Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

ETNOMATEMATIKA PERMAINAN TRADISIONAL NUSANTARA DALAM KAJIAN LITERATUR Wulandari, Rica; Hariastuti, Rachmaniah Mirza; Listiwikono, Eko
Differential: Journal on Mathematics Education Vol. 2 No. 2 (2024): Differential: Journal on Mathematics Education
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/differential.v2i2.277

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji etnomatematika dalam permainan tradisional di Indonesia melalui hasil penelitian sebelumnya. Penelitian dilakukan dengan metode Systematic Literature Review (SLR). Pengumpulan data dilakukan menggunakan metode kajian literatur yang dibatasi pada artikel jurnal yang dipublikasikan dalam rentang waktu tahun 2014-2023 dan jurnal telah terindeks SINTA. Penelitian ini menghasilkan 25 artikel jurnal etnomatematika permainan tradisional yang terindeks SINTA. Hasil kajian menunjukkan permainan tradisional yang telah dieksplorasi etnomatematikanya adalah: kelereng, engklek, macanan, jeg-jegan, gasing, loteng, ase, pekatende, kabawa-bawa, baguli, patil lele, kempreng, layang-layang, ular tangga raksasa, congklak, bekel, gobak sodor, seltok, gaprek kempung, boy-boyan, dedo gomo, dan gomo telu. Pada permainan-permainan tersebut dapat diketahui etnomatematikanya adalah: geometri, operasi hitung, peluang, kekongruenan, bilangan ganjil, relasi, polihedron, poligon, membilang, perbandingan, pengukuran dengan satuan baku dan tidak baku, hubungan antar garis, statistika, himpunan, jarak, waktu, fungsi, bilangan, pola bilangan, kecepatan, bilangan bulat, pengukuran panjang, dan deret aritmatika. Penelitian ini masih dapat dikembangkan dengan memperluas batasan penelitian sehingga diperoleh hasil lebih akurat. Selain itu, hasil yang telah diperoleh dapat diimplementasikan dalam pembelajaran matematika atau mengkaji etnomatematika dari budaya yang lain.
PENERAPAN MODEL MAKE A MATCH DALAM MATERI PLSV DAN PtLSV DI KELAS VII SMP Mukti, Arsi; Hariastuti, Rachmaniah Mirza; Yohanes, Barep
Differential: Journal on Mathematics Education Vol. 3 No. 2 (2025): Differential: Journal on Mathematics Education
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/differential.v3i2.1307

Abstract

Pembelajaran membutuhkan inovasi yang sesuai untuk meningkatkan kualitas hasilnya. Salah satu inovasi yang dapat diterapkan adalah model pembelajaran make a match. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan penerapan model pembelajaran make a match dalam meningkatkan hasil belajar materi PLSV dan PtLSV pada siswa di kelas VII SMPN 2 Kalipuro. Penelitian dilakukan secara kuantitatif dengan responden sebanyak 32 siswa. Data dikumpulkan melalui proses observasi, dan tes, dengan instrumen utama berupa lembar observasi dan soal tes yang sebelumnya telah melalui tahap validasi. Analisis data dilakukan secara kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru dapat melaksanakan setiap langkah-langkah pembelajaran, sedangkan keterlaksanaan pembelajaran oleh siswa mencapai 92,97% yang termasuk kategori hampir seluruhnya. Nilai rata-rata hasil belajar siswa meningkat dari 65,9 menjadi 88,2. Hasil tersebut menjadi dasar penolakan , dan model pembelajaran make a match dinyatakan efektif dalam meningkatkan hasil belajar materi PLSV dan PtLSV pada siswa kelas VII di SMPN 2 Kalipuro. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa model make a match dapat diterapkan pada materi lain atau mata pelajaran lain.
BESEK PAPRING : ANTARA MATA PENCAHARIAN, PRESERVASI BUDAYA, DAN PEMBELAJARAN MATEMATIKA: Besek Papring: Local Wisdom as An Alternative Media for Mathematic Learning Hariastuti, Rachmaniah Mirza
Jurnal TEKNODIK Jurnal Teknodik Vol. 26 No. 2, Desember 2022
Publisher : Pusat Data dan Teknologi Informasi Kementerian Pendidikan Kebudayaan, Riset dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32550/teknodik.vi.926

