Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Pencegahan Dan Pemeriksaan Tekanan Darah Di Panti Asuhan Nur Hidayah Ismawatie, Emma; Dewi, Yulia Ratna; Maulani, Yulita; Nanda Kusuma, Rahmayani Agustin
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 4 No. 3 (2024): Journal of Human And Education
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v4i3.973

Abstract

Hipertensi atau tekanan darah tinggi merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang signifikan di seluruh dunia. Artikel ini membahas tentang mengabdian masyarakat yang tujuanya untuk dapat meningkatkan kesadaran dan pentingnya pencegahan juga pemeriksaan tekanan darah pada warga Panti Asuhan Nur Hidayah supaya menjaga tekanan darah dalam rentang normal sejak dini. Tekanan darah salah satu indikator penting dalam menentukan kondisi kesehatan seseorang. Melalui serangkaian kegiatan edukatif dan pemeriksaan langsung kita berupaya memberikan pengetahuan tentang tekanan darah, yang menjadi penyebab utama penyakit jantung, stroke, dan kematian prematur lainnya, tetapi gejalanya seringkali tidak terasa. Kegiatan pengabdian dilaksanakan melalui metode pengabdian melibatkan penyuluhan ,sosialisasi, demonstrasi dan pemeriksaan tekanan darah gratis , dengan memberikan arahan dan diskusi kepada warga Panti Asuhan Nur Hidayah mengenai pentingnya pemeriksaan tekanan darah secara dini . Pemeriksaan tekanan darah juga dilakukan untuk memberikan gambaran komprehensif tentang kesehatan. Hasil evaluasi menunjukan peningkatan pengetahuan dan kesadaran warga Panti Nur Hidayah pentingnya terkontrol tekanan darahsejak dini dan secara teratur. Dengan langkah-langkah seperti penyuluhan dan pemeriksaan gratis dapat menjadi cara yang efektif untuk memperkuat upaya pencegahan hipertensi. Penekanan pada pencegahan dan pemeriksaan tekanan darah memberikan dapak yang positif terhadap kesehatan warga Panti Nur hidayah. Peningkatan kesadaran dan partisipasi aktif membuka peluang bagi pengemban program kesehatan komunitas yang berfokus pada pemantauan dan manajemen tekanan darah secara dini.
Pemeriksaan Dan Edukasi Deteksi Dini Kolesterol Tinggi Pada Masyarakat Di Kudus Ismawatie, Emma; Dewi, Yulia Ratna; Maulani, Yulita; Supriyanto, ka Evan
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 4 No. 6 (2024): Journal of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v4i6.1824

Abstract

Kadar Kolesterol tinggi merupakan faktor risiko utama pada penyakit jantung dan merupakan masalah kesehatan secara global. Penelitian ini mempunyai tujuan untuk mengetahui prevalesi kolesterol tinggi dan untuk meningkatkan kesadaran pada Masyarakat Pasuruhan, Jati, Kudus, serta memberikan edukasi terkait pencegahan dan pengendaliannya. Metode yang digunakan ini adalah pemeriksaan kadar kolesterol pada sampel darah Masyarakat secara acak, didapatkan responden sejumlah 95 peserta, dilanjutkan dengan pemberian edukasi yaitu mengenai pola makan sehat dan gaya hidup aktif. Hasil penelitian dimana menunjukkan bahwa terdiri dari 40% responden hasil kadar kolesterol normal, dan dimana di dapatkan 60% responden hasil kadar kolesterol pada diatas normal, Edukasi yang diberikan diharapkan dapat memberikan peningkatkan kesadaran Masyarakat akan pentingnya menjaga kadar kolesterol dan memodifikasi terhadap perilaku hidup sehat dengan mengurangi konsumsi lemak (gorengan), juga meningkatkan pengetahuan pada Masyarakat Pasuruhan, Jati Kudus tentang faktor resiko kadar kolesterol tinggi yang berisiko kurang baik, serta memberikan motivasi untuk mengubah gaya hidup yang menjadi lebih sehat.
INCOMPATIBLE DARAH DONOR TERHADAP PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK YANG MENJALANI HEMODIALISA DI RUMAH SAKIT BAYUKARTA KARAWANG Emma, Ismawatie; Dewi, Yulia Ratna; Gunawan, Lucia Sincu; Wahyuningsih, Sandra Tri
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2024): MARET 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i1.25705

