Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

PENYULUHAN TENTANG PENTINGNYA IMUNISASI DASAR LENGKAP PADA ANAK DI DESA SIMASOM KECAMATAN PADANGSIDIMPUAN ANGKOLA JULU Harahap, Mei Adelina; Rangkuti, Juni Andriani; Rangkuti, Nur Aliyah; Gintings, Akhyar Fauzi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 5 No. 3 (2023): Vol. 5 No. 3 Desember 2023
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v5i3.1169

Abstract

Abstrak Tingkat Kesehatan pada bayi perlu mendapatkan perhatian mengingat bayi atau anak sebagai generasi yang sehat yaitu dengan mengurangi tingkat morbiditas dan mortalitas pada anak salah satunya dengan pemberian imunisasi . Imunisasi merupakan salah satu strategi yang efektif dan efisien delam meningkatkan derajat kesehatan nasional .Imunisasi bertujuan untuk merangsang sistem imunitas tubuh agar membentuk kekebalan didalam tubuh. Imunisasi dasar lengkap mencegah terjangkitnya berbagai macam penyakit diantaranya penyakit tuberculosis, hepatitis B, tetanus toxoid, pertusis, influenza tipe B, dan campak. pemberian imunisasi terbukti cost effective bagi kesehatan masyarakat, karena bertujuan untuk menjaga kesehatan anak dan merupakan cara terbaik untuk melindungi anak dari berbagai macam penyakit. Rendahnya cakupan imunisasi dasar lengkap masih merupakan permasalahan yang sangat sulit dihadapai. Pengetahuan menjadi faktor dominan dengan kepatuhan melaksanakan imunisasi.Metode yang di gunakan adalah berupa penyuluhan . Pelaksanaan di lakukan di Desa Simasom Kecamatan Padangsidimpuan Angkola julu dan diikuti oleh ibu- ibu yang mempunyai aanak usia 0- 12 bulan . Kegiatan ini terlaksana dengan dengan baik bahkan para peserta terlihat antusias dan diharapkan perlu adanya dukungan dari pemerintah dalam media informasi sehingga dapat dilakukan secara berkesinambungan oleh kader posyandu dan bidan desa sehingga ibu mendapat informasi secara akurat. Abstract The level of health in infants needs to get attention considering that babies or children are a healthy generation, namely by reducing morbidity and mortality rates in children, one of which is by administering immunizations. Immunization is an effective and efficient strategy in improving national health status. Immunization aims to stimulate the body's immune system to form immunity in the body. Complete basic immunization prevents the spread of various diseases including tuberculosis, hepatitis B, tetanus toxoid, pertussis, type B influenza, and measles. immunization is proven to be cost effective for public health, because it aims to maintain children's health and is the best way to protect children from various diseases. The low coverage of complete basic immunization is still a problem that is very difficult to deal with. Knowledge is the dominant factor with adherence to immunization. The method used is counseling. The implementation was carried out in Simasom Village, Padangsidimpuan District, Angkola Julu and was attended by mothers with children aged 0-12 months. This activity was carried out well and even the participants looked enthusiastic and it is hoped that there will be support from the government in information media so that it can be carried out on an ongoing basis by posyandu cadres and village midwives so that mothers get accurate information.
Pendidikan Kesehatan Tentang Pemilihan Sumber Gizi Untuk Mencegah Anemia Pada Anak SD Pendidikan Kesehatan Tentang Pemilihan Sumber Gizi Untuk Mencegah Anemia Pada Anak SD Rangkuti, Juni Andriani; Harahap, Mei Adelina; Rangkuti, nur Aliyah; Siregar, Putri Runggu; Nursalmah Habibah; Yuni Aflah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 5 No. 3 (2023): Vol. 5 No. 3 Desember 2023
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v5i3.1177