Abstract

Besek adalah bagian dari kearifan lokal warga lingkungan Papring Kecamatan Kalipuro Banyuwangi. Pembuatan besek merupakan salah satu mata pencaharian warga Papring yang diwariskan turun temurun dari generasi ke generasi. Besek terbuat dari anyaman bambu dengan pola tertentu yang hasil akhirnya merupakan produk bangun tiga dimensi. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pembuatan besek Papring, mengidentifikasi etnomatematika dalam proses pembuatan besek, serta menerapkan hasil identifikasi etnomatematika dalam pembelajaran matematika operasi hitung perkalian di Sekolah Adat Kampoeng Batara (SAKB) dan Kelompok Belajar (Pokjar) Kampoeng Batara. Penelitian ini dilakukan secara kualitatif dengan peneliti bertindak sebagai instrumen utama. Pengumpulan data dilakukan melalui metode observasi, wawancara, dokumentasi, dan tes. Validasi data dilakukan dalam bentuk triangulasi metode dan triangulasi sumber. Analisis data dilakukan secara kualitatif sesuai indikator yang telah ditentukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media iratan bahan pembuat besek dapat digunakan untuk memahamkan proses penyelesaian perkalian pada peserta didik yang belum hafal perkalian Besek is one of the local wisdoms of the Papring people in Kalipuro Sub-district, Banyuwangi District. Besek production has become one of Papring people livelihoods which is transmitted from generation to generation. Besek is made of bamboo webbing with a certain pattern, of which the final product is a three-dimensional product. This study aims to explore the making of Papring besek, identify ethnomathematics in the process of Papring besek making, and apply the results of ethnomathematical identification in learning mathematics of multiplication operations at SAKB and Pokjar of Kampoeng Batara. This is a qualitative study, where the researcher acts as the main instrument. Data collection is carried out through the method of observation, interview, documentation, and test. Data validation is by method triangulation as well as source triangulation. Data is analyzed qualitatively in accordance with the determined indicators. The study result shows that the iratan, material for making besek, can be used to explain multiplication completion to the students who have not memorized multiplication.
EKSPLORASI ETNOMATEMATIKA PERMAINAN TEMBAKAN SEMAT DI SEKOLAH ADAT KAMPOENG BATARA BANYUWANGI Pratiwi, Intan Dwi; Gayatri, Selicha Ayu Wiby; Lutfiyah, Desy Nabila; Yohanes, Barep; Hariastuti, Rachmaniah Mirza
AdMathEduSt: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Matematika Vol. 11 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tembakan semat adalah salah satu permainan tradisional berbentuk tembak-tembakan yang terbuat dari kumpulan lidi yang dibentuk dengan bantuan karet. Permainan ini dapat dijumpai di Sekolah Adat Kampoeng Batara Papring Banyuwangi. Permainan ini memiliki potensi untuk menjadi bagian dari pembelajaran matematika, karena secara umum memuat konsep matematika seperti: bentuk segitiga dan sudut-sudut yang dibentuk antar semat. Untuk itu, penelitian ini dilakukan sebagai bentuk eksplorasi terhadap etnomatematika dalam permainan tembakan semat. Penelitian dilakukan secara kualitatif – eksploratif dengan menggunakan tiga informan. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Validasi data dilakukan dalam bentuk triangulasi sumber. Data yang telah tervalidasi dianalisis secara kualitatif dengan menggunakan model Miles & Huberman. Hasil eksplorasi menunjukkan adanya konsep pengukuran dengan satuan baku dan tidak baku pada penentuan panjang semat dan mimis, batasan daerah permainan, serta batas waktu permainan; konsep perbandingan pada penentuan banyak karet dan banyak semat yang digunakan, serta penyesuaian panjang semat dengan banyak semat; konsep membilang pada penentuan banyak semat dan karet; konsep sudut dan segitiga pada model alat permainan tembakan semat; konsep fungsi dan peluang pada proses penentuan anggota kelompok. Penelitian selanjutnya dapat dikembangkan dengan mengintegrasikan permainan tembakan semat ke dalam pembelajaran matematika kontekstual sesuai konsep – konsep yang telah teridentifikasi.
BELAJAR MATEMATIKA DALAM ANYAMAN BAMBU MOTIF TRUNTUM DAN MATAHARI DI BANYUWANGI Nufus, Fadiyah Zakiyyatun; Hariastuti, Rachmaniah Mirza; Muti, Dzurotul; Fitria, Lailatul
AdMathEduSt: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Matematika Vol. 12 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Etnomatematika merupakan matematika yang ada dan digunakan dalam budaya tanpa disadari oleh pelaku budaya, salah satunya pembuat anyaman bambu yang tidak menyadari telah menggunakan konsep-konsep matematika dalam aktivitas yang dilakukannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi etnomatematika dalam budaya pembuatan anyaman bambu motif truntum di Desa Kalipuro dan motif matahari di Desa Gintangan, Kabupaten Banyuwangi agar dapat digunakan dalam pembelajaran matematika. Penelitian dilakukan dengan metode kualitatif berpendekatan etnografi. Enam informan dilibatkan dalam penelitian ini yang dipilih secara purposif berdasarkan keahliannya. Pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data ditriangulasikan berdasarkan sumber masing-masing tiga informan untuk setiap motif anyaman. Data yang telah ditriangulasi, dianalisis secara kualitatif. Hasil analisis menunjukkan bahwa dalam proses pembuatan anyaman bambu motif truntum dan matahari memuat konsep perbandingan (senilai), pengukuran dengan satuan baku, pola bilangan, serta bangun datar. Hasil penelitian ini dapat menjadi dasar penyusunan bahan ajar matematika kontekstual pada materi yang bersesuaian.
Penguatan Kompetensi Guru Sekolah Dasar melalui Pelatihan Pendekatan Pembelajaran MATEMATIKA GEMBIRA di Kecamatan Licin, Kabupaten Banyuwangi Barep Yohanes; Saesar Adhe Prambudi; Rachmaniah Mirza Hariastuti; Dzurotul Mutimmah; Dewi Naila Hidayah; Novi Prayekti; Eko Listiwikono
Efada : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 1 (2026): Mei
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat - STAI Ali bin Abi Thalib Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54214/efada.Vol3.Iss1.1026