Abstract

Penyakit gagal ginjal kronik (GGK) merupakan penurunan dari fungsi ginjal secara kronis yang memerlukan waktu lama. Hemodialisis (cuci darah) merupakan salah satu langkah untuk terapi pengganti ginjal yang dapat digunakan pada pasien penderita dengan penurunan fungsi ginjal baik yang akut maupun kronik. Pasien gagal ginjal kronik yang menjalani terapi tindakan hemodialisa (HD) reguler ditransfusi dengan jenis darah transfusi PRC (Packed Red Cell). Namun saat pemeriksaan uji cocok serasi darah sering sekali terjadinya masalah crossmatching incompatible. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya incompatible darah donor terhadap pasien penderita gagal ginjal kronik yang menjalani terapi hemodialisa di Rumah Sakit Bayukarta Karawang. Metode penelitian dilakukan secara deskriptif. Bahan yang digunakan yaitu data sekunder hasil crossmatching pada pasien penderita Gagal Ginjal Kronik (GGK) yang menjalani Hemodialisa (HD) di Rumah Sakit Bayukarta Karawang. Analisis data secara deskriptif yaitu inkompatibilitas ditabulasi dengan berdasarkan hasil crossmatch yaitu persentase darah inkompatibel pada pasien penderita gagal ginjal kronik yang menjalani terapi hemodialisa (HD). Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa dari hasil uji crossmatching sebanyak 75 pasien penderita gagal ginjal kronik (GGK) yang menjalani hemodialisis regular dan transfusi darah di rumah sakit terdapat inkompatibel 24 (31%) dengan persentase inkompatibilitas kategori IV sebanyak 20 (27%) dan inkompatibilitas kategori V sebanyak 4 (4%).
PERAN EDUKASI DAN SKRINING KESEHATAN DALAM DETEKSI DINI PADA PENGUNJUNG SOLO GRANDMALL Ismawatie, Ismawatie; Maulani, Yulita; Dewi, Yulia Ratna; Supriyanto, Eka Evan
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): Volume 6 No. 1 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i1.42502

Abstract

Deteksi dini suatu penyakit merupakan langkah penting dalam upaya pencegahan dan pengobatan suatu penyakit. Edukasi kesehatan menjadi kunci utama dalam meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya skrining kesehatan. Penelitian atau pengabdian ini bertujuan untuk mengukur efektivitas program edukasi skrining kesehatan dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran kepada masyarakat tentang pentingnya deteksi dini suatu penyakit. Metode yang digunakan adalah pre-post test dengan melibatkan partisipan dari berbagai kelompok umur dan berbagai latar belakang. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada tingkat pengetahuan peserta mengenai berbagai jenis skrining kesehatan, faktor risiko penyakit, dan manfaat deteksi dini. Selain itu, terdapat peningkatan minat peserta laki- laki maupun Wanita untuk mengikuti program skrining kesehatan secara berkala. Kesimpulannya, program edukasi skrining kesehatan terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat tentang pentingnya deteksi dini penyakit. Dengan demikian, diharapkan dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam program skrining kesehatan di awal dan pada akhirnya menurunkan angka kesakitan dan kematian akibat penyakit berbahaya yang tidak menular.
SOSIALISASI TEKANAN DARAH PADA USIA PRELANSIA DI GEMOLONG UNTUK MENCEGAH PENYAKIT JANTUNG Ismawatie, Emma; Jimat, Resi Tondho; Putri, Arum Kusuma; Dewi, Yulia Ratna
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Volume 6 No. 2 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i2.43350

Abstract

Penyakit jantung merupakan salah satu penyebab utama kematian di dunia, dan risiko penyakit ini meningkat seiring bertambahnya usia. Usia prelansia, yaitu usia antara 45 - 59 tahun merupakan periode penting untuk melakukan pencegahan penyakit jantung. Salah satu faktor risiko utama penyakit jantung adalah tekanan darah tinggi ini. Oleh karena itu, pentingnya sosialisasi tentang tekanan darah pada usia prelansia di gemolong ini sangat penting untuk mencegah penyakit jantung.Kegiatan pengabdian Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran Masyarakat usia prelansia di Gemolong tentang tekanan darah dan berupaya melakukan pencegahan penyakit jantung. Kegiatan ini dilakukan dengan penyuluhan, pemeriksaan tekanan darah gratis, dan diskusi kelompok. Hasil kegiatan ini menunjukkan peningkatan yang signifikan pada pengetahuan peserta tentang tekanan darah, faktor risiko penyakit jantung, dan gaya hidup sehat. Selain itu peserta juga menunjukkan peningkatan kesadaran tentang pentingnya pemeriksaan dini terhadap tekanan darah secara rutin.
IDENTIFIKASI HASIL PCR PANEL RESPIRATORY PENYEBAB GEJALA ISPA DI RUMAH SAKIT X JAKARTA SELATAN TAHUN 2023 Maryoto, Maryoto; Dewi, Yulia Ratna
Plenary Health : Jurnal Kesehatan Paripurna Vol. 1 No. 3 (2024)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/plenaryhealth.v1i3.552

