Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Literasi Finansial di Kalangan Generasi Z dalam Berbelanja Online di Masa Pandemi Covid-19 Fitriyani, Lia
Jurnal Dinamika Sosial Budaya Vol. 25 No. 1 (2023): Juni (2023)
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/jdsb.v25i1.4480

Abstract

Adanya pandemi covid-19 berdampak pada kegiatan sehingga banyak berjualan secara online . Begitupun menciptakan Z yang kondisi keuangannya menciptakan pandemi sehingga perlu memiliki kemampuan literasi finansial agar dapat memahami risiko dan membuat keputusan yang efektif ketika berbelanja online di masa pandemi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui literasi generasi Z dalam berbelanja online di masa pandemi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif analisis dengan teknik survei menggunakan kuesioner yang dibagikan dan diisi oleh 32 responden dengan rentang usia 18-21 tahun sebagai representasi generasi Z. Hasil penelitian yang diperoleh sebanyak 56,3% responden menyatakan intensitas berbelanjaonline di masa pandemi cukup sering; 78,1% responden menyatakan hal yang membuat generasi Z berbelanja online adalah kebutuhan; 84,4% responden mengambil keputusan efektif dalam mengatur dalam berbelanja online ; 75% responden menyatakan terpengaruh dengan adanya diskon saat berbelanja online; dan sebanyak 90,6% responden menyatakan pendapatan yang mengurangi kepuasan belanja online di masa pandemi. Dari penelitian ini dikatakan bahwa generasi Z telah memiliki kemampuan literasi finansial karena dapat mengelola, merencanakan, dan membuat keputusan yang efektif dalam berbelanja online di masa pandemi. Penelitian ini diharapkan mampu membuat generasi Z semakin peduli terhadap kesejahteraan finansialnya dengan meningkatkan dan menerapkan literasi finansial dalam kehidupan sehari-hari.
PENGALAMAN MENARCHE PADA REMAJA PUTRI USIA AWAL Nadirahilah, Nadirahilah; Fitriyani, Lia
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 2 (2024): JUNI 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i2.28349

Abstract

Menarche merupakan fase penting dalam kehidupan seorang remaja putri sebagai tanda kematangan fungsi reproduksi yang diiringi dengan pertumbuhan dan perkembangan remaja yang ditandai dengan pubertas dan perilaku seksual, sehingga remaja perlu mendapat dukungan dari semua pihak terkait yang dirasakan remaja pada saat mengalami Menarche   terutama pada remaja putri usia awal 10-13 tahun. Penelitian bertujuan untuk mengidentifikasi pengalaman Menarche   pada remaja putri usia 10-13 tahun. Rancangan penelitian melalui pendekatan kualitatif dengan sampel penelitian  berjumlah 7 orang. Hasil penelitian ini mendapatkan gambaran demografi berusia 12 tahun (71%) dan 2 orang responden berusia 13 tahun (28%), pendidikan ibu sebagian besar tamat SMA, pekerjaan orangtua sebagian besar wiraswasta, sebagian besar responden mendapatkan informasi tentang menstruasi dari ibu dan teman sebaya. Aspek Pengetahuan dan pengalaman menstruasi masih mendapatkan remaja yang belum dapat mendefinisikan istilah menstruasi, saat Menarche   ada yang takut, panik bahkan ngeri.Aspek dukungan keluarga dan teman menunjukkan bahwa responden mendapatkan dukungan yang baik, serta dari aspek social budaya dan agama masih mendapatkan responden yang mempercayai mitos tentang mesntruasi.Penelitian ini menyimpulkan bahwa secara umum remaja usia 10-13 tahun masih ada yang mengalami rasa takut dan panik bahkan ngeri saat melihat keluarnya darah menstruasi, namun dukungan keluarga dan teman sangat membantu mengurangi kecemasan mereka.
Hubungan Penggunaan Media Sosial dengan Kulitas Tidur pada Siswa di MTS Yapina Kota Depok Ruswandi, Umar; Fitriyani, Lia
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 3, No 9 (2023): Volume 3 Nomor 9 (2023)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v3i9.10971

