Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

PEMANFAATAN LIMBAH SEA WATER DAN ENGINE OIL PADA INDUSTRI PETROKIMIA UNTUK PROSES QUENCHING PADA BAJA S45C Alfarizi, Tito; Setyawan, Hendra; Fahlovi, Oldy; Kurnia, Ganjar; Atmoko, Nugroho Tri
Device Vol 15 No 1 (2025): Mei
Publisher : Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer (FASTIKOM) UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/device.v15i1.9256

Abstract

Studi tentang penggunaan baja karbon S45C pada industri manufaktur telah mengalami perkembangan yang peesat. Tidak hanya pemanfaatan pada komponen dan peralatan industri, namun upaya peningkatan sifat material melalui berbagai metode termasuk perlakuan panas juga semakin menarik bagi para peneliti. Penelitian tentang media quenching air laut (sea water) dan engine oil menjadi salah satu pilihan bagaimana peningkatan kekerasan material pada baja karbon S45C. Namun studi tentang pemanfaatan media quenching sea water dan engine oil dari limbah industri Petrokimia belum banyak dilakukan. Pada penelitian ini perngaruh media quenching berupa limbah sea water dan engine oil terhadap perubahan kekerasan material pada baja karbon S45C. Dari hasil pengujian yang dilakukan didapatkan penggunaan media sea water dalam proses quenching memberikan hasil nilai kekerasan yang lebih tinggi yaitu sebesar HVN 754,10 pada bagian tepi material dibandingkan dengan media quenching engine oil yang memiliki kekerasan tepi sebesar HVN 320,97. Pemanfaatan limbah pada industri petrokimia ini mendukung penerapan industri yang lebih berkelanjutan
Optimasi Media Pendingin untuk Meningkatkan Kekerasan Permukaan Baja Karbon Rendah melalui Proses Carburizing Pisti Cikarge, Ghia; Atmoko, Nugroho; Alfarizie, Tito; Wijayanto, Hendi; Suseno, Ibnu
Teknika STTKD: : Jurnal Teknik, Elektronik, Engine Vol 11 No 1 (2025): TEKNIKA STTKD: JURNAL TEKNIK, ELEKTRONIK, ENGINE
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Kedirgantaraan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56521/teknika.v11i1.1502

Abstract

Carburizing is one of the most effective heat treatment methods to enhance the surface hardness of low-carbon steel by diffusing carbon atoms into the material's surface layer. The final characteristics of the carburized layer are strongly influenced by the quenching medium applied after the heating process. This study aims to analyze the effect of various quenching media on the microstructure and hardness of low-carbon steel specimens subjected to pack carburizing. The quenching media used include air, distilled water, and oil. Vickers hardness testing was conducted across the cross-section of the specimens, and microstructural characterization was performed using optical microscopy. The results show that air cooling produced a ferrite–pearlite structure with a diffusion layer thickness of approximately 188 µm and a hardness of 384 HV. Quenching with distilled water and oil resulted in a mixed structure of fine pearlite and partial martensite with hardness ranging from 780 to 820 HV. These findings indicate that oil is a promising alternative quenching medium for enhancing surface hardness without reducing the toughness of the core material.
PENGARUH KOMPOSISI CANGKANG KEMIRI - BARIUM KARBONAT PADA BAJA KARBON RENDAH MENGGUNAKAN METODE PACK CARBURIZING Titok, Febrian; Supriyanto, Agung; Sarwono, Edi; Atmoko, Nugroho Tri
Teknika Vol 10 No 2 (2025): October 2025
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52561/teknika.v10i2.601