Abstract

Anemia is a type of health disorder that has an indirect impact on human productivity. Apart from poor food intake, anemia is also caused by parasitic infections. As a result of a lack of hemoglobin levels, it causes symptoms of lethargy, weakness and fatigue when carrying out activities which will have an impact on decreasing concentration and learning achivement, and in the long term will have an impact on the quality of human resources, where children are the future generation of the nation who will later to support determining the next generation. The aim of carrying is to provide community service efforts in order to increase students’ knowledge about nutrition, selecting nutritional sources to prevent anemia. This activity took place on 29 September 2023 at SD N 100723 Aek Ngadol Village. This activity was attended by 30 students accompained by teachers. Activities are carried out using the lecture method, question and answer disqussions. The evaluation results show increase in students’ knowledge about nutrition, eating patterns that can prevent anemia and choosing nutrinional sources. Anemia merupakan jenis gangguan kesehatan yang memiliki dampak secara tidak langsung pada produktivitas manusia. Selain karena intake makanan yang kurang baik, anemia juga disebabkan oleh infeksi parasit. Akibat dari kekurangan kadar hemoglobin menimbulkan gejala lesu, lemah letih dan cepat lelah saat melakukan aktivitas yang akan berdampak menurunnya konstentrasi serta prestasi belajar, dan pada jangka panjang akan berdampak pada kualitas sumber daya manusia, dimana anak-anak merupakan generasi masa depan bangsa yang nantinya akan mendukung menentukan generasi berikutnya.Tujuan dilaksanakannya kegiatan ini untuk upaya pengabdian masyarakat dalam rangka untuk peningkatan pengetahuan siswa tentang pengetahuan tentang gizi, pemilihan sumber gizi untuk mencegah anemia. Kegiatan ini berlangsung pada tanggal 29 september 2023 di SDN 100723 Desa Aek Ngadol. Kegiatan ini diikuti oleh 30 peserta didik dengan didampingi bapak/ibu guru. Kegiatan dilakukan dengan metode ceramah, diskusi tanya jawab. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan siswa tentang gizi, pola makan yang dapat mencegah anemia dan pemilihan sumber gizi.
EDUKASI PERSONAL HYGIENE PADA WARGA BINAAN LAPAS KLAS II B PADANGSIDIMPUAN Harahap, Mei Adelina; Rangkuti, Juni Andriani; Rangkuti, Nur Aliyah; Gintings, Akhyar Fauzi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 6 No. 1 (2024): Vol.6 No. 1 April 2024
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v6i1.1291

Abstract

Kebutuhan dasar manusia dibagi menjadi kebutuhan fisik, psikologis dan sosial. Kebutuhan tersebut tidak dapat dipenuhi atau terganggu jika seseorang tidak atau kurang memiliki pengetahuan dan kemampuan personal hygiene yang baik. Personal hygiene adalah suatu tindakan untuk memelihara kebersihan dan kesehatan seseorang untuk kesejahteraan fisik dan psikis. Tujuan dari personal hygiene adalah untuk meningkatkan derajat kesehatan., memelihara kebersihan diri, pencegahan penyakit, meningkatkan percaya diri, serta menciptakan keindahan. Dari hasil wawancara dengan pengelola lapas diketahui bahwa pemahaman dan kesadaran penghuni lapas mengenai personal hygiene masih cukup rendah sehingga muncul dampak masalah kesehatan fisik pada penghuni Lapas. . Metode yang di gunakan adalah berupa Edukasi. Pelaksanaan di lakukan di Lapas Kelas II- B Padangsidimpuan.Kegiatan ini terlaksana dengan dengan baik bahkan para peserta terlihat antusias Basic human needs are divided into physical, psychological and social needs. These needs cannot be met or disturbed if someone does not or lacks the knowledge and ability of good personal hygiene. Personal hygiene is an action to maintain a person's cleanliness and health for physical and psychological well-being. The aim of personal hygiene is to improve health, maintain personal hygiene, prevent disease, increase self-confidence, and create beauty. From the results of interviews with prison managers, it is known that the understanding and awareness of prison inmates regarding personal hygiene is still quite low, resulting in the impact of physical health problems on prison inmates. . The method used is in the form of counseling. The implementation was carried out at the Class II-B Padangsidimpuan Prison. This activity was carried out well and even the participants looked enthusiastic
Pendidikan Kesehatan tentang Perawatan Keluarga pada Anak dengan ISPA di Ruang Anggrek RSUD Panyabungan Simamora, Febrina Angraini; Rangkuti, Juni Andriani; Manurung, Dina Mariana; Harahap, Mei Adelina
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 6 No. 1 (2024): Vol.6 No. 1 April 2024
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v6i1.1299