Abstract

ABSTRACT The duration of social media use in Indonesia is ranked 9th globally, namely 2.9 hours per day. Social media users love various kinds of social media platforms. The WhatsApp platform is 88.8%, Instagram is 84.8%, and Facebook is 81.3%, occupying the position of the most interested among other platforms. The relationship between the use of social media and the quality of sleep of students at MTS Yapina, Depok City, is known. The research method used is descriptive analytic research, the research design uses cross sectional. The population in this study were all students at MTS Yapina Depok City as many as 92 students. The sample in this study were 92 students. The sampling technique used in this research is total sampling. Data collection techniques were carried out by interviewing respondents using a questionnaire. Data analysis was performed using statistical tests in the form of univariate tests and bivariate tests with chi-square analysis. Duration of social media use > 2 hours per day and poor sleep quality by 35.9% (33 students). The results of the chi square test showed that there was a relationship between the duration of social media use and the sleep quality of students at MTS Yapina, Depok City (p value = 0.018). There is a relationship between the duration of social media use and the sleep quality of students at MTS Yapina, Depok City Keywords: Social Media, Sleep Quality, Students  ABSTRAK Durasi penggunaan media sosial di Indonesia menempati ranking ke-9 secara global yaitu 2,9 jam per hari. Pengguna media sosial menggemari berbagai macam platform media sosial. Platform WhatsApp sebesar 88,8%, Instagram sebesar 84,8%, dan Facebook sebesar 81,3% menempati posisi peminat terbanyak diantara platform lainnya. Diketahuinya hubungan penggunaan media sosial dengan kualitas tidur pada siswa di MTS Yapina Kota Depok.  Metode penelitian yang digunakan penelitian adalah analitik deskriptif , desain penelitian menggunakan yaitu cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa di MTS Yapina Kota Depok sebanyak 92 siswa. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 92 siswa. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah total sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara pada responden menggunakan kuesioner. Analisis data dilakukan dengan uji statistik yang berupa uji univariat dan uji bivariat dengan analisis chi-square. Durasi penggunaan media sosial > 2 jam perhari dan kualitas tidur buruk sebesar 35,9% (33 siswa). Hasil uji chi square didapatkan hasil bahwa terdapat hubungan durasi penggunaan media sosial terhadap kualitas tidur pada siswa di MTS Yapina Kota Depok (p value = 0,018). Terdapat hubungan durasi penggunaan media sosial terhadap kualitas tidur pada siswa di MTS Yapina Kota Depok Kata Kunci: Media Sosial, Kualitas Tidur, Siswa
Hubungan Riwayat Imunisasi Dasar Lengkap dan Riwayat Penyakit Infeksi dengan Kejadian Stunting pada Balita > 5 Tahun di Kota Depok Tahun 2023 Afriansyah, Eddy; Fitriyani, Lia
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 3, No 8 (2023): Volume 3 Nomor 8 (2023)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (210.425 KB) | DOI: 10.33024/mahesa.v3i8.10768

