Articles
Pesticide Exposure to Liver Function of Farmers in Rural and Remote Areas in Indonesia: A Correlational Study
Rafi'ah Rafi'ah;
Iga Maliga;
Gladeva Yugi Antari
Saintika Medika Vol. 18 No. 1 (2022): June 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22219/sm.Vol18.SMUMM1.17931
Farmers are exposed to pesticides that impact liver function disorders, especially during the pesticide spraying process. Several studies have shown that there is a link between liver damage associated with pesticide use. This study aims to compare the intensity of pesticide exposure to the liver function disorders of farmers. Farmers in this study were divided into two groups, namely farmers in rural areas and remote areas. This study is a quantitative descriptive study with a cross-sectional study approach. This research was conducted in April - August 2020 in Indonesia, involving 40 farmer respondents from rural and remote areas in Sumbawa Regency, Indonesia. The results show that chi-square table values of length of time working as farmers, a spraying method, and smoking habits less than chi-square calculated so that they are no correlations with the highest amount of S.G.O.T. and S.G.P.T. The chi-square value shows a relationship between the use of P.P.E. with A.S.T. levels but not with the S.G.P.T. value. The S.G.P.T. value in both groups indicates a relationship between the S.G.P.T. level and P.P.E. because of the Chi-Square table value
Analysis of Basic Environmental Health Facilities Associated with Risk Factors of Diarrhea Among Toddlers
Maliga, Iga;
Rafi'ah, Rafi'ah;
Lestari, Ana;
Hasifah, Herni;
Sholihah, Nur Arifatus
KEMAS: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol 18, No 2 (2022)
Publisher : Department of Public Health, Faculty of Sport Science, Universitas Negeri Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15294/kemas.v18i2.35376
Diarrheal disease in young children (toddlers) seems increasingly common in tropical countries, especially in dirty and dense urban areas. Diarrhea can last several days and cause the body to lose the fluids needed for survival. This study aimed to determine the sanitation factors that influence the incidence of diarrhea. Methods: This study used a case-control design involving 100 respondents. All respondents were divided into two groups: the case class (toddlers who had diarrhea) and the control class (toddlers who did not experience diarrhea). Results and Discussion: This showed that four sub-variables of sanitation (waste, drainage conditions, domestic wastewater management, and water source safety) had a significant relationship with the incidence of diarrhea (p-value 0.05). Domestic wastewater was the most influencing factor and securing clean water and drinking water sources, with a Nagelkerke R Square value of 0.952. There was an indication that the independent variable (sanitation) affected the dependent variable (diarrhea incidence) by 95.2%. Conclusion: The sub-variable of domestic wastewater management and the sub-variable of the safety of clean water and drinking water sources were the most affecting the incidence of diarrhea. The clean water source factor was 12 times riskier. It means children who did not get it will have 12 times the risk of getting diarrhea. Meanwhile, in the aspect of domestic wastewater management, children who did not meet the requirements for domestic wastewater have a risk of 8.13 times the incidence of diarrhea.
Determinant Factors of Low Elderly Visits to Sebotok Village Posyandu, Labuhan Badas Unit II Primary Health Center
Harmili, Harmili;
Rafi'ah, Rafi'ah;
Sarkasi, Rosnani;
Abd Hamid, Abdul Alif
Adi Husada Nursing Journal Vol 10 No 1 (2024): Adi Husada Nursing Journal
Publisher : STIKES Adi Husada
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37036/ahnj.v10i1.512
The proportion of elderly individuals in Indonesia rose from 7.57 percent in 2012 to 10.48 percent in 2022, with projections indicating a continued increase to 19.9 percent by 2045. This demographic shift underscores the need for focused attention on the aging population. This study aims to identify the factors influencing low visitation rates of the elderly to the Posyandu (Integrated Health Post) in Sebotok Village, under the purview of the Labuhan Badas Unit II Primary Health Center. Employing an analytical research design with a cross-sectional approach, the study surveyed 46 respondents selected through purposive sampling, utilizing a questionnaire as the primary instrument. Statistical analysis employed Fisher's exact test, revealing significant correlations between posyandu accessibility (p-value = 0.000), knowledge (p-value = 0.008), and family support (p-value = 0.000) with elderly visitation rates. However, no significant relationships were found between the services provided by health workers (p-value = 0.536) or posyandu volunteers (p-value = 0.536) and elderly visitation. Recommendations include enhancing education initiatives aimed at families and the elderly to emphasize the importance of regular health check-ups for the elderly population.
