Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

PENGARUH PEMBERIAN SERBUK DAUN KELOR (MORINGA OLEIFERA) TERHADAP PENINGKATAN STATUS GIZI BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS NAIBONAT KABUPATEN KUPANG Tandirau, Bertilia Siska; Sagita, Sidarta; Rante, Su Djie To
Cendana Medical Journal Vol 8 No 2 (2020): Cendana Medical Journal
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (180.007 KB) | DOI: 10.35508/cmj.v8i2.3360

Abstract

Masalah kekurangan gizi masih menjadi perhatian utama dalam bidang kesehatan pada balita khususnya di semua negara - negara miskin dan berkembang seperti Asia Selatan dan Afrika. Berdasarkan data Riskesdas 2018 prevalensi balita yang mengalami gizi kurang – buruk di Indonesia adalah rata-rata sebesar 17,7%, dengan provinsi NTT berada pada urutan pertama sebesar 29,5% dan menurut Profil Kesehatan Provinsi NTT 2017, Kabupaten Kupang merupakan kabupaten dengan prevalensi kasus gizi buruk tertinggi di NTT yaitu sebanyak 409 kasus. Serbuk daun kelor berasal dari tanaman kelor yang dikeringkan menjadi serbuk dan dikenal sebagai tanaman tropis yang paling berkhasiat karena kandungan dan manfaat dari seluruh bagian tanamannya bagi kesehatan terutama untuk memerangi mal nutrisi dikalangan balita. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui adanya pengaruh pemberian serbuk daun kelor terhadap peningkatan status gizi balita di wilayah kerja Puskesmas Naibonat Kabupaten Kupang. Metode penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan rancangan pre-test and post-test with control group design yang dilakukan pada balita berusia 2-5 tahun. Teknik pengambilan sampel menggunakan consecutive sampling dengan jumlah sampel 50 anak, yang terdiri dari 25 anak pada kelompok perlakuan dan 25 anak pada kontrol yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Penelitian dianalisis menggunakan uji Chi-squaredan Man-Whitney. Hasil penelitian dari 25 responden pada kelompok perlakuan, didapatkan hasil 16 responden (64%) mengalami peningkatan status gizi dan 9 responden (36%) tidak mengalami peningkatan status gizi. Kesimpulan penelitian ini menunujukkan bahwa pemberian serbuk daun kelor (Moringa oleifera) dapat meningkatkan status gizi balita di wilayah kerja Puskesmas Naibonat Kabupaten Kupang secara signifikan dengan nilai p=0,000 (p<0,05).
HUBUNGAN OBESITAS DENGAN KEJADIAN NYERI PUNGGUNG BAWAH PADA PASIEN WANITA DI RSUD PROF. DR. W.Z JOHANNES KUPANG Lomu Nifu, Florya Jocenly; Artawan, I Made; Rini, Desi Indria; Sagita, Sidarta
Cendana Medical Journal Vol 8 No 3 (2020): Cendana Medical Journal
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (197.932 KB) | DOI: 10.35508/cmj.v8i3.3484

Abstract

Obesitas saat ini disebut sebagai salah satu ‘’New World Syndrome’’ atau sindrom dunia baru karena angka kejadiannya terus meningkat dan telah menimbulkan beban sosial-ekonomi serta masalah kesehatan masyarakat. salah satu gangguan muskuloskeletal akibat dampak dari obesitas adalah Nyeri Punggung Bawah (NPB). NPB merupakan keluhan nyeri yang menjadi penyebab utama disabilitas (kelumpuhan), penurunan kualitas hidup, dan keluhan utama bagi para pekerja yang datang ke pelayanan kesehatan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara obesitas dengan kejadian nyeri punggung bawah pada pasien wanita di RSUD Prof. Dr. W.Z Johannes Kupang. Metode penelitian yang digunakan adalah desain penelitian observasional analitik dengan menggunakan pendekatan case control study. Besar sampel yang digunakan sebanyak 80 sampel yang terbagi atas kelompok kasus dan kelompok kontrol dengan teknik consecutive sampling. Data diperoleh dari rekam medis kemudian dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil pada penelitian ini diperoleh hasil p=0,004 (p<0,05) dan nilai OR = 3,889. Kesimpulan penelitian ini terdapat hubungan antara obesitas dengan kejadian nyeri punggung bawah pada pasien wanita di RSUD Prof. Dr. W.Z Johannes Kupang
HUBUNGAN PERAN PENGAWAS MENELAN OBAT TERHADAP KEBERHASILAN PENGOBATAN PASIEN TUBERKULOSIS PARU DI KOTA KUPANG Inaya, Farah; E D, Maria Agnes; Sagita, Sidarta
Cendana Medical Journal Vol 8 No 3 (2020): Cendana Medical Journal
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (228.46 KB) | DOI: 10.35508/cmj.v8i3.3490

