Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Rigid and Flexible Docking Study with ADME Evaluation of Hesperetin Analogues as LecB Inhibitors in Pseudomonas aeruginosa Arfan, Arfan; Rayani, Nur; Ruslin, Ruslin; Kasmawati, Henny; Aman, La Ode; Asnawi, Aiyi
Indonesian Journal of Pharmaceutical Science and Technology 2024: Suppl. 6, No. 2 (Universitas Halu Uleo Conference)
Publisher : Indonesian Journal of Pharmaceutical Science and Technology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/ijpst.v6i2.52623

Abstract

Infections caused by Pseudomonas aeruginosa pose a considerable challenge in terms of treatment. The bacterium's key virulence factor, particularly LecB, plays a significant role in bacterial adherence, infections, biofilm formation, and suppression of the host immune response. This study aims to assess the affinity and interactions of hesperetin analogs against LecB in P. aeruginosa. The investigation utilized the molecular docking method, employing a combination of rigid and flexible docking. The docking results successfully identified hesperetin 7-O-glucoside and hesperetin 7-O-rhamnoside, demonstrating superior binding energies compared to MJO as the reference ligand. Rigid docking indicated binding energies of -7.0 and -7.2 kcal/mol for hesperetin 7-O-glucoside and hesperetin 7-O-rhamnoside, respectively. Subsequently, flexible docking revealed lower binding energies for both compounds, reaching -10.3 kcal/mol. These top-performing compounds exhibited interactions with critical residues, including Asn70, Arg72, Thr98, Asp99, Asp96, Asn21, and Ser23, strategically positioned in LecB's substrate-binding site in P. aeruginosa. Notably, hesperetin 7-O-rhamnoside displayed an excellent ADME profile and a favorable safety profile, as it was predicted not to inhibit CYP enzymes. The hesperetin analog also met Lipinski's rules, suggesting its suitability as an oral drug. In conclusion, this research unveils the potential antibacterial activity of hesperetin analogs and provides an opportunity for experimental verification of these compounds as candidates for antibacterial drugs against P. aeruginosa.
Hubungan Gaya Belajar dengan Kemampuan Berpikir Kreatif dalam Menyelesaikan Proyek Pembelajaran Materi Pertumbuhan dan Perkembangan Peserta Didik Di SMAN 8 Kendari Sabilu, Murni; Safilu, Safilu; Sirih, M; Arifin, Kasman; Jahidin, Jahidin; Amiruddin, Amiruddin; Zubaidah, Dwi Nurhidayah; Rayani, Nur; Nurrijal, Nurrijal
Jambura Edu Biosfer Journal Vol 6, No 1 (2024): Jambura Edu Biosfer Journal
Publisher : Fakultas MIPA Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34312/jebj.v6i1.24485

Abstract

Salah satu aspek yang kurang diperhatikan dalam upaya meningkatkan kualitas pembelajaran adalah gaya belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan antara gaya belajar dan kemampuan berpikir kreatif pada siswa kelas XII IPA di SMAN 8 Kendari. Tiga tipe gaya belajar, yaitu visual, auditorial, dan kinestetik, diidentifikasi sebagai variabel penelitian. Selain itu, pentingnya pengembangan kemampuan berpikir kreatif sebagai potensi setiap individu juga diperhatikan. Penelitian dilakukan dengan memberikan angket gaya belajar dan angket kemampuan berpikir kreatif kepada peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara tipe gaya belajar kinestetik dengan kemampuan berpikir kreatif siswa kelas XII IPA di SMAN 8 Kendari. Hubungan ini bersifat positif dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,468, menunjukkan tingkat hubungan sedang. Sementara itu, tipe gaya belajar auditorial dan visual tidak memiliki hubungan yang signifikan terhadap kemampuan berpikir kreatif siswa. Penemuan ini memberikan kontribusi dalam pemahaman pentingnya memahami gaya belajar kinestetik dan mengintegrasikannya dalam proses pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan berpikir kreatif siswa. Implikasi hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai dasar dalam merancang strategi pembelajaran yang lebih efektif dan relevan dengan gaya belajar siswa, sehingga dapat memaksimalkan potensi kreatif mereka dalam mencapai tujuan pembangunan nasional di bidang pendidikan.Kata kunci: Gaya Belajar, Berpikir Kreatif, Strategi Pembelajaran, Biologi
Penelusuran in Silico Potensi Antimalaria dari Karang Lunak Lobophytum sp. sebagai Inhibitor Dihydroorotate Dehydrogenase dari Plasmodium falciparum Arfan, Arfan; Rayani, Nur; Ode Aman, La
JURNAL FARMASI GALENIKA Vol 11 No 2 (2024): Jurnal Farmasi Galenika Vol 11 No 2
Publisher : Universitas Bhakti Kencana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70410/jfg.v11i2.341

