Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Analisis Transformasi Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi Berdasarkan Tinjauan Peraturan Menteri Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi No. 53 Tahun 2023 Nuraeni, Annisa; Astri Lindasari; Risma Rahmawati; Siti Nur Aida Amalia; Abdul Kholik
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 6 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i6.18275

Abstract

Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Permendikbud Ristek) No. 53 Tahun 2023 mengenai Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi yang memiliki tujuan untuk memaksimalkan kualitas perguruan tinggi di Indonesia melalui sistem penjaminan mutu yang terstruktur dan berbasis pada standar yang ditetapkan oleh pemerintah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan kebijakan tersebut, dengan menggunakan analisis SWOT untuk mengevaluasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancamannya dalam konteks pendidikan tinggi di Indonesia. Metode yang diterapkan adalah dengan mengaplikasikan metode kualitatif dengan pendekatan studi literatur yang kemudian datanya dianalisis menggunakan teknik SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan ini memberikan kekuatan dalam meningkatkan kualitas lulusan dan dosen melalui penerapan standar kompetensi yang jelas serta penguatan sistem penjaminan mutu di perguruan tinggi.
Optimalisasi Digital Marketing sebagai Upaya Peningkatan Daya Tarik Pendaftar di Sekolah Insantama Bogor Adawiyah, Riri Robiatul; Julita Hardianti; Aprilianti, Kayla Alfadira; Irwan Safutra; Abdul Kholik
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 9 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i9.20548

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis optimalisasi pemasaran melalui digital di Sekolah Insantama Bogor sebagai upaya Peningkatan daya tarik pendaftar. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara dan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sekolah Insantama sudah menerapkan pemasaran melalui digital dengan baik, sekolah telah cukup aktif memanfaatkan platform digital untuk kegiatan promosi. Platform yang paling sering digunakan adalah Instagram, diikuti oleh TikTok, Facebook, Website, dan beberapa juga menggunakan YouTube. Adapun jenis konten yang paling banyak mendapatkan respons dari audiens adalah konten kreatif, video kegiatan, testimoni alumni, serta podcast dan prestasi siswa. Meski demikian, Sekolah tidak menggunakan iklan berbayar dan pelatihan dalam meningkatkan kinerja masih minim dilakukan, sehingga penggunaan digitalisasi dalam pemasaran yang digunakan cukup berdampak terhadap peningkatan jumlah pendaftar. Temuan ini mengindikasikan bahwa sekolah perlu meningkatkan optimalisasi pemasaran melalui pelatihan digital marketing dan eksplorasi strategi iklan berbayar untuk memperluas jangkauan promosi.
Membangun Keunggulan Kompetitif Melalui Strategi Diferensiasi Juliani, Siti; Zahra Kayla; Arief Hidayat; M.Ridzky Fadillah; Abdul Kholik
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 9 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i9.20551

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi diferensiasi jasa pendidikan yang diterapkan di Raudhatul Jannah, sebuah lembaga pendidikan Islam berbasis tahfidz dan nilai-nilai keislaman. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya diferensiasi dalam manajemen pemasaran pendidikan untuk menciptakan keunggulan kompetitif di tengah persaingan yang semakin ketat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi lapangan, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi diferensiasi Raudhatul Jannah diwujudkan melalui program tahsin dan tahfidz berkualitas, penguatan kurikulum Kemenag, layanan beasiswa penuh untuk anak yatim, serta pemanfaatan pemasaran digital dan word-of-mouth. Kendala utama yang dihadapi meliputi keterbatasan tenaga pendidik bersanad, tantangan finansial dalam ekspansi, dan persaingan antar lembaga sejenis. Evaluasi menunjukkan strategi ini berhasil meningkatkan pendaftaran siswa, memperkuat citra lembaga, serta memberikan akses pendidikan berkualitas bagi masyarakat. Penelitian ini memberikan kontribusi pada pengembangan strategi diferensiasi di lembaga pendidikan Islam dan merekomendasikan inovasi berkelanjutan serta penguatan manajemen sumber daya manusia untuk keberlanjutan program.
Pemahaman Perilaku Konsumen untuk Optimalisasi Strategi Pemasaran di Lingkungan Pesantren Modern Ar-Ridho Sentul Nita Mardiatun Nisa; Isnin Riskia Chaerani; Fathana Ahmad Arrasyid; Dudin Maulana; Abdul Kholik
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 9 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i9.20558

