Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Training in The Application Of Literative Discipline to Develop A Literative School Environment for Teachers In Semiurban, Urban and Rural Areas in Kupang City: Pelatihan Penerapan Disiplin Literatif Untuk Mengembangkan Lingkungan Sekolah Literatif Bagi Guru-Guru Pada Wilayah Semiurban, Urban, Dan Rural Di Kota Kupang Djama, Karolus Budiman; Robot, Marselus; Margareta, Karus M; Ande, Andereas; Madu, Aleksius; Pekuwali, Dian Sari A.; Rimo, Imelda Hendriani Eku
Dinamisia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 8 No. 3 (2024): Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/dinamisia.v8i3.19572

Abstract

Tujuan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini adalah melatih guru-guru di kota Kupang menerapkan disiplin literatif agar dapat menciptakan lingkungan sekolah yang literatif. Asumsi penting bahwa rendahnya tingkat literasi siswa dan sekolah yang belum menjadi lingkungan yang literatif bagi siswa. Salah satu satu cara agar menjadikan sekolah sebagai lingkungan yang literatif adalah penerapan disiplin positif yang literatif atau disiplin literatif bagi siswa yang melanggar peraturan. Disiplin literatif merupakan cara yang dilakukan untuk memberikan sanksi/hukuman positif yang literatif bagi siswa. Disiplin literatif ini, sejauh ini belum pernah dilakukan di sekolah-sekolah kita di Kota Kupang baik di wilayah semiurban, urban, maupun rural. Oleh karena itu, guru-guru yang berpartisipasi dalam pelatihan ini diharapkan dapat menjadi model penerapan disiplin literatif di sekolah masing-masing. Sasaran yang diharapkan melalui PKM adalah: (1) terlaksananya pelatihan pembuatan/perumusan disiplin literatif. (2) terlaksananya diskusi intens untuk memvalidasi model disiplin literatif. Kegiatan PKM ini diikuti oleh 21 guru SD di kota Kupang. Kegiatan PKM ini berjalan dengan baik selama 2 hari dan menghasilkan 15 bentuk disiplin literatif bagi siswa yang melanggar aturan di sekolah baik untuk kelas rendah maupun kelas tinggi. Hasil evaluasi juga menunjukan 85% peserta memahami materi yang diberikan oleh narasumber
KEPRIBADIAN TOKOH UTAMA DALAM NOVEL PASOLA KARYA MARIA MATILDIS BANDA (KAJIAN PSIKOANALISIS SIGMUND FREUD) Kore Tome, Adelvina Juliaty; Robot, Marselus; Nurhuda, Aris
Jurnal Lazuardi Vol 8 No 4 (2025): Vol 8 No 4 (2025): JURNAL LAZUARDI EDISI XIX BULAN DESEMBER
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53441/jl.Vol8.Iss4.256

Abstract

This study aims to describe the personality of the main character, Waleka, in Pasola, a novel by Maria Matildis Banda, through the lens of Sigmund Freud’s psychoanalytic theory. This theory emphasizes three structures of personality, id, ego, and superego which dynamically interact in shaping human behavior. The research employs a descriptive qualitative method with a reading-and-note-taking technique. The primary data source is the novel Pasola by Maria Matildis Banda, while secondary sources consist of relevant books, journals, and previous studies. The findings reveal that Waleka’s personality is predominantly influenced by the id aspect, manifested in his desires for power, polygamy, and the preservation of social prestige. The ego aspect is reflected in his efforts to adapt to the social environment through rational justifications of his actions, whereas the superego emerges in the form of guilt and remorse for past mistakes. These three aspects interact to form a complex personality dynamic, illustrating an inner conflict between instinctual drives, moral awareness, and sociocultural pressures within the main character.