Abstract

Penyakit Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) merupakan salah satu masalah kesehatan di dunia. ISPA merupakan penyakit saluran pernapasan akut yang disebabkan oleh agen infeksius yang menimbulkan gejala dalam waktu beberapa jam sampai beberapa hari. Kemampuan keluarga dalam melaksanakan tugas kesehatan keluarga sangat diperlukan, agar keluarga dapat mencegah terjadinya ISPA pada anak. Tujuan dari penyuluhan ini adalah agar keluarga khusunya ibu dapat mengetahui konsep ISPA dan memahami tentang perawatan anggota keluarga yang mengalami ISPA. Peserta merupakan orangtua (keluarga) pasien anak yang mengalami ISPA dan menjalani rawat inap di ruang Anggrek RSUD Panyabungan. Kegiatan ini dilakukan oleh mahasiswa Prodi Pendidikan Profesi Ners Fakultas Kesehatan Universitas Aufa Royhan didampingi oleh dosen pembimbing dan difasilitasi oleh pihak RSUD Panyabungan. Peran dan tugasnya telah ditetapkan antara lain sebagai penanggung jawab, moderator, pencatat, pengamat, fasilitator dan dokumentasi. Hasil dari kegiatan ini dapat menambah pengetahuan peserta penyuluhan tentang konsep ISPA dan cara perawatan anggota keluarga yang mengalami ISPA. Saran kepada keluarga agar lebih memperhatikan perilaku hidup bersih dan sehat pada aktivitas sehari-hari agar dapat mencegah terjadinya ISPA pada anggota keluarga.
PENGARUH DZIKIR TERHADAP PENURUNAN TINGKAT KECEMASAN PASIEN PRE OPERATIF BEDAH MAYOR DI RUANG RAWAT BEDAH Harahap, Mei Adelina; Siregar, Nurelilasari; Ritonga, Nefonavratilova
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 6 No 1 (2021): Vol. 6 No. 1 Juni 2021
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v6i1.402

Abstract

Tindakan operasi bedah telah menjadi komponen pelayanan kesehatan yang essensial pada banyak negara di dunia. Respon psikologi yang biasanya terjadi pada pasien pre operasi yaitu kecemasan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dzikir terhadap penurunan tingkat kecemasan pasien pre operasi bedah mayor. Desain penelitian ini adalah eksperimen semu (quasy experiment) dengan one group pre and post testdesign. Teknik sampling yang digunakan pada penelitian ini adalah total sampling dengan jumlah responden 21 pasien pre operasi bedah mayor di Ruang Rawat Bedah Rumah Sakit Umum Daerah Kota Padangsidimpuan. Uji statistik yang digunakan yaitu uji Wilcoxon. Hasil penelitian ini menunjukkan ada pengaruh yang bermakna sebelum dan setelah diberikan terapi dzikir dengan nilai P-Value = 0,000< 0,05. Dzikir terbukti memiliki pengaruh dalam menurunkan tingkat kecemasan pre operasi bedah mayor, sehingga dzikir dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif yang bisa digunakan untuk menurunkan kecemasan pada pasien pre operasi.
HUBUNGAN USIA DAN LAMA MENDERITA DM DENGAN KEJADIAN DISFUNGSI EREKSI PADA PASIEN PRIA DM DI INTERNA LAKI-LAKI RSUD KOTA PADANGSIDIMPUAN TAHUN 2020 sagala, nanda suryani; Harahap, Mei Adelina
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 6 No 1 (2021): Vol. 6 No. 1 Juni 2021
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v6i1.410

