Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Peran Badan Koordinasi Pemuda Remaja Mesjid Indonesia (BKPRMI) dalam Meningkatkan Kesadaran Pemuda untuk Memakmurkan Masjid Abdul Kholik; Supiyandi
Al-Manaj : Jurnal Program Studi Manajemen Dakwah Vol. 4 No. 1 (2024): Al-Manaj
Publisher : Prodi Manajemen Dakwah STAIN Mandailing Natal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56874/almanaj.v4i1.1884

Abstract

Masyarakat Indonesia yang mayoritas Islam menjadi peluang tersendiri bagi Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) untuk memainkan peran penting dalam memberdayakan potensi pemuda dan remaja muslimnya. Dewan Pengurus Kecamatan Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (DPK BKPRMI) Kecamatan Pulo Bandring dalam memandang berbagai permasalahan bangsa Indonesia ke depan serta menyikapi beberapa permasalahan umat, antara lain menjadikan masjid sebagai pusat ibadah dan peradaban umat Islam. Melalui penelitian ini peranan BKPRMI dalam meningkatkan kesadaran pemuda untuk memakmurkan Masjid di Kecamatan Pulo Bandring Kabupaten Asahan, secara kualitatif bermaksud memahami realitas empirik dari fenomena-fenomena yang muncul dalam proses pengamatanobjek penelitian. Dalam penelitian ini yang akan diamati adalah pemuda Masjid Al Falah Desa Gedangan, Masjid Al Huda Desa Tanah Rakyat, Masjid Jamiul Mukminin Desa Sukadamai Kecamatan Pulo Bandring Kabupaten Asahan dalam meningkatkan kesadaran untuk memakmurkan masjid.
Pelatihan Public Speaking Untuk Meningkatkan Kepercayaan Diri Berbicara Di Depan Umum Bagi Siswa SMP dan SMA Di Kota Depok Zulham; Abdul Kholik; Masnur Ali
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Siswa SMP dan SMA yang terdapat di Kota Depok, Provinsi Jawa Barat, pada dasarnya belum memahami konsep dan praktek tentang apa itu Public Speaking dalam kegiatan komunikasi publik, baik di lingkungan sekolah maupun dengan warga masyarakat. Sebagai generasi masa depan yang diharapkan dapat menjadi generasi yang berkualitas dan berdaya saing, siswa SMP dan SMA membutuhkan kemampuan soft skill khususnya Public Speaking. Padahal, kegiatan komunikasi publik dengan para guru dan siswa lainnya di lingkungan sekolah dan Masyarakat, adalah sesuatu yang harus mereka kuasai. Sebab, kemampuan komunikasi publik dengan disertai kepercayaan diri yang baik adalah sesuatu yang harus dikuasai sedari awal sebelum mereka menjadi tenaga kerja yang terampil di suatu hari nanti. Ketidakmampuan berkomunikasi dengan baik tentu saja akan mempersulit mereka dan akan mempengaruhi partisipasi aktif mereka, baik di lingkungan sekolah maupun ketika berinteraksi dengan warga masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. Memiliki kemampuan Public Speaking yang baik akan mendukung sekaligus meningkatkan kepercayaan diri dan kemampuan komunikasi mereka, sehingga mereka mampu menyampaikan ide, gagasan atau pendapat dan sekaligus mempersuasi orang lain dengan cara dan Teknik yang sesuai dengan konteks dan kebutuhannya. Hasil pelatihan yang dilaksanakan pada hari Rabu, 30 Juli 2025 lalu dengan melibatkan 30 siswa SMP dan SMA di Kota Depok menunjukkan bahwa kepercayaan diri mereka untuk berani bicara di depan umum atau publik setelah mengikuti pelatihan. Testimoni yang mereka sampaikan secara bergantian mewakili siswa SMP dan SMA lainnya, menunjukkan bahwa mereka merasa beruntung dan bersyukur bisa hadir dalam pelatihan tersebut. Tips dan triks yang disampaikan selama pelatihan membuat mereka memiliki pengetahuan dan wawasan baru dalam mendorong dan membentuk kepercayaan diri mereka ketika harus berbicara di depan umum. Baik sebagai pribadi maupun sebagai siswa saat mewakili OSIS dalam sebuah kegiatan yang mereka ikuti, di dalam dan di luar sekolah. Abstract Junior high and senior high school students in Depok City, West Java Province, generally do not yet understand the concept and practice of public speaking in public communication activities, both within the school environment and with the community. As the future generation is expected to be a quality and competitive generation, junior high and senior high school students need soft skills, especially public speaking. In fact, public communication activities with teachers and other students in the school environment and the community are something they must master. This is because public communication skills accompanied by good self-confidence are something that must be mastered from the beginning before they become skilled workers one day. The inability to communicate well will certainly make it difficult for them and will affect their active participation, both in the school environment and when interacting with the community in everyday life. Having good Public Speaking skills will support and increase their self-confidence and communication skills, so that they are able to convey ideas, thoughts or opinions and at the same time persuade others in ways and techniques that are appropriate to their context and needs. The results of the training held on Wednesday, July 30, 2025, involving 30 junior high and high school students in Depok City showed that their confidence to dare to speak in public or public after participating in the training. The testimonies they delivered alternately representing other junior high and high school students, showed that they felt lucky and grateful to be able to attend the training. The tips and tricks conveyed during the training made them have new knowledge and insights in encouraging and building their confidence when having to speak in public. Both as individuals and as students when representing OSIS in an activity they participated in, inside and outside of school.
Peningkatan Kesadaran Branding Tourist Information Center pada Desa Wisata Cisaat melalui Media Digital Fajar Rizki, Menati; Nugroho, Eko; Abdul Kholik
Jurnal ISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol. 20 No. 2 (2023): Jurnal ISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Publisher : Institute of Social and Political Science Jakarta (Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Jakarta - IISIP Jakarta)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36451/jisip.v20i2.74

