Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Pelatihan Manajemen Sekolah Sebagai Upaya Menciptakan Budaya Mutu di Era Revolusi 4.0 Syahril; Nelfia Adi; Ahmad Subandi; Sulastri
Journal of Practice Learning and Educational Development Vol. 2 No. 3 (2022): Journal of Practice Learning and Educational Development (JPLED)
Publisher : Global Action and Education for Society

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (343.79 KB) | DOI: 10.58737/jpled.v2i3.56

Abstract

Latar belakang kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah pelaksanaan manajemen sekolah yang belum optimal sehingga sekolah belum dapat mewujudkan sekolah yang berbudaya mutu. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pemahaman kepala sekolah tentang manajemen mutu dalam rangka mewujudkan sekolah yang bermutu. Solusi yang diberikan adalah memberikan pelatihan kepada kepala sekolah tentang manajemen mutu untuk mewujudkan sekolah dalam bentuk teori dan praktek. Secara teoritis narasumber memberikan materi tentang manajemen sekolah, rencana pengembangan sekolah dan budaya mutu sekolah. Sedangkan dalam prakteknya, melatih kepala sekolah dalam mengimplementasikan manajemen sekolah, memberikan pelatihan dalam merancang rencana pengembangan sekolah, dan melatih kiat-kiat untuk mewujudkan sekolah berbudaya mutu. Kepala sekolah sangat termotivasi dan antusias mengikuti kegiatan pelatihan ditambah dengan narasumber yang handal. Mereka sangat berharap kegiatan ini dapat dilakukan secara berkelanjutan dalam bentuk kerjasama. Sehingga terjadi peningkatan kemampuan kepala sekolah dalam berbagai aspek.
Pengawasan Pelaksanaan Tugas Pegawai oleh Pimpinan di Kantor Nur Afni Syahputri; Nelfia Adi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 4 No. 3 (2020): December 2020
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v4i3.807

Abstract

Permasalahan yang terjadi saat ini pengawasan pelaksanaan tugas pegawai yang dilakukan oleh pimpinan di kantor belum terlaksana dengan baik. Hal ini terjadi karena dalam proses pengawasan oleh pimpinan kurang maksimal, tidak sesuai dengan prosedur pengawasan sehingga apabila pimpinan kurang efektif dalam melaksanakan pengawasan terhadap bawahan, akan mengakibatkan kinerja pegawai menurun, sehingga bawahan tidak melaksanakan pekerjaan dengan maksimal. Penulisan ini bertujuan untuk mengetahui pengawasan pelaksanaan tugas pegawai oleh pimpinan di kantor. Salah satu fungsi manajemen adalah pengawasan. Penulisan ini menggunakan studi literatur, yang berarti pengumpulan datanya melalui teknik mengumpulkan, menganalisis, beberapa artikel jurnal, dan buku. Dalam penulisan ini merujuk kepada beberapa artikel jurnal dan buku yang sehubungan dengan pengawasan pelaksanaan tugas pegawai oleh pimpinan di kantor. Hasil temuan dari beberapa artikel jurnal dan buku yang telah ditelusuri, dianalisis dan disimpulkan memperlihatkan bahwasanya: Pengawasan pelaksanaan tugas pegawai oleh pimpinan di kantor diantaranya: pertama melakukan penetapan standar sebagai patokan kerja; kedua melakukan pelaksanaan pengukuran; ketiga penilaian, apakah kinerja memenuhi standar atau tidak; keempat pengambilan tindakan koreksi.
Pelatihan Kepemimpinan Pembelajaran Kepala Sekolah Berbasis Action Learning di Era Revolusi Industri 4.0 Sulastri; Nelfia Adi; Ermita
Journal of Practice Learning and Educational Development Vol. 2 No. 3 (2022): Journal of Practice Learning and Educational Development (JPLED)
Publisher : Global Action and Education for Society

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (341.159 KB) | DOI: 10.58737/jpled.v2i3.57

