Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Pengenalan Microsoft Office di TK Dharma Wanita Tunglur Badas Kabupaten Kediri Sumarno, Agus Sukoco Heru; Mandayatma, Eka; Saukani, Imam; Radianto, Donny; Pracoyo, Agus; Al Azhar, Gilang
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 16, No 3 (2025): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/e-dimas.v16i3.20872

Abstract

Pendidikan Dasar Terpadu di TK Dharma Wanita merupakan bentuk pendidikan dasar yang dikelola oleh masyarakat dengan dukungan dari aparat desa, bertujuan untuk melayani anak usia dini melalui konsep integrasi dalam berbagai aspek, termasuk tujuan, lokasi, dan pendanaan. Perkembangan teknologi yang pesat menuntut adanya peningkatan kualitas pembelajaran dengan memanfaatkan alat teknologi, seperti Microsoft PowerPoint, untuk menciptakan materi ajar yang interaktif dan efektif. Namun, sebagian besar guru TK Dharma Wanita belum menguasai penggunaan Microsoft PowerPoint secara optimal karena keterbatasan pengetahuan dan usia. Dalam rangka meningkatkan kemampuan para guru, Universitas Politeknik Negeri Malang melalui Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) berinisiatif untuk memberikan pelatihan teknologi informasi bagi guru TK dan pengurus Dharma Wanita di Sumberejo Badas, Kabupaten Kediri, guna mendukung pembelajaran berbasis teknologi serta mencapai visi dan misi TK Dharma Wanita.
Inovasi Efisiensi Energi dalam Produksi Ecoprint untuk Mendorong Produktivitas dan Keberlanjutan Usaha Saukani, Imam; Hermawan, Prasetyo; Sutjipto, Rachmat; Sumarno, Agus Sukoco Heru
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 16, No 2 (2025): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/e-dimas.v16i2.20450

Abstract

Ecoprint merupakan teknik pewarnaan kain yang memanfaatkan bahan alami seperti daun, bunga, dan ranting untuk menciptakan pola unik pada kain, yang ramah lingkungan dan berkelanjutan. Meskipun teknik ini memiliki keunggulan dalam mengurangi dampak lingkungan, proses pemanasan manual yang digunakan untuk mengunci warna sering kali tidak konsisten dan membutuhkan waktu yang lama. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem pemanasan terkontrol berbasis minimum sistem untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas hasil ecoprint. Sistem ini memungkinkan pengaturan suhu pada 90°C dan durasi pemanasan secara otomatis, yang memastikan suhu tetap stabil dan durasi sesuai kebutuhan. Hasil uji coba menunjukkan bahwa sistem pemanasan terkontrol menghasilkan motif yang lebih konsisten, warna yang lebih tajam, dan mengurangi risiko kerusakan kain dibandingkan metode pemanasan manual. Selain itu, sistem ini juga mampu menghemat energi hingga 20% dan menurunkan biaya operasional. Implementasi teknologi ini memberikan dampak positif terhadap produktivitas UMKM, meningkatkan kualitas produk, serta memperluas potensi pasar produk ecoprint. Dengan demikian, teknologi pemanasan terkontrol ini tidak hanya meningkatkan efisiensi produksi, tetapi juga mendukung keberlanjutan industri kreatif yang berbasis pada kearifan lokal dan ramah lingkungan.
Perawatan Lampu Penerangan Penunjuk Arah Untuk Mendukung Wisata Pemandian Sumberingin Donny Radianto; Adi Candra Kusuma; Agus Sukoco Heru Sumarno; Wahyu Tri Wahono; Dinda Ayu Permatasari; Fitri Fitri; Anindya Dwi Risdhayanti
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 4 No. 4 (2025): November
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/rwkag712