Abstract

Di era sekarang, pesantren modern tidak hanya dituntut unggul dalam aspek keagamaan, tetapi juga mampu menyesuaikan diri dengan harapan dan kebutuhan orang tua. Pilihan orang tua dalam menentukan pesantren bagi anaknya kini dipengaruhi oleh berbagai faktor, mulai dari kualitas pendidikan umum, program unggulan, hingga citra dan pelayanan lembaga. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi dan menggambarkan pola perilaku konsumen, khususnya orang tua, memengaruhi keputusan mereka dalam memilih Pesantren Modern Ar-Ridho Sentul. Studi ini dilaksanakan menggunakan metode kualitatif dengan teknik wawancara mendalam sebagai alat pengumpulan data utama kepada pihak pesantren dan wali santri. Hasil menunjukkan bahwa kepercayaan orang tua terbangun melalui komunikasi yang terbuka, pelayanan awal yang ramah, serta bukti nyata dari kualitas lulusan. Program seperti tahfidz, pelatihan kepemimpinan, dan pengajaran bahasa asing menjadi daya tarik utama yang memperkuat citra pesantren. Selain itu, pengalaman pribadi, rekomendasi dari lingkungan sekitar, dan penggunaan media sosial turut memengaruhi keputusan orang tua. Temuan ini memperlihatkan bahwa memahami perilaku konsumen merupakan kunci dalam menyusun strategi pemasaran yang relevan dan berkelanjutan bagi pesantren modern.
Inovasi dan Strategi Bersaing Sekolah Swasta dalam Meningkatkan Daya Tarik Pendidikan: Studi Literatur Gistia Amalia, Ririn; Abdul Kholik
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 9 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i9.20660

Abstract

Penurunan jumlah peserta didik baru di sekolah swasta menjadi salah satu tantangan dalam dunia pendidikan, khususnya ditengah persaingan dengan sekolah negeri dan lembaga pendidikan altenatif lainnya. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji berbagai strategi bersaing yang digunakan oleh sekolah swasta dalam menarik minat calon peserta didik, berdasarkan studi literatur dari berbagai penelitian terdahulu. Hasil kajian menunjukan bahwa strategi yang umum digunakan meliputi peningkatan kualitas layananan Pendidikan, penguatan citra sekolah, inovasi program unggulan dan memanfaatkan media sosial dan juga kerja sama eksternal. Temuan ini menegaskan bahwa keberhasilan strategi bersaing sangat dipengaruhi oleh kemampuan sekolah dalam pendekatan pemasaran dengan kebutuhan masyarakat. Kajian ini diharapkan dapat menjadi rujukan bagi pengelola sekolah swasta dalam merumuskan strategi yang lebih efektif.
Social Media and Political Participation in the 2024 Elections: Survey on Generation Z Voters of Buddhist Society in Indonesia Robiyanti, Ria Restina; Tatik Purwaningsih; Joko Setyawan; Abdul Kholik
JOM Vol 5 No 4 (2024): Indonesian Journal of Humanities and Social Sciences, Desember 2024
Publisher : Universitas Islam Tribakti Lirboyo Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33367/ijhass.v5i4.6573