Abstract

Cisaat, sebuah destinasi wisata berpotensi, masih belum dikenal di kalangan pelancong meskipun memiliki potensi pertumbuhan yang besar. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan  peningkatkan branding di Pusat Informasi Wisata (TIC) melalui media digital dengan menggunakan Teori Branding Mind-Behavior-Visual. Melalui studi kasus dengan empat informan, penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan platform seperti YouTube, Instagram, dan website khusus telah memperluas jangkauan Cisaat di luar batas wilayahnya. Analisis menggunakan Teori Branding menekankan perlunya penyempurnaan visualisasi pesan dan konsistensi di berbagai platform digital, serta optimalisasi fitur yang ada. Peningkatan signifikan dalam keterlibatan digital, terbukti dari peningkatan jumlah pengikut, menandakan perbaikan yang signifikan. Secara keseluruhan, memanfaatkan media digital untuk branding Desa Wisata Cisaat melalui TIC telah terbukti efektif dalam menarik perhatian publik. Implikasi teoritis menyarankan bahwa tiga aspek penting untuk perbaikan branding lebih cocok digunakan dalam media digital karena pembahasan yang komprehensif dalam konteks ini.  
Strategi Pemasaran Digital dalam Meningkatkan Brand awareness dan Kontribusi pada SDGs Sudiah Hestianah; Dian Mafulla; Muhammad Khilmi Murtadho; Abdul Kholik; Khuriyatul Mutrofin
El-Idaarah Vol 5 No 1 (2025): VOL 5 NO 1 (2025) : MEI
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Darul Falah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemasaran digital telah menjadi salah satu strategi yang efektif dalam meningkatkan kesadaran merek (brand awareness) serta kontribusi pada Sustainable Development Goals (SDGs). Dalam era digital, pemasaran digital memungkinkan perusahaan untuk mencapai target market yang lebih luas dan efektif tanpa adanya batasan geografis atau waktu. Pemasaran digital juga memiliki kontribusi yang signifikan pada SDGs. Dalam penelitian ini, ditemukan bahwa pemasaran digital dapat meningkatkan kesadaran pasar, jangkauan, daya saing dan penjualan. Hal ini akan berkontribusi pada pencapaian SDG 8 “Pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan”.