Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

ANALISIS HUBUNGAN KEMIRINGAN JALAN TERHADAP KECEPATAN DAN FUEL BURN RATE CAT 789B PADA KEGIATAN PENGANGKUTAN OVERBURDEN DI PIT PINANG SOUTH, PT KALTIM PRIMA COAL, KALIMANTAN TIMUR Sormin, Ivan; Hartami, Pantjanita Novi; Herdyanti, Mixsindo Korra; Putra, Danu; Maulana, Yuga
Indonesian Mining and Energy Journal Vol. 7 No. 1 (2024): Mei
Publisher : Program Studi Teknik Pertambangan Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/imej.v7i1.20791

Abstract

Pengawasan penggunaan bahan bakar merupakan salah satu tanggung jawab penting dalam manajemen peralatan, terutama untuk alat angkut, mengingat penggunaannya yang intensif dalam operasi pemindahan tanah mekanis. Evaluasi konsumsi bahan bakar pada alat angkut seperti CAT 789B, yang digunakan dalam kegiatan pengupasan overburden di Pit Pinang South, PT Kaltim Prima Coal, menjadi penting karena beberapa unit CAT 789B mengalami tingkat fuel burn rate (FBR) yang melampaui target yang telah ditetapkan. Salah satu faktor yang mempengaruhi konsumsi bahan bakar adalah kemiringan (grade) jalan. Untuk menganalisis hubungan antara grade jalan, kecepatan, dan fuel burn rate dump truck, dilakukan analisis kuantitatif menggunakan metode statistik regresi linear sederhana. Data yang digunakan berasal dari pemantauan langsung (real monitoring) pada bulan April 2024. Hasil analisis ini memberikan pemahaman tentang seberapa besar pengaruh grade jalan dan faktor lainnya terhadap tingkat konsumsi bahan bakar (FBR) pada unit Dump Truck CAT 789B. Penelitian ini juga menghasilkan rekomendasi mengenai parameter referensi untuk menghitung tingkat konsumsi bahan bakar unit CAT 789B, yang disesuaikan dengan geometri rencana kemiringan jalan.
Analisis Kestabilan Bangunan Penahan Air Terhadap Ketinggian Air PT XYZ Menggunakan Perangkat Lunak RS2 Pertiwi, Tiara; Tuheteru, Edy Jamal; Maulana, Yuga; Hartami, Pantjanita Novi; Putra, Danu
Indonesian Mining and Energy Journal Vol. 8 No. 1 (2025): Mei
Publisher : Program Studi Teknik Pertambangan Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/imej.v8i1.20705

Abstract

PT XYZ, sebuah perusahaan pertambangan yang berlokasi di Kabupaten Paser, Kalimantan Timur, menghadapi masalah karena curah hujan yang tinggi sehingga menyebabkan peningkatan volume air di area tambang seluas 27.460 hektare dan area tangkapan hujan 299,16 hektare. Debit air yang tidak terkendali mengganggu proses pengendapan dan pengolahan air limbah di settling pond, sehingga mengurangi kualitas air hasil pemurnian dan berpotensi mencemari lingkungan. Untuk menyelesaikan masalah ini, PT XYZ berencana membangun kolam penampungan untuk menahan air sementara dan mengontrol debit air sebelum masuk ke settling pond. Diharapkan bahwa kolam penampungan akan membuat proses pengendapan pada settling pond lebih efisien, kualitas air lebih baik, dan dampaknya pada lingkungan akan diminimalkan. Agar kolam penahan air dapat berfungsi dengan baik dan menghindari kelongsoran, bangunannya harus kuat dan stabil. Hasil analisis menunjukkan bahwa untuk lebar berm 15 meter, ketinggian 5 meter, dan kemiringan lereng 45°, nilai SRF rata-rata (tanpa variasi ketinggian air 0%) berkisar antara 11,48 hingga 12,54 untuk masing-masing lebar berm, dan nilai displacement total rata-rata berkisar antara 1,19 hingga 1,47 meter.
Penilaian dan Evaluasi Tingkat Keberhasilan Reklamasi Lahan Backfilling Pit 3 barat di PT. Bukit Asam Tbk, Sumatera Selatan Mukadar, Laraswati; Tuheteru, Edy Jamal; Yulianti, Ririn; Putra, Danu; Maulana, Yuga
Indonesian Mining and Energy Journal Vol. 8 No. 1 (2025): Mei
Publisher : Program Studi Teknik Pertambangan Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/imej.v8i1.20767

Abstract

Penelitian ini mengevaluasi keberhasilan reklamasi lahan di PT Bukit Asam Tbk, Indonesia, dengan fokus pada penatagunaan lahan, revegetasi, dan penyelesaian akhir. Mengacu pada Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia Nomor 1827 K/30/MEM/2018, penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pengamatan, pengukuran langsung, dan studi literatur untuk menilai pemenuhan kriteria reklamasi seperti stabilitas timbunan, pH tanah, serta pencegahan erosi dan sedimentasi. Hasil penelitian menunjukkan pencapaian keberhasilan dalam tahap reklamasi dengan penerapan kebijakan yang sesuai, diharapkan memberikan kontribusi penting dalam praktik reklamasi pertambangan batu bara dan meningkatkan kesadaran tanggung jawab lingkungan di industri ini
Efforts to Improve Indonesian Language Learning Outcomes Through the Jigsaw Cooperative Model in Grade IIIA at SDN Keleyan 2 Putra, Danu; Utami , Putri; Anshori , Ibnu
Journal of Action Research in Education Vol. 1 No. 4: 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Nurul Islam Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52620/jare.v1i4.41

Abstract

Learning is a process of acquiring knowledge that can occur anytime and anywhere, even without a teacher, through activities like reading, writing, or internet research. However, in the teaching-learning process, the teacher serves as a facilitator. Learning outcomes reflect the knowledge or skills students achieve after instructional activities, often assessed through tests such as daily exams, UTS, or UAS. These outcomes are crucial for measuring student progress. The jigsaw cooperative learning model involves dividing students into groups where each member studies assigned material and teaches it to their group, fostering interaction and collaboration. Research implementing this model in Grade 3A at SDN Keleyan 2 demonstrated significant improvement in learning outcomes. Initially, from the Pre-Test results, only 5 of 25 students met the learning outcome criteria. In Cycle I's Post-Test, this number increased to 10, with 15 students still not meeting the criteria. By Cycle II's Post-Test, 20 students had met the criteria, leaving only 5 students below the threshold. These findings indicate that the jigsaw cooperative learning model effectively enhances student learning outcomes by promoting active participation and collaborative learning among students.