Abstract

This study examines the influence of social media exposure on political participation among Generation Z Buddhists in Indonesia during the 2024 elections. Elections serve as a democratic mechanism allowing the populace to make decisions through majority votes. Social media has become a primary tool for political campaigns, especially targeting Generation Z, who are more active on digital platforms than traditional media. This research employs a quantitative method by surveying 400 respondents aged 17–26 using purposive sampling. The independent variable is social media exposure, measured through dimensions such as type, frequency, and duration of media use, while the dependent variable is political participation, both offline and online. Linear regression analysis shows that social media exposure significantly influences political participation (t = 2.779; sig. = 0.006 < 0.05). Instagram and TikTok are the dominant platforms, with peak usage occurring between 7:01 PM and midnight. Offline participation primarily involves discussing political issues, while online participation focuses on consuming political information. The findings reveal that social media exposure accounts for 19% of the variance in political participation, supporting the Stimulus-Response theory. This research underscores the importance of social media in enhancing political awareness among Generation Z and recommends future studies explore additional variables such as psychological and social needs and political knowledge.
Peran Badan Koordinasi Pemuda Remaja Mesjid Indonesia (BKPRMI) dalam Meningkatkan Kesadaran Pemuda untuk Memakmurkan Masjid Abdul Kholik; Supiyandi
Al-Manaj : Jurnal Program Studi Manajemen Dakwah Vol. 4 No. 1 (2024): Al-Manaj
Publisher : Prodi Manajemen Dakwah STAIN Mandailing Natal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56874/almanaj.v4i1.1884

