sesuai dengan perencanaan melalui kekuasaan atau jabatan secara efektif demi kepentingan jangka panjang, dan pengawasan, sudah berjalan semestinya. Namun didalam prosesnnya tentu ada faktor penghambat seperti komiten dan sarana prasarana dan pendukung seperti minat, motivasi, kesadaran, dukungan, partisipasi dan penghargaan mulai dari faktor internal hingga faktor eksternal.
PELAKSANAAN PROGRAM PELATIHAN TALENT CLASS DI PKBM KAK SETO BEKASI Syahrial, Syahrial Azhar Dananta; Santika, Tika; Suminar, Uum
Comm-Edu (Community Education Journal) Vol. 8 No. 2 (2025): Mei 2025
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/comm-edu.v8i2.24542

Abstract

It aims to describe the implementation of the Talent Class training program at PKBM Kak Seto Bekasi and to describe the supporting and inhibiting factors of the Talent Class training program at PKBM Kak Seto Bekasi. This research applies a qualitative approach with the research method used for this research is the case study method. Data collection techniques by means of observation, interviews and documentation. The results of this study PKBM Kak Seto Bekasi creates space for students to explore and develop their own potential talents and interests, To be able to support these goals, it is necessary to implement a talent class training program that can help students to find and develop their potential until they become proficient. The supporting factors of this program include the quality of human resources (HR) of the teachers, as well as the availability and quality of adequate facilities and infrastructure. Competent and experienced teachers are instrumental in creating an inspiring and effective learning environment, where they are not only able to deliver the material well, but also motivate and guide students to reach their maximum potential. In addition, the existence of complete and quality facilities and infrastructure, such as comfortable classrooms, sophisticated learning equipment, and other supporting facilities, is essential in supporting an optimal teaching and learning process. Thus, the combination of qualified teachers and adequate facilities will significantly support the success of the Talent Class program. The main inhibiting factor in the implementation of Talent Class Dancing and Cooking is participant involvement, as there are still many individuals who have not been able to participate directly in these activities. This can be due to various reasons, such as time constraints, location, accessibility, or even a lack of information regarding the schedule and benefits of the Talent Class itself. As a result, the potential of the Talent Class cannot be fully maximized, considering that active participation from all prospective participants is very important to achieve the expected talent development goals.
PENGARUH PENERAPAN PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK (PjBL) DALAM MENGEMBANGKAN KREATIVITAS PESERTA DIDIK PAKET A PKBM FARADIKA Ramdani, Reggina Fatma; Suminar, Uum; Sutarjo, Sutarjo
Jendela PLS Vol 10, No 1 (2025): JENDELA PLS
Publisher : Jurusan Pendidikan Masyarakat Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/jpls.v10i1.11793

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi dengan belum meratanya tingkat kreativitas peserta didik Paket A di PKBM Faradika. Pembelajaran abad-21 salah satunya menuntut peserta didik untuk memiliki kreativitas yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh antara model pembelajaran berbasis proyek (PjBL) terhadap pengembangan kreativitas peserta didik home schooling paket A PKBM Faradika. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif metode pre-experimental design dengan desain one-shot case study dengan jumlah sampel sebanyak 22 peserta didik. Teknik analisis yang digunakan dalam pengujian hipotesis adalah Teknik analaisis regresi linier sederhana.Hasil penelitian ini menunjukan bahwa ada pengaruh model PjBL (Pop Up Book) terhadap kreativitas siswa dengan tema keberagaman Indonesia. Kreativitas siswa mengalami pengembangan sebesar 31% setelah diterapkan model PjBL. Kata kunci : PembelajaranBerbasisProyek1, Kreativitas2, PopUpBook3  
Pengaruh Metode Fun Learning Terhadap Kemampuan Kognitif Anak Usia 4-5 Tahun di biMBA AIUEO Kota Mega Regency Kabupaten Bekasi Sabrina, Putri Aulia; Suminar, Uum; Santika, Tika
Jendela PLS Vol 10, No 1 (2025): JENDELA PLS
Publisher : Jurusan Pendidikan Masyarakat Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/jpls.v10i1.11797

