Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Edukasi Pengenalan dan Pencegahan Bahaya Perundungan pada Siswa Sekolah Menengah Pertama Kota Lhokseumawe Julistia, Rini; Zurratul Muna; Yara Andita Anastasya; Nurul Fadieny; Nafisah; Annisa Rizky Wanara Arita
Gotong Royong : Jurnal Pengabdian, Pemberdayaan Dan Penyuluhan Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2023): Gotong Royong (JP3KM) Desember 2023
Publisher : Mata Pena Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/jp3km.v3i1.32

Abstract

Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 9 merupakan salah satu sekolah yang berada di kota Lhokseumawe Kecamatan Blang Mangat. Salah satu permasalahan yang terdapat disana adalah terkait dengan perundungan. Siswa di sekolah ini masih kurang memiliki pemahaman terkait dengan bahaya perundungan. Adapun tujuan kegiatan pengabdian pada masyarakat ini dapat mengedukasi siswa tentang pengenalan dan pencegahan bahaya perundungan yang terjadi, bentuk-bentuk perundungan dan langkah apa yang harus dilakukan jika mengalami perundungan serta dampak dari perundungan tersebut. Metode pelaksanaan yang dilakukan adalah ceramah, diskusi, serta focus group discussion. Kegiatan pengabdian masyarakat ini terbagi menjadi 3 sub bagian yakni kegiatan pre-test terlebih dahulu untuk melihat sejauh mana pengetahuan peserta didik di SMPN 9 Kota Lhokseumawe terkait dengan perundungan, bentuk-bentuk perundungan, dampak perundungan, serta penanganan setelah mengalami perundungan. Kemudian pada kegiatan kedua yaitu kegiatan pemberian psikoedukasi tentang perundungan dan kegiatan ketiga yaitu post-test untuk mengukur tingkat pemahaman dan pengetahuan terkait materi perundungan yang diberikan. Hasil dari kegiatan ini yaitu terdapat peningkatan pengetahuan siswa sekolah SMP N 9 Lhokseumawe sebelum dan sesudah dilakukannya psikoedukasi. Hasil ini dapat disimpulkan bahwa siswa sekolah SMP N 9 Lhokseumawe memperoleh dampak terkait dengan psikoedukasi yang diberikan. Kata Kunci: perundungan; psikoedukasi; siswa SMP
Gambaran Optimis Pada Ibu yang Memiliki Anak Tuna Grahita Muna, Zurratul; Julistia, Rini; Iramadhani, Dwi
ISLAMIKA GRANADA Vol 4, No 3 (2024): ISLAMIKA GRANADA MEI
Publisher : Granada El-Fath

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/ig.v4i3.215

Abstract

Tuna grahita merupakan sebutan lain dari down syndrome, tunagrahita adalah kelainan pada pertumbuhan dan perkembangan. Retardasi mental atau disabilitas intelektual terjadi sejak bayi bahkan saat masih dalam kandungan yang disebabkan oleh faktor biologis, faktor fungsional, kadang disertai dengan cacat fisik. Jumlah anak berkebutuhan khusus terus meningkat termasuk di Aceh. Hal inilah yang membuat peneliti tertarik untuk melakukan penelitian ini. Penelitian ini bertujuan untuk melihat gambaran optimisme pada ibu yang memiliki anak tunagrahita dengan menggunakan skala Likert. Penelitian menggunakan metode kuantitatif deskriptif dan teknik pengambilan sampel accidental sampling, umlah sampel 104 ibu yang memiliki anak tuna grahita. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat optimisme pada ibu dengan anak tuna grahita di Kota Lhoksemawe pada 104 responden diketahui tingkat optimisme pada ibu dengan anak tuna grahita di Kota Lhokseumawe tersebut paling dominan berada pada kategori tinggi dengan responden sebanyak 89 orang. Selanjutnya diikuti pada kategori rendah dengan jumlah 15 orang. Kemudian hasil kategori responden yang memiliki optimisme yang tinggi pada tingkat usia yaitu dewasa awal berjumlah 78 orang. Berdasarkan hasil kategori responden yang memiliki optimisme yang tinggi pada tingkat pekerjaan yaitu ibu tidak berekerja berjumlah 69 orang, pada kategori rendah 1 orang. Pada tingkat pekerjaan yang berkerja yang memiliki kategori tinggi berjumlah 33 orang, dan pada kategori rendah 1 orang.
Gambaran Regulasi Diri pada Siswa SMA dalam Mencegah Penggunaan Zat Adiktif Julistia, Rini; Muna, Zurratul; Anastasya, Yara Andita
ISLAMIKA GRANADA Vol 4, No 2 (2024): ISLAMIKA GRANADA JANUARI
Publisher : Granada El-Fath

