Articles
FREKUENSI BERMAIN GAME ONLINE DALAM MEMENUHI KEBUTUHAN TIDUR PADA REMAJA DI DESA SONGKAR
Ana Lestari;
Rafi'ah Rafi'ah;
Iga Maliga
Journals of Ners Community Vol 13 No 1 (2022): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55129/jnerscommunity.v13i1.1656
Perkembangan games di dunia semakin pesat, tidak terkecuali di Indonesia. Games saat ini sudah menjadi alternatif hiburan bagi tua, muda, pria maupun wanita. Games online merupakan permainan yang dapat diakses oleh banyak pemain dimana mesin-mesin yang digunakan pemain dihubungkan oleh suatu jaringan. Masalah remaja dalam hal kurangnya pemenuhan kebutuhan tidur sangatlah penting untuk diperhatikan, namun kenyataanya remaja lebih memilih tidur larut malam dan harus bangun pagi karena kewajiban sebagai pelajar. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif analitik. Metode penelitian yang digunakan adalah Cross Sectional. Tehnik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah random sampling, dimana peneliti memberikan peluang yang sama bagi setiap anggota populasi (remaja) untuk dipilih menjadi sampel yang dilakukan secara acak dengan jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 30 responden. Tujuan penelitian ini adalah mencari hubungan antara frekuensi bermain game online dengan pemenuhan kebutuhan tidur pada remaja di Desa Songkar Hasil uji bivariat antara frekuensi bermain game online dengan pemenuhan kebutuhan tidur pada remaja diperoleh p-value=0,000 lebih kecil dari 0,05 yang artinya terdapat hubungan yang signifikan antara frekuensi bermain game online dengan pemenuhan kebutuhan tidur pada remaja. Terdapat hubungan antara frekuensi bermain game online dengan pemenuhan kebutuhan tidur pada remaja di Desa Songkar. Berdasarkan hasil penelitian disarankan bagi orang untuk memperhatikan kebutuhan tidur remaja dengan memperhatikan durasi bermain game online bagi anak. Â
Pesticide Exposure to Liver Function of Farmers in Rural and Remote Areas in Indonesia: A Correlational Study
Rafi'ah Rafi'ah;
Iga Maliga;
Gladeva Yugi Antari
Saintika Medika Vol. 18 No. 1 (2022): June 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22219/sm.Vol18.SMUMM1.17931
Farmers are exposed to pesticides that impact liver function disorders, especially during the pesticide spraying process. Several studies have shown that there is a link between liver damage associated with pesticide use. This study aims to compare the intensity of pesticide exposure to the liver function disorders of farmers. Farmers in this study were divided into two groups, namely farmers in rural areas and remote areas. This study is a quantitative descriptive study with a cross-sectional study approach. This research was conducted in April - August 2020 in Indonesia, involving 40 farmer respondents from rural and remote areas in Sumbawa Regency, Indonesia. The results show that chi-square table values of length of time working as farmers, a spraying method, and smoking habits less than chi-square calculated so that they are no correlations with the highest amount of S.G.O.T. and S.G.P.T. The chi-square value shows a relationship between the use of P.P.E. with A.S.T. levels but not with the S.G.P.T. value. The S.G.P.T. value in both groups indicates a relationship between the S.G.P.T. level and P.P.E. because of the Chi-Square table value
Analysis of Basic Environmental Health Facilities Associated with Risk Factors of Diarrhea Among Toddlers
Maliga, Iga;
Rafi'ah, Rafi'ah;
Lestari, Ana;
Hasifah, Herni;
Sholihah, Nur Arifatus
KEMAS: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol 18, No 2 (2022)
Publisher : Department of Public Health, Faculty of Sport Science, Universitas Negeri Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15294/kemas.v18i2.35376
Diarrheal disease in young children (toddlers) seems increasingly common in tropical countries, especially in dirty and dense urban areas. Diarrhea can last several days and cause the body to lose the fluids needed for survival. This study aimed to determine the sanitation factors that influence the incidence of diarrhea. Methods: This study used a case-control design involving 100 respondents. All respondents were divided into two groups: the case class (toddlers who had diarrhea) and the control class (toddlers who did not experience diarrhea). Results and Discussion: This showed that four sub-variables of sanitation (waste, drainage conditions, domestic wastewater management, and water source safety) had a significant relationship with the incidence of diarrhea (p-value 0.05). Domestic wastewater was the most influencing factor and securing clean water and drinking water sources, with a Nagelkerke R Square value of 0.952. There was an indication that the independent variable (sanitation) affected the dependent variable (diarrhea incidence) by 95.2%. Conclusion: The sub-variable of domestic wastewater management and the sub-variable of the safety of clean water and drinking water sources were the most affecting the incidence of diarrhea. The clean water source factor was 12 times riskier. It means children who did not get it will have 12 times the risk of getting diarrhea. Meanwhile, in the aspect of domestic wastewater management, children who did not meet the requirements for domestic wastewater have a risk of 8.13 times the incidence of diarrhea.