Abstract

Tuberkulosis merupakan penyebab kematian kedua dari penyakit menular di dunia dan Indonesia menempati urutan ketiga negara dengan beban tertinggi TB.Salah satu faktor yang dapat mempengaruhi keberhasilan pengobatan adalah peran Pengawas Menelan Obat (PMO) dalam membantu pasien TB paru untuk sembuh.Pengobatan TB paru memerlukan waktu yang sangat panjang,untuk menjamin keteraturan pengobatan diperlukan seorang PMO yang akan membantu penderita selama tahap pengobatan.Rekomendasi World Health Organization (WHO) dalam strategi Directly Observed Treatment Shortcourse (DOTS) untuk pengendalian TB sejak 1995 adalah dengan adanya keterlibatan PMO. Peran PMO sangat penting terhadap kepatuhan dan keteraturan minum obat untuk mencapai kesembuhan, mencegah penularan dan menghindari kasus resistensi obat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara peran PMOterhadap keberhasilan pengobatan pasien TB paru di Kota Kupang. Metode penelitian ini merupakan penelitian dengan metode observasional analitik dan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian meliputi semua penderita TB Paru yang telah menyelesaikan pengobatannya di Kota Kupang. Sampel berjumlah 79 sampel, diambil menggunakan teknik probability sampling. Hasil dari hasil uji Chi Square didapatkan nilai p-value: 0,000 (p ≤ 0,05). Kesimpulan penelitian ini terdapat hubungan antara peran PMO terhadap keberhasilan pengobatan pasien TB paru di Kota Kupang.
HUBUNGAN ANTARA TINGKAT STRES DENGAN PERILAKU MEROKOK PADA MAHASISWA FAKULTAS TEKNIK SIPIL UNIVERISTAS NUSA CENDANA Marcus, Diana Andini; Sagita, Sidarta; Artawan, I Made
Cendana Medical Journal Vol 9 No 1 (2021): Cendana Medical Journal
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (590.495 KB) | DOI: 10.35508/cmj.v9i1.4945

Abstract

Stres merupakan suatu kondisi yang dialami secara fisik maupun psikologi diakibatkan oleh berbagai tekanan dan tuntutan yang di hadapi oleh setiap individu diakibatkan oleh berbagai faktor. Apabila stres yang dialami tidak diatasi secara baik maka individu tersebut cenderung melampiaskan kearah yang negatif yaitu dengan merokok dimana didalam rokok terkandung zat nikotin yang mengakibatkan kecanduan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara tingkat stres dengan perilaku merokok pada mahasiswa Fakultas Teknik Sipil Angkatan 2018 Universitas Nusa Cendana. Metode penelitian ini merupakan penelitian obeservasional analitik dengan pendekatan case control. Penelitian ini mengambil sampel sebanyak 86 responden yang dibagi dalam dua kelompok yaitu kelompok kasus 43 responden dan kontrol 43 responden angkatan 2018 Fakultas Teknik Sipil Universitas Nusa cendana dan berjenis kelamin laki-laki. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik total sampling. Alat ukur yang digunakan adalah skor PSS-10 dan skor perilaku merokok. Teknik analisa data yang digunakan adalah uji somers’d. Hasil analisis bivariat menunjukan adanya hubungan signifikan antara tingkat stres dengan perilaku merokok pada mahasiswa Teknik Sipil Angkatan 2018 Universitas Nusa Cendana dengan arah hubungan positif dengan nilai r=0,275 dan p=0,032 artinya semakin tinggi tingkat stres semakin tinggi perilaku merokok. Nilai korelasi mempunyai kekuatan sedang. Kesimpulan penelitian ini terdapat hubungan antara tingkat stres dengan perilaku merokok pada mahasiswa Fakultas Teknik Sipil angkatan 2018 Universitas Nusa Cendana.
HUBUNGAN STUDY FROM HOME TERHADAP TINGKAT STRES MAHASISWA KEDOKTERAN SAAT PANDEMI COVID-19 DI NUSA TENGGARA TIMUR Pala, Maria Gemma Theovila; Nurina, Rr.Listyawati; Sagita, Sidarta
Cendana Medical Journal Vol 9 No 1 (2021): Cendana Medical Journal
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (699.108 KB) | DOI: 10.35508/cmj.v9i1.4953