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/ig.v4i2.182

Abstract

Zat adiktif merupakan zat atau obat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman, baik sintesis maupun semisintesis yang dapat menyebabkan terjadinya penurunan kesadaran, hilang rasa hingga ketergantungan. Regulasi diri merujuk pada pemikiran, perasaan, tindakan yang terencana dan beradaptasi secara terus menerus untuk mencapai tujun pribadi. Penelitian ini bertujuan untuk melihat gambaran regulasi diri pada siswa SMA dalam mencegah penggunaan zat adiktif. Sampel dalam penelitian ini adalah 290 siswa yang berdomisili di kota Lhokseumawe. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik probability sampling dengan jenis teknik cluster sampling. Analisis data yang menggunakan metode deskriptif persentase menunjukkan bahwa Siswa SMA kota Lhokseumawe memiliki regulasi diri yang tergolong tinggi yaitu sebanyak 123 siswa (42%). Artinya siswa SMA kota Lhokseumawe dapat menetapkan tujuan, menyusun strategi serta mampu melakukan evaluasi. Selanjutnya terdapat 167 siswa (58%) yang memiliki regulasi diri yang rendah dalam mencegah penggunaan zat adikitif. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa sebagian besar siswa Sekolah Menengah Atas di Kota Lhokseumawe memiliki tingkat regulasi diri yang rendah terhadap penggunaan zat adiktif dan jika dilihat dari fase regulasi diri, fase yang paling rendah adalah fase performance, dimana siswa belum mampu mengontrol perilakunya sesuai dengan stategi yang telah disusun pada fase forethought.
Tingkat Kualitas Hidup Residen Narkoba Ditinjau Dari Usia, Status Sosial Ekonomi, Pendidikan Dan Status Pernikahan Muna, Zurratul; Julistia, Rini; Fitri, Yulia
JURNAL SOCIAL LIBRARY Vol 1, No 3 (2021): JURNAL SOCIAL LIBRARY NOVEMBER
Publisher : Granada El-Fath

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (247.536 KB) | DOI: 10.51849/sl.v1i3.49

Abstract

Penggunaan narkoba mempengaruhi kualitas hidup individu yang menggunakan narkoba dengan memperburuk status fisik dan mental mereka. Kualitas hidup merupakan penilaian individu terhadap kondisi fisik, psikologis, sosial dan lingkungan dalam kehidupan sehari-hari. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kualitas hidup residen narkoba menurut umur, status sosial ekonomi, latar belakang pendidikan, dan status perkawinan. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif melalui pendekatan kuantitatif, dan penelitian deskriptif adalah penelitian yang dilakukan untuk menentukan nilai suatu variabel bebas dengan tidak membandingkan satu atau lebih variabel (bebas) atau mengaitkannya dengan variabel lain. Kriteria sampel penelitian ini adalah Badan Narkotika Nasional Lhokseumawe, Balai Rehabilitasi Narkoba Yayasan Tabina Aceh, Balai Rehabilitasi Narkoba Permata Aceh, dan BNNK Bireuen. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah Saturation Sampling, dengan jumlah responden 104 orang. Berdasarkan hasil penelitian ini, 1) sebagian besar responden dengan kualitas hidup tinggi dalam kategori usia menjadi dewasa, dan rasio totalnya adalah 90,1%. 2) Pada kategori status sosial ekonomi, responden dengan kualitas hidup tinggi memiliki status sosial ekonomi sedang (1.000.000~2.000.000 rupiah), dan rasio totalnya adalah 94,1%. 3) Responden dengan kualitas hidup tinggi ditinjau dari pendidikan memiliki tingkat pendidikan 100% SI. 4) Status perkawinan ditentukan oleh fakta bahwa sebagian besar responden dengan kualitas hidup tinggi adalah lajang.
PSIKOEDUKASI PENGENALAN BAHAYA HIV/AIDS PADA SISWA SMAN 2 BIREUEN GUNA MENINGKATKAN KESEHATAN MENTAL SISWA Safarina, Nur Afni; Hizriani, Hizriani; Ulfayani, Ulfayani; Fari, Cut Salaisya; Handayani, Putri; Jumadilla, Julia; Iramadhani, Dwi; Julistia, Rini; Safitri, Yulia Nanda
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2024): Mei
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppm.v7i2.6753

