Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Hubungan Motivasi Orangtua dengan Penguasaan Kosakata pada Anak Disabilitas Intelektual di SLB Surakarta Bilqis Al Sean, Reema Puti; Sudrajad, Kiyat; Sutanto, Alfiani Vivi
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 2 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i2.18344

Abstract

Penguasaan kosakata merupakan komponen fundamental dalam perkembangan bahasa anak. Salah satu faktor penting yang dapat mempengaruhi penguasaan kosakata pada anak dengan disabilitas intelektual adalah motivasi orangtua. Menurut (WHO) 2018, pravelensi disabilitas intelektual di Indonesia pada saat ini sekitar 1-3% dari populasi. Tujuan untuk mengetahui hubungan motivasi orangtua dengan penguasaan kosakata pada anak disabilitas intelektual di SLB Surakarta. Metode Penelitian desain penelitian yang digunakan adalah dengan menggunakan metode penelitian kuantitatif yang bersifat cross sectional. Populasi dalam penelitian ini yaitu 30 anak Disabilitas Intelektual di SLB Panca Bakti Mulia, SLB B YAAT Surakarta, dan SLB-C YPSLB Kerten Surakarta. Pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik sampling purpose sampling. Hasil uji menggunakan spearman rank, didapatkan hasil ρ sebesar 0.049 yang artinya bahwa Ha diterima, karena nilai (ρ<0.050). Kesimpulannya ada hubungan antara motivasi orangtua dengan penguasaan kosakata. Korelasi ini bersifat positif, yang berarti semakin tinggi motivasi orangtua, semakin tinggi pula penguasaan kosakata.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM PENCEGAHAN KASUS KETERLAMBATAN PERKEMBANGAN BAHASA BICARA PADA ANAK DENGAN KASUS STUNTING DI KAMPUNG KLASEMAN, KELURAHAN TONGGALAN, KOTA KLATEN Sutanto, Alfiani Vivi; Nurhidayah, Lia Ratih
Jurnal Medika Mengabdi Vol. 1 No. 2 (2025): Jurnal Medika Mengabdi
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Medika Suherman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59981/0nf4b766

Abstract

Menurut WHO, anak usia 0 hingga 6 tahun berada di fase kritis. Pada periode ini, anak mengalami pertumbuhan serta perkembangan yang sangat cepat. Salah satu aspek yang mulai berkembang sejak lahir adalah kemampuan untuk berkomunikasi. Proses komunikasi anak bermula dari bagaimana ia bereaksi terhadap suara hingga mampu berinteraksi dengan orang lain. Jika anak tidak mengalami perkembangan ini, maka ia bisa dikategorikan mengalami keterlambatan dalam bahasa dan bicara. Salah satu faktor penyebab keterlambatan tersebut adalah stunting. Stunting adalah kondisi kurang gizi yang dialami anak selama seribu hari pertama kehidupannya. Di Jawa Tengah, angka stunting secara keseluruhan turun 0,1 persen di tahun 2022 dibandingkan tahun 2021, menjadi 20,8 persen. Namun, ada 20 kabupaten atau kota yang melaporkan peningkatan kasus stunting. Di Kabupaten Klaten, prevalensi stunting meningkat 2,4% dari 15,8% menjadi 18,2% pada tahun 2022. Di Kelurahan Tonggalan pada April 2023, jumlah kasus stunting telah mencapai 15 anak. Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader kesehatan serta orangtua mengenai risiko keterlambatan perkembangan bahasa dan bicara pada anak yang mengalami stunting. Metode yang diterapkan adalah memberikan pendidikan dan pelatihan kepada 50 orang responden, yang akan dievaluasi sebelum dan sesudah kegiatan melalui kuesioner. Hasil dari evaluasi ini selanjutnya dianalisis menggunakan Uji T-Test. Didapatkan rata-rata pemahaman responden sebelum kegiatan adalah 30.06 dan meningkat menjadi 40.22 setelah kegiatan. Sementara itu, rata-rata keterampilan responden sebelum kegiatan adalah 29.34 dan naik menjadi 39.86. Nilai signifikansi untuk keduanya adalah p=0.000. Kegiatan pendidikan dan pelatihan mampu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader kesehatan serta orangtua dalam mencegah keterlambatan bahasa dan bicara pada anak yang mengalami stunting.
EFEKTIFITAS PENGGUNAAN MOBILE ASSISTED LANGUAGE LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KOSAKATA ANAK INTELLECTUAL DISABILITY DI SURAKARTA Taruna, Ramadhan Harja; Sudrajat, Kiyat; Sutanto, Alfiani Vivi
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v5i2.4852