Abstract

Malaria is one of the infectious diseases caused by the Plasmodium parasite and remains a persistent health challenge. Therefore, exploring compounds with potential as antimalarials remains a crucial aspect. This study aims to evaluate the identified compounds from the soft coral Lobophytum sp. as antimalarial candidates using molecular docking techniques, predicting their profiles including pharmacokinetic and drug likeness. The identified compounds from this soft coral were successfully docked into the active site of the Plasmodium falciparum's enzyme dihydroorotate dehydrogenase (DHODH) using AutoDock Vina, and pharmacokinetic profiles and drug likeness were predicted using SwissADME. Compounds Saurufuran B and Oxyphyllacinol from Lobophytum sp. exhibited binding affinity energies of -9.4 kcal/mol and -8.6 kcal/mol against DHODH, which were more negative than other compounds but less negative than the inhibitor F1T (-10.7 kcal/mol). These compounds showed hydrogen bonding with amino acids His185, Lys429, Asn458, and Ser505 and hydrophobic interactions with amino acids Cys175, Leu176, Phe188, Ile263, Arg265 of the DHODH enzyme. The pharmacokinetic profile of these compounds revealed good solubility and high gastrointestinal absorption, making them suitable for drug development. These compounds are expected to inhibit the function of CYP450 isoforms as important metabolizing enzymes in the body. Furthermore, Saurufuran B and Oxyphyllacinol also exhibit a safe toxicity profile and meet the drug-likeness criteria based on Lipinski's Rule of Five. These findings suggest the potential of Saurufuran B and Oxyphyllacinol from Lobophytum sp. as DHODH enzyme inhibitors for P. falciparum with favorable affinity predictions and pharmacokinetic profiles for antimalarial drug development.
Pengenalan Tumbuhan Berkhasiat Obat Bagi Masyarakat Sabilu, Murni; Amiruddin; Gende Ede, Suriana; Kolaka, La; Damhuri; Darlian, Lili; Nurhidayah Z, Dwi; Rayani, Nur; Agustan
Amal Ilmiah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023): Edisi Mei 2023
Publisher : FKIP Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/amalilmiah.v4i2.89

Abstract

Desa Ambololi memiliki potensi sumber daya alam yang cukup baik termasuk lingkungan pekarangan masyarakat yang mendukung untuk ditanami berbagai tumbuhan berkhasiat obat sehingga memiliki daya guna. Beberapa tumbuhan diyakini oleh masyarakat memiliki khasiat untuk menyembuhkan berbagai macam penyakit. Pemberian edukasi kepada masyarakat menjadi penting untuk dilaksanakan sehingga masyarakat memperoleh kebenaran informasi terkait tumbuhan berkhasiat obat. Langkah awal yang bisa dilakukan adalah dengan memberikan pengenalan meliputi jenis tumbuhan berkhasiat obat dan manfaatnya kepada masyarakat. Tujuan pengabdian ini adalah untuk memberikan informasi tentang tumbuhan berkhasiat obat bagi masyarakat Desa Ambololi. Pelaksanaan kegiatan inti pengabdian terdiri dari dua sesi. Sesi pertama dilakukan dengan metode ceramah dan diskusi. Sesi kedua dilakukan dengan pembagian lembar instrumen kerja untuk peserta. Berdasarkan hasil kegiatan diperoleh informasi bahwa dari 26 jenis tumbuhan obat yang diperkenalkan pada masyarakat desa tersebut, 76% diantaranya telah diketahui nama dan manfaatnya. Secara umum, manfaat tumbuhan berkhasiat obat yang diketahui oleh masyarakat adalah sebagai pengobatan beberapa penyakit ringan seperti batuk, demam, hingga beberapa penyakit dalam dan dapat pula dimanfaatkan sebagai obat luar.
Pengenalan Tumbuhan Berkhasiat Obat Familia Zingiberaceae Damhuri; Darlian, Lili; Kolaka, La; Rayani, Nur
Amal Ilmiah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2024): Edisi Mei 2024
Publisher : FKIP Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/amalilmiah.v5i2.189