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh banyaknya lembaga pendidikan anak usia dini di wilayah kabupaten Bekasi. Namun, dari banyak nya lembaga tersebut, apakah metode pembelajaran yang dipilih sudah sesuai dengan potensi anak dan mempengaruhi kemampuan kognitif anak. Untuk memenuhi aspek kognitif, diperlukan metode pembelajaran yang efektif dan menyenangkan untuk anak usia dini. Berdasarkan latar belakang tersebut maka tujuan penelitian ini adalah untuk melihat apakah terdapat pengaruh metode fun learning terhadap kemampuan kognitif anak usia 4-5 tahun di biMBA AIUEO Kota Mega Regency Kabupaten Bekasi. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kuantitatif dengan metode survey. Responden penelitian ini adalah 40 siswa, diambil menggunakan teknik Non Probability Sampling dengan jenis Sampling Jenuh, dimana seluruh anggota populasi dijadikan sebagai sampel dan jumlah sampel. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan kuesioner, sedangkan teknik analisis yang digunakan untuk menguji hipotesis menggunakan analisis regresi sederhana. Berdasarkan hasil uji hipotesis dapat diketahui variabel metode fun learning (X) berpengaruh positif dan signifikan terhadap kemampuan kognitif anak (Y) dengan nilai koefisien regresi nya sebesar 0,696 (positif) serta memiliki nilai signifikasi 0,01 Dimana jika nilai sig dibawah 0,05 menandakan persamaan regresi penelitian ini adalah signifikan. Kesimpulan nya metode fun learning berpengaruh positif dan memiliki korelasi yang kuat terhadap kemampuan kognitif anak sebesar 57,9 %.Kata kunci : Fun Leatning, Kemampuan Kognitif, Anak Usia Dini
PENERAPAN PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI MELALUI TEKNIK SCAFFOLDING DI SATUAN PAUD AL-MUJAHIDIN KARAWANG Nurizki, Wanda Gadis; Suminar, Uum; Muis, Abdul
Jendela PLS Vol 10, No 1 (2025): JENDELA PLS
Publisher : Jurusan Pendidikan Masyarakat Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/jpls.v10i1.11792

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh capaian hasil belajar peserta didik  yang maksimal sesuai dengan minat, bakat, kesiapan, dan profil belajarnya. Tujuan penerapan pembelajaran berdiferensiasi melalui teknik scaffolding di Satuan PAUD Al-Mujahidin Karawang. Mendeskripsikan hasil penerapan pembelajaran berdiferensiasi melalui teknik scaffolding pada anak peserta didik. Penelitian ini menggunakan 3 konsep teori yaitu: pembelajaran berdiferensiasi, teknik scaffolding, dan pendidikan anak usia dini. Tomlinson (2000) mengemukakan “bahwa pembelajaran ini menyediakan berbagai serangkaian pilihan belajar untuk peserta didik sesuai dengan masing-masing bakatnya yang bertujuan untuk menggali dan mengarahkan pengajaran sesuai dengan minat, bakat, kesiapan, dan profil belajar yang beragam. Menurut Laura E. Berk dan Adam Winsler (1995) dalam buku scaffolding children, scaffolding adalah alat bantu yang disediakan oleh pendidik sebagai alat pendukung proses pembelajaran yang diberikan sesuai dengan kemampuan peserta didik. Menurut Agusniatih (2022) Pendidikan Anak Usia Dini pada dasarnya merupakan pendidikan yang melibatkan semua upaya dan langkah yang dilakukan oleh pihak pendidikan dan orang tua dalam rangka perawatan, pengasuhan, dan pembelajaran pada anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian sebanyak 4 orang responden yaitu pengelola sekolah, pendidik, dan 2 orang tua peserta didik. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil pembahasan penelitian diperoleh gambaran tentang proses penerapan pembelajaran berdiferensiasi melalui teknik scaffolding untuk tercapainya hasil belajar yang maksimal yang sesuai dengan minat, bakat, kesiapan, dan profil belajar peserta didik. Pembelajaran ini dilakukan dalam 3 tahapan, yaitu tahap persiapan dengan tersedianya RPPH, tahap pelaksanaan pembelajaran dengan pendekatan praktik, dan tahap penilaian melalui proses serta performance.
PENGARUH KETERSEDIAAN SARANA DAN PRASARANA TERHADAP KEPUASAN BELAJAR WARGA BELAJAR PADA PROGRAM KESETERAAN PAKET C DI PKBM NURUL ISLAM KARAWANG Azizah Ismail, Neng Hikmah; Suminar, Uum; Meilya, Ika Rizqi
Comm-Edu (Community Education Journal) Vol. 8 No. 3 (2025): September 2025
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/comm-edu.v8i3.27471

Abstract

The availability of adequate educational facilities and infrastructure plays an important role in supporting an effective and comfortable learning process. This study aims to examine the influence of facility and infrastructure availability on the learning satisfaction of Package C students at PKBM Nurul Islam Karawang. The research employs a quantitative descriptive approach with simple random sampling. The population consisted of 102 students from grades X, XI, and XII, with a sample size of 51 determined by the Slovin formula. Data were collected using questionnaires and analyzed with simple linear regression. The results showed a t-value of 6.455 and a significance level of 0.000 (< 0.05), indicating a significant effect of facility and infrastructure availability on learning satisfaction. The coefficient of determination (R²) was 0.54, meaning that 54% of the variation in learning satisfaction is explained by the availability of facilities and infrastructure. This study highlights the importance of quality facilities and infrastructure in nonformal education.
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK DALAM MENGEMBANGKAN LITERASI MEMBACA FUNGSIONAL WARGA BELAJAR PAKET B DI PKBM NURUL ISLAM KARAWANG Sukmawati, Ucuk Siti; Hoerniasih, Nia; Suminar, Uum
Comm-Edu (Community Education Journal) Vol. 8 No. 3 (2025): September 2025
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/comm-edu.v8i3.27475