Abstract

Intellectual disabilities are children who have a level of intelligence that is significantly below the average of children of the same age and accompanied by an inability to adapt to behavior that appears at the developmental stage. Children with intellectual disabilities or intellectual disabilities have limitations in learning, difficulty concentrating, perceptual disorders, and a tendency to forget. To determine the effectiveness of using MALL to improve vocabulary in children with Intellectual Disabilities. This research method includes quasi-experimental research with a quantitative research type. The sampling technique was carried out by purposive sampling with 20 child respondents with Intellectual Disabilities. Data The data collected will be analyzed univariately and bivariately, with the Shapiro-Wilk normality test, then the homogeneity test with the independent t-test, and the hypothesis test using the Ngain Score Test. The results of the study revealed that there was a difference in post-test values ??which before treatment had a mean (average) of 27.15 and after treatment had a mean (average) of 32.70. For the minimum value before treatment is 15 and after treatment is 25, while the maximum value before treatment is 37 and after treatment is 38. Based on the results of the Paired T-Test, the p value (Sig.) Is 0.000 where this value is smaller than the p value <0.05 so it can be concluded that there is an effectiveness of Using Mobile Assisted Language Learning to Improve the Vocabulary of Children with Intellectual Disabilities. There is an effectiveness of Using Mobile Assisted Language Learning to Improve the Vocabulary of Children with Intellectual Disabilities. ABSTRAKDisabilitas intelektual adalah anak-anak yang memiliki tingkat intelegensi yang signifikan di bawah rata-rata anak seusianya dan disertai dengan ketidakmampuan beradaptasi terhadap perilaku yang muncul pada tahap perkembangan. Anak tunagrahita atau disabilitas intelektual memiliki keterbatasan dalam belajar, kesulitan untuk memusatkan perhatian, kelainan persepsi, dan kecenderungan untuk lupa. Untuk mengetahui efektifitas penggunaan MALL untuk meningkatkan kosakata pada anak Intellectual Disability. Metode penelitian ini termasuk penelitian eksperimen semu dengan jenis penelitian kuantitatif. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan purposive sampling dengan 20 responden anak dengan Intellectual Disability. Data Data yang terkumpul akan dianalisis secara univariat dan bivariat, dengan uji normalitas shapiro-wilk, selanjutnya uji homogenitas dengan independent t-test, serta uji hipotesis menggunakan Uji Ngain Score. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa terdapat perbedaan nilai post-test yang sebelum perlakuan memiliki mean (rata-rata) yaitu 27.15 dan setelah perlakuan memiliki mean (rata-rata) yaitu 32.70. Untuk nilai minimum sebelum perlakuan adalah 15 dan sesudah perlakuan yaitu 25, sedangkan nilai maksimum sebelum perlakuan adalah 37 dan sesudah perlakuan adalah 38. Berdasarkan hasil Uji Paired T-Test , maka didapatkan nilai p (Sig.) sebesar 0,000 dimana nilai ini lebih kecil dari nilai p<0,05 sehingga dapat disimpulkan terdapat efetivitas Penggunaan Mobile Assisted Language Learning untuk Meningkatkan Kosakata Anak Intellectual Disability. Terdapat efetivitas Penggunaan Mobile Assisted Language Learning untuk Meningkatkan Kosakata Anak Intellectual Disability.
Efektivitas Metode Promoting Aphasics’ Communicative Effectiveness (PACE) Terhadap Peningkatan Kemampuan Menamai Tingkat Kata Pada Pasien Afasia Broca di Karesidenan Surakarta Wijayanti, Rachmadani Puspitaning; Sudrajad, Kiyat; Sutanto, Alfiani Vivi
JURNAL TERAS KESEHATAN Vol 8 No 1 (2025): Jurnal Teras Kesehatan
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Politeknik Al Islam Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38215/jtkes.v8i1.170

Abstract

Aphasia is a language disorder that often occurs in patients after a stroke. Broca's aphasia is a type of aphasia characterized by naming difficulties in around 30% of cases. Speech therapy is the main intervention for improving language skills. One method that can be used is the PACE (Promoting Aphasics' Communicative Effectiveness). This study aims to determine the effectiveness of the Promoting Aphasics' Communicative Effectiveness (PACE) method on improving the ability to word-level naming in patients with Broca's aphasia in Surakarta Prefecture. This research design is a single-group, pre-test-post-test, pre-experimental design. The study was conducted on eight patients with Broca's aphasia, using the total sampling technique. The instruments used were the PACE method and the word-level naming part of the TADIR test. 
DAMPAK PANDEMI COVID-19 TERHADAP KUALITAS PELAYANAN TERAPI WICARA, MOTIVASI KEHADIRAN DAN TINGKAT KEPUASAN PASIEN DI JAWA TENGAH Sutanto, Alfiani Vivi; Nurhidayah, Lia Ratih
JURNAL TERAS KESEHATAN Vol 8 No 1 (2025): Jurnal Teras Kesehatan
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Politeknik Al Islam Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38215/jtkes.v8i1.172