Sosialisasi Keselamatan Berkendara (Safety Riding) Pada Remaja Di Moyo Utara
Rafi’ah Rafi’ah;
Iga Maliga;
Ana Lestari
KREATIF: Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Vol. 3 No. 1 (2023): Maret : Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55606/kreatif.v3i1.1191
Kendaraan bermotor memberikan banyak manfaat dalam proses transportasi. Kemudahan dalam berkendara dengan sepeda motor berisiko bagi remaja terlibat kasus kecelakaan lalu lintas, karena gaya berkendara yang beresiko. Untuk menjamin keselamatan lalu lintas, dibentuk program safety riding yang mencakup perilaku disiplin dalam aturan dan tata cara berkendara. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini yaitu untuk meningkatkan pengetahuan Remaja tentang keselamatan berkendara (safety riding), Kegiatan Pengabdian ini melibatkan remaja di moyo utara yaitu di desa songkar, pelaksanaan telah dilakukan pada Bulan Oktober-Desember 2022. Pengabdian dilakukan mulai dari persiapan sampai dengan Evaluasi. Metode yang digunakan dalam pengabdian yaitu metode sosialisasi dan penerapan (aplikatif) langsung di lapangan. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa pengetahuan remaja terkait dengan safety riding masih rendah, diharapkan dengan adanya kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bisa meningkatkan pengetahuan remaja dan mengutamakan keselamatan saat berkendara yaitu dengan menggunakan perlengkapan berkendara.
Determinant Factors of Low Elderly Visits to Sebotok Village Posyandu, Labuhan Badas Unit II Primary Health Center
Harmili, Harmili;
Rafi'ah, Rafi'ah;
Sarkasi, Rosnani;
Abd Hamid, Abdul Alif
Adi Husada Nursing Journal Vol 10 No 1 (2024): Adi Husada Nursing Journal
Publisher : STIKES Adi Husada
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37036/ahnj.v10i1.512
The proportion of elderly individuals in Indonesia rose from 7.57 percent in 2012 to 10.48 percent in 2022, with projections indicating a continued increase to 19.9 percent by 2045. This demographic shift underscores the need for focused attention on the aging population. This study aims to identify the factors influencing low visitation rates of the elderly to the Posyandu (Integrated Health Post) in Sebotok Village, under the purview of the Labuhan Badas Unit II Primary Health Center. Employing an analytical research design with a cross-sectional approach, the study surveyed 46 respondents selected through purposive sampling, utilizing a questionnaire as the primary instrument. Statistical analysis employed Fisher's exact test, revealing significant correlations between posyandu accessibility (p-value = 0.000), knowledge (p-value = 0.008), and family support (p-value = 0.000) with elderly visitation rates. However, no significant relationships were found between the services provided by health workers (p-value = 0.536) or posyandu volunteers (p-value = 0.536) and elderly visitation. Recommendations include enhancing education initiatives aimed at families and the elderly to emphasize the importance of regular health check-ups for the elderly population.