Abstract

Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) adalah penyakit infeksi yang menyerang bagian pernapasan atas dan menjadi salah satu penyakit yang menjadi perhatian khusus di dunia (WHO) dan merupakan penyebab morbiditas dan mortalitas yang dapat mencapai 4,25 juta setiap tahun dan telah menurunkan usia harapan hidup sebesar 2,09 juta pada penderita. Menurut Kemenkes tahun 2021, propinsi DKI termasuk provinsi dengan kasus tertinggi ISPA (53,0%). Tujuan penelitian adalah menganalisa distribusi hasil dari usia, jenis kelamin, pola hasil serta penyebab dan dominasinya berdasarkan hasil pemeriksaan PCR Panel Respiratory di Rumah Sakit X Jakarta Selatan tahun 2023. Peneliti menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan desain cross sectional. Sampel adalah data sekunder secara restropektif dengan mengambil data rekam medis pasien yaitu sejumlah 260 sampel. Analisis data yang digunakan adalah Univariat dan Bivariat. Hasil penelitian yang didapat adalah 217 sampel dengan hasil terdeteksi (83.5%) dan 43 sampel (16.5%) sampel tidak terdeteksi, dengan distribusi dari faktor penyebab adalah virus sebesar 78,5%, bakteri 3,5%, keduanya (virus dan bakteri) 1,5%. Kesimpulan penelitian adalah pemeriksaan PCR Panel Respiratory sangat disarankan untuk mendeteksi berbagai patogen (Virus dan Bakteri) pada pasien dengan gejala ISPA.
PERBANDINGAN HASIL PEMERIKSAAN ANTARA MIKROSKOPIS DAN GENEXPERT PADA SPUTUM SUSPEK TB DI LABORATORIUM NASIONAL TIMOR LESTE Fernandes, Recardina; Dewi, Yulia Ratna
Plenary Health : Jurnal Kesehatan Paripurna Vol. 1 No. 3 (2024)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/plenaryhealth.v1i3.559

Abstract

Tuberkulosis (TB) merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri berbentuk basil atau batang dan disebut dengan MTB. Tuberkulosis merupakan penyakit menular yang masih menjadi masalah kesehatan global yang serius. Penularan penyakit tuberkulosis dapat terjadi melalui percikan air liur atau droplet yang dikeluarkan oleh penderita tuberkulosis sehingga terbang ke udara. Ketika seseorang menghirup partikel tersebut, bakteri tersebut masuk ke saluran pernafasan dan menetap di paru-paru (Raja et al., 2023). Saat ini terdapat negara-negara dengan beban TBC tinggi yang belum mencapai End TB Strategy, secara global terjadi penurunan angka kejadian TBC antara tahun 2015 hingga 2021 yaitu sebesar 4,6%, sedangkan berdasarkan wilayah terdapat 3 wilayah yang mengalami penurunan yakni Afrika, Eropa, dan Asia Tenggara. Untuk angka kematian TBC secara global terjadi peningkatan kematian TBC sebesar 3,2% dan berdasarkan wilayah terdapat wilayah yang mengalami penurunan yaitu Afrika, Mediterania Timur dan Eropa. Metodologi pengujian yang umum diterapkan di negara endemis adalah mikroskopis dengan pewarnaan Ziehl-Nelsen (ZN). Cara ini mempunyai berbagai kelebihan dan kekurangan. Di satu sisi, penggunaan mikroskop relatif sederhana, ekonomis, dan cepat mendeteksi TB paru. Namun kelemahannya terletak pada variasi hasil yang mungkin disebabkan oleh tingkat keahlian dan ketelitian teknisi yang melakukan pemeriksaan (Tamtyas & Rini, 2020)
PERBANDINGAN HASIL PEMERIKSAAN ANTARA MIKROSKOPIS DAN GENEXPERT PADA SPUTUM SUSPEK TB DI LABORATORIUM NASIONAL TIMOR LESTE Fernandes, Recardina da; Dewi, Yulia Ratna
Plenary Health : Jurnal Kesehatan Paripurna Vol. 1 No. 3 (2024)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/plenaryhealth.v1i3.564