Abstract

ABSTRACT Globally, the stunting rate in 2019 was 21.3% or around 144 million children under five in the world were stunted. The prevalence of stunting under five in Indonesia is 36.8%. The results of the 2022 Indonesian Nutrition Status Survey (SSGI) show that the prevalence of stunting in Depok City is 12.6 percent. To know the relationship between history of complete basic immunization and history of infectious diseases with the incidence of stunting in infants > 5 years in Depok City in 2023. The type of research used is analytic observational. The population in this study were all toddlers> 5 years. The population in this study were 3,675 toddlers > 5 years. The sample in this study was 400 toddlers > 5 years. The sampling technique in this study is probability sampling. Data collection using a questionnaire. In this study the analytical technique used was SPSS 25. Data analysis in this study was univariate analysis and bivariate analysis (chi square). There is a relationship between a history of complete basic immunization (p value = 0.042; OR95% CI = 1.508 (1.104-2.243)) and a history of infectious diseases (p value = 0.024; 1.579 (1.061-2.349)) with the incidence of stunting in infants > 5 years in Depok City. There is a relationship between a history of complete basic immunization and the incidence of stunting in infants > 5 years in Depok City, there is a history of infectious diseases with stunting in children > 5 years in Depok City. Keywords: Immunization, Infectious Diseases, Stunting  ABSTRAK Secara global angka stunting pada tahun 2019 sebesar 21,3% atau sekitar 144 juta balita di dunia mengalami stunting. Prevalensi balita stunting di Indonesia sebesar 36,8%. Hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2022 prevalensi stunting di Kota Depok sebesar 12,6 persen. Diketahuinya hubungan riwayat imunisasi dasar lengkap dan riwayat penyakit infeksi dengan kejadi stunting pada balita > 5 tahun di Kota Depok tahun 2023. Jenis penelitian yang digunakan adalah observasional analitik. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh balita > 5 Tahun. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 3.675 balita > 5 Tahun.Sampel dalam penelitian ini adalah 400 balita > 5 tahun. Teknik sampling dalam penelitian ini adalah probability sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Dalam penelitian ini teknik analisis yang digunakan adalah SPSS 25.   Analisis data dalam penelitian adalah analisis univariat dan analisis bivariat (chi square). Ada hubungan riwayat imunisasi dasar lengkap (p value = 0,042; OR95% CI = 1,508 (1,104-2,243)) dan riwayat penyakit infeksi (p value =0,024; 1,579 (1,061-2,349)) dengan kejadian stunting pada balita > 5 tahun di Kota Depok. Ada hubungan riwayat imunisasi dasar lengkap dengan kejadian stunting pada balita > 5 tahun di Kota Depok, ada riwayat penyakit infeksi  dengan kejadian stunting pada balita > 5 tahun di Kota Depok. Kata Kunci: Imunisasi, Penyakit Infeksi, Stunting
Hubungan Durasi Penggunaan Gadget terhadap Personal Sosial pada Anak Usia 1-6 Tahun di Kota Depok Purwadi, Hendro; Fitriyani, Lia
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 3, No 9 (2023): Volume 3 Nomor 9 (2023)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v3i9.10907

Abstract

ABSTRACT Some of the countries with the largest use of the first gadget include China with 574.2 million, USA with 184.2 million, India with 167.9 million, Russia with 58.2 million, Japan with 57.4 million, Indonesia with 52.2 million and Brazil with 48.6 million. To know the relationship between the duration of gadget use and social personal in children aged 1-6 years in Depok City. This study used an analytical survey method with a cross-sectional design. The population in this study were children aged 1-6 years in Depok City with a total of 166,773 children. The sample in this study were 150 children. This sampling technique uses probability sampling. The data analysis used was univariate (frequency distribution) and bivariate (chi square test). 69.3% (104 children) of children aged 1-6 years using gadgets > 1 hour per day and 52.7% (79 children) being in the low category of children aged 1-6 years. The results of the chi square test show that there is a relationship between the duration of gadget use and personal social behavior in children aged 1-6 years in Depok City (P Value = 0.000). There is a relationship between the duration of gadget use and personal social behavior in children aged 1-6 years in Depok City. Keywords: Duration, Gadget, Personal Social  ABSTRAK Beberapa Negara yang penggunaan gadget terbesar yang pertama diantaranya Cina sebanyak 574.2 juta, USA sebanyak 184,2 juta, India sebanyak 167,9 juta, Rusia sebanyak 58,2 juta, Jepang sebanyak 57,4 juta, Indonesia sebanyak 52,2 juta dan Brazil sebanyak 48,6 juta. Diketahuinya hubungan durasi penggunaan gadget terhadap personal sosial pada anak usia 1-6 tahun di Kota Depok. Penelitian  ini menggunakan metode survei analitik dengan desain cross-sectional.  Populasi  dalam penelitian ini adalah anak usia 1-6 tahun di Kota Depok sebanyak 166.773 anak. Sampel dalam penelitian ini adalah 150 anak. Teknik pengambilan sampel ini menggunakan probality sampling. Analisis data yang digunakan adalah analisis univariat (distribusi frekuesin) dan bivariat (uji chi square). Anak usia 1-6 tahun durasi penggunaan gadget > 1 jam perhari sebesar 69,3% (104 anak) dan personal social anak usia 1-6 tahun dalam kategori rendah sebesar 52,7% (79 anak). Hasil uji chi square ada hubungan durasi penggunaan gadget terhadap personal social pada anak usia 1-6 tahun di Kota Depok (P Value = 0,000). Ada hubungan durasi penggunaan gadget terhadap personal social pada anak usia 1-6 tahun di Kota Depok. Kata Kunci: Durasi, Gadget, Personal Sosial
Analisis Pengaruh Indikator Ekonomi Makro terhadap Perkembangan PT. Bank Cimb Niaga Tbk Margono, Pramono; Fitriyani, Lia
Journal of Economics and Business UBS Vol. 9 No. 2 (2020): Journal of Economics & Business UBS
Publisher : Cv. Syntax Corporation Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52644/joeb.v9i2.9

