Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : Darma Cendekia

Desain Photo Booth sebagai Media Penanaman Nilai Kerja Keras untuk Mengejar Cita-Cita Rukiah, Yayah; Anwar, Syaiful
Darma Cendekia Vol. 1 No. 1 (2022): Darma Cendekia
Publisher : CV Buana Prisma Sejahtera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60012/dc.v1i1.3

Abstract

SMAN 1 Serang Baru terletak di kompleks perumahan Kota Serang Baru Blok E, Kelurahan Sukaragam, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi, Provinsi Jawa Barat. Pada dasarnya menyampaikan pesan dalam suatu kegiatan tidak selalu tersurat, tetapi bisa juga tersirat. Pendekatan yang ditawarkan dalam kegiatan ini adalah menyampaikan pesan secara tersirat. Dalam satu kesatuan kegiatan “AKSARA” diperlukan sebuah tempat untuk berfoto. Pertimbangannya adalah kebutuhan masyarakat dalam media sosial. Tidak bisa dipungkiri saat ini setiap aktivitas selalu didokumentasikan lalu diunggah di media sosial. Hal itulah yang menjadi pertimbangan untuk menyediakan photo booth. Konsep photo booth mempunyai pesan semangat untuk maju atau terbang yang tinggi dalam menggapai cita-cita atau kehendak yang mulia. Sudah menjadi suatu keniscayaan bahwasanya Lembaga Pendidikan harus mampu memotivasi masyarakat untuk selalu memberikan yang terbaik. Konsep photo booth dilambangkan dengan sayap dan warna emas. Sayap bermakna sanggup terbang untuk menggapai sesuatu. Warna emas bermakna sesuatu yang baik dan berharga. Jadi, pesan secara keseluruhan adalah masyarakat atau peserta didik harus mampu terbang atau mengejar yang menjadi kehendaknya dalam hal kebaikan atau sesuatu yang positif
Pelatihan Batik Tie Dye kepada Kader Dasawisma sebagai Peningkatan Kreativitas Rukiah, Yayah; Susanti, Khikmah; Saptodewo, Febrianto
Darma Cendekia Vol. 1 No. 2 (2022): Darma Cendekia
Publisher : CV Buana Prisma Sejahtera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60012/dc.v1i2.7

Abstract

Batik yang kini telah menjadi identitas masyarakat Indonesia yang merupakan warisan budaya nenek moyang yang harus terus dilestarikan. Sebagaimana seperti yang diberitakan bahwa Batik sudah ditetapkan sebagai Indonesian Cultural Heritage, yaitu warisan budaya tak benda oleh United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO) pada 2 Oktober 2009.  Oleh karenanya pengabdian masyarakat kali ini mengadakan pelatihan membatik, agar semua lapisan masyarakat turut membantu pelestarian batik.  Pelatihan batik kali ini adalah teknik batik jumputan yang lebih dikenal dengan sebutan Tie Dye, dimana batik yang dihasilkan melalui teknik ikat celup, teknik ini tidak begitu sulit karena tidak menggunakan lilin dan canting, sehingga siapa pun bisa melakukannya. Pelatihan membatik ini ditujukan untuk ibu-ibu Kader Dasawisma. Ibu-ibu Kader Dasawisma merupakan salah satu penggerak dan keberadaannya dapat menjadikan wadah bagi para ibu rumah tangga agar dapat menjadi perempuan yang aktif dan kreatif. Sehingga menjadikan masyarakat yang produktif. Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat ini, para peserta. Merasa sangat senang dan antusias terhadap pelatihan batik Tie Dye ini, selain itu peserta merasa mendapat keahlian baru yang sangat bermanfaat, dan bisa dijadikan keahlian untuk menciptakan peluang dalam meningkatkan perekonomian. Sebagai bagian dari masyarakat Indonesia, Kader Dasawisma memiliki peranan yang sangat penting dalam lingkungan, sehingga keberadaan nya di dalam masyarakat sangat dibutuhkan untuk penyebaran informasi, diharapkan dengan adanya pelatihan membatik ini, kreativitas peserta dapat digunakan untuk suatu hal yang positif.
Sosialisasi Memperkokoh Jiwa Bhinneka Tunggal Ika pada Diri Siswa-Siswi SMA Negeri 51 Jakarta Melalui Media Mural Subianto, Ismail Bambang; Hadiprawiro, Yulianto; Rukiah, Yayah
Darma Cendekia Vol. 2 No. 1 (2023): Darma Cendekia
Publisher : CV Buana Prisma Sejahtera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60012/dc.v2i1.41