Abstract

Kebijakan belajar dari rumah (Study from Home) merupakan suatu tindakan dalam mencegah penyebaran infeksi COVID-19 serta memutus rantai penyebaran COVID-19 pada mahasiswa, tenaga pendidik dan kependidikan. Penerapan Study from Home secara mendadak menimbulkan berbagai kendala yang belum dipersiapkan secara matang. Tekanan dan kesulitan akibat tuntutan akademik dan kendala yang dihadapi dalam perubahan metode pembelajaran ini kemungkinan dapat menimbulkan stres pada mahasiswa kedokteran. Stres dapat memberikan dampak pada mahasiswa yaitu, depresi, ketidakmampuan dalam akademik, prestasi yang menurun, kinerja dalam akademik yang berkurang, status kesehatan yang mengalami penurunan, gangguan tidur, menurunnya kemampuan memecahkan masalah, dan keterlibatan interaksi yang menurun. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan study from home terhadap tingkat stres mahasiswa kedokteran saat pandemi COVID-19 di Nusa Tenggara Timur. Metode penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara stratified random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 143 orang. Pengumpulan data menggunakan kuesioner Study From Home untuk mengukur pelaksanaan study from home dan kuesioner Perceived Stress Scale (PSS) untuk mengukur tingkat stres. Analisis data yang digunakan adalah uji korelasi Rank Spearmen’s. Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa secara statistik terdapat hubungan yang bermakna (p=0,000) antara study from home dengan tingkat stres pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Nusa Cendana. Kesimpulan penelitian ini terdapat hubungan yang signifikan (p=0,000) antara study from home dengan tingkat stres pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Nusa Cendana saat pandemi COVID-19.
PENGARUH RELAKSASI NAPAS DALAM TERHADAP PENURUNAN INTENSITAS NYERI HAID (DISMENORE) PADA MAHASISWI FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS NUSA CENDANA Kotta, Merizaputri Wihelmina; Sihotang, Jojor; Lidia, Kartini; Sagita, Sidarta
Cendana Medical Journal Vol 10 No 1 (2022): April (Terbitan 23, Tahun 2022)
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/cmj.v10i1.6804

Abstract

Dismenore merupakan salah satu gangguan terkait menstruasi yang paling sering ditemukan pada remaja dan dewasa muda dengan prevalensi kejadian yang tinggi. Tingkat keparahan dismenore berhubungan langsung dengan panjang dan volume darah selama menstruasi. Keadaan dismenore akan menyebabkan beberapa wanita merasakan ketidaknyamanan dan terganggu saat melakukan aktivitas. Penggunaan Relaksasi Napas Dalam dilakukan untuk mengatasi dismenore dengan tujuan untuk mencegah penggunaan analgetik yang bila digunakan dalam jangka panjang akan memberikan efek samping. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh Relaksasi Napas Dalam terhadap penurunan nyeri haid (dismenore). Metode penelitian merupakan penelitian Kuantitatif dengan menggunakan rancanganpenelitian Quasy Eksperiment with Control Group (Penelitian Eksperimen Semu) pada mahasiswi Fakultas Kedokteran Universitas Nusa Cendana yang terbagi menjadi kelompok perlakuan dan kelompok kontrol dengan setiap kelompok berjumlah 27 responden. Pengambilan sampel mengunakan teknik purposive sampling. Relaksasi Napas Dalam diberikan pada kelompok perlakuan pada saat hari pertama haid dan dilakukan selama 3 bulan dengan durasi pemberian relaksasi adalah selama 15 menit. Mengunakan Numeric Rating Scale untuk pengukuran derajat nyeri haid sebelum dan sesudah perlakuan dan dilanjutkan dengan analisis data menggunakan Wilcoxon Test dan Mann Whitney Test. Hasil penelitian terdapat perbedaan yang bermakna pada kelompok perlakuan setiap bulannya yang ditunjukkan oleh hasil analisis Wilcoxon Test dengan nilai p=0,000 (p<0,05). Dengan demikian Relaksasi Napas Dalam akan berpengaruh terhadap penurunan nyeri haid (dismenore) yang dialami oleh responden. Kesimpulan dari penelitian ini terdapat pengaruh yang bermakna dilakukannya Relaksasi Napas Dalam terhadap penurunan nyeri haid (dismenore) pada mahasiswi Fakultas Kedokteran Universitas Nusa Cendana.
SENAM MATA MENURUNKAN COMPUTER VISION SYNDROME (CVS) PADA MAHASISWA UNIVERSITAS NUSA CENDANA Nau, Stevania Vincenisia; Sagita, Sidarta; Setiawan, I Made Buddy; Artawan, I Made
Cendana Medical Journal Vol 10 No 1 (2022): April (Terbitan 23, Tahun 2022)
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/cmj.v10i1.6807