Abstract

Masyarakat Indonesia yang mayoritas Islam menjadi peluang tersendiri bagi Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) untuk memainkan peran penting dalam memberdayakan potensi pemuda dan remaja muslimnya. Dewan Pengurus Kecamatan Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (DPK BKPRMI) Kecamatan Pulo Bandring dalam memandang berbagai permasalahan bangsa Indonesia ke depan serta menyikapi beberapa permasalahan umat, antara lain menjadikan masjid sebagai pusat ibadah dan peradaban umat Islam. Melalui penelitian ini peranan BKPRMI dalam meningkatkan kesadaran pemuda untuk memakmurkan Masjid di Kecamatan Pulo Bandring Kabupaten Asahan, secara kualitatif bermaksud memahami realitas empirik dari fenomena-fenomena yang muncul dalam proses pengamatanobjek penelitian. Dalam penelitian ini yang akan diamati adalah pemuda Masjid Al Falah Desa Gedangan, Masjid Al Huda Desa Tanah Rakyat, Masjid Jamiul Mukminin Desa Sukadamai Kecamatan Pulo Bandring Kabupaten Asahan dalam meningkatkan kesadaran untuk memakmurkan masjid.
Pelatihan Public Speaking Untuk Meningkatkan Kepercayaan Diri Berbicara Di Depan Umum Bagi Siswa SMP dan SMA Di Kota Depok Zulham; Abdul Kholik; Masnur Ali
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Siswa SMP dan SMA yang terdapat di Kota Depok, Provinsi Jawa Barat, pada dasarnya belum memahami konsep dan praktek tentang apa itu Public Speaking dalam kegiatan komunikasi publik, baik di lingkungan sekolah maupun dengan warga masyarakat. Sebagai generasi masa depan yang diharapkan dapat menjadi generasi yang berkualitas dan berdaya saing, siswa SMP dan SMA membutuhkan kemampuan soft skill khususnya Public Speaking. Padahal, kegiatan komunikasi publik dengan para guru dan siswa lainnya di lingkungan sekolah dan Masyarakat, adalah sesuatu yang harus mereka kuasai. Sebab, kemampuan komunikasi publik dengan disertai kepercayaan diri yang baik adalah sesuatu yang harus dikuasai sedari awal sebelum mereka menjadi tenaga kerja yang terampil di suatu hari nanti. Ketidakmampuan berkomunikasi dengan baik tentu saja akan mempersulit mereka dan akan mempengaruhi partisipasi aktif mereka, baik di lingkungan sekolah maupun ketika berinteraksi dengan warga masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. Memiliki kemampuan Public Speaking yang baik akan mendukung sekaligus meningkatkan kepercayaan diri dan kemampuan komunikasi mereka, sehingga mereka mampu menyampaikan ide, gagasan atau pendapat dan sekaligus mempersuasi orang lain dengan cara dan Teknik yang sesuai dengan konteks dan kebutuhannya. Hasil pelatihan yang dilaksanakan pada hari Rabu, 30 Juli 2025 lalu dengan melibatkan 30 siswa SMP dan SMA di Kota Depok menunjukkan bahwa kepercayaan diri mereka untuk berani bicara di depan umum atau publik setelah mengikuti pelatihan. Testimoni yang mereka sampaikan secara bergantian mewakili siswa SMP dan SMA lainnya, menunjukkan bahwa mereka merasa beruntung dan bersyukur bisa hadir dalam pelatihan tersebut. Tips dan triks yang disampaikan selama pelatihan membuat mereka memiliki pengetahuan dan wawasan baru dalam mendorong dan membentuk kepercayaan diri mereka ketika harus berbicara di depan umum. Baik sebagai pribadi maupun sebagai siswa saat mewakili OSIS dalam sebuah kegiatan yang mereka ikuti, di dalam dan di luar sekolah. Abstract Junior high and senior high school students in Depok City, West Java Province, generally do not yet understand the concept and practice of public speaking in public communication activities, both within the school environment and with the community. As the future generation is expected to be a quality and competitive generation, junior high and senior high school students need soft skills, especially public speaking. In fact, public communication activities with teachers and other students in the school environment and the community are something they must master. This is because public communication skills accompanied by good self-confidence are something that must be mastered from the beginning before they become skilled workers one day. The inability to communicate well will certainly make it difficult for them and will affect their active participation, both in the school environment and when interacting with the community in everyday life. Having good Public Speaking skills will support and increase their self-confidence and communication skills, so that they are able to convey ideas, thoughts or opinions and at the same time persuade others in ways and techniques that are appropriate to their context and needs. The results of the training held on Wednesday, July 30, 2025, involving 30 junior high and high school students in Depok City showed that their confidence to dare to speak in public or public after participating in the training. The testimonies they delivered alternately representing other junior high and high school students, showed that they felt lucky and grateful to be able to attend the training. The tips and tricks conveyed during the training made them have new knowledge and insights in encouraging and building their confidence when having to speak in public. Both as individuals and as students when representing OSIS in an activity they participated in, inside and outside of school.
Peningkatan Kesadaran Branding Tourist Information Center pada Desa Wisata Cisaat melalui Media Digital Fajar Rizki, Menati; Nugroho, Eko; Abdul Kholik
Jurnal ISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol. 20 No. 2 (2023): Jurnal ISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Publisher : Institute of Social and Political Science Jakarta (Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Jakarta - IISIP Jakarta)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36451/jisip.v20i2.74

Abstract

Cisaat, sebuah destinasi wisata berpotensi, masih belum dikenal di kalangan pelancong meskipun memiliki potensi pertumbuhan yang besar. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan  peningkatkan branding di Pusat Informasi Wisata (TIC) melalui media digital dengan menggunakan Teori Branding Mind-Behavior-Visual. Melalui studi kasus dengan empat informan, penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan platform seperti YouTube, Instagram, dan website khusus telah memperluas jangkauan Cisaat di luar batas wilayahnya. Analisis menggunakan Teori Branding menekankan perlunya penyempurnaan visualisasi pesan dan konsistensi di berbagai platform digital, serta optimalisasi fitur yang ada. Peningkatan signifikan dalam keterlibatan digital, terbukti dari peningkatan jumlah pengikut, menandakan perbaikan yang signifikan. Secara keseluruhan, memanfaatkan media digital untuk branding Desa Wisata Cisaat melalui TIC telah terbukti efektif dalam menarik perhatian publik. Implikasi teoritis menyarankan bahwa tiga aspek penting untuk perbaikan branding lebih cocok digunakan dalam media digital karena pembahasan yang komprehensif dalam konteks ini.