Abstract

This study aims to discuss the influence of macroeconomic variables on the performance of PT Bank CIMB Niaga Tbk. The study was conducted based on financial ratios of PT Bank CIMB Niaga Tbk. During the period September 2006 until December 2010. The study used multiple linear regression method to determine the dependent variable is the ratio of CAMELS (CAR, PPAP, ROA, ROE, NIM, BOPO and LDR) and independent variables are macroeconomic variables (inflation rate, Exchange Rate Euro Against Dollar, Interest Rate SBI and the Money Supply (M2)). The results using SPSS version 19.0 including tests of normality, multicollinearity test, test heteroscedasticity, autocorrelation test and multiple linear regression test showed that the macroeconomic variables that most influence on the performance of PT Bank CIMB Niaga Tbk is the exchange rate of rupiah against the U.S. dollar negatively (not direction) of the ROE of 97.28%. And in PT Bank CIMB Niaga Tbk, which have increased after the merger is the ratio of PPAP, ROA, ROE and NIM. While the ratio of CAR, and LDR BOPO PT. CIMB Niaga Tbk has decreased.
Edukasi Video Directly Observed Therapy sebagai upaya Tingkat Kepatuhan Pengobatan Tuberkulosis di Kota Depok Fitriyani, Lia; Hendro Purwadi; Umar Ruswandi; Teti Rahmawati
Jurnal ABDIMAS-HIP Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal ABDIMAS-HIP Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Akbid Harapan Ibu Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37402/abdimaship.vol7.iss2.507

Abstract

Indonesia currently has the second-highest number of TB cases in the world, ranking second. The highest number of TB cases is reported from provinces with large populations, namely West Java, East Java, and Central Java. Depok City is one of the contributors to the TB burden in West Java. Based on the estimated TB burden data for the entire West Java Province, Depok City ranks 7th with an estimated 3,853 cases. Video Directly Observed Therapy (VDOT) is a technique that uses video monitoring to ensure that patients take their medication as prescribed; this strategy is considered more effective than directly observed therapy. This study uses a quasi-experimental design. This community service activity was conducted in Depok City in May 2025. The number of participants in this activity was 30 respondents, divided into an intervention group of 15 people and a control group of 15 people. The intervention group was monitored through video directly observed therapy for 8 weeks, while the control group underwent conventional monitoring. Data were collected through questionnaires. The study results showed that directly observed therapy education was effective in improving tuberculosis treatment (p value = 0.000).