Abstract

Disfungsi ereksi pada penderita diabetes melitus disebabkan oleh kerusakan saraf perifer (neuropati perifer) akibat tingginya kadar glukosa darah yang berkepanjangan.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan usia dan lama menderita DM dengan kejadian disfungsi ereksi pada pasien pria DM di interna laki-laki RSUD Kota Padangsidimpuan tahun 2020. Jenis penelitian kuantitatif dengan desain deskriptif korelasionaldengan pendekatan cross sectional. Penelitian melibatkan 31 orang dengan teknik pengambilan sampel dengan menggunakan accidential sampling.Analisa data menggunakan uji chi square dengan tingkat kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan usia dengan kejadian disfungsi ereksi dimana p=0,004 serta ada hubungan lama menderita DM dengan kejadian disfungsi ereksi pada pasien pria DM di Interna Laki-Laki RSUD Kota Padangsidimpuan tahun 2020 dimana p=0,001. Diharapkan bagi respondenagar agar meningkatkan informasi tentang faktor-faktor risiko kejadian disfungsi ereksi dan melaksanakan upaya pencegahan terhadap berbagai macam faktor risiko terjadinya DM. Disfungsi ereksi pada penderita diabetes melitus disebabkan oleh kerusakan saraf perifer (neuropati perifer) akibat tingginya kadar glukosa darah yang berkepanjangan.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan usia dan lama menderita DM dengan kejadian disfungsi ereksi pada pasien pria DM di interna laki-laki RSUD Kota Padangsidimpuan tahun 2020. Jenis penelitian kuantitatif dengan desain deskriptif korelasionaldengan pendekatan cross sectional. Penelitian melibatkan 31 orang dengan teknik pengambilan sampel dengan menggunakan accidential sampling.Analisa data menggunakan uji chi square dengan tingkat kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan usia dengan kejadian disfungsi ereksi dimana p=0,004 serta ada hubungan lama menderita DM dengan kejadian disfungsi ereksi pada pasien pria DM di Interna Laki-Laki RSUD Kota Padangsidimpuan tahun 2020 dimana p=0,001. Diharapkan bagi respondenagar agar meningkatkan informasi tentang faktor-faktor risiko kejadian disfungsi ereksi dan melaksanakan upaya pencegahan terhadap berbagai macam faktor risiko terjadinya DM.
PENGARUH SLEEP HYGIENE TERHADAP KUALITAS TIDUR PADA PENDERITA DIABETES MELITUS TIPE 2 DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BATUNADUA KOTA PADANGSIDIMPUAN Harahap, Mei Adelina; Ritonga, Nefonavratilova; Rangkuti, Juni Andriani
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 7 No 2 (2022): Vol. 7 No. 2 Desember 2022
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v7i2.902

Abstract

Penderita Diabetes Mellitus tipe 2 memiliki gejala klinis seperti polodipsia, poliuria, polifagia dan nyeri yang juga terjadi pada malam hari dan dapat menyebabkan gangguan tidur. Bertambahnya frekuensi terbangun, susah untuk tertidur kembali, dan ketidakpuasan tidur yang menyebabkan kualitas tidur menurun. Sleep hygiene merupakan salah satu metode untuk meningkatkan kualitas tidur berupa sekumpulan daftar kegiatan yang dapat dilakukan untuk memfasilitasi mulainya tidur dan mempertahankannya. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh sleep hygiene terhadap kualitas tidur penderita diabetes mellitus tipe 2 di wilayah kerja Puskesmas Batunadua. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif menggunakan rancangan quasy eksperiment dengan desain One Group Pretest Posttest. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh penderita DM tipe 2 yang tinggal di wilayahkerja Puskesmas Batunadua sebanyak 216 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 20 responden yang dipilih berdasarkan criteria inklusi. Instrumen yang digunakan menggunakan kuesioner Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) untuk mengukur kualitas tidur. Analisis data menggunakan uji wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan p = 0,000 (p<0,05). Kesimpulan penelitian ini adalah sleep hygiene berpengaruh terhadap kualitas tidur pasien DM tipe 2. Disarankan petugas kesehatan dapat memberikan pendidikan kesehatan terkait sleep hygiene untuk meningkatkan kualitas tidur pasien diabetes tipe 2 dan menggunakan sleep hygiene sebagai program promosi kesehatan. Patients with Type 2 Diabetes Mellitus have clinical symptoms such as polodipsia, polyuria, polyphagia and pain which also happens at night and can cause sleep disturbances. Increased frequency of awakening, hard to fall back asleep and sleep dissatisfaction what causes sleep quality to decline. Sleep hygiene is one method to improve sleep quality in the form of a list of activities what can be done to facilitate the onset of sleep and defend it. The purpose of this research know the effect of sleep hygiene on sleep quality type 2 diabetes mellitus in the working area of Batunadua Health Center. This research is quantitative research using a quasi-experimental design with One Group Pretest Posttest design. The population in this study is all patients with type 2 DM who live in the working area of the Batunadua Health Center as many as 216 people. Sampling technique using purposive sampling technique with a sample of 20 respondents selected based on the inclusion criteria. Instruments used using the Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) questionnaire to measure sleep quality. Data analysis using Wilcoxon test. The results of the study show p = 0.000 (p<0.05). The conclusion of this research is sleep hygiene affect sleep quality type 2 DM patients. Recommended by health workers can provide sleep hygiene to improve sleep quality type 2 diabetic patient and use sleep hygiene as a health promotion program.
PENGARUH TEKNIK RELAKSASI GENGGAM JARI TERHADAP TINGKAT KECEMASAN PADA PASIEN POST OPERASI SECTIO CAESAREA Harahap, Mei Adelina; Gintings, Akhyar Fauzi; Rangkuti, Nur Aliyah; Rangkuti, Juni Andriani
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 8 No 1 (2023): Vol.8 No. 1 Juni 2023
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v8i1.1044