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi pembelajaran berbasis proyek ( Project Based Learning ) dalam mengembangkan literasi membaca fungsional warga belajar program pendidikan kesetaraan Paket B di PKBM Nurul Islam Karawang. Fokus penelitian ini meliputi: (1) Perencanaan pembelajaran. (2) Pelaksanaan pembelajaran. (3) Evaluasi pembelajaran. (4) Pengembangan literasi membaca fungsional. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian terdiri dari satu orang pengelola, satu tutor, dan dua orang warga belajar Paket B di PKBM Nurul Islam Karawang yang ditentukan secara purposive. Data dikumpulkan melalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi, dengan tahapan penelitian yang mencakup orientasi, eksplorasi, dan member check. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Perencanaan pembelajaran disusun berdasarkan kebutuhan warga belajar dengan merancang proyek yang sesuai konteks kehidupan mereka. (2) Pelaksanaan pembelajaran dilakukan dengan menerapkan tahapan-tahapan proyek mulai dari perencanaan hingga presentasi hasil, yang mendorong keterlibatan aktif warga belajar. (3) Evaluasi dilakukan secara berkelanjutan oleh tutor melalui evaluasi formatif dan sumatif yang mencakup aspek pemahaman teks, keterampilan mencari informasi, serta penerapan hasil baca dalam kehidupan sehari-hari. (4) Pengembangan literasi membaca fungsional warga belajar diwujudkan dari peningkatan kemampuan memahami isi bacaan, menyimpulkan informasi, serta menyampaikan isi bacaan dengan kehidupan sehari-hari, yang mencakup ranah kognitif, afektif, dan psikomotorik.
PENDIDIKAN KELUARGA DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER MANDIRI DI PANTI ASUHAN AN-NURIYYAH Untoro, Hanifah Salwa; Suminar, Uum; Pujiarto, Pujiarto
Comm-Edu (Community Education Journal) Vol. 8 No. 3 (2025): September 2025
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/comm-edu.v8i3.28768

Abstract

Family Education in Developing Independent Character at An-Nuriyyah Orphanage. Faculty of Teacher Training and Education, Singaperbangsa University, Karawang. This study aims to determine how the implementation of family education in social institutions, particularly orphanages, shapes the independent character of children in orphanages. Children living in orphanages generally come from broken or less harmonious family backgrounds, thus lacking direct family education experience from their biological parents. Therefore, the role of caregivers is crucial as substitutes for families, not only responsible for caring for and protecting but also guiding and educating children in their daily lives. Family education in this context is aimed at fostering independent character, namely the child's ability to solve problems, make decisions, act consistently, and not depend on others. This study used a qualitative approach with data collection techniques through observation, interviews, and documentation.
PERAN MANAJERIAL PENGELOLA DALAM MENINGKATKAN KOMPETENSI GURU DI SPS PAUD PELITA Al Wahid, Salsabila Zalfa; Sutarjo, Sutarjo; Suminar, Uum
Comm-Edu (Community Education Journal) Vol. 8 No. 3 (2025): September 2025
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/comm-edu.v8i3.28894

Abstract

This study examines how the managerial role of managers in improving the competence of teachers in SPS PAUD Pelita. The study used a qualitative descriptive approach, with data obtained through interviews with managers, teachers, and parents. The results show that managers contribute to the development of teachers through planning, direction, and involvement in External Training, although it has not been outlined in the form of official programs. Supporting factors include the commitment of managers, participation of parents, and cooperation with outside parties. The obstacles faced include limited funding, inadequate facilities, and the dual role of managers in school operations.  
PENGELOLAAN PROGRAM PENDIDIKAN KESETARAAN PAKET B DI SPNF SKB KABUPATEN KARAWANG Firmansyah, Budi; Marlina, Rina; Suminar, Uum
Comm-Edu (Community Education Journal) Vol. 8 No. 3 (2025): September 2025
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/comm-edu.v8i3.29124

Abstract

This study aims to describe and analyze the management of the Paket B Equivalency Education Program at SPNF Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) in Karawang Regency. The research focuses on four main aspects: planning, implementation, evaluation, and the supporting and inhibiting factors of the program. A descriptive qualitative approach was employed, with data collected through in-depth interviews, direct observation, and documentation. The findings reveal that the program is managed systematically, beginning with community-based needs assessment, flexible curriculum planning, and adult-centered learning approaches, followed by continuous program evaluation. Supporting factors include local community involvement, institutional partnerships, and learners’ enthusiasm. Conversely, obstacles include limited facilities, mismatch between tutor backgrounds and adult education principles, and low parental involvement. The study recommends strengthening institutional management and enhancing community participation to improve the effectiveness of community-based non-formal education services.