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilatarbelakangi oleh belum optimalnya kepemimpinan pembelajaran bagi kepala sekolah. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk mengoptimalkan kemampuan kepemimpinan pembelajaran kepala sekolah di era revolusi industri 4.0. Solusi dari permasalahan tersebut adalah dengan memberikan pelatihan kepada kepala sekolah tentang kepemimpinan pembelajaran berbasis tindakan, yaitu 1) analisis situasi nyata, 2) melibatkan tim, 3) melakukan wawancara mendalam dan refleksi, 4) merumuskan tindakan dan 5) menerapkan tindakan. Topik materi pelatihan disesuaikan dengan kebutuhan kepala sekolah yaitu konsep kepemimpinan pembelajaran, kegiatan pembelajaran yang terintegrasi dengan kurikulum dan pengembangan keprofesian guru. Kegiatan ini mendapat sambutan yang luar biasa dari kepala sekolah. Terdapat peningkatan kemampuan dan pengetahuan kepala sekolah tentang kepemimpinan pembelajaran. Mereka sangat ingin kegiatan ini terus berlanjut di masa mendatang agar kepemimpinan pembelajaran kepala sekolah lebih optimal.
Persepsi Guru tentang Tugas Kepala Sekolah dalam Pengembangan Kewirausahaan di SMK Negeri Se-Kecamatan Padang Timur Saputri, Santya Marta; Rifma; Nelfia Adi; Nellitawati
Journal of Practice Learning and Educational Development Vol. 3 No. 3 (2023): Journal of Practice Learning and Educational Development (JPLED)
Publisher : Global Action and Education for Society

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58737/jpled.v3i3.221

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran tentang tugas kepala sekolah dalam pengembangan kewirausahaan di SMK Negeri se-Kecamatan Padang Timur yang terdiri dari SMK N 2 Padang dan SMK N 6 Padang. Pertanyaan penelitian ini adalah seberapa baik persepsi guru tentang (1) perencanaan pengembangan kewirausahaan, (2) pelaksanaan pengembangan kewirausahaan, (3) evaluasi pengembangan kewirausahaan. Populasi penelitian ini adalah guru di SMK N 2 Padang dan SMK N 6 Padang yang berjumlah 161 guru. Sampel penelitian sebanyak 62 guru dengan menggunakan teknik Stratified Proportional Random Sampling. Instrumen yang digunakan adalah model Skala Likert dengan hasil dan pengolahan datanya memuaskan. Persepsi guru tentang tugas kepala sekolah dalam pengembangan kewirausahaan di SMK Negeri se-Kecamatan Padang Timur dapat dilihat dari penjelasan berikut: (1) perencanaan pengembangan kewirausahaan memperoleh rata-rata 3,95 berada pada kategori baik, (2) pelaksanaan pengembangan kewirausahaan memperoleh rata-rata 3,92 berada pada kategori baik, (3) evaluasi pengembangan kewirausahaan memperoleh rata-rata 4,03 berada pada kategori baik. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa persepsi guru tentang tugas kepala sekolah dalam pengembangan kewirausahaan di SMK Negeri se-Kecamatan Padang Timur terlaksana dengan baik, dengan rata-rata 3,96 (baik).
A Persepsi Guru Terhadap Pengelolaan Sarana Pembelajaran Di SMK Negeri 2 Padang: Persepsi Guru Terhadap Pengelolaan Sarana Pembelajaran Di SMK Negeri 2 Padang Shinthia, Shinthia Yosana Hendri; Nelfia Adi; Rifma; Novriyanti Achyar
Journal of Practice Learning and Educational Development Vol. 3 No. 3 (2023): Journal of Practice Learning and Educational Development (JPLED)
Publisher : Global Action and Education for Society