Abstract

ABSTRACT Labor and birth are normal physiological events. The birth of a baby is a social event that is awaited by a mother and family during pregnancy. There are two ways in the delivery process, namely the natural or normal way and the Sectio Caesarea method. Sectio Caesare is the process of giving birth with a surgical process carried out with medical instructions, due to disturbances in the mother and fetus. Sectio caesarea surgery with various consequences such as causing anxiety felt by the patient. The effects of anxiety in postoperative patients have an impact on the ongoing postoperative treatment. This condition of anxiety can have a detrimental effect because it can cause bleeding both during surgery and after surgery. The effects of anxiety in postoperative patients have an impact on the ongoing postoperative treatment. This condition of anxiety can have a detrimental effect because it can cause bleeding both during surgery and after surgery. This anxiety can be treated in two ways, namely pharmacologically, related to drugs and medical treatment and the second non-pharmacologically, among others, relaxation techniques, namely finger hold. This study aims to determine the effect of hand-held relaxation techniques on anxiety levels in postoperative Sectio Caesarea patients. This research is a quantitative research with Quasy Experiment design with One Group Pretest-Postest design. The population in this study were all postoperative Sectio Caesarea patients who were present at the time of the study. The sample in this study was taken using the Accidental Sampling technique. The data collection method used the ZSAS questionnaire. The results of data analysis using the Wilcoxon test analysis obtained a significant value of 0.000. Based on this value, because the value of P <0.05, it can be concluded that there is an effect of finger grip relaxation techniques on the level of anxiety in postoperative Sectio Caesarea patients. It is suggested that the results of this study can be used as an independent intervention in postoperative Sectio Caesarea ABSTRAK Persalinan dan kelahiran suatu kejadian fisiologis normal. Kelahiran seorang bayi adalah kejadian sosial yang dinanti oleh seorang ibu serta keluarga selama kehamilan . Ada dua cara dalam proses persalinan yaitu cara alami atau normal dan cara operasi Sectio Caesarea. Sectio Caesare adalah proses melahirkan dengan proses pembedahan dilakukan dengan petunjuk medis, karena adanya gangguan pada ibu dan janin. Tindakan operasi sectio caesarea dengan berbagai akibat seperti menimbulkan kecemasan yang dirasakan pasien. Efek kecemasan pada pasien post operasi berdampak pada berlangsungnya pengobatan pasca operasi. Kondisi kecemasan ini dapat menimbulkan efek yang merugikan karena bisa menyebabkan pendarahan baik pada saat pembedahan ataupun pasca operasi. Efek kecemasan pada pasien post operasi berdampak pada berlangsungnya pengobatan pasca operasi. Kondisi kecemasan ini dapat menimbulkan efek yang merugikan karena bisa menyebabkan pendarahan baik pada saat pembedahan ataupun pasca operasi. Kecemasan ini bisa di obati dengan dua cara yaitu dengan farmakologis, terkait dengan obat-obatan dan perawatan medis dan yang kedua dengan non farmakologis antara lain, teknik relaksasi yaitu genggam jari (finger hold). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh teknik relaksasi genggam jari terhadap tingkat kecemasan pada pasien post operasi Sectio Caesarea. Penelitan ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain QuasyEksperimentdengan rancangan OneGrup Pretest-Postest. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien post operasi Sectio Caesarea yang ada pada saat penelitian berlangsung sedangkan Sampel dalam penelitian ini diambil dengan menggunakan teknik Accidental sampling.. Metode pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner ZSAS. Hasil analisa data dengan analisis uji Wilcoxon diperoleh nilai signifikan 0,000. Berdasarkan nilai tersebut karena nilai P<0,05 dapat diambil kesimpulan bahwa terdapat pengaruh teknik relaksasi genggam jari terhadap tingkat kecemasan pada pasien post operasi Sectio Caesarea. Disarankan untuk hasil penelitian ini dapat digunakan sebagaia intervensi secara mandiri pada pasien post operasi Sectio Caesarea.
Pengaruh Program Jalan Kaki 30 Menit Terhadap Tekanan Darah Pada Penderita Hipertensi Terkontrol Di Kota Padangsidimpuan Harahap, Mei Adelina; Gintings, Akhyar Fauzi; Rangkuti, Nur Aliyah; Rangkuti, Juni Andriani
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 8 No 2 (2023): Vol. 8 No. 2 Desember 2023
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v8i2.1151

