Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Analisis Tingkat Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Hepatitis B Surface Antigen Pada Pemeriksaan Voluntary Counseling Testing Sari, Novi Maya
JIK-JURNAL ILMU KESEHATAN Vol 5, No 1 (2021): JIK-April Volume 5 Nomor 1 Tahun 2021
Publisher : UNIVERSITAS ALIFAH PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33757/jik.v5i1.379

Abstract

AbstrakHepatitis B merupakan penyakit infeksi atau inflamasi pada hepatosit yang disebab kan oleh virus hepatitis B (VHB),Menurut WHO, virus Hepatitis telah menyebabkan 1,34 juta kematian pada tahun 2015. Jenis penelitian ini adalah  deskriptif  telah  di laksanakan di Wilayah Kerja Puskesmas Padang Pasir pada Bulan Januari - Juli 2019.Populasi semua ibu hamil di Wilayah Kerja Puskesmas pada tahun  2018 sebanyak 952 orang, sampel diambil secara accidental sampling yang berjumlah 45 orang. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi dan kuesioner.Kemudian data dianalisis secara univariat.Hasil penelitian didapatkan kurang dari separuh (48,9%) ibu hamil memiliki tingkat pengetahuan kurang tentang pengertianHBsAG, Lebih dari separuh (66,7%) ibu hamil memiliki tingkat pengetahuan kurang tentang tujuan HbsAG, Kurang dari separuh (33,3%) ibu hamil memiliki tingkat pengetahuan kurang tentang waktu deteksi dini HBsAG, Lebih dari separuh (55,6%) ibu hamil memiliki tingkat pengetahuan kurang tentang manfaat HbsAG, Lebih dari separuh (53,3%) ibu hamil memiliki tingkat pengetahuan kurang tentang cara melakukan deteksi dini HBsAG pada pemeriksaan VCT, Kurang dari separuh (46,7%) ibu hamil memiliki tingkat pengetahuan kurang tentang HBsAG pada pemeriksaan VCT di Wilayah Kerja Puskesmas Padang Pasir tahun 2019. Dari hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa masih ada ibu hamil yang tidak tahu tentang pengertian,tujuan ,waktu deteksi dini, dan manfaat dari  HbsAG. Keywords: Ibu Hamil, Hepatitis B Surface Antigen, Voluntary Counseling Testing
Upaya Promotif Dan Preventif Melalui Gebyar Tablet Tambah Darah, Edukasi Kespro Dan Phbs Sebagai Langkah Awal Pencegahan Stunting Pada Remaja Di Pondok Pesantren Darul Ulum Kota Padang Devita, Hendri; Pasalina, Putri Engla; Sari, Nirmala; Amran, Vitri Yuli Afni; Sari, Novi Maya; Hidayat, Hilda; Khairil, Jem
Jurnal Abdimas Saintika Vol 5, No 2 (2023): November Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jas.v5i2.2099

Abstract

Anemia saat ini masih  merupakan salah satu dari  masalah  gizi  yang ada di Indonesia .  Berdasarkan hasil Riskesdas  (2018)  proporsi anemia  ibu hamil sebesar  46,9%  dan anemia  remaja sebesar  48,9%. Anemia pada remaja berdampak buruk terhadap penurunan imunitas, konsentrasi, prestasi belajar, kebugaran remaja dan membuat remaja sering mengantuk pada saat belajar disekolah. Kesehatan seorang remaja  sangat  menentukan  keberhasilan dari  pembangunan kesehatan, terutama  dalam  upaya mencetak kualitas generasi penerus bangsa  dimasa  depan.mengingat mereka adalah para calon ibu yang akan hamil dan  melahirkan seorang bayi, maka  pengetahuan remaja  tentang konsumsi  tablet tambah  darah atau Fe ditekankan  lagi, jika pengetahuan remaja  sudah  baik maka hal ini akan  meminimalisir risiko  kematian ibu  melahirkan, premature  dan BBLR, juga mencegah stunting pada anak yang dilahirkan. Remaja sebaiknya  mengkonsumsi Fe karena tiap bulannya mengalami  menstruasi.  Fe  berguna  untuk mengganti zat besi yang  hilang dan memenuhi  kebutuhan zat  besi  yang belum  tercukupi dari  makanan. Gebyar tablet tambah darah, Edukasi  Kespro, PHBS kegiatan yang penting  dilakukan di Ponpes Darul Ulum Kota Padang,  disebabkan munculnya masalah Anemia dan masalah Kespro serta  PHBS.  Ponpes merupakan suatu tempat pendidikan dan pengajaran yang menekankan pada pelajaran agama Islam dan didukung dengan asrama sebagai tempat tinggal santri. Darul ‘Ulum merupakan salah satu pondok pesantren yang ada di Kota Padang, dengan jumlah santriwati sebanyak 120 orang.  Pondok pesantren Darul ‘Ulum terletak di Kelurahan Aie Pacah Kecamatan Koto Tangah. Dari segi wilayah cukup bagus dengan udara yang belum terkontaminsai oleh banyak polusi,  dari segi bangunan dan tata ruang masih kurang teratur karena masih dalam proses pembangunan.
Implementation of FE and Vitamin C Tablet Consumption on the Increase in Hemoglobin Levels in Pregnant Women at Ikua Koto Public Health Center Satria, Epi; Nursyam, Dian Eka; Hasanalita, Hasanalita; Febrina, Febrina; Sari, Novi Maya
Journal of Health Science and Medical Therapy Том 4 № 01 (2026): Journal of Health Science and Medical Therapy
Publisher : PT. Riset Press International

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59653/jhsmt.v4i01.2040

Abstract

The risk of anemia in pregnant women is more severe if the hemoglobin level is less than 11 g/dL. Iron deficiency anemia is anemia that often occurs in pregnant women, generally due to deficiencies of key micronutrients in the hematopoiesis process, such as vitamin B12, folic acid, and iron. The purpose of this study was to examine the implementation of the consumption of Fe tablets and vitamin C on increasing hemoglobin levels in pregnant women at the Ikua Koto Community Health Center. The research design was a quasi-experiment, one group pre-test post-test design. With a sample of 30 respondents, with 2x observations, namely before and after the intervention. Statistical tests applied paired t-test tests. The analysis resulted in that the average hemoglobin level before the pre-test was 10.11 ± 0.49 g/dL, an increase of 11.04 ± 0.50 g/dL after treatment (post-test). The significance value obtained was p-value = 0.000 (p < 0.05), proving a significant difference in the variable hemoglobin levels before and after the intervention. It was concluded that consuming Fe tablets accompanied by vitamin C is very effective in increasing hemoglobin levels in pregnant women.