Abstract

Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah pemahaman para siswa-siswi kelas X Sekolah SMA Negeri 51 Jakarta mengenai teknik mural. Di setiap sekolah saat ini menggunakan sistem Merdeka Belajar. Merdeka Belajar adalah kebijakan terobosan yang diluncurkan Menteri Pendidikan, Nadiem Makarim, yang bertujuan untuk mengembalikan otoritas pengelolaan pendidikan kepada sekolah dan pemerintah daerah. Kurikulum merdeka dimaknai sebagai desain pembelajaran yang memberikan kesempatan kepada siswa untuk belajar dengan tenang, santai, menyenangkan, bebas stres dan bebas tekanan, untuk menunjukkan bakat alaminya. Selain belajar dalam kelas para siswa juga dapat belajar diluar kelas dengan sistem belajar praktik. Sekolah SMA Negeri 51 Jakarta, di kelas X ada mata pelajaran seni rupa yang membahas mengenai Mural. Dalam kurikulum merdeka ini untuk mata pelajaran seni rupa ada teori dan praktik langsung. Mural merupakan salah satu karya seni elemen ruang yang diwujudkan dalam bentuk lukisan ukuran besar mengisi dinding, langit-langit dan permukaan datar lainnya. Berdasarkan hal tersebut di atas, kami selaku tim pengabdian kepada masyarakat memberikan pelatihan berupa pemaparan materi mengenai teknik mural dimulai dari sejarah, peralatan yang dibutuhkan sampai teknik-teknik mural yang digunakan. Pada saat pelaksanaan gambar di dinding tim mendampingi siswa-siswa dan tim juga menggambar pada dinding yang sudah disediakan dengan tema yang sudah ditentukan oleh sekolah sesuai dengan kurikulum merdeka.
Perancangan Konten Edisi khusus Rekomendasi Aplikkasi Ramah Anak pada Media Sosial Instagram Belihhaoe.id Susanti, Khikmah; Rukiah, Yayah; Putra, Rizki Saga
Darma Cendekia Vol. 2 No. 2 (2023): Darma Cendekia
Publisher : CV Buana Prisma Sejahtera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60012/dc.v2i2.62

Abstract

Tidak dapat dipungkiri, anak-anak merupakan kelompok umur yang paling mudah untuk terpapar berbagai dampak teknologi, khususnya dalam perilaku penggunaan ponsel. Beragam aplikasi mulai dari permainan daring hingga media sosial dapat dengan mudah diakses anak-anak sehingga muncul banyak fenomena baik positif maupun negatif. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan edukasi serta rekomendasi terkait dengan aplikasi ramah anak melalui media sosial dengan menggandeng mitra Belihape.id yang berfokus pada konten edukasi seputaran teknologi gawai terbaru serta beragam rekomendasi bagi masyarakat yang membutuhkan informasi terkait ponsel pintar. Luasnya cangkupan followers dari mitra serta waktu unggah konten edisi khusus yang bertepatan dengan hari anak nasional menjadi nilai utama dalam perancangan feed Instagram terkait rekomendasi aplikasi ramah anak dengan mengedepankan aspek visual berupa set desain yang terdiri dari tiga buah ilustrasi sebagai ciri edisi khususnya.
Redesign Pitch Deck sebagai Media Presentasi Perusahaan blihape.id Faisal Akbar; Khikmah Susanti; Rukiah, Yayah
Darma Cendekia Vol. 4 No. 1 (2025): Darma Cendekia
Publisher : CV Buana Prisma Sejahtera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60012/dc.v4i1.142

Abstract

Belihape.id salah satu perusahaan yang berkecimpung di dunia media digital, yang fokus memberikan informasi terkini mengenai teknologi gawai. Salah satu permasalahan utama yang dihadapi adalah kurangnya alat presentasi yang efektif untuk menyampaikan nilai bisnis dan potensi pasar kepada calon pemangku kepentingan. Dalam konteks ini, kebutuhan akan pitch deck yang komprehensif dan menarik menjadi sangat krusial. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mendesain ulang pitch deck dengan konsep yang baru ini dapat membuat Belihape.Id memperluas jangkauan target audience di seluruh wilayah Jakarta (khususnya) bahkan hingga seluruh Indonesia. Pitch deck adalah presentasi singkat yang dirancang untuk memberikan gambaran menyeluruh tentang bisnis atau proyek kepada calon investor atau mitra (Sugiyono, 2019). Metode yang digunakan pada merancang ulang pitch deck untuk Belihape.id ini terbagi 3 tahapan yaitu tahap 1 perencanaan yang berisikan observasi, wawancara dan pengamatan, tahap 2 persiapan dimana tim mempersiapkan untuk merancang dengan membuat sketsa layout, tight tissue dan merancang. Tahap 3 adalah pelaksanaan dimana desain pitch deck yang baru dengan konsep baru telah selesai dan diserahkan pada Belihape.id. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini ini menghasilkan bentuk desain ulang pitch deck perusahaan Belihape.id yang digunakan untuk menarik investor pada saat pitching.