Abstract

Tuberkulosis (TB) merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri berbentuk basil atau batang dan disebut dengan MTB. Tuberkulosis merupakan penyakit menular yang masih menjadi masalah kesehatan global yang serius. Penularan penyakit tuberkulosis dapat terjadi melalui percikan air liur atau droplet yang dikeluarkan oleh penderita tuberkulosis sehingga terbang ke udara. Ketika seseorang menghirup partikel tersebut, bakteri tersebut masuk ke saluran pernafasan dan menetap di paru-paru. Saat ini terdapat negara-negara dengan beban TBC tinggi yang belum mencapai End TB Strategy, secara global terjadi penurunan angka kejadian TBC antara tahun 2015 hingga 2021 yaitu sebesar 4,6%, sedangkan berdasarkan wilayah terdapat 3 wilayah yang mengalami penurunan yakni Afrika, Eropa, dan Asia Tenggara. Untuk angka kematian TBC secara global terjadi peningkatan kematian TBC sebesar 3,2% dan berdasarkan wilayah terdapat wilayah yang mengalami penurunan yaitu Afrika, Mediterania Timur dan Eropa. Metodologi pengujian yang umum diterapkan di negara endemis adalah mikroskopis dengan pewarnaan Ziehl-Nelsen (ZN). Cara ini mempunyai berbagai kelebihan dan kekurangan. Di satu sisi, penggunaan mikroskop relatif sederhana, ekonomis, dan cepat mendeteksi TB paru. Namun kelemahannya terletak pada variasi hasil yang mungkin disebabkan oleh tingkat keahlian dan ketelitian teknisi yang melakukan pemeriksaan.
HUBUNGAN ANTARA KADAR HBA1C DENGAN KADAR HB PADA PENDERITA DIABETES MELITUS DI KLINIK PRATAMA MEDICAL CENTRE YPSM Tiara, Tiara; Dewi, Yulia Ratna
Plenary Health : Jurnal Kesehatan Paripurna Vol. 1 No. 3 (2024)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/plenaryhealth.v1i3.594

Abstract

Diabetes melitus ditandai dengan penyakit metabolik dengan karakteristik terjadinya hiperglikemia yang diakibatkan oleh gangguan sekresi insulin. Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui Hubungan antara kadar HbA1c dengan kadar Hb pada penderita diabetes. Penelitian menggunakan desain/rancangan penelitian survei cross sectional. Peneliti menggunakan program SPSS. Penelitian ini diambil dari data sekunder (EMR) bulan Januari-Mei 2024 sebanyak 40 orang. Tempat penelitian yaitu di Klinik Pratama Medical Centre YPSM. Hasil penelitian didapatkan rata-rata usia berada di sekitar 46,55 tahun. Kadar HbA1c pada sampel penelitian menunjukkan variasi yang cukup besar, dengan rata- rata sebesar 7,96%. Kadar hemoglobin (Hb) pada sampel penelitian menunjukkan distribusi yang mendekati normal, dengan rata-rata sebesar 14,04 g/dL. Kesimpulan dari hasil penelitian bahwa p-value (0.020) < 0.05, menunjukkan adanya hubungan signifikan antara kadar HbA1c dan kadar Hb pada penderita DM.
IDENTIFIKASI HUMAN PAPILLOMA VIRUS PADA WANITA DENGAN RISIKO TINGGI DI JAKARTA Hidayat, Mohamad Sofyan; Dewi, Yulia Ratna
Plenary Health : Jurnal Kesehatan Paripurna Vol. 1 No. 3 (2024)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/plenaryhealth.v1i3.604

Abstract

Kanker serviks adalah jenis kanker yang terjadi pada leher rahim (serviks), yang disebabkan oleh pertumbuhan abnormal pada jaringan epitel serviks akibat infeksi kronis oleh tipe human papillomavirus (HPV) yang berisiko tinggi (hr-HPV) dan bersifat onkogenik. Tindakan pencegahan dalam upaya menurunkan prevalensi kanker serviks yaitu pengujian HPV menggunakan metode berbasis PCR. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui prevalensi dan distribusi tipe infeksi Human Papilloma Virus serta mencari hubungan faktor risiko terhadap angka kejadian infeksi pada wanita dengan risiko tinggi di Jakarta berdasarkan hasil pemeriksaan HPV DNA. Penelitian ini menggunakan design cross-sectional dengan total data 123 sampel, pengolahan data menggunakan analisis Chi-square atau Fisher’s Exact. Hasil Genotipe HPV menunjukan tipe paling umum yang ditemui adalah 12 Type High Risk Lainnya (31, 33, 35, 39, 45, 51, 52, 56, 58, 59, 66, 68) sebanyak 22,8%, serta terdapat hubungan dari faktor risiko status pernikahan terhadap kejadian infeksi HPV dengan nila p = 0,035. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa Tipe paling banyak yang ditemui hasil positif adalah 12 Type High Risk Lainnya (31, 33, 35, 39, 45, 51, 52, 56, 58, 59, 66, 68) sebanyak 28 sampel (22,8%) serta terdapat hubungan yag signifikan antara status pernikahan terhadap kejadian infeksi HPV nilai p = 0,035