Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Aktualisasi Kekuatan Peran Ganda Perempuan Dalam Rumah Tangga Sebagai Upaya Meningkatkan Ekonomi Keluarga di Desa Selemak Safitri, Ira; Hodriani, Hodriani; Siregar, Hapni Laila; Pinem, Windawati
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 9, No 3 (2025): Agustus 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v9i3.2025.1300-1307

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tentang aktualisasi kekuatan peran ganda perempuan dalam rumah tangga sebagai upaya meningkatkan ekonomi keluarga di Desa Selemak. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Data primer seperti observasi dan wawancara. Sedangkan data sekunder seperti buku, artikel jurnal, internet, Rencana Pembangunan Jangka Menegah Desa, dan lainnya. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran pedagang sayur perempuan Pasar Andan Sari Desa Selemak dalam rumah tangga mencakup peran sebagai istri, peran sebagai ibu, dan peran sebagai individu yang mandiri. Aktualisasi kekuatan peran ganda perempuan dalam rumah tangga sebagai upaya meningkatkan ekonomi keluarga di Desa Selemak dapat dilihat dari empat hal yaitu: perempuan dapat bekerja, perempuan dapat menjadi seorang intelektual, perempuan dapat bekerja untuk mencapai transformasi sosialis masyarakat, dan perempuan sebagai kekuatan ekonomi
Integrating Civic Engagement to Foster Soft Skills and Teacher Professionalism Hodriani; Pinem, Windawati; Sutrisno; Safitri, Ira; Bahauddin, Nur Ain binti
Jurnal Kewarganegaraan Vol. 22 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : Department of Pancasila and Civic Education, Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jk.v22i2.66124

Abstract

The Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) program, launched in 2019, provides students opportunities to strengthen their professional competencies through direct engagement in the real world. Within this framework, civic engagement is essential, as it encourages students to actively participate in community-based activities that support their academics and social responsibilities. This study analyzes how students develop soft skills and teaching professionalism through MBKM activities. This qualitative descriptive study involved students of the Pancasila and Citizenship Education Department at Medan State University, class of 2019–2021, who had participated in MBKM programs such as Kampus Mengajar (Teaching Campus), student exchange programs, and internships. Data were collected through interviews, observations, and documentation, then analyzed using an interactive model. The research findings indicate that civic engagement integrated into MBKM improves adaptability, leadership, communication, collaboration, and innovation, while instilling civic values and professional ethics. This study recommends systematically institutionalizing civic engagement in teacher education curricula to ensure holistic and sustainable outcomes.
PENGELOLAAN PILKADA PADA SISTEM MULTIPARTAI: SEBUAH TINJAUAN TERHADAP PELEMBAGAAN PARTAI POLITIK Pinem, Windawati; Arpani, Putri; Nurainun
Bahasa Indonesia Vol 5 No 2 (2024): Electoral Governance: Jurnal Tata Kelola Pemilu Indonesia
Publisher : Komisi Pemilihan Umum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46874/tkp.v5i2.1188

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengelolaan pilkada pada sistem multipartai ditinjau dari aspek pelembagaan partai politik. Adapun permasalahan dalam penelitian ini yaitu menguatnya kedaulatan partai politik namun semakin menipisnya kedaulatan rakyat ditengah kombinasi sistem multipartai dengan sistem presidensial. Menguatnya kedaulatan partai politik merupakan dampak dari pertumbuhan dan perkembangan partai politik pasca reformasi tahun 1998. Tanpa disadari perkembangan partai politik tersebut ternyata menciptakan sistem multipartai yang buruk di daerah. Hal ini ditandai dengan kehidupan politik yang berorientasi pada kekuasaan dan kemudian melahirkan politik dinasti, politik rente dan KKN. Kondisi ini semakin diperburuk ketika sistem multipartai dikombinasikan dengan sistem presidensial. Adapun metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan library research. Data primer berasal dari buku. Sedangkan data sekunder berasal dari jurnal. Pengumpulan data dilakukan melalui studi pustaka. Validasi data dilakukan dengan triangulasi data. Adapun hasil penelitian ini yaitu pilkada ditengah kombinasi antara sistem multipartai dengan sistem presidensial menciptakan lemahnya pelembagaan partai politik. Sehingga solusi yang ditawarkan adalah dengan memperbaiki fungsi rekrutmen politik.
Patronase Politik dalam Konsep Kewarganegaraan di Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah Medan Prayetno, Prayetno; Pinem, Windawati; Iqbal, Muhammad; Ramadhan, Taufiq
Jurnal Kewarganegaraan Vol. 20 No. 2 (2023): September 2023
Publisher : Department of Pancasila and Civic Education, Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jk.v20i2.44552