Analisis Kualitas Pelayanan terhadap Kepuasan Pasien Rawat Inap dengan Pendekatan Metode Service Quality di Puskesmas Lape
Hasifah, Herni;
Maliga, Iga;
Lestari, Ana;
Sholihah, Nur Arifatus;
Rafi'ah, Rafi'ah
Jurnal Penelitian Inovatif Vol 5 No 1 (2025): JUPIN Februari 2025
Publisher : CV Firmos
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54082/jupin.1246
Kepuasan pasien menjadi hal yang sangat penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Kualitas pelayanan kesehatan yang optimal dapat diketahui dari penilaian kepuasan pasien. Permasalahan mengenai kualitas pelayanan juga terjadi di Puskesmas Lape, adanya keluhan pasien ter-hadap pelayanan yang ada di ruang rawat inap. Pasien merasa tidak nyaman dan kondisi lingkungan pusk-esmas yang kurang bersih serta fasilitas yang kurang memadai. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas pelayanan terhadap kepuasan pasien rawat inap dengan menggunakan metode ser-vice quality di Puskesmas Lape. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode service quality berdasarkan lima dimensi kualitas pelayanan yaitu tangible, reliability, respon-siveness, assurance dan empathy. Uji statistik yang digunakan adalah uji chi square. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 95 responden. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa dari kelima dimensi kualitas pelayanan, dimensi tangible dan dimensi reponsivness yang mempunyai nilai p value < 0,05 yang artinya ada hubungan yang signif-ikan antara dimensi tangible dan responsivness dengan kepuasan pasien. Sehingga dapat simpulkan bah-wa dimensi tangible dan responsiveness merupakan dimensi paling dominan yang berhubungan dengan kepuasan pasien. Dengan adanya penelitian ini diharapkan pihak puskesmas dapat memperbaiki kualitas pelayanan yang belum maksimal serta diperlukan penelitian secara periodik dikarenakan adanya peru-bahan harapan dan persepsi pasien dari waktu ke waktu.
Analisis Beban Kerja dengan Stres Kerja dan Kinerja Tenaga Medis pada Masa Pandemi Covid-19
Rafi'ah, Rafi'ah;
Maliga, Iga;
Harmili, Harmili;
Lestari, Ana
Journals of Ners Community Vol 13 No 1 (2022): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55129/jnerscommunity.v13i1.1643
Tenaga medis menjadi garis depan yang menerima potensi stres yang luar biasa dan beban kerja yang besar ketika merawat pasien penyakit virus Corona 2019. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis hubungan antara beban kerja dengan Stres kerja dan kinerja tenaga medis pada masa pandemi Covid-19. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan analitik obsevasional dan menggunakan desain penelitian cross sectional. Teknik Sampling dalam penelitian ini adalah Cluster random Sampling dengan jumlah sampel 90 responden. Analisis data menggunakan komputerisasi dalam program SPSS dengan analisis Spearman Rank. Hasil analisis Spearman Rank antara beban kerja terhadap streskerja menunjukkan bahwa nilai p-value=0,018 yang artinya ada hubungan yang signifikan antara beban kerja dengan stres kerja tenaga medis pada masa pandemi Covid-19 sedangkan hasil analisis beban kerja terhadap Kinerja menunjukkan bahwa nilai p-value=0,000 yang artinya ada hubungan yang signifikan antara beban kerja dengan kinerja tenaga medis pada masa pandemi Covid-19. Oleh karena itu, selain penyedian Alat Pelindung Diri (APD), pihak manajemen rumah sakit juga harus mengatur shift kerja dan waktu istirahat tenaga medis pada masa pandemi Covid-19. Kata kunci: Beban Kerja, Stres Kerja, Kinerja, Tenaga Medis
FREKUENSI BERMAIN GAME ONLINE DALAM MEMENUHI KEBUTUHAN TIDUR PADA REMAJA DI DESA SONGKAR