Abstract

Seseorang yang menggunakan komputer selama dua jam atau lebih dikatakan dapat menyebabkan terjadinya Computer Vision Syndrome (CVS). Sejak diterapkan pembelajaran jarak jauh, penggunaan laptop atau komputer semakin meningkat khususnya dikalangan mahasiswa dikarenakan pembelajaran dapat berlangsung dari pagi hingga sore hari, sehingga dapat memberikan dampak buruk bagi kesehatan, khususnya kesehatan mata seperti terjadinya CVS. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh senam mata dalam menurunkan Computer Vision Syndrome pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Nusa Cendana tahun 2021. Metode penelitian ini menggunakan rancangan non equivalent control group design lalu dilakukan pengelompokan menjadi kelompok kontrol dan kelompok eksperimen yang dilakukan secara acak pada mahasiswa Universitas Nusa Cendana. Pengambilan besar sampel menggunakan teknik non probability sampling dengan pendekatan purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 40 orang. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner dan data dianalisa menggunakan uji statistik Wilcoxon. Hasil dari penelitian ini uji wilcoxon masing-masing kelompok mengalami penurunan gejala CVS. Pada kelompok intervensi nilai p = 0,000 (p<0,05) dan kelompok kontrol nilai p = 0,002 (p<0,000). Dan uji Mann Whitney tidak terdapat perbedaan bermakna antara kelompok intervensi dan kelompok kontrol, dengan nilai p = 0,095 (p>0,05). Dari penelitian ini Kesimpulan yang diambil adalah senam mata tidak mempunyai pengaruh terhadap penurunan gejala CVS yang dirasakan responden.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP TERHADAP PERILAKU PENCEGAHAN COVID-19 PADA MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS NUSA CENDANA Tegu, Irwanda V. S. P; Wungouw, Herman Pieter L; Sagita, Sidarta; Dedy, Maria Agnes Etty
Cendana Medical Journal Vol 10 No 1 (2022): April (Terbitan 23, Tahun 2022)
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/cmj.v10i1.6813

Abstract

Kasus harian yang menurun di Indonesia tidak menjadi alasan untuk tidak menjalankan protokol kesehatan, karena walaupun sudah divaksin masih banyak masyarakat yang terinfeksi Covid-19. Pengetahuan dan sikap seseorang mempunyai peran penting dalam perilaku pencegahan virus Covid-19, dikarenakan secara teori sikap dan pengetahuan seseorang dapat langsung mempengaruhi individu untuk berperilaku dalam pencegahan Covid-19. Mahasiswa fakultas kedokteran sebagai bagian dari tenaga kesehatan telah dibekali tentang upaya pencegahan Covid-19 di tingkat perkuliahan ataupun di kepaniteraan umum, serta sebagai media promosi untuk menurunkan angka kejadian Covid-19. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap terhadap perilaku pencegahan Covid-19 pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran. Metode jenis penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara stratified random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 160 orang. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisis data yang digunakan adalah uji korelasi Rank Spearman. Hasil analisis bivariat menunjukan bahwa secara statistik terdapat hubungan yang bermakna antara Pengetahuan dan Sikap dengan Perilaku Pencegahan pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Nusa Cendana. Kesimpulan penelitian ini terdapat hubungan yang signifikan antara Pengetahuan dan Sikap dengan Perilaku Pencegahan Covid-19 pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Nusa Cendana
HUBUNGAN PENGETAHUAN GIZI DAN POLA KONSUMSI DENGAN STATUS GIZI PADA MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS NUSA CENDANA Charina, Maria Selviana; Sagita, Sidarta; Koamesah, Sangguana Marthen Jacobus; Woda, Rahel Rara
Cendana Medical Journal Vol 10 No 1 (2022): April (Terbitan 23, Tahun 2022)
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/cmj.v10i1.6829