Abstract

Desa Sumbersari memiliki potensi sumber daya alam yang cukup baik termasuk lingkungan pekarangan warga yang mendukung untuk ditanami berbagai tumbuhan berkhasiat obat. Jenis tumbuhan berkhasiat obat yang digunakan masyarakat berasal dari familia yang beragam. Tumbuhan berkhasiat obat familia Zingiberaceae dikenal sebagai tumbuhan yang memiliki rimpang dengan aroma khas. Pemberian edukasi tentang tumbuhan berkhasiat obat familia Zingiberaceae kepada masyarakat menjadi penting untuk dilaksanakan agar masyarakat memperoleh kebenaran informasi khasiat tumbuhan obat tersebut. Tujuan pengabdian ini adalah untuk memberikan informasi tentang tumbuhan berkhasiat obat familia Zingiberaceae bagi masyarakat Desa Sumbersari. Tahapan pengabdian terdiri dari persiapan, pelaksanaan dan pengisian lembar kerja. Pelaksanaan kegiatan pengabdian dilakukan dengan metode ceramah dan diskusi yang dilanjutkan dengan pengisian lembar instrumen kerja untuk peserta. Berdasarkan hasil kegiatan diperoleh informasi bahwa rata-rata persentase total peserta yang mengenal tumbuhan berkhasiat obat familia Zingiberaceae adalah 77%. Secara umum, manfaat tumbuhan berkhasiat obat familia Zingiberaceae yang diketahui oleh masyarakat adalah sebagai pengobatan beberapa penyakit ringan seperti batuk, demam, hingga beberapa penyakit dalam dan dapat pula dimanfaatkan sebagai obat luar
Pengenalan dan Pelestarian Tumbuhan Obat Bagi Masyarakat Kolaka, La; Damhuri; Darlian, Lili; Munir, Asmawati; Sabilu, Murni; Ede, Suriana G.; Nurhidayah Z., Dwi; Jumadin, La; Walukou, Maryce A.; Rayani, Nur
Amal Ilmiah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2024): Edisi Mei 2024
Publisher : FKIP Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/amalilmiah.v5i2.223

Abstract

Kesadaran masyarakat akan kesehatan, terhadap bahaya yang ditimbulkan oleh bahan kimia yang terkandung dalam makanan atau obat-obatan semakin meningkat. Pengetahuan tentang tumbuhan berkhasiat obat berdasar pada pengalaman dan keterampilan yang diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya. Penggunaan tumbuhan obat harus sesuai aturan agar aman dikonsumsi. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah untuk memberikan edukasi kepada masyarakat tentang jenis, manfaat, keberadaan dan cara pelestarian tumbuhan berkhasiat obat. Proses pelaksanaan kegiatan pengabdian ini terdiri dari dua tahap. Tahap pertama yaitu pemberian edukasi menggunakan metode ceramah dan diskusi. Tahap kedua dengan pembagian instrumen (kuesioner) untuk mengetahui pengetahuan masyarakat desa tersebut terhadap tumbuhan obat yang ada di lingkungan mereka. Rata-rata persentase masyarakat yang mengetahui 16 jenis tumbuhan obat yang diperkenalkan adalah 83,13%. Beberapa khasiat/manfaat tumbuhan obat yang diketahui oleh masyarakat sangat beragam dimulai dari pengobatan luar seperti luka hingga penyakit dalam seperti gangguan ginjal. Rata-rata terbesar keberadaan tumbuhan obat yang diketahui oleh masyarakat adalah tumbuh secara liar dengan nilai persentase 81,25%. Selain itu, diperoleh juga informasi bahwa rata-rata terbesar cara pelestarian tumbuhan obat yang diketahui oleh masyarakat adalah tumbuhan obat tersebut dibiarkan tumbuh di alam dengan nilai persentase 79,06%. Kegiatan pengabdian pengenalan tumbuhan berkhasiat obat mampu memberikan informasi kepada masyarakat Desa Tumbu-Tumbu Jaya pada beberapa tumbuhan yang belum diketahui termasuk manfaat atau khasiatnya