Lestari, Ana;
Rafi'ah, Rafi'ah;
Maliga, Iga
Journals of Ners Community Vol 13 No 1 (2022): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55129/jnerscommunity.v13i1.1656
Perkembangan games di dunia semakin pesat, tidak terkecuali di Indonesia. Games saat ini sudah menjadi alternatif hiburan bagi tua, muda, pria maupun wanita. Games online merupakan permainan yang dapat diakses oleh banyak pemain dimana mesin-mesin yang digunakan pemain dihubungkan oleh suatu jaringan. Masalah remaja dalam hal kurangnya pemenuhan kebutuhan tidur sangatlah penting untuk diperhatikan, namun kenyataanya remaja lebih memilih tidur larut malam dan harus bangun pagi karena kewajiban sebagai pelajar. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif analitik. Metode penelitian yang digunakan adalah Cross Sectional. Tehnik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah random sampling, dimana peneliti memberikan peluang yang sama bagi setiap anggota populasi (remaja) untuk dipilih menjadi sampel yang dilakukan secara acak dengan jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 30 responden. Tujuan penelitian ini adalah mencari hubungan antara frekuensi bermain game online dengan pemenuhan kebutuhan tidur pada remaja di Desa Songkar Hasil uji bivariat antara frekuensi bermain game online dengan pemenuhan kebutuhan tidur pada remaja diperoleh p-value=0,000 lebih kecil dari 0,05 yang artinya terdapat hubungan yang signifikan antara frekuensi bermain game online dengan pemenuhan kebutuhan tidur pada remaja. Terdapat hubungan antara frekuensi bermain game online dengan pemenuhan kebutuhan tidur pada remaja di Desa Songkar. Berdasarkan hasil penelitian disarankan bagi orang untuk memperhatikan kebutuhan tidur remaja dengan memperhatikan durasi bermain game online bagi anak. ÂÂ
Analisis Faktor Yang Berhubungan Dengan Kelengkapan Imunisasi Pada Anak Usia 2-5 Tahun Di Desa Kelampaian Ilir Kecamatan Astambul Tahun 2024
Rafi'ah, Rafi'ah
Jurnal Kesehatan Indonesia Vol 15 No 1 (2024): November 2024
Publisher : HB PRESS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33657/jurkessia.v15i1.1062
The coverage of complete basic immunization in the working area of UPTD Puskesmas Astambul, Banjar Regency, has shown a declining trend. In 2022, only 64.16% of 572 targeted children were immunized, dropping to 61.8% of 565 targets in 2023. Kelampaian Ilir Village had the lowest coverage, with only 46.9% (15 of 34 toddlers) receiving complete immunization. To analyze factors associated with immunization completeness among children aged 2–5 years in Kelampaian Ilir Village, Astambul Subdistrict, in 2024. This correlational analytic study used a cross-sectional design. The population was all toddlers aged 2–5 years targeted for complete immunization, totaling 82 individuals, using total sampling. The study was conducted from August to December 2024. Independent variables included maternal knowledge, employment status, and family support. The dependent variable was immunization completeness. Data were collected via questionnaires and analyzed using the Chi-Square test. Maternal knowledge was significantly associated with immunization completeness (p = 0.032); mothers with good knowledge had more children with complete immunization. Family support was not significantly associated (p = 0.064); 56.9% of supported families still had incomplete immunization. Maternal employment status also showed no significant association (p = 0.186). Maternal knowledge is significantly associated with immunization completeness, while family support and maternal employment status are not significantly related.