Abstract

Gizi merupakan faktor terpenting dalam indikator kesehatan manusia terutama pada masa anak-anak dan remaja. Ketidakseimbangan antara zat gizi yang masuk ke dalam tubuh (intake) dengan kebutuhan zat gizi untuk metabolisme tubuh akan mempengaruhi keadaan status gizi. Masalah gizi pada mahasiswa, tidak boleh dianggap sepele karena mempengaruhi produktivitas mahasiswa, hal ini tentu berkaitan dengan peran mahasiswa kedokteran sebagai calon dokter dalam promosi kesehatan terutama di masa pandemi sekarang ini. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan gizi dan pola konsumsi dengan status gizi pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Nusa Cendana. Metode penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan rancangan cross sectional menggunakan kuesioner pengetahuan gizi dan semi-quantitative food frequency questionnaire . Jumlah sampel 158 orang dari angkatan 2018, 2019, dan 2020 yang memenuhi kriteria inklusi. Teknik pengambilan sampel menggunakan stratified random sampling. Analisis data secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi square. Hasil penelitian terdapat 99 (62,6%) responden memiliki pengetahuan gizi cukup. Pola konsumsi baik sebanyak 64 (40,5%) responden, sedangkan pola konsumsi kurang baik sebanyak 94 (59,4%%) responden. Sebagian besar responden memiliki status gizi normal yaitu sebanyak 123(77,8%). Kesimpulan penelitian ini tidak ada hubungan antara pengetahuan gizi dan pola konsumsi dengan status gizi pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Nusa Cendana.
Hubungan Tingkat Pengetahuan dengan Partisipasi Vaksinasi COVID-19 di Puskesmas Betun Kabupaten Malaka Kehi Lau, Cindy Anna Maria; Koamesah, Sangguana Marthen Jacobus; Sagita, Sidarta; ningsih, Iswa
Cendana Medical Journal Vol 10 No 2 (2022): Cendana Medical Journal
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/cmj.v10i2.9058

Abstract

Background : The Corona Virus Disease 2019 pandemic is a health problem that is currently in the world's spotlight. COVID-19 has been designated by the Indonesian government as a non-natural disaster and has received attention from health scientists and the general public. Since January 2021, the government has carried out vaccinations in stages while remaining disciplined in health protocols. Evaluation of effectiveness proves that vaccines are able to reduce the risk of being infected with COVID-19, as well as reduce treatment and death for the residents. COVID-19 vaccination aims to reduce the transmission of COVID-19 between the residents and is expected to achieve herd immunity. Public knowledge of COVID-19 and vaccines can support the success of this disease management program. Based on the results of a vaccine acceptance survey conducted by the Ministry of Health, ITAGI, UNICEF and WHO, around 30% of their respondents expressed concerns about the safety and effectiveness of vaccines, expressed distrust of vaccines, and questioned the halalness of vaccines because the coverage of vaccine information provision in Indonesia has not been maximized because it is still new and there are mutations from the coronavirus. Objective : This study aims to determine whether there is a relationship between the level of knowledge and the participation of COVID-19 vaccination at the Betun Health Center, Malaka Regency. Method : This study used an analytical observational research design with a cross sectional design. Samples were choosen using a non-probability sampling technique with a type of consecutive sampling with a total sample of 100 people. The data were collected using a questionnaire on Knowledge of COVID-19 Vaccination Participation to the visitors of Betun Health Center, Malaka Regency. The data analysis used is the Chi-Square test. Result : From the test results using the chi-square test, there was a significant correlation between the level of knowledge with the participation of COVID-19 vaccination at the Betun Health Center, Malaka Regency with the p value = 0.005. Conclusion : There is a significant correlation between the level of knowledge with the participation of COVID-19 vaccination at the Betun Health Center, Malaka Regency. Keywords : Level of knowledge, participation, vaccination