Abstract

Konsep matematika pada tingkat usia dini dan pendidikan dasar merupakan pondasi bagi konsep-konsep matematika di tingkat selanjutnya. Konsep matematika yang abstrak perlu dipahamkan dengan cara yang sederhana berbasis kontekstual serta melibatkan budaya. Keterampilan memahamkan konsep matematika secara sederhana untuk pendidikan dasar belum dikuasai oleh semua guru. Kondisi tersebut menyebabkan siswa sulit mencapai numerasi yang diharapkan. Untuk itu guru perlu diberikan pelatihan agar dapat memaksimalkan potensinya dalam menyampaikan konsep-konsep matematika. Kegiatan pengabdian masyarakat ini merupakan dukungan terhadap kebijakan pemerintah melalui Dirjen GTK Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah yang mengembangkan program pembelajaran MATEMATIKA GEMBIRA. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaporkan dalam artikel ini masih berada pada tahap in service training 1. Tahap on the job training masih berlangsung hingga bulan Februari 2026, dan tahap in service training 2 akan dilaksanakan sesudahnya. Kegiatan in service training 1 dilaksanakan dalam bentuk luring. Kegiatan diikuti oleh 25 peserta guru sekolah dasar anggota PKG Kecamatan Licin. Hasil yang diperoleh dari kegiatan ini adalah peningkatan kemampuan guru dalam mempraktikkan pembelajaran berbasis media dalam kelima konten MATEMATIKA GEMBIRA.
REKONSTRUKSI KONSEP OPERASI PECAHAN BERBANTU MIKA TRANSPARAN PADA SISWA SMP KELAS VII Siti Aisyatul Dinia; Dzurotul Mutimmah; Rachmaniah Mirza Hariastuti; Devi Ira Handayani
Differential: Journal on Mathematics Education Vol. 4 No. 1 (2026): Differential: Journal on Mathematics Education
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/differential.v4i1.1669

Abstract

Pecahan merupakan suatu konsep dalam pembelajaran matematika yang membutuhkan objek konkret untuk memvisualisasikannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil rekonstruksi pemahaman konsep operasi pecahan pada siswa kelas VII dengan menggunakan media Mika Transparan. Penelitian dilakukan secara kombinasi (mix method). Pengumpulan data dilakukan dengan tes dan wawancara. Instrumen penelitian terdiri dari modul ajar, soal tes, dan pedoman wawancara. Data dianalisis secara gabungan (kuantitatif-kualitatif). Hasil penelitian menunjukkan terjadi peningkatan pemahaman pada 23,33% siswa. 26,67% lainnya masih kesulitan memahami konsep operasi pecahan walaupun sudah menggunakan media. Penelitian berikutnya dapat difokuskan pada metode atau strategi untuk merekonstruksi kembali pemahaman 26, 67% siswa yang masih tertinggal.