Abstract

AbstractThis study aims to see political patronage in the concept of citizenship in the Ar-Raudlatul Hasanah Medan pesantren. Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah is one of the modern pesantren that has kiai as an important figure. However, the relationship between kiai and santri tends to be emotional, cultural, and forms patronage. Kiai is a patron who has power and influence. While santri is a client group that has a sami'na wa atho'na attitude. This patronage is not only in religious matters but also in political matters. Referring to the concept of citizenship, the patronage established between Kiai and Santri is considered contrary to democratic principles. This is because the political behaviour of students is still influenced by kiai figures. The research method used is descriptive qualitative with an ethnographic approach. Primary data is deep interviews. While secondary data is sourced from books and journals. Data collection techniques were carried out by observation, interviews and FGDs. While the data validation technique uses the triangulation method. The results of the study found that political patronage in the Ponpes Ar-Raudlatul Hasanah took the form of half-hearted political patronage. The obedience of santri to kiai is limited to religious matters only, not in political matters.-------------------AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk melihat patronase politik dalam konsep kewarganegaraan di pesantren Ar-Raudlatul Hasanah Medan. Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah merupakan salah satu pesantren modern yang memiliki kiai sebagai figur penting. Akan tetapi hubungan yang terjalin antara kiai dan santri cenderung bersifat emosional kultural dan membentuk patronase. Kiai merupakan patron yang memiliki power dan pengaruh. Sedangkan santri adalah kelompok client yang memiliki sikap sami™na wa atho™na. Patronase ini tidak hanya dalam urusan agama saja, melainkan juga dalam persoalan politik. Merujuk pada konsep kewarganegaraan, patronase yang terjalin antara kiai dan santri dianggap berlawanan dengan prinsip demokrasi. Hal ini dikarenakan perilaku politik santri masih dipengaruhi oleh figure kiai. Adapun metode penelitian yang digunakan yaitu kualitatif deskriptif dengan pendekatan etnografi. Data primer berupa deep interview. Sedangkan data sekunder bersumber dari buku dan jurnal. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara dan FGD. Sedangkan teknik validasi data menggunakan metode triangulasi. Adapun hasil penelitian ditemukan bahwa patronase politik di ponpes Ar-Raudlatul Hasanah berbentuk patronase politik setengah hati. Kepatuhan santri kepada kiai terbatas hanya dalam persoalan agama saja tidak dalam urusan politik.
PEMBEKALAN PENDIDIKAN POLITIK TERHADAP SISWA SMA NEGERI 18 MEDAN MENJADI PEMILIH RASIONAL MENJELANG PILKADA 2024 Pandiangan, Tawarika M; Pinem, Windawati; Simbolon, Alissa P; Sihite, Samuel; Hasibuan, Mantasia; Siregar, Rahmi; Simanjuntak, Rian TR
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 4 (2024): Special Issue Vol. 7 No. 4 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i4.36931

Abstract

Menjelang pilkada turut memunculkan upaya kampanye yang disemarakkan melalui media sosial, pendekatan lansung terhadap masyarakat dan lain sebagainya. Kekhawatiran terhadap siswa yang berstatus sebagai pemilih pemula bahwa belum matang dalam pengalaman politik termasuk pembinaan pendidikan politik akan berdampak pada perilaku memilih tindak mengandalkan rasionalitas yang baik memilih calon. Maka dari itu, penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas dengan keterlibatan peneliti langsung untuk memberi rangkaian pembinaan pendidikan politik kepada siswa di SMA Negeri 18 Medan. Tujuan penelitian ini dilakukan agar menghasilkan siswa menjadi pemilih rasional dalam Pilkada 2024. Siswa dapat memilih dengan nalar yang baik dan tidak mudah terbuai dengan pencitraan politik semata, pembohongan hingga terlibat dalam konflik politik. Siswa dapat memahami etika politik yang benar maka keputusan memilih calon di Pilkada 2024 menjadi jalan terbaik
Pemanfaatan Acara Tradisi Rebu- Rebu Dalam Meningkatkan Partisipasi Politik Masyarakat Pada Pilpres 2024 Di Desa Sibunga-Bunga Hilir Kecamatan STM Hulu Barus, Nico Septian Pratama; Pinem, Windawati
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 10, No 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v10i1.2026.274-282