Abstract

Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan edukasi kepada siswa SMAN 2 Bireuen agar dapat mengetahui serta mengenal bahaya HIV/AIDS serta meningkatkan pengetahuan mereka terkait jenis-jenis gangguan mental yang dialami penderita hiv/aids, gejala-gejala psikologis yang sering dialami yakni dampak psikologis yang dialami penderita  HIV/AIDS serta cara penangannya. Metode yang digunakan dalam psikoeducasi ini adalah memberikan penyuluhan dalam bentuk ceramah dan memberikan pengetahuan mengenai HIV/AIDS serta dampak psikologis yang dialami. Hasil yang diperoleh dari psicoedukasi ini sesuai dengan target yang telah ditentukan peneliti, psikoeducasi berjalan dengan lancar, para siswa antusias dalam mendengar dan juga bertanya, kegiatan berjalan dengan baik dan lancar hingga akhir.  
Pelaksanaan Tes Urine sebagai Mitigasi Bahaya Narkotika di Universitas Malikussaleh Ginting, Reza Pahlevi; Mauludi, Mauludi; Satria, Deddy; Fahmi, Asrul; Nazaruddin, Nazaruddin; Julistia, Rini; Johari, Johari; ND, Muhammad Authar; Chalirafi, Chalirafi; Irwansyah, Defi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 2 No. 9 (2024): November
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v2i9.1628

Abstract

Peningkatan penyalahgunaan narkotika di Indonesia, termasuk di lingkungan akademik, telah mendorong Universitas Malikussaleh untuk mengambil langkah preventif melalui pelaksanaan tes urine sebagai strategi mitigasi bahaya narkotika. Kegiatan yang dilaksanakan pada 14 November 2024 ini melibatkan 487 dosen dari berbagai fakultas di Kampus Reuleut dan Kampus Bukit Indah. Pelaksanaan tes urine dilakukan dengan kerja sama antara Satgas P4GN Universitas Malikussaleh dan BNN Lhokseumawe, melalui tahapan yang meliputi registrasi peserta, pengambilan sampel, pengujian menggunakan rapid test, serta sesi konsultasi dan edukasi. Hasil tes menunjukkan bahwa seluruh peserta negatif narkotika, mencerminkan keberhasilan program mitigasi ini sekaligus tingginya kesadaran civitas akademika terhadap bahaya narkotika. Keberhasilan tersebut didukung oleh penerapan protokol keamanan yang ketat, monitoring menyeluruh, dan pendekatan edukasi yang komprehensif. Sejalan dengan Instruksi Presiden Nomor 6 Tahun 2018 tentang pencegahan dan pemberantasan narkotika, program ini mempertegas peran institusi pendidikan sebagai agen perubahan sosial. Tes urine tidak hanya berfungsi sebagai alat deteksi dini, tetapi juga sebagai upaya untuk menciptakan lingkungan akademik yang sehat, produktif, dan bebas narkoba. Keberhasilan ini menjadi model inspiratif untuk kegiatan serupa di masa mendatang, memperkuat sinergi antara universitas dan pemerintah, serta mendorong pelaksanaan rutin dan penguatan edukasi guna membangun budaya kampus yang aman dan berintegritas.
Regulasi Emosi pada Korban Bullying di Dayah Terpadu Kota Lhokseumawe Julistia, Rini; Muna, Zurratul; Anastasya, Yara Andita; Natasya, Aulia; Husna, Mawardatul
Jurnal Diversita Vol. 10 No. 2 (2024): JURNAL DIVERSITA DESEMBER
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/diversita.v10i2.12838

Abstract

Salah satu dampak yang ditimbulkan pada korban bullying adalah kurangnya kemampuan individu dalam meregulasi emosi yang ada pada diri mereka. Ketidakmampuan mengelola emosi dapat menyebabkan korban bullying melakukan hal-hal negatif yang akhirnya berdampak buruk pada diri individu. Sehingga sangat penting bagi korban bullying untuk dapat meregulasi emosinya secara tepat. Regulasi emosi merupakan suatu hal yang penting untuk mengendalikan perasaan atau emosi-emosi tidak baik dalam diri korban bullying, sehingga tidak berpengaruh pada aktivitas yang lain dalam mencapai tujuan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat gambaran regulasi emosi pada korban bullying di Dayah Terpadu Kota Lhokseumawe. Dengan jumlah 384 subjek. Metode penelitian kuantitatif deskriptif, teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik probability non sampling dengan jenis teknik purposive sampling. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar santri korban bullying memiliki regulasi diri yang rendah yaitu sebesar 57%. Hal ini berkaitan dengan kemampuan remaja dalam mengelola stress dan tekanan yang muncul akbibat dari bullying sehingga belum dapat mengontrol emosi dan sensitive.  sedangkan sebagain kecil santri korban bullying memiliki regulasi diri yang tinggi yaitu sebesar 41% yang menunjukkan santri memiliki pemikiran yang positif yang dapat membantunya dalam mengelola, mengenali dan juga mengekspresikan emosi ketika dihadapkan dengan situasi yang penuh tekanan.
GAMBARAN INTENSI MENYONTEK PADA MAHASISWA DI UNIVERSITAS X Julistia, Rini; Yuliana, Yuliyana; Anastasya, Yara Andita; Amalia, Ika; Dewi, Rahmia; Astuti, Widi
Jurnal Psikologi Terapan Vol 5 No 2 (2022)
Publisher : Program Studi Psikologi Fakultas Kedokteran Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jpt.v5i2.9543