Abstract

COVID-19 has created unprecedented challenges in society with regard to the safety of healthcare personnel and the jeopardizing of the public health system. This can happen if healthcare facilities do not increase their vigilance in protecting healthcare workers. This study is a quantitative, observational and analytical study of 200 people in Central Java. The data analysis used was path analysis, and it was found that the quality of speech therapy services increased (b = 2.58 units; 95% CI = 1.90 to 3.27; p < 0.001), and the level of satisfaction of speech therapy patients increased (b = 1.28 units; 95% CI = 0.61 to 1.95; p < 0.001). In contrast, therapeutic motivation decreased (b = 0.63; 95% CI = 1.21 to -0.05; p=0.033). The conclusion of this study is an increase in service quality, therapeutic motivation and patient satisfaction in speech therapy indirectly influenced by quality and motivation theory.
Factors Influencing Language Development in Preschool Children in Karanganyar Regency, Central Java Mangunsong, Roy Romey Daulas; Sutanto, Alfiani Vivi; Sudarman, Sudarman
International Journal of Public Health Excellence (IJPHE) Vol. 4 No. 1 (2024): June-December
Publisher : PT Inovasi Pratama Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55299/ijphe.v4i1.1125

Abstract

Children under five years old are an important period in a child's developing body. Child growth and development is a continuous process, not only experiencing physical growth, brain development, there is also a learning process in the development of intelligence, motor skills, speech, language and social and independence. Fulfillment of nutrition is very necessary to support good child growth and development.The purpose of this study was to analyze the factors that influence the language development of preschool children in Karanganyar Regency, Central Java. Subjects and Methods: This study used a cross-sectional research design, which was conducted in Karanganyar Regency, Central Java from April to August 2024. A sample of 112 children was selected using a purposive sampling technique. The dependent variable is language development. The independent variables are cognitive ability, stunting, breastfeeding, immunization and gender. Data collection using questionnaires and analyzed by logistic regression using Stata 13. Results: The language development of preschool children can be delayed in children with cognitive abilities (b = 2.52; 95% CI = 0.03 to = 0.28; p = 0.013), stunting (b = 2.82; 95% CI = 0.05 to 0.30; p = 0.006), non-exclusive breastfeeding (b = 2.97; 95% CI = 0.07 to 0.38; p = 0.004), in boys (b = 7.2; 95% CI = 0.33 to 0.28; p <0.001), and children with incomplete immunization. Conclusion: The language development of preschool children is related to children's cognitive abilities, the incidence of stunting, non-exclusive breastfeeding, incomplete immunization and male gender.
PROFIL KEMAMPUAN PRAGMATIK ANAK USIA PRASEKOLAH MENGGUNAKAN ASSESMENT OF PRAGMATIC SKILL DI SURAKARTA Septiawan, Leonaldo Dwi; Sudrajad, Kiyat; Sutanto, Alfiani Vivi
SPEED Journal : Journal of Special Education Vol. 8 No. 2 (2025): SPEED: Journal Of Special Education
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Biasa Universitas PGRI Argopuro Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/speed.v8i2.2123

Abstract

Pragmatik merupakan suatu kemampuan anak berupa memberikan respon saat bersosialisasi dan menggunakan bahasa dalam kehidupan sehari-hari. Perkembangan kemampuan pragmatik berperan penting dalam proses komunikasi yang berhubungan dengan aspek linguistik. Penelitian mengenai kemampuan bahasa pragmatik di Indonesia masih jarang ditemukan sehingga penulis tertarik melakukan penelitian ini. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui gambaran kemampuan pragmatik pada anak usia prasekolah di Surakarta. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dan menggunakan metode cross sectional dengan pendekatan korelatif untuk menganalisis hubungan yang bersifat sebab-akibat menggunakan uji hipotesis kendall tau. Jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 105 anak dengan menggunakan teknik pengumpulan data random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa standar norma kemampuan pragmatik anak dapat dibagi menjadi kategori kurang X < 12, kategori cukup 13 ? X < 18, kategori baik X > 18. Adanya hubungan penggunaan bahasa dengan kemampuan pragmatik yang menyatakan hasil nilai p = 0.001 (?0.05), sehingga hipotesis alternatif diterima. Hasil lain juga ditemukan bahwa adanya hubungan pendidikan orang tua dengan kemampuan pragmatik anak yang menyatakan hasil nilai p = 0.012 (<0.05), sehingga hipotesis alternatif diterima.
PROFIL KEMAMPUAN LITERASI ANAK KELAS 3 SEKOLAH DASAR DI SURAKARTA Afkarina, Izza; Sutanto, Alfiani Vivi; Wiliyanto, Dian Atnantomi
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 4 (2024): Special Issue Vol. 7 No. 4 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i4.38802