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan tradisi Rebu-Rebu dalam meningkatkan partisipasi politik masyarakat pada Pemilu Presiden 2024 di Desa Sibunga-Bunga Hilir, Kecamatan Sinembah tanjung muda hulu. Permasalahan yang menjadi dasar penelitian ini adalah tingginya angka partisipasi politik masyarakat pada Pilpres 2024, di mana tercatat 359 orang dari 437 pemilih dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) menggunakan hak pilihnya, sementara hanya 78 orang yang tidak menggunakan hak pilih. Fenomena ini menarik untuk dikaji karena tradisi Rebu- Rebu, sebagai salah satu warisan budaya masyarakat, dimanfaatkan sebagai sarana untuk mendorong kesadaran politik.Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Informan penelitian dipilih secara purposive, berjumlah 12 orang yang terdiri dari tokoh adat, aparat desa, dan masyarakat umum. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, sedangkan validasi data menggunakan triangulasi. Berdasarkan hasil wawancara 12 responden bahwa benar adanya tradisi rebu rebu dimanfaatkan sebagai sarana meningkat partisipasi politik melalui sosialisasi politik dan komunikasi politik tradisi rebu rebu juga memiliki potensi menjadi ruang untuk meningkatkan kesadaran politik masyrakat di desa sibunga - bunga hilir mengikuti perkembangan isu isu politik melalui media sosial dan televisi, mayoritas informan mengetahui siapa saja pasangan calon presiden dan wakil presiden pada pemiliu pilpres 2024.
PENGARUH KOMUNIKASI POLITIK TERHADAP PARTISIPASI POLITIK MASYARAKAT DALAM PEMILIHAN GUBERNUR SUMATERA UTARA TAHUN 2024 DI KOTA MEDAN Ananta, Shintia; Pinem, Windawati
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 01 (2026): Volume 11 No. 01 Maret 2026 Public
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i01.42317

Abstract

This study aims to determine the influence of political communication on public political participation in the 2024 North Sumatra gubernatorial election. The problem in this study is the low political participation as seen from the high abstention rate of 41%. This I obtained from data at the KPU 024 Medan Tembung District, Indra Kasih Village. The novelty in this study is research that focuses on examining mediating or moderating factors that can influence the relationship between political communication and political participation. The research method used in this study is quantitative research. The number of samples is 40 people with a sampling technique using a random sampling technique. The data collection technique chosen is a questionnaire. The data analysis technique uses a simple linear regression analysis technique. Before conducting this test, prerequisite tests are carried out first, namely the normality test and the linearity test. Normality test Using the Liliefors test and getting results on political communication L0 = 0.137935284 and Ltable: 0.140089, then 0.137935284 < 0.140089 so that L0 < Ltable then the data on political communication is normally distributed. On political participation L0 = 0.134698739 and Ltable: 0.140089, then 0.134698739 <0.140089 so that L0 < Ltable then the data on political participation is normally distributed. Furthermore, the linearity test with the results of Fcount = 0.3489 and Ftable = 2.4123 so that Fcount <Ftable then H0 is rejected, meaning there is a linear relationship between political communication and political participation. Furthermore, the results of the simple linear regression test show the regression coefficient value for political communication (X) of 0.634436. This value is positive, meaning that political communication has a positive and directly proportional effect on political participation. Therefore, the higher the political communication, the higher the political participation. The correlation coefficient (r) and determination coefficient (r2) show the magnitude of the influence, as shown in the value r2 = 0.379456 = 37,95%. This indicates that the percentage contribution of political communication to political participation is 37,95%. While the remaining 62,05% is influenced by other factors. Therefore, it can be concluded that there is a significant and substantial influence on public political participation in the 2024 North Sumatra gubernatorial election in Medan City.