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran intensi menyontek pada mahasiswa di Universitas X. Penelitian ini merupakan deskriptif kuantitatif. Subjek penelitian yaitu mahasiswa aktif di Universitas X dari tahun 2016 sampai 2020 berjumlah 205 subjek. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Uji instrumen yang digunakan adalah uji validitas dengan teknik corrected item-total correlation dan uji reliabilitas menggunakan teknik Alpha Cronbach. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intensi menyontek pada mahasiswa di Universitas X berada pada kategori negatif. Hal ini memiliki makna bahwa mahasiswa di Universitas X, memiliki attitudes toward the bahavioral yang negatif dimana mahasiswa menilai perilaku menyontek merupakan perbuatan yang tidak baik. Kemudian subjective norm yang dipandang negatif, membuat mahasiswa merasakan tekanan sosial untuk menghindari perilaku menyontek. Ketika attitudes toward the bahavioral dan subjective norm dinilai negatif maka perceived behavioral control yang dirasakan akan kecil, sehingga intensi untuk melakukan menyontek akan negatif. Saran untuk peneliti selanjutnya dapat menggunakan metode kuantitatif dua variabel dan dapat menambah variabel kontrol diri dalam fenomena menyontek yang terjadi di mahasiswa.
Upaya Pengelolaan Tinea Corporis pada Pasien Perempuan Usia 50 Tahun dengan Pelayanan Kedokteran Keluarga di Puskesmas Tanah Luas Kabupaten Aceh Utara Chairina, Nanda; Zara, Noviana; Utariningsih, Wheny; Novalia, Vera; Debbyousha, Maulina; Mardiati, Mardiati; Fitriany, Julia; Mauliza, Mauliza; Muna, Zurratul; Julistia, Rini
GALENICAL : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Mahasiswa Malikussaleh Vol. 4 No. 1 (2025): GALENICAL : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Mahasiswa Malikussaleh - Februari 2
Publisher : Program Studi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jkkmm.v4i1.10180

Abstract

Pasien perempuan berusia 50 tahun datang dengan keluhan timbulnya bercak kemerahan disertai rasa gatal pada daerah perut sejak ± 2 minggu yang lalu. Menurut pasien, awalnya dirinya tidak menyadari adanya bercak kemerahan yang timbul. Bercak awalnya muncul dengan sisik putih sebesar uang logam di perut dan lama-kelamaan berubah menjadi kemerahan. Bercak kemerahan tersebut dirasakan sangat gatal terutama bila berkeringat dan membaik saat setelah mandi. Apabila bercak terasa gatal, pasien juga sering menggaruk bercak tersebut sehingga semakin melebar. Menurut pasien gatal tidak dipengaruhi makanan yang dikonsumsi setiap harinya. Pasien didiagnosis tinea corporis dengan status gizi baik. Data primer diperoleh melalui anamnesis dan pemeriksaan fisik dengan melakukan kunjungan rumah, mengisi family folder, dan mengisi berkas pasien. Penilaian dilakukan berdasarkan diagnosis holistik awal, proses, dan akhir kunjungan secara kuantitatif dan kualitatif. Diperlukan berbagai pendekatan untuk melakukan tatalaksana komprehensif terhadap masalah kesehatan, baik secara medikamentosa dan non medikamentosa serta edukasi untuk memperbaiki kualitas hidup dan mencegah terjadinya perburukan kesehatan yang lebih lanjut.
AN OVERVIEW THE MEANING OF LIFE IN BREAST CANCER PATIENTS IN THE CITY OF LHOKSEUMAWE Julistia, Rini; Muna, Zurratul; Astuti, Widi; Iramadhani, Dwi
Psikoislamedia: Jurnal Psikologi Vol. 7 No. 1 (2022): PSIKOISLAMEDIA: JURNAL PSIKOLOGI
Publisher : Fakultas Psikologi, Universitas Islam Negeri (UIN) Ar Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/psikoislamedia.v7i1.11439

Abstract

This study aims to describe the meaning of life in breast cancer patients in Lhokseumawe City. The study used descriptive quantitative methods and the sampling technique was simple random sampling. The results of this study indicate that patients with breast cancer in Lhokseumawe City have a high meaning of life. Individuals who have a high meaning of life are able to find the meaning of their lives, this can be seen from those who can think positively about what they are experiencing, can undergo all treatment processes with passion and enthusiasm, this can affect their own healing. Keywords: The Meaning of Life, Breast Cancer, Lhokseumawe