Sosialisasi Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) dan Penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) Pada Sektor Informal di Sumbawa
Rafi'ah, Rafi'ah;
Lestari, Ana;
Maliga, Iga;
Handayani, Asri Reni;
Adekayanti, Putri
BERDAYA: Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 3 (2024)
Publisher : LPMP Imperium
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36407/berdaya.v6i3.1377
Informal sector plays a crucial role in the global economy, involving millions of workers worldwide. However, despite its significant contribution, workers in this sector often lack adequate Occupational Health and Safety (OHS) protection. Personal Protective Equipment (PPE), which serves to protect individuals from workplace hazards, is frequently not provided by business owners and is often used unsafely by workers. This program aims to enhance the understanding of business owners and workers regarding OHS and the importance of using PPE at work. The program involved business owners and workers in the informal sectors of agriculture, woodworking/furniture, and rice mills in Sumbawa, conducted in July 2024. The initiative covered the entire process from preparation to evaluation, employing methods of socialization and direct field application. Results indicated an increase in knowledge among business owners and workers about OHS and the use of PPE. Feedback from both business owners and workers was very positive.
Analisis Kualitas Pelayanan terhadap Kepuasan Pasien Rawat Inap dengan Pendekatan Metode Service Quality di Puskesmas Lape
Hasifah, Herni;
Maliga, Iga;
Lestari, Ana;
Sholihah, Nur Arifatus;
Rafi'ah, Rafi'ah
Jurnal Penelitian Inovatif Vol 5 No 1 (2025): JUPIN Februari 2025
Publisher : CV Firmos
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54082/jupin.1246
Kepuasan pasien menjadi hal yang sangat penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Kualitas pelayanan kesehatan yang optimal dapat diketahui dari penilaian kepuasan pasien. Permasalahan mengenai kualitas pelayanan juga terjadi di Puskesmas Lape, adanya keluhan pasien ter-hadap pelayanan yang ada di ruang rawat inap. Pasien merasa tidak nyaman dan kondisi lingkungan pusk-esmas yang kurang bersih serta fasilitas yang kurang memadai. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas pelayanan terhadap kepuasan pasien rawat inap dengan menggunakan metode ser-vice quality di Puskesmas Lape. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode service quality berdasarkan lima dimensi kualitas pelayanan yaitu tangible, reliability, respon-siveness, assurance dan empathy. Uji statistik yang digunakan adalah uji chi square. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 95 responden. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa dari kelima dimensi kualitas pelayanan, dimensi tangible dan dimensi reponsivness yang mempunyai nilai p value < 0,05 yang artinya ada hubungan yang signif-ikan antara dimensi tangible dan responsivness dengan kepuasan pasien. Sehingga dapat simpulkan bah-wa dimensi tangible dan responsiveness merupakan dimensi paling dominan yang berhubungan dengan kepuasan pasien. Dengan adanya penelitian ini diharapkan pihak puskesmas dapat memperbaiki kualitas pelayanan yang belum maksimal serta diperlukan penelitian secara periodik dikarenakan adanya peru-bahan harapan dan persepsi pasien dari waktu ke waktu.