Abstract

Hypertension is a condition in which a person experiences an increase in blood pressure above normal. In general, blood pressure is high when the systolic blood pressure is more than 120 mmHg and the diastolic blood pressure is more than 80 mmHg. The purpose of this study was to determine the effect of a 30-minute walk program on reducing blood pressure in controlled hypertension patients. This research method is quantitative with the design used in time series research, the population in this study amounted to 9,448 respondents and a sample of 15 respondents, it can be seen that the comparison of blood pressure in respondents before and after a 30-minute walk program using the Wilcoxon test obtained the value P-value = 0.000 (<0.05), the results of the study showed that there was a significant effect of the 30-minute walk program on reducing controlled blood pressure in patients with hypertension. The conclusion of this study is that non- pharmacological therapy such as a 30-minute walk program is an alternative treatment for reducing blood pressure in controlled hypertension patients. Suggestions for people with controlled hypertension should walk for 30 minutes regularly so that blood pressure is stable and avoid complications that will occur.
GAMBARAN PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG ANEMIA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SAYURMATINGGI KECAMATAN SAYURMATINGGI KABUPATEN TAPANULI SELATAN TAHUN 2023 Rangkuti, Nur Aliyah; Harahap, Cory Linda Futri; Rangkuti, Juni Andriani; Harahap, Mei Adelina; Nasution, Ayannur; Ritonga, Nefonavratilova; Ramadhini, Delfi; Yuni Aflah; Deliana Tarigan
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 8 No 2 (2023): Vol. 8 No. 2 Desember 2023
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anemia is a condition where the hemoglobin (Hb) level in the blood is less than normal, based on age group, gender and pregnancy. Anemia in pregnancy causes hemoglobin levels below 11 gr% in the first and third trimesters or hemoglobin levels <10.50 to 11.00 gr/dl. Anemia is an important factor in pregnancy because it is associated with morbidity or mortality in the mother and fetus. Anemia in pregnancy is a problem because it reflects the socio-economic welfare of society and has a huge influence on the quality of human resources. Anemia in pregnant women is called "potential danger for mother of child" (potentially dangerous for mother and child) which is why anemia requires serious attention from parties involved in health services. This research aims to find out the picture. The research was conducted in the Sayurmatinggi Health Center Working Area, Sayurmatinggi District, South Tapanuli Regency in 2023. The method in this research was descriptive. The population in the study was 56 pregnant women. The sample in this study was 55 using total sampling technique. The research results showed that the research results showed that the level of knowledge was poor for 26 people (46.4%), sufficient for 18 people (32.1%) and good knowledge for 12 people (21.4%). Advice for pregnant women is expected to recognize the danger signs of pregnancy early, especially in pregnant women, such as anemia and know how to prevent it.