Abstract

Keterampilan literasi di sekolah dasar menjadi langkah awal yang krusial untuk mencapai keberhasilan dalam proses pembelajaran yang produktif. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan profil kemampuan literasi anak kelas 3 sekolah dasar di Surakarta dan faktor yang mempengaruhi peningkatan literasi. Penelitian ini menggunakan mixed methods dengan data kuantitatif dan kualitatif yang diperoleh melalui tes dan wawancara. Sampel penelitian terdiri dari 30 siswa yang dipilih menggunakan teknik quota sampling. Instrumen yang digunakan meliputi tes pemahaman membaca, penilaian menulis, dan pemeriksaan kemampuan mengeja. Teknik analisis data adalah analisis deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan literasi siswa kelas 3 sekolah dasar di Surakarta didominasi pada kategori sedang berdasarkan dari penilaian pemahaman membaca, menulis, dan mengeja. Adapun faktor yang mempengaruhi literasi adalah strategi pengajaran guru, jenis bacaan, jenis tulisan, program literasi, dan ketersediaan fasilitas. Tantangan yang dihadapi guru dalam mengajar literasi yaitu kebiasaan siswa yang selalu di bimbing, kurangnya keterlibatan orang tua, perbedaan kemampuan kognitif siswa.
Pemberdayaan Guru melalui Edukasi, Pelatihan Praktis, dan Pendampingan dalam Deteksi Dini Gangguan Kognitif dan Memori Pada Siswa Sekolah Dasar Sutanto, Alfiani Vivi; Susanti, Nadya
ABDI NUSANTARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 4 (2025): ABDI NUSANTARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : PT Media Edukasi Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64198/abdinusantara.v1i4.50

Abstract

Kemampuan kognitif dan memori memiliki peran penting dalam mendukung proses belajar siswa sekolah dasar. Gangguan pada kedua fungsi tersebut dapat memengaruhi konsentrasi, pemahaman materi, serta prestasi akademik. Namun, deteksi dini terhadap gangguan kognitif dan memori di lingkungan sekolah masih belum optimal, salah satunya disebabkan oleh keterbatasan pengetahuan dan keterampilan guru dalam mengenali tanda-tanda awal gangguan tersebut. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan guru sekolah dasar melalui edukasi, pelatihan praktis penggunaan lembar observasi, dan pendampingan dalam menerapkan deteksi dini gangguan kognitif dan memori pada siswa. Sebanyak 10 guru sekolah dasar terlibat sebagai peserta. Evaluasi program dilakukan melalui uji T-Test untuk mengukur perbedaan tingkat pemahaman guru sebelum dan sesudah intervensi. Hasil menunjukkan adanya peningkatan skor pemahaman dari rata-rata 4,70 pada pre-test menjadi 8,30 pada post-test dengan nilai signifikansi p=0,000. Temuan ini menegaskan bahwa rangkaian kegiatan edukasi, pelatihan praktis, dan pendampingan yang diberikan terbukti efektif dalam meningkatkan kompetensi guru dalam melakukan deteksi dini gangguan kognitif dan memori pada siswa sekolah dasar. Program ini direkomendasikan untuk diterapkan secara berkelanjutan guna memperkuat kapasitas guru dalam mendukung proses pembelajaran yang lebih optimal.
Effectiveness of Early Intervention on Language Development in Children with Hearing Loss: A Systematic Review Sutanto, Alfiani Vivi; Sudarman, Sudarman
Jurnal Terapi Wicara dan Bahasa Vol. 4 No. 1 (2025): Desember 2025
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59686/jtwb.v4i1.224

Abstract

Background: Hearing loss in children is one of the main causes of delayed language development, which affects cognitive, social, and academic domains. Early interventions such as hearing aids (HA), cochlear implants (CI), and speech therapy have been developed to minimize these impacts. Objectives: This study aims to review the effectiveness of early intervention on language development in children with hearing loss using a systematic review approach. Methods: Literature searches were conducted through PubMed, Scopus, ScienceDirect, CINAHL, and Google Scholar databases, with inclusion criteria focusing on children aged 0–6 years who received intervention before six months of age. Results: Seven studies met the eligibility criteria and were included in the synthesis. The results indicate that children who received intervention before six months demonstrated significantly better receptive and expressive language outcomes compared to those who were treated later. Factors such as family involvement, consistent device use, and the application of auditory-verbal therapy contributed substantially to successful intervention outcomes. Conversely, delayed diagnosis and limited service accessibility remain major barriers in developing countries. Conclusion: early intervention is proven effective in enhancing language development among children with hearing loss; therefore, early screening and timely therapy should be prioritized within pediatric healthcare services. Keywords: Early intervention, Hearing loss, Language development, Effectiveness