Analisis Beban Kerja dengan Stres Kerja dan Kinerja Tenaga Medis pada Masa Pandemi Covid-19
Rafi'ah, Rafi'ah;
Maliga, Iga;
Harmili, Harmili;
Lestari, Ana
Journals of Ners Community Vol 13 No 1 (2022): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55129/jnerscommunity.v13i1.1643
Tenaga medis menjadi garis depan yang menerima potensi stres yang luar biasa dan beban kerja yang besar ketika merawat pasien penyakit virus Corona 2019. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis hubungan antara beban kerja dengan Stres kerja dan kinerja tenaga medis pada masa pandemi Covid-19. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan analitik obsevasional dan menggunakan desain penelitian cross sectional. Teknik Sampling dalam penelitian ini adalah Cluster random Sampling dengan jumlah sampel 90 responden. Analisis data menggunakan komputerisasi dalam program SPSS dengan analisis Spearman Rank. Hasil analisis Spearman Rank antara beban kerja terhadap streskerja menunjukkan bahwa nilai p-value=0,018 yang artinya ada hubungan yang signifikan antara beban kerja dengan stres kerja tenaga medis pada masa pandemi Covid-19 sedangkan hasil analisis beban kerja terhadap Kinerja menunjukkan bahwa nilai p-value=0,000 yang artinya ada hubungan yang signifikan antara beban kerja dengan kinerja tenaga medis pada masa pandemi Covid-19. Oleh karena itu, selain penyedian Alat Pelindung Diri (APD), pihak manajemen rumah sakit juga harus mengatur shift kerja dan waktu istirahat tenaga medis pada masa pandemi Covid-19. Kata kunci: Beban Kerja, Stres Kerja, Kinerja, Tenaga Medis
FREKUENSI BERMAIN GAME ONLINE DALAM MEMENUHI KEBUTUHAN TIDUR PADA REMAJA DI DESA SONGKAR
Lestari, Ana;
Rafi'ah, Rafi'ah;
Maliga, Iga
Journals of Ners Community Vol 13 No 1 (2022): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55129/jnerscommunity.v13i1.1656
Perkembangan games di dunia semakin pesat, tidak terkecuali di Indonesia. Games saat ini sudah menjadi alternatif hiburan bagi tua, muda, pria maupun wanita. Games online merupakan permainan yang dapat diakses oleh banyak pemain dimana mesin-mesin yang digunakan pemain dihubungkan oleh suatu jaringan. Masalah remaja dalam hal kurangnya pemenuhan kebutuhan tidur sangatlah penting untuk diperhatikan, namun kenyataanya remaja lebih memilih tidur larut malam dan harus bangun pagi karena kewajiban sebagai pelajar. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif analitik. Metode penelitian yang digunakan adalah Cross Sectional. Tehnik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah random sampling, dimana peneliti memberikan peluang yang sama bagi setiap anggota populasi (remaja) untuk dipilih menjadi sampel yang dilakukan secara acak dengan jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 30 responden. Tujuan penelitian ini adalah mencari hubungan antara frekuensi bermain game online dengan pemenuhan kebutuhan tidur pada remaja di Desa Songkar Hasil uji bivariat antara frekuensi bermain game online dengan pemenuhan kebutuhan tidur pada remaja diperoleh p-value=0,000 lebih kecil dari 0,05 yang artinya terdapat hubungan yang signifikan antara frekuensi bermain game online dengan pemenuhan kebutuhan tidur pada remaja. Terdapat hubungan antara frekuensi bermain game online dengan pemenuhan kebutuhan tidur pada remaja di Desa Songkar. Berdasarkan hasil penelitian disarankan bagi orang untuk memperhatikan kebutuhan tidur remaja dengan memperhatikan durasi bermain game online bagi anak. ÂÂ
Sosialisasi dan Identifikasi Bahaya Pestisida dan Cara Penggunaan Yang Aman Bagi Petani Dalam Budidaya Tanaman Pangan di Moyo Utara
Rafi'ah, Rafi'ah
Abdimas Singkerru Vol. 3 No. 2 (2023)
Publisher : Akademi Teknologi Industri Dewantara Palopo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59563/singkerru.v3i2.200
Pesticides are chemical substances used in agriculture to combat pests and diseases in plants. Improper use of pesticides can pose hazards to human health and the environment. The purpose of this community service is to identify pesticide hazards and provide education to farmers in North Moyo on the safe use of pesticides in crop cultivation. The methods to be employed in this community service include conducting surveys and identification of pesticide use practices in North Moyo, as well as raising awareness about the dangers of pesticides and safe usage methods. The expected outcome of this community service is that farmers in North Moyo will have a better understanding of the hazards of pesticides and safe usage practices, thereby minimizing health and environmental risks in crop cultivation.