Analisis Beban Kerja dengan Stres Kerja dan Kinerja Tenaga Medis pada Masa Pandemi Covid-19
Rafi'ah, Rafi'ah;
Maliga, Iga;
Harmili, Harmili;
Lestari, Ana
Journals of Ners Community Vol 13 No 1 (2022): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55129/jnerscommunity.v13i1.1643
Tenaga medis menjadi garis depan yang menerima potensi stres yang luar biasa dan beban kerja yang besar ketika merawat pasien penyakit virus Corona 2019. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis hubungan antara beban kerja dengan Stres kerja dan kinerja tenaga medis pada masa pandemi Covid-19. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan analitik obsevasional dan menggunakan desain penelitian cross sectional. Teknik Sampling dalam penelitian ini adalah Cluster random Sampling dengan jumlah sampel 90 responden. Analisis data menggunakan komputerisasi dalam program SPSS dengan analisis Spearman Rank. Hasil analisis Spearman Rank antara beban kerja terhadap streskerja menunjukkan bahwa nilai p-value=0,018 yang artinya ada hubungan yang signifikan antara beban kerja dengan stres kerja tenaga medis pada masa pandemi Covid-19 sedangkan hasil analisis beban kerja terhadap Kinerja menunjukkan bahwa nilai p-value=0,000 yang artinya ada hubungan yang signifikan antara beban kerja dengan kinerja tenaga medis pada masa pandemi Covid-19. Oleh karena itu, selain penyedian Alat Pelindung Diri (APD), pihak manajemen rumah sakit juga harus mengatur shift kerja dan waktu istirahat tenaga medis pada masa pandemi Covid-19. Kata kunci: Beban Kerja, Stres Kerja, Kinerja, Tenaga Medis
FREKUENSI BERMAIN GAME ONLINE DALAM MEMENUHI KEBUTUHAN TIDUR PADA REMAJA DI DESA SONGKAR
Lestari, Ana;
Rafi'ah, Rafi'ah;
Maliga, Iga
Journals of Ners Community Vol 13 No 1 (2022): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55129/jnerscommunity.v13i1.1656
Perkembangan games di dunia semakin pesat, tidak terkecuali di Indonesia. Games saat ini sudah menjadi alternatif hiburan bagi tua, muda, pria maupun wanita. Games online merupakan permainan yang dapat diakses oleh banyak pemain dimana mesin-mesin yang digunakan pemain dihubungkan oleh suatu jaringan. Masalah remaja dalam hal kurangnya pemenuhan kebutuhan tidur sangatlah penting untuk diperhatikan, namun kenyataanya remaja lebih memilih tidur larut malam dan harus bangun pagi karena kewajiban sebagai pelajar. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif analitik. Metode penelitian yang digunakan adalah Cross Sectional. Tehnik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah random sampling, dimana peneliti memberikan peluang yang sama bagi setiap anggota populasi (remaja) untuk dipilih menjadi sampel yang dilakukan secara acak dengan jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 30 responden. Tujuan penelitian ini adalah mencari hubungan antara frekuensi bermain game online dengan pemenuhan kebutuhan tidur pada remaja di Desa Songkar Hasil uji bivariat antara frekuensi bermain game online dengan pemenuhan kebutuhan tidur pada remaja diperoleh p-value=0,000 lebih kecil dari 0,05 yang artinya terdapat hubungan yang signifikan antara frekuensi bermain game online dengan pemenuhan kebutuhan tidur pada remaja. Terdapat hubungan antara frekuensi bermain game online dengan pemenuhan kebutuhan tidur pada remaja di Desa Songkar. Berdasarkan hasil penelitian disarankan bagi orang untuk memperhatikan kebutuhan tidur remaja dengan memperhatikan durasi bermain game online bagi anak. ÂÂ
Penyuluhan Pengelolaan Air Limbah Greywater Rumah Tangga dalam Upaya Meningkatkan Derajat Kesehatan Masyarakat
Maliga, Iga;
Rafi'ah, Rafi'ah;
Lestari, Ana;
Pratama, Dicky Brian;
Febriansyah, Diangga
ABDIKAN: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Sains dan Teknologi Vol. 1 No. 2 (2022): Mei 2022
Publisher : Yayasan Literasi Sains Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (333.114 KB)
|
DOI: 10.55123/abdikan.v1i2.308
The use of clean water for daily and commercial needs will cause an increase in the amount of domestic waste. The increasing amount of domestic wastewater that is not matched by an increase in water bodies can cause problems related to surface water's carrying capacity and capacity. This community service aims to increase public awareness of the importance of domestic wastewater management, which can cause impacts on the environment and health. This service was carried out in Kukin Village, North Moyo District, in June 2021. The method of this community service activity was counseling on the importance of greywater wastewater management by involving 20 respondents who were visited door to door. The service showed that the community's understanding is still minimal regarding domestic wastewater management (greywater) in every home. This was indicated by the percentage of knowledge of the majority of respondents in the fewer categories as much as 65% and the remaining 35% in the good category. In addition, the majority of respondents initially let the greywater wastewater be thrown away as much as the remaining 50%, respectively 15% and 35%, were used for watering the yard and plants. The conclusion in this service is that the management of domestic liquid waste among the target community is still low. This activity can increase citizens' understanding to pay attention to wastewater from households and maintain public health.