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58737/jpled.v3i3.225

Abstract

Observasi penulis di SMK Negeri 2 Padang terhadap pengelolaan sarana pendidikan yang masih belum terlaksana secara optimal menjadi dasar dilakukannya penelitian ini. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui lebih dalam bagaimana pengelolaan fasilitas pembelajaran di SMK Negeri 2 Padang dilihat oleh para guru. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kuantitatif. Sebanyak 105 peserta penelitian, termasuk 53 peserta dari sampel, semuanya adalah guru SMK Negeri 2 Padang. Rumus Slovin digunakan untuk menghitung pengambilan sampel, dan metode Stratified Proportional Random Sampling digunakan untuk mengumpulkan sampel. Alat penelitian yang digunakan adalah kuesioner dengan model Skala Likert 47 item yang telah melalui uji validitas dan reliabilitas. Data diolah dengan menggunakan rumus rata-rata (Mean). Dari hasil pengolahan data tersebut diperoleh bahwa skor rata-rata persepsi guru tentang: perencanaan sarana yaitu 4,02 berada pada kategori baik, pengadaan sarana 3,99 berada pada kategori baik, inventarisasi sarana 3,92 berada pada kategori baik, pemanfaatan sarana 4,15 berada pada kategori baik, penyimpanan sarana 3,98 berada pada kategori baik, pemilihan sarana 4,04 berada pada kategori baik, dan penghapusan sarana 4,03 berada pada kategori baik. Skor rata-rata secara keseluruhan adalah 4,02 berada pada kategori baik. Dari hasil ini dapat disimpulkan bahwa persepsi guru terhadap pengelolaan sarana pembelajaran sudah baik. Maka dari itu pengelolaan sarana pembelajaran di SMK Negeri 2 Padang perlu untuk di tingkatkan.
Persepsi Mahasiswa Terhadap Pelayanan Akademik oleh Tenaga Kependidikan pada Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Padang Nurhaliza; Nelfia Adi
Journal of Practice Learning and Educational Development Vol. 4 No. 3 (2024): Journal of Practice Learning and Educational Development (JPLED)
Publisher : Global Action and Education for Society

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58737/jpled.v4i3.367

Abstract

The purpose of this study is to ascertain and evaluate how State University of Padang's Faculty of Education's students feel about academic services. This research employs a quantitative descriptive methodology. There were 1168 students in the study's population, and 308 students were selected at random using the Proportional Random Sampling approach, with the sample size calculated using the Slovin formula at a 5% error rate. The data analysis's conclusions demonstrate how students view the academic services provided by FIP UNP's education staff from the following perspectives: 1) tangible, with an average score of 3.99; 2) reliable, with an average score of 3.90; 3) responsive, with an average score of 3.84; 4) assured, with an average score of 3.93; and 5) emphatic, with an average score of 3.48. Overall, students' perceptions of the academic services provided by FIP UNP educators fall into the good category, with an average score of 3.83.
Identifikasi Kesulitan Guru Dalam Implementasi Kurikulum Merdeka Di SMK Negeri Se-Kecamatan Padang Barat Rahmah, Mutia; Nelfia Adi; Hadiyanto; Achyar , Novriyanti
Journal of Practice Learning and Educational Development Vol. 4 No. 3 (2024): Journal of Practice Learning and Educational Development (JPLED)
Publisher : Global Action and Education for Society

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58737/jpled.v4i3.370

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh permasalahan-permasalahan yang ditemukan bahwa adanya kesulitan guru dalam implementasi kurikulum merdeka di SMK Negeri se-Kecamatan Padang Barat. Penelitian ini bertujuan untuk menggali informasi tentang kesulitan guru dalam implementasi kurikulum merdeka di SMK Negeri se-Kecamatan Padang Barat yang ditinjau dari aspek 1) perencanaan pembelajaran, 2) pelaksanaan pembelajaran, 3) penilaian pembelajaran. Jenis penelitian ini bersifat deskriptif kuantitatif. Populasi penelitian adalah guru di SMK Negeri se-Kecamatan Padang Barat yang berjumlah 170 orang . Diambil sampel sebanyak 66 orang menggunakan teknik proportional stratified random sampling. Instrumen pengumpulan data adalah angket model Skala Likert dengan lima pilihan jawaban yaitu Sangat Sulit (SS), Sulit (S), Cukup Sulit (CS), Mudah (M), Sangat Mudah (SM). Angket penelitian ini telah diuji cobakan kepada 20 orang diluar sampel dalam populasi dan diolah menggunakan program SPSS 27, dengan validitas 0,444, 45 item dinyatakan valid dan reliabel. Selanjutnya data diolah dengan rumus rata-rata (mean). Hasil penelitian didapat bahwa identifikasi kesulitan guru dalam implementasi kurikulum merdeka di SMK Negeri se-Kecamatan Padang Barat pada aspek 1) perencanaan pembelajaran dengan skor rata-rata 3,56 berada pada kategori cukup sulit, 2) pelaksanaan pembelajaran dengan skor rata-rata 3,48 berada pada kategori cukup sulit, 3) penilaian pembelajaran dengan skor rata-rata 3,68 berada pada kategori sulit. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa identifikasi kesulitan guru dalam implementasi kurikulum merdeka di SMK Negeri se-Kecamatan Padang Barat berada pada kategori cukup sulit dengan skor rata-rata 3,58.