Abstract

Proses pack carburizing merupakan metode perlakuan panas pada logam dengan cara memanaskan material hingga mencapai fasa austenit, bertujuan untuk meningkatkan sifat fisik dan mekanisnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh variasi komposisi campuran karbon terhadap kekerasan dan struktur mikro baja. Pemanasan dilakukan menggunakan furnace pada suhu 930°C selama 4 jam. Karakterisasi dilakukan melalui Scanning Electron Microscopy – Energy Dispersive X-ray (SEM–EDX), uji kekerasan Vickers sesuai standar ASTM E92, serta uji keausan menggunakan metode Oghosi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan pack carburizing berhasil meningkatkan kekerasan material hingga 129,72 HV, atau sekitar 30,8% lebih tinggi dibandingkan spesimen tanpa perlakuan. Uji keausan spesifik menunjukkan tren yang berbanding lurus dengan kekerasan, di mana spesimen dengan kekerasan tertinggi memiliki ketahanan aus terbaik. Komposisi karbon sebesar 70% menghasilkan tingkat keausan paling rendah, yaitu 0,58380 mm³/kg·m. Dengan demikian, proses pack carburizing terbukti efektif dalam meningkatkan kekerasan dan ketahanan aus baja mild steel, dengan komposisi karbon 70% memberikan hasil paling optimal.
Desain dan Rekayasa Alat Pengkristal Gula Semut menggunakan Piringan Crusher Atmoko, Nugroho Tri; Riyadi, Tri Widodo Besar
Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri 2024: Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendesain dan merekayasa alat pengkristal gula semut dengan menggunakan piringan penghancur (crusher), dan mengetahui pengaruh putaran crusher terhadap diameter serbuk gula. Putaran piringan penghancur dibuat rendah dengan pertimbangan untuk menjaga agar tidak merusak kualitas mutu gula terutama dari sisi warna, aroma dan rasa. Proses desain alat pengkristal gula semut menggunakan software solidworks 2014, sedangkan perhitungan element hanya mencakup poros pulley yang terdapat pada system transmisi alat tersebut. Pengoperasian dan pengujian alat menggunakan 4 variasi putaran piringan crusher, yakni 70 rpm, 80 rpm, 90 rpm dan 100 rpm. Pengujian foto mikro pada bulir gula semut dilakukan untuk mendiskripsikan ukuran diameter bulir gula semut sesuai dengan besarnya putaran yang divariasikan pada piringan crusher. Hasil rekayasa alat pengkristal gula menunjukkan bahwa mekanisme system transmisi perpaduan antara V-Belt dan Gearbox dapat menghasilkan putaran piringan crusher menjadi 70-100 rpm sehingga mutu gula berhasil tetap terjaga. Perhitungan kapasitas produksi gula semut sebelum dan setelah penggunaan alat pengkristal menunjukkan kenaikan yang cukup signifikan yakni sebesar 350%. Hasil pengujian foto mikro terhadap diameter bulir gula menunjukkan bahwa putaran piringan crusher 70, 80, 90 dan 100 rpm menghasilkan spesifikasi ukuran bulir gula dengan ukuran 2200 µm, 1551 µm, 1222 µm dan 854 µm. Berdasarkan hasil kajian permintaan pasar maka putaran 100 rpm yang paling sesuai untuk menghasilkan gula dengan ukuran diameter bulir gula 854 µm. Dengan demikian maka pengaplikasian alat ini dapat meningkatkan kapasitas produksi gula semut serta untuk mengetahui pada putaran piringan crusher berapa menghasilkan ukuran diameter bulir gula semut yang sesuai dengan permintaan pasar.sesuai dengan permintaan pasar.
Design Optimisation of Outer Hood Panel of Esemka R2 Car to Improve Pedestrian Protection Atmoko, Nugroho Tri; Riyadi, Tri Widodo Besar
Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri 2024: Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Traffic accidents are terrible scourge that occur in many countries, specially for developing countries where transportation affairs like tangled yarn. Besides functioning as an engine compartment cover, the hood of modern compact SUV can also help to manage the impact energy of a pedestrian's head in a vehicle-pedestrian impact. This paper presents outer hood design of Esemka R2 that has a potential to improve hood's ability and also to absorb the impact energy of a pedestrian's head. The developed method for the design of an outer hood configuration aims to provide a robust design and homogeneous of Head Injury Criterion (HIC) for impact position at WAD 1000 and three different thicknesses (1.25 mm, 1.35 mm & 1.50 mm) of outer hood panel of Esemka R2 compact SUV, taking into consideration the limited space available for deformation. The non-linear Finite Element Analysis (FEA) software (Explicit Dynamics) was used in this research to simulate the testing procedurs of head impact for child pedestrian. The results show that the average of comparison dimensional of outer hood panel of Esemka R2 was 4.89 mm. The minimum of deformation space meet the requirement for HIC value which required obtaining robust and homogeneous head impact performance. Outer hood thickness and materials were identified as the factors to influence the stress and HIC value of the hood. By comparing all outer hood panels, aluminium alloy as the best selected material which has the lowest value is 32.78% for the pedestrian protection.
Sosialisasi Pengolahan Limbah Organik Rumah Tangga Melalui Budidaya Magot di Desa Pandeyan, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo Tri Atmoko, Nugroho; Suryono, Edy; Besar Riyadi, Tri Widodo; Teofilus Riyadi, Natanael; Awan, Sang Alang; Wicaksono, Bagas; Yuniarta, Fajar; Bagus Nugroho, Taufik; Putra Tegar Permata, Septian
Jurnal Suara Pengabdian 45 Vol. 2 No. 3 (2023): September: Jurnal Suara Pengabdian 45
Publisher : LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/pengabdian45.v2i3.1059

Abstract

Organic waste is an environmental problem, especially in the villages of Pandeyan, Grogol, Sukoharjo, so there is a need to solve this problem through direct community activities. One solution is the socialization activity on organic waste processing through magot cultivation in Pandeyan village. With this socialization, it is hoped that the community will gain further understanding regarding magot cultivation as an effort to process household organic waste to make it more useful. The socialization activity was conducted at the Pandeyan village office on August 30, 2023. To measure the success of socializing organic waste processing through magot cultivation, an evaluation was carried out using a questionnaire method distributed to participants. From the questionnaire results, it was found that 88.9% of the total participants understood magot cultivation. Meanwhile, if you look at the potential of organic waste in each household participating in this socialization, it is possible to process it through magot cultivation. However, there is still a need for assistance and further understanding regarding magot cultivation because there is still a stigma that maggots have a maggot-like shape and are not suitable for cultivation.