Abstract

Pemandian Sumberingin tidak hanya menawarkan pemandangan alam yang indah dan segar, tetapi juga menawarkan pengalaman wisata edukatif yang berfokus pada konsep energi ramah lingkungan. Namun minimnya lampu penerangan dan tidak adanya penunjuk arah ketika malam hari membuat pengguna merasa tidak nyaman, hal ini dilihat dari pengaduan dari pengguna kepada pengelola wisata. Tujuan kegiatan Pengabdian Pada Masyarakat (PPM) ini memberikan edukasi mengenai perawatan dan perbaikan lampu penerangan penunjuk arah sehingga lampu dapat bertahan awet cukup lama. Metode kegiatan yang digunakan Service Learning dengan berkolaborasi Tim PPM terdiri dari dosen dan mahasiswa serta pengelola wisata. Hasil Kegiatan yaitu pemberian lampu penerangan penunjuk arah dan manual book untuk memberikan petunjuk, informasi, dan panduan penggunaan suatu produk atau sistem agar pengguna dapat mengoperasikannya dengan benar, aman, dan optimal. PPM memberikan respon positif sebesar 4,36 dengan kategori Baik. harapan kegiatan PPM dapat meningkatkan rasa aman dan nyaman pada malam hari, serta memenuhi kebutuhan pencahayaan untuk mendukung berbagai kegiatan atau aktivitas masyarakat di waktu malam
Alat pemotong pita otomatis berbasis counter inkremental untuk mendukung produktivitas ekspor di UMKM Dodik Alfi, Kabupaten Blitar Saukani, Imam; Sumarno, Agus Sukoco Heru; Zaini, Achmad; Hermawan, Prasetyo
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 10, No 1 (2026): February (In Progress)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v10i1.35176

Abstract

Abstrak Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran strategis dalam perekonomian nasional, namun masih menghadapi berbagai keterbatasan, khususnya pada aspek efisiensi produksi dan manajemen usaha. UMKM Dodik Alfi di Kabupaten Blitar merupakan pelaku industri kreatif kerajinan tas anyaman yang mengalami kendala pada proses pemotongan pita yang masih dilakukan secara manual serta pencatatan keuangan yang belum terstruktur. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas dan level keberdayaan mitra melalui penerapan teknologi tepat guna dan pendampingan manajemen usaha. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif yang meliputi identifikasi masalah, perancangan solusi, implementasi teknologi, pelatihan, dan evaluasi dampak. Solusi yang diterapkan berupa alat pemotong pita otomatis berbasis counter inkremental serta sistem pencatatan keuangan digital berbasis spreadsheet. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan efisiensi waktu pemotongan pita sebesar 53–65% dan peningkatan kapasitas produksi hingga lebih dari 2,5 kali lipat dibandingkan metode manual. Pada aspek manajemen, skor persepsi kemudahan pengelolaan keuangan mitra meningkat dari 1,2 menjadi 4,8 berdasarkan skala Likert. Penerapan teknologi dan manajemen ini terbukti mampu meningkatkan produktivitas, kualitas produk, serta kemampuan mitra dalam mengelola usaha secara lebih profesional dan berkelanjutan. Kata kunci: pemotongan pita otomatis; pengabdian kepada masyarakat; teknologi tepat guna; umkm; produktivitas; pemberdayaan mitra. Abstract Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) play a strategic role in the national economy but often face limitations in production efficiency and business management. UMKM Dodik Alfi in Blitar Regency, a creative industry producing woven handicraft bags, experiences challenges related to manual ribbon cutting processes and unstructured financial record-keeping. This community service program aims to enhance productivity and partner empowerment through the application of appropriate technology and business management assistance. A participatory approach was employed, including problem identification, solution design, technology implementation, training, and impact evaluation. The proposed solutions consisted of an automatic ribbon cutting machine based on an incremental counter and a digital financial recording system using spreadsheets. The results indicate a reduction in cutting time efficiency of 53–65% and an increase in production capacity of more than 2.5 times compared to manual methods. In terms of management, the partner’s perceived ease of financial management improved significantly, with the average Likert scale score increasing from 1.2 to 4.8. These findings demonstrate that the implementation of appropriate technology and management assistance effectively improves productivity, product quality, and the sustainability of MSME operations.Keywords: automatic ribbon cutting; community service; appropriate